Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Characterization of the five-tier model of creative mathematical thinking in primary school learners Susilowati, Ervita Tri; Prayitno, Anton; Baidawi, Muhammad
Alifmatika (Jurnal pendidikan dan pembelajaran Matematika) Vol 7 No 2 (2025): Alifmatika - December
Publisher : Fakultas Tarbiyah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/alifmatika.2025.v7i2.295-309

Abstract

Creative mathematical thinking skills among elementary students remain relatively low, largely due to predominantly procedural instruction, highlighting the need to examine the characteristics of their innovative thinking stages in solving data processing problems using the Subanji five-stage model. The study aimed to identify and describe students’ creative thinking patterns in handling ordinal data through the stages of pre-imitation, imitation, modification, combination, and construction. Employing a qualitative case study approach, data were collected from 38 fifth-grade students in Malang through open-ended tasks, think-aloud protocols, interviews, and documentation. The analysis involved data reduction and triangulation. Results revealed the distribution of students across stages: 10.53% at pre-imitation, 34.21% imitation, 23.68% modification, 18.42% combination, and 13.16% construction. Students showed a progression from routine and imitative approaches to independently constructed strategies, such as assigning weighted scores to ranked data and analyzing the frequency of options. These findings suggest that the Subanji model effectively captures the development of creative mathematical thinking and support the integration of open-ended tasks and scaffolded guidance to foster creativity in mathematics learning.
PENGEMBANGAN PRODUK EKSPOR BATIK PODHEK DI KABUPATEN PAMEKASAN PROVINSI JAWA TIMUR Baidawi, Muhammad; Rahayu, Yayuk Ngesti; Harmadji, Dwi Ekasari
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 2 (2017): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.069 KB) | DOI: 10.21067/jpm.v2i2.2057

Abstract

Tujuan dari pengembangan produk batik podhek ini yaitu, 1) meminimalisir limbah dengan prinsip penyulingan air limbah pelorotan batik. 2) meningkatkan produksi dan efisiensi produksi batik podhek, 3) pembentukan pengurus kelompok usaha bersama, 4) melakukan studi banding untuk menambah wawasan dalam strategi produksi, pemasaran, dan pengelolaan limbah, 5) memperkuat kerjasama dengan mitra yang sudah terjalin. Metode pelaksanaan dari pengembangan produk ekspor batik podhek ini dengan metode pendampingan. Pengembangan yang sudah dilakukan yaitu, 1) koordinasi pada setiap pelaksanaan program, 2) sosialisasi peleksanaan pengembangan produk ekspor batik podhek, 3) penataan tempat produksi batik, 4) pembentukan pengurus dan program kerja kelompok usaha bersama, 5) penyewaan tempat pemasaran batik, 6) pameran batik di tunjungan plaza Surabaya, 7) Studi banding mengenai produksi dan manajeman pemasaran di produsen batik puri putri pacitan dan batik tengah sawah pacitan. 8) pameran batik bekerjasama dengan MIN 1 Malang, 9) memperkuat kerjasama dengan mitra yang sudah terjalin. Pengembangan pada program berikutnya membuat sentra kampung batik podhek.
Dampak Kecemasan Matematis Terhadap Proses dan Hasil Pemecahan Masalah Matematika Siswa SMA Kusmartiningrum, Shinta Agistya; Prayitno, Anton; Baidawi, Muhammad
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 10, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v10i2.20150

Abstract

Kecemasan matematis merupakan faktor afektif yang berpotensi memengaruhi performa siswa dalam menyelesaikan masalah matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat kecemasan matematis dan kemampuan pemecahan masalah matematika pada siswa SMA. Penelitian menggunakan pendekatan mixed method dengan desain explanatory sequential yang melibatkan 75 siswa kelas XI. Data kuantitatif dikumpulkan melalui angket kecemasan matematis dan tes pemecahan masalah, sedangkan data kualitatif diperoleh dari analisis pekerjaan siswa dan refleksi tertulis. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara kecemasan matematis dan kemampuan pemecahan masalah (p < 0,05). Siswa dengan kecemasan rendah cenderung menyelesaikan masalah secara sistematis dan percaya diri, sedangkan siswa dengan kecemasan tinggi mengalami hambatan pada tahap memahami masalah dan menentukan strategi penyelesaian. Integrasi data kuantitatif dan kualitatif menegaskan bahwa kecemasan matematis berperan dalam memengaruhi kualitas strategi pemecahan masalah. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya pembelajaran yang memperhatikan regulasi emosi dan dukungan afektif untuk meminimalkan dampak negatif kecemasan terhadap performa matematika siswa.