Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Keterampilan Proses Sains Siswa Sekolah Dasar dalam Pembelajaran IPA Menggunakan Model Pembelajaran Inkuiri Yuni Angelia; Supeno Supeno; Suparti Suparti
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3692

Abstract

proses sains yang baik akan mampu menguasai materi pelajaran dan memiliki pola pikir yang ilmiah dan sistematis, baik saat proses pembelajaran maupun dalam kehidupan sehari-hari. Walaupun penting bagi siswa namun beberapa fakta menunjukkan siswa masih memiliki kesulitan dalam melakukan proses sains. Dalam melaksanakan proses sains, siswa masih kesulitan dalam merumuskan hipotesis, mengidentifikasi variabel, dan merancang penyelidikan. Untuk itu dicobakan pembelajaran IPA dengan menerapkan model inkuiri untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa di sekolah dasar. Pembelajaran dilakukan selama tiga kali pertemuan pada tiga sekolah yang berbeda. Tahapan pelaksanaan penelitian dimulai dari pemberian pre-test. Selanjutnya guru melakukan kegiatan pembelajaran IPA dengan menerapkan model inkuiri dan diakhir dengan memberikan soal post-test untuk mengukur ketercapaian keterampilan proses sains siswa. Proses pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan sintaks pembelajaran model inkuiri. Pada setiap pembelajaran, siswa melakukan penyelidikan ilmiah pada materi pelajaran sifat-sifat wujud benda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan proses sains siswa setelah mengikuti pembelajaran mengalami peningkatan. Siswa mampu memberikan gagasan berdasarkan hasil pengamatan dan penyelidikan ilmiah. Siswa mampu membuat hipotesis dan melakukan pembuktian dengan melakukan penyelidikan ilmiah dan mempresentasikan pengetahuan sains.
Kemampuan Literasi Numerasi Ditinjau dari Jenis Kelamin Tipe Adversity Quotient Nikmatur Rosida; Sunardi Sunardi; Suparti Suparti
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i2.2374

Abstract

Kemampuan literasi numerasi adalah suatu kemampuan untuk menggunakan berbagai angka dan simbol yang berkaitan dengan matematika dasar bertujuan untuk memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari sehingga mereka dapat menganalisis informasi yang mereka terima dalam bentuk grafik dan tabel untuk membuat dan menentukan keputusan dari analisis tersebut. Adversity quotient merupakan kerangka konseptual baru untuk memahami dan meningkatkan semua aspek kesuksesan, mengidentifikasi kesulitan, dan untuk meningkatkan respon ketika muncul kesulitan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan literasi numerasi siswa laki-laki dan perempuan kelas V berdasarkan tipe adversity quotient climber. Adapun indikator yang akan dicapai antara lain: kemampuan menggunakan simbol dalam materi grafik, tabel dan diagram, kemampuan menganalisis informasi dari grafik, tabel, dan diagram, dan kemampuan menyimpulkan hasil penyelesaian masalah. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif dengan analisis data yang dilakukan meliputi uji validitas dan hasil wawancara dengan menggunakan formulai Aiken’s dan model Miles dan Model Huberman. Subyek penelitian adalah 9 Siswa kelas V tipe climber yang terbagi atas 3 subjek laki-laki tipe climber dan 6 subjek perempuan tipe climber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Siswa laki-laki dengan tipe climber mempunyai kemampuan literasi numerasi yang baik, terlihat tercapainya ketiga indikator penilaian serta mereka sudah mampu memberikan penjelasan alasan dengan mengembangkan kalimatnya sendiri 2) Siswa perempuan dengan tipe climber mempunyai kemampuan literasi baca-tulis yang baik, Hal ini dikarenakan tipe climber ini merupakan tipe dimana subjek tidak pernah menyerah dan merasa puas begitu saja ketika dihadapkan dengan permasalahan yang harus diselesaikannya.
PELATIHAN SECARA DARING BAGI MAHASISWA UNIVERSITAS TERBUKA MELALUI PEMBUATAN HAND SANITIZER BERBASIS MATERIAL ALAM SEBAGAI ANSTISIPASI PENYEBARAN COVID-19 Dwi Iriyani; Asnawi Asnawi; Suparti Suparti; Pismia Sylvi; Sucipto Sucipto; Agus Prasetya; Beni Dwi Komara
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol 5 No 2 (2023): DedikasiMU Juni 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v5i2.5088

Abstract

Berbagai kebijakan yang dilakukan pemerintah Indonesia untuk menekan penyebaran Covid-19 dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diberbagai wilayah Jawa-Bali, termasuk kota Surabaya dan Sidoarjo. Selain itu pemerintah juga menghimbau agar masyarakat tetap berada di rumah, rajin mencuci tangan dengan menggunakan sabun, menjaga jarak, menggunakan masker, menjauhi kerumunan dan mengurangi interaksi dengan orang lain (program 5M) dan melakukan vaksinasi. Hand sanitizer merupakan cairan gel alternatif yang sering kali digunakan untuk membersihkan tangan saat berpergian karena penggunaannya yang praktis dan dapat diletakkan dimana saja. Pemakaiannnya dirasakan lebih efektif dan efisien dalam melawan virus. Lidah buaya (Aloe vera) sebagai obat alami untuk mengatasi berbagai masalah kulit, cairan lidah buaya (gel) merupakan bagian yang paling sering diolah menjadi berbagai produk kecantikan dan kesehatan. Menurut penelitian, lidah buaya dianggap sebagai salah satu tanaman yang paling aktif secara biologis, karena memiliki lebih dari 75 senyawa aktif yang sangat baik untuk kulit. Lidah buaya banyak digunakan dalam produk kecantikan karena memiliki sifat antivirus dan antibakteri. Daun sirih (Piper bitle L.) merupakan salah satu tanaman obat herbal yang sejak zaman dahulu sudah dimanfaatkan untuk kesehatan, yaitu ekstraknya mampu menurunkan mikroorganisme sampai 57%. Berdasarkan hal ini Tim PkM Universitas Terbuka Surabaya mengadakan pelatihan pembuatan handsanitizer dari lidah buaya dan daun sirih secara daring bagi mahasiswa Universitas Terbuka.
PENDAMPINGAN KEGIATAN MANAJEMEN LABORATORIUM DI SD BERORIENTASI PADA PENDEKATAN SAINTIFIK BAGI GURU SD KREATIF TEMPEL SUKOREJO BOJONEGORO Agus Prasetya; Suparti Suparti; Wuwuh Asri; Ary Purwantiningsih; Romi Siswanto; Sulistyono Sulistyono; Dwi Sambada; Heri Cahyo Bagus Setiawan
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol 6 No 3 (2024): DedikasiMU September 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v6i3.8351

Abstract

Pelatihan ini penting untuk dilakukan karena salah satu faktor penentu keberhasilan kegiatan laboratoriun SD adalah guru dan hasil pelatihan dapat meningkatkan kemampuan guru dalam merancang dan melaksanakan kegiatan laboratorium IPA dan selanjutnya diharapkan berpengaruh positif terhadap frekuensi kegiatan laboratorium IPA di SD. Impleentasi pada kelas riil menunjukkan hasil positif dan respon guru serta siswa sanagat positif. Setelah kegiatan pelatihan di SD Taman Kota Madiun maka peserta diharapkan membiasakan melanjutkan membuat LKS terus terasah dengan baik dan bermanfaatt bagi anak didiknya. Anak didik yang terbiasa dengan pembelajar berbasis inqiury akan membaentuk sikap sebagai seorang ilmuwan. Kegiatan pelatihan selanjutnya dilakukan oleh team adalah implementasi hasil merancangan dalam simulasi pembelajaran di kelas SD masing-masing MGMP peserta pelatihan. Simulasi di kelas riil dilaksanakan pada bulan Oktober 2023. Pada pelaksankegiatan dilakukan monitoring oleh kedua belah pihak.yakni tim abdimas dan kepala SD dan pada akhir kegiatan diadakan evaluasi terhadap pelaksanakan hasil. Respon siswa setelah diterapkan LKS hasil rancangan guru di kelas masing-masing, menunjukkan bahwa bahwa sebagaian besar siswa baru dengan LKS tersebut, merasa terbimbing dan termotivasi dengan adanya peralatan laboratorium yang berwujud seperti alat yang ada di sekitar kita dan harganya murah. Seperti pada rancangan guru dalam menemukan hubungan terang lampu dengn jumlah baterai yang digunakan mudah di amati dan dilakukan karena memakai batteray besar, wadah batteray yang ada di toook elektonik, lampu besar biasa dan tatakan lampu juga ada di pasaran dan mudah mendapatkan serta murah harganya
Online Information Service Model at the Distance Learning Program Unit of Open University Agus Joko Purwanto; Rulinawaty Rulinawaty; Suparti Suparti; Kani Launggu
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 4 (2022): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v14i4.2242

Abstract

This study aims to produce a UT student service system design at the Distance Learning Unit (UPBJJ) by applying Information and Communication Technology (ICT). This research is a research and development using the method developed by Borg and Gall. In the first year, field studies, data analysis, and design development will be carried out. In the second year, application development and field trials were carried out. The results of the study found that the majority of respondents had access. Most respondents had no difficulty accessing THE services, TMK, online tutorials and web tutorials. The limitation of this research is that some of the available information does not match the respondent's needs and is difficult to reach. There is no problem with UPBJJ's internal management. The recommendations given are to adjust the organizational structure of the Distance Learning Unit (UPBJJ) and revise information about THE services, TMK, online tutorials, and web tutorials so that they are easily accessible and the contents can be used as guidelines for students in accessing Open University Services (UT). This research can be developed by focusing on public trust in distance learning.
Building the Character of a Community Concerned with Ecology through the Environmental Reforestation Program in Madiun City Agus Prasetya; Ani Anjarwati; Suparti Suparti
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 9 (2024): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i9.7458

Abstract

Environmental damage in urban areas is getting worse due to physical development, pollution from motorized vehicles, motorbikes and cars, and pollution and the lack of Green Open Space (RTH). Research gap in the context of this study, air pollution causes unhealthy urban environments, exhaust emissions from cars, motorbikes, dirty air, reduced oxygen (O2), causing hot air to minimal greenery. This study uses a qualitative research approach with descriptions in the form of narratives, stories, words to the subjects studied. Data collection methods through observation, in-depth interviews, and documentation, data sources are obtained from primary data, namely the community, while secondary sources are environmental NGOs, students, community leaders. Data analysis is carried out through the Interactive Miles and Huberman model which includes the stages of data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions from data. To explore the data, researchers used the Social Construction Action theory study by L. Berger, T. Luckman, namely a theory that focuses on human social actions in social interaction. The results of the study indicate that a community construction process is needed in order to obtain social change in society, create environmental awareness, with large trees that produce O2.