Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

The Analysis Role of Social Skills and Principal’s Performance on School’s Culture of Private Islamic School Fitria Khasanah; Muhammad Zainuddin; Akhmad Ramli; Primadi Candra Susanto; Revi Sesario
Journal on Education Vol 5 No 4 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 4 Mei-Agustus 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study's objective is to determine whether school culture is influenced by the social abilities of the principal. Does the principal's performance have any impact on the culture of the school. And does the success of school principals have any bearing on the culture of the schools. This study employs quantitative methodologies, with questionnaires and non-experimental designs serving as data gathering tools. The sample for the study consisted of 72 people who worked as teachers or staff. The study's findings demonstrate that principals' social abilities have a big impact on the culture of schools. School culture is positively impacted by the performance of the principals. Each school principal has a varying level of influence over school culture, but all of them positively affect it with their performance and social abilities
PENERAPAN SYPOKA (BUSYBOOK-POHON ANGKA) DI SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) AUTISME RIVERKIDS MALANG Fitria Khasanah; Dian Rokhmawati; Ruvita Iffahtur Pertiwi4
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat dan Inovasi Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/join.v2i1.957

Abstract

Kemampuan literasi numerasi yang baik dapat dijadikan sebagai proteksi dalam menekan angka pengangguran, penghasilan rendah, dan Kesehatan yang buruk. Selain kemampuan, penguatan literasi dan numerasi dibutuhkan dalam semua aspek kehidupan sehari-hari baik di rumah, pekrejaan, maupun kehiudpan bermasyarakat. Salah satu upaya penguatan literasi dan numerasi di SLB adalah melalui kegiatan GLS. Salah satunya di SLB Autisme River Kids Malang. Dengan penerapan Sypoka (Busy Book – Pohon Angka) diharapkan dapat membantu sekolah dalam mendukung program Gerakan Literasi Sekolah sebagai penguatan Numerasi dan Literasi. Dimana siswa dapat melihat dan memegang secara langsung media pembelajaran yang diterapkan. Dalam metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari beberapa Langkah kegiatan yang dilaksanakan, yaitu: Perijinan Kepada kepala Sekolah SLB Autisme River Kids, Observasi dan Penentuan Jadwal Pelaksanaan yang disepakati Mitra, Persiapan Alat dan bahan yang untuk pembuatan Sypoka (Busybook- Pohon Angka), Pengembangan Sypoka, Penerapan Sypoka Kepada Siswa, Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan. Sypoka yang dibuat oleh guru dengan didampingi oleh tim Abdimas (Dosen dan mahasiswa) terdiri dari 1 cover, bagian pengenalan angka, dan bagian pengenalan huruf. Dimana secara keseluruhan sypoka terdeiri dari 10 halaman yang terdiri atas halaman cover dan 9 halaman materi. Disetiap halaman memiliki tujuan pembelajaran tersendiri.
PELATIHAN PENGOLAHAN SAMPAH GELAS PLASTIK MENJADI TAS ETHNIK DI DESA BAMBAN Fitria Khasanah; Lina Ferdiana; Reynaldi Arya Putera Kusuma; Risalatul Muawanah; Usna Vegaria
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat dan Inovasi Vol 2 No 3 (2023)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/join.v2i3.1014

Abstract

One of the villages in the Malang district, East Java, namely Bamban Asrikaton Village, has a problem, namely the large amount of inorganic waste that has accumulated on the side of the road so that it interferes with the cleanliness and view of the environment. A group of youth organizations members are trying to minimize the accumulation of waste. The youth group collects and sorts waste to clean up the environment and then sells it at a fairly cheap price. Even though inorganic waste can be used to become objects that have a high selling value. Therefore, we provide training on processing plastic waste into bags. The implementation method consists of Observations related to conditions and problems in the Youth Organization group in Bamban Village, Licensing for the implementation of activities to the Head of the Hamlet and Head of the RT and Chair of the Youth Organization, Purchase of tools and materials used for training, Training for making Ethnic Bags, Training participants can follow the steps -steps exemplified by the PKM -PM Team in making Ethnic Bags, and preparing Activity reports. As an output form of the activity, namely increasing partners' knowledge about the dangers of waste, especially inorganic waste which is known to be very decomposed or takes a very long time to decompose as a whole, and increasing the creativity of Bamban Asrikaton villagers by providing knowledge about processing plastic drinking glass waste into a bag.
Training and development of flipbook learning resources for Master Bimbel in Malang Regency Fitria Khasanah; Uha Isnaini; Eko Pujiati; Marsono Marsono; Syarifah Inayati
Community Empowerment Vol 9 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.10342

Abstract

Master Tutoring aims to help students study at home since the Covid-19 pandemic, when learning at school had to be done online. To realize innovative guidance, there is a system for using learning media, control cards for student progress reports, and regular learning evaluations for tutoring teachers. Apart from that, Master Tutoring plans to package teaching materials that will attract students' interest so that they are more motivated in learning. Thus, the aim of the IndoMS Serving activity is to improve the ability of Master Bimbel tutors in packaging teaching materials in the form of flipbook learning resources. The method used is Master Bimbel tutor training activities, which are carried out in several stages, including: 1) coordination, 2) training on the use of Canva and Heyzine, and 3) flipbook development. The results of this activity show an increase in the knowledge and skills of Master Bimbel tutors in developing teaching materials in the form of flipbook learning resources, which have been applied to Master Bimbel students.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN GURU TK MUSLIMAT NU 1 DEWI MASYITHOH DALAM PEMANFAATAN GOOGLE SITES SEBAGAI WEBSITE SEKOLAH Cynthia Tri Octavianti; Yunita Oktavia Wulandari; Fitria Khasanah; Muhammad Baidawi
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 1 No. 2 (2023): JULI 2023
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

TK Muslimat NU 1 Dewi Masyithoh terletak kurang lebih 26 km dari Universitas Wisnuwardhana Malang. Dalam kegiatan penerimaan siswa baru selama ini TK MNU1 Demasyi masih melakukan publikasi dengan pamflet atau brosur serta masih terbatas pada instagram dan facebook saja. Hal ini dinilai kurang efisien pada kondisi Masyarakat saat ini semakin terbiasa menggunakan perangkat berbasis teknologi informasi berupa smartphone dan komputer. Oleh karena itu pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan pelatihan dan pendampingan pemanfaatan Google Sites sebagai website sekolah kepada para guru di TK MNU1 Demasyi. Melalui Google Sites sekolah dapat menginformasikan mengenai penerimaan siswa baru dan menginformasikan kegiatan sekolah sebagai promosi. Kegiatan ini terdiri dari 3 tahap yaitu observasi, pelatihan dan pendampingan, serta evaluasi. Selanjutnya tim pengabdian membantu mengintegrasikan domain ke dalam sch.id. luaran yang dihasilkan yaitu adanya website sekolah TK MNU1 Demasyi dan sekolah dapat menginformasikan penerimaan siswa baru dan kegiatan di sekolah secara mandiri melalui website.
SOSIALISASI PEMBUATAN ECO-ENZYME DARI SAMPAH ORGANIK PADA WARGA DESA NGAWONGGO Cynthia Tri Octavianti; Yunita Oktavia Wulandari; Fitria Khasanah; Sri Rahayuningsih
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 01 (2024): JANUARI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap hari setiap rumah tangga pasti akan menghasilkan sampah yang akan menjadi masalah besar jika tidak ditangani dengan baik. Sampah terdiri sampah organik dan anorganik. Sampah organik yang menumpuk pada tempat pembuangan akhir akan berbahaya karena akan menghasilkan gas metana yang dapat meledak atau dapat mengganggu lingkungan karena mencemari udara. Pada Desa Ngawonggo telah terdapat bank sampah anggur yang telah mengolah limbah plastik yang dapat diolah kembali namun belum memanfaatkan sampah organik. Warga juga belum memanfaatkan sampah organik untuk mengurangi polusi lingkungan. Untuk mengatasi permasalahan ini salah satu yang dapat dilakukan adalah memanfaatkan sampah organik seperti sisa sayur dan buah untuk dijadikan eco enzyme. Untuk membuah eco enzyme ini hanya membutuhkan sampah organik, gula merah tebu dan air dengan perbandingan 3:1:10 yang di simpan dalam toples plastik tertutup dan di fermentasi selama 3 bulan. Eco enzyme sangat banyak manfaatnya diantara untuk pembersih rumah tangga yang ramah lingkungan, herbisida dan pestisida tanaman, membersihkan air kolam dan danau dan lain-lain. Tujuan pelatihan pembuatan eco enzyme ini adalah untuk mengedukasi warga untuk dapat memanfaatkan sampah organik menjadi eco enzyme yang serba guna untuk lingkungan.
Exploring the Impact of Discovery Learning and Self-Efficacy on Students' Critical Thinking Skills Abdul Hamid Bachtiar; Nukhan Wicaksana Pribadi; Fitria Khasanah
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 4 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i4.7134

Abstract

Critical thinking is a crucial skill for academic and lifelong success, requiring educational strategies that actively engage students. The Discovery Learning model, rooted in constructivist theory, has been widely recognized for promoting higher-order thinking. This study investigates the effects of the Discovery Learning model and students’ self-efficacy on critical thinking skills, including the interaction between these variables. A quasi-experimental design was employed involving 60 first-semester students from the Indonesian Language Department. Participants were assigned to either an experimental group (Discovery Learning) or a control group (Problem-Based Learning). Self-efficacy levels were measured using a validated questionnaire, while critical thinking was assessed through a standardized test. Data were analyzed using two-way Analysis of Variance (ANOVA). The results showed that the Discovery Learning model significantly improved students’ critical thinking skills (F = 27.409, p 0.001). Self-efficacy also had a significant main effect on critical thinking performance (F = 46.780, p = 0.010). Additionally, a significant interaction was found between the instructional model and self-efficacy (F = 5.187, p = 0.027), indicating that the impact of Discovery Learning was stronger among students with higher self-efficacy. These findings highlight the combined importance of instructional strategies and learner beliefs. Discovery Learning not only enhances critical thinking but also synergizes with self-efficacy to optimize student performance. Educators are encouraged to implement learner-centered approaches that foster both cognitive skills and student confidence.
Sosialisasi Pembuatan Pupuk Organik Limbah Rumah Tangga pada Masyarakat Desa Ngawonggo, Tajinan, Kabupaten Malang Yunita Oktavia Wulandari; Cynthia Tri Octavianti; Fitria Khasanah; Eko Yuniarto; Ruvita Iffahtur Pertiwi; M. Baidawi; Eny Wahyu Suryanti
Babakti: Journal of Community Engangement Vol. 2 No. 2 (2025): October
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v2i2.211

Abstract

Pupuk organik merupakan alternatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan dalam mendukung keberhasilan pertanian. Namun, banyak petani dan masyarakat yang masih bergantung pada pupuk kimia yang dapat merusak kualitas tanah dan lingkungan. Oleh karena itu, tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan pembuatan pupuk organik yang berbasis sampah rumah tangga kepada masyarakat. Pelatihan ini dilaksanakan di Desa Ngawonggo, Tajinan, Kabupaten Malang, yang melibatkan peserta dari kelompok tani, bank sampah Anggur dan ibu rumah tangga. Metode yang digunakan yaitu ceramah, peragaan, serta praktik langsung dalam pembuatan pupuk organik. Materi yang diberikan mencakup teori dasar tentang pupuk organik dari cangkang telur, kulit pisang, dan air cucian beras beserta manfaatnya, serta cara pembuatan dan aplikasi yang tepat. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta dapat memahami konsep dasar pupuk organik dan berhasil membuat pupuk organik dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar mereka. Sosialisasi pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya penggunaan pupuk organik serta memberikan alternatif solusi dalam meningkatkan kesuburan tanah secara berkelanjutan.
Sosialisasi Pembuatan Pupuk Organik Limbah Rumah Tangga pada Masyarakat Desa Ngawonggo, Tajinan, Kabupaten Malang Yunita Oktavia Wulandari; Cynthia Tri Octavianti; Fitria Khasanah; Eko Yuniarto; Ruvita Iffahtur Pertiwi; M. Baidawi; Eny Wahyu Suryanti
Babakti: Journal of Community Engangement Vol 2 No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v2i2.13082

Abstract

Pupuk organik merupakan alternatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan dalam mendukung keberhasilan pertanian. Namun, banyak petani dan masyarakat yang masih bergantung pada pupuk kimia yang dapat merusak kualitas tanah dan lingkungan. Oleh karena itu, tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan pembuatan pupuk organik yang berbasis sampah rumah tangga kepada masyarakat. Pelatihan ini dilaksanakan di Desa Ngawonggo, Tajinan, Kabupaten Malang, yang melibatkan peserta dari kelompok tani, bank sampah Anggur dan ibu rumah tangga. Metode yang digunakan yaitu ceramah, peragaan, serta praktik langsung dalam pembuatan pupuk organik. Materi yang diberikan mencakup teori dasar tentang pupuk organik dari cangkang telur, kulit pisang, dan air cucian beras beserta manfaatnya, serta cara pembuatan dan aplikasi yang tepat. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta dapat memahami konsep dasar pupuk organik dan berhasil membuat pupuk organik dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar mereka. Sosialisasi pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya penggunaan pupuk organik serta memberikan alternatif solusi dalam meningkatkan kesuburan tanah secara berkelanjutan.