Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

IbM ISTANA PAUD DI KELURAHAN MADYOPURO KOTA MALANG Wayan Suarniati, Ni; Pujiati, Eko; Koesmiyati, Endang
PEDULI: Jurnal Ilmiah Pengabdian Pada Masyarakat Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.173 KB) | DOI: 10.37303/peduli.v1i1.21

Abstract

Pemberian stimulus yang baik dan tepat pada masa anak usia dini merupakan salah satu upaya untuk memberikan stimuli yang bermakna untuk perkembangan anak pada masa selanjutnya. Karena itu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peranan yang sangat penting bagi tumbuh kembang anak secara optimal, sehingga perlu diupayakan tercitanya PAUD  yang bersih, menyenangkan, lengkap dan memiliki sumber daya yang kompeten di bidangnya. Namun tidak semua PAUD dapat berkembang seperti yang diharapkan, termasuk  PAUD Delima dan Anggrek Bulan yang berada di Kelurahan Madyopuro Kota Malang. Karena itu program kegiatan yang direncanakan untuk Istana PAUD ini adalah 1) Pengadaan Alat Permainan Edukasi (APE), 2) Pendampingan penggunaan APE, dan 3) Pelatihan/workshop penyusunan rencana kegiatan harian untuk guru PAUD. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pengadaan, kolaborasi, observasi, diskusi dan pelatihan. Hasil dari kegiatan tersebut adalah 1) Tersedianya APE yang dapat digunakan oleh siswa PAUD untuk menjelajahi dunianya yaitu dunia bermain. 2) Setelah pendampingan penggunaan APE, para guru PAUD memiliki wawasan dan pemahaman bahwa alat permainan itu penting untuk pengembangan kreatifitas, keterampilan motorik dan kecakapan berbahasa siswa.
HUBUNGAN ANTARA PRESTASI BELAJAR PKn DENGAN TINGKAT KESADARAN MORAL SISWA KELAS VII DI MTs SUNAN KALIJOGO KABUPATEN MALANG Pujiati, Eko
Jurnal Likhitaprajna Vol 19 No 1 (2017): April 2017
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.316 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v19i1.47

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara prestasi belajar Pkn dengan tingkat kesadaran moral siswa, yaitu kesadaran siswa untuk mematuhi norma yang berlaku di masyarakat, baik itu norma keagamaan, norma hukum, norma kesopanan maupun norma kesusilaan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTs Sunan Kalijogo Kabupaten Malang yang berjumlah 40 siswa. Untuk memperoleh data prestasi belajar digunakan metode dokumentasi, yaitu melihat nilai total dari ulangan harian, sikap, tugas dan Ujian Akhir Semester pada semester ganjil, dan untuk memperoleh data tingkat kesadaran moral siswa digunakan metode kuisioner dengan instrument berupa angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah  teknik analisis product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara prestasi belajar PKn dengan tingkat kesadaran moral keagamaan siswa, tidak ada hubungan antara prestasi belajar PKn dengan tingkat kesadaran moral hukum siswa, tidak ada hubungan antara prestasi belajar PKn dengan tingkat kesadaran moral kesopanan siswa dan tidak ada hubungan antara prestasi belajar PKn dengan tingkat kesadaran moral kesusilaan siswa. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini, kiranya dapat dijadikan pertimbangan bagi orang tua dan guru dalam meningkatkan pembinaan kesadaran moral sekaligus prestasi belajar siswa.Kata kunci: prestasi belajar PKn, tingkat kesadaran moral
Strengthening the role of posyandu cadres through green life programs in sustainable development Fitria Khasanah; Eko Pujiati; Khoirotul Bariyah
Community Empowerment Vol 7 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.48 KB) | DOI: 10.31603/ce.6267

Abstract

The problem in Bawang Hamlet, Tunggul Wulung Village, Malang City is that due to a lack of funds and human resources expertise, the development of a healthy environment is not optimal. Furthermore, there are no activities that educate the community about the importance of being productive in order to protect the environment. In order to support sustainable development programs, this community service program aims to strengthen the role of posyandu cadres in strengthening healthy and clean-living communities through Green Life. Strengthening socialization to posyandu cadres about reforestation, practicing green behavior by planting TOGA plants, and reading corners to strengthen community literacy are among the methods used to carry out the activity. This program has a positive impact on posyandu cadres, such as increasing knowledge of reforestation and green culture, beautifying the environment around the posyandu with the TOGA plant, and providing a reading corner in the RW hall to encourage residents to enjoy reading.
Training and development of flipbook learning resources for Master Bimbel in Malang Regency Fitria Khasanah; Uha Isnaini; Eko Pujiati; Marsono Marsono; Syarifah Inayati
Community Empowerment Vol 9 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.10342

Abstract

Master Tutoring aims to help students study at home since the Covid-19 pandemic, when learning at school had to be done online. To realize innovative guidance, there is a system for using learning media, control cards for student progress reports, and regular learning evaluations for tutoring teachers. Apart from that, Master Tutoring plans to package teaching materials that will attract students' interest so that they are more motivated in learning. Thus, the aim of the IndoMS Serving activity is to improve the ability of Master Bimbel tutors in packaging teaching materials in the form of flipbook learning resources. The method used is Master Bimbel tutor training activities, which are carried out in several stages, including: 1) coordination, 2) training on the use of Canva and Heyzine, and 3) flipbook development. The results of this activity show an increase in the knowledge and skills of Master Bimbel tutors in developing teaching materials in the form of flipbook learning resources, which have been applied to Master Bimbel students.
Penerapan Model Pembelajaran Parliamentary Sessions Simulation untuk Mengembangkan Keterampilan Berpikir Kritis dalam Pelajaran Pendidikan Pancasila Alfan Bramantya; Eko Pujiati; Shofiyatul Azmi; Sri Untari; Fitrotun Nafsiyah
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v6i2.6017

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas pada pembelajaran Pendidikan Pancasila dengan model pembelajaran Parliamentary Sessions Simulation yang ditujukan kepada siswa kelas X-12 SMAN 1 Tumpang dengan subjek penelitian sebesar 35 siswa. Penelitian ini dijalankan dengan dua siklus tindakan kelas yang dengan 4 langkah yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa SMAN 1 Tumpang. Hasilnya pada saat pra-siklus hanya 20.82% siswa yang telah menujukan perkembangan keterampilan berpikir kritis. Peneliti kemudian melakukan tindakan pada siklus pertama dan didapatkan hasil sebesar 42.25% siswa yang keterampilan berpikir kritisnya berkembang. Pada siklus kedua tercatat bahwa 87.76% siswa yang telah mampu mengembangkan keterampilan berpikir kritis mereka. Hal ini disebabkan karena penerapan model Parliamentary Sessions Simulation pada pembelajaran Pendidikan Pancasila dengan tema “Membuat Kesepakatan Bersama Produk Perundang-undangan” memungkinkan siswa untuk terlibat secara aktif pada proses pembelajaran. Parliamentary Sessions Simulation yang diterapkan dalam kelas membuat proses pembelajaran yang dilakukan oleh siswa menjadi lebih terarah. Peneliti juga memberikan mosi/topik yang spesifik dan membaginya menjadi kelompok pemerintah dan oposisi yang memungkinkan diskusi dapat lebih terarah. Sementara itu pengelompokan siswa berdasarkan simulasi fraksi parlemen di DPR-RI dapat merangsang siswa untuk memberikan pendapatnya terhadap topik yang dibahas. Siswa juga terlihat saling memperkuat argumen masing-masing kelompok sehingga seluruh kelompok terlibat secara aktif. Pada akhir sesi siswa juga dituntut untuk menghasilkan putusan akhir yang dapat membuat siswa berkolaborasi untuk menghasilkan kesepakatan bersama. ReferensiAmin, M., Mahanal, S., & Rohman, F. (2022). Analyzing the Contribution of Critical Thinking Skills and Social Skills on Students’ Character by Applying Discovery Learning Models. International Journal of Education and Practice, 10(1), 42–53. Azmi, S. (2016). Pendidikan kewarganegaraan merupakan salah satu pengejawantahan dimensi manusia sebagai makhluk individu, sosial, susila, dan makhluk religi. Likhitaprajna, 18(1), 77–86. Battaglini, C., Gomez, J., Kim, K. Y., LaBelle, J., Libonate, C., McClellan, O. A., Roman, C., Rubio, J. M., & Miller, M. G. (2021). Leveraging size: Congressional simulations in a large lecture course. Journal of Political Science Education, 17(sup1), 51–65. Benawa, A., Lusia, E., Alwino, A., Irawan, I., & Witono, P. H. (2023). The effect of Pancasila education, civic education, and religion education on value education for the students during COVID 19 pandemic. E3S Web of Conferences, 388, 04008.Bramantya, A., Awaliyah, S., & Untari, S. (2024). Pendidikan Kewarganegaraan berbasis Project Health Citizenship dalam Konteks Profesi Kesehatan. PT. Berani Tumbuh Indonesia. Bramantya, A., Untari, S., & Nafsiyah, F. (2024). Penerapan Model Pembelajaran Pjbl Untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa Sma Kelas X-3 Berbantuan Poster Kebudayaan Di Sman 1 Tumpang. Jurnal Tinta: Jurnal Ilmu Keguruan Dan Pendidikan, 6(1), 105–113. Changwong, K., Sukkamart, A., & Sisan, B. (2018). Critical thinking skill development: Analysis of a new learning management model for Thai high schools. Journal of International Studies, 11(2). Chouc, F., & Conde, J. M. (2018). Enhancing the learning experience of interpreting students outside the classroom.: A study of the benefits of situated learning at the Scottish Parliament. In Situated Learning in Translator and Interpreter Training (pp. 92–106). Routledge. Gustianingrum, R. A., Murni, A., & Maimunah, M. (2023). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik dalam Menunjang Penguatan Profil Pelajar Pancasila. PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, 6, 465–470. Handayani, S. L., & Dewanti, M. A. (2020). Peningkatan Kemampuan Analisis Melalui Strategi PQ4R (Preview, Question, Read, Recite, Reflect, Review) Pada Pembelajaran IPA Sekolah Dasar. Jurnal Publikasi Pendidikan, 10(3), 202–210. Jackson, R., & Everington, J. (2017). Teaching inclusive religious education impartially: An English perspective. British Journal of Religious Education, 39(1), 7–24. Kunlasomboon, N., Wongwanich, S., & Suwanmonkha, S. (2015). Research and development of classroom action research process to enhance school learning. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 171, 1315–1324. Kusdiyanti, H., Juariyah, L., Wilujeng, I., Anggarani, D., Bramantya, A., Febrianto, I., & Lazuardi, W. (2024). Authentic Assessment Based on Case Based Learning as a Media for Increasing Vocational School Students’ Economic Literacy and Self-Efficacy in Digital Era. Proceedings of the 7th International Research Conference on Economics and Business, IRCEB 2023, 26 September 2023, Malang, East Java, Indonesia. Meesuk, P., Sramoon, B., & Wongrugsa, A. (2020). Classroom action research-based instruction: The sustainable teacher professional development strategy. Journal of Teacher Education for Sustainability, 22(1), 98–110. Murawski, L. M. (2014). Critical thinking in the classroom… and beyond. Journal of Learning in Higher Education, 10(1), 25–30.Nappi, J. S. (2017). The importance of questioning in developing critical thinking skills. Delta Kappa Gamma Bulletin, 84(1), 30. Pattiwael, A. S. (2019). Literature for Developing Student’s Humanity Awareness. Journal International Seminar on Languages, Literature, Arts, and Education (ISLLAE), 1(1), 79–88. Prihantoro, A., & Hidayat, F. (2019). Melakukan penelitian tindakan kelas. Ulumuddin: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 9(1), 49–60. Pujiati, E., Werdiningsih, E., & Prayitno, A. (2015). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Masalah Dalam Pembiasaan Siswa Berpikir Tingkat Tinggi. Seminar Nasional Matematika Dan Pendidikan Matematika (SENDIKA 2015), 227–235. Rahman, S. A., & Manaf, N. F. A. (2017). A Critical Analysis of Bloom’s Taxonomy in Teaching Creative and Critical Thinking Skills in Malaysia through English Literature. English Language Teaching, 10(9), 245–256. Romanova, T., & Gudalov, N. (2019). Role-Play Simulation of Negotiations between the EU and the Eurasian Economic Union: Teaching while Enhancing a Transnational Dialogue. Journal of Contemporary European Research, 15(4), 410–424. Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2020). Intrinsic and extrinsic motivation from a self-determination theory perspective: Definitions, theory, practices, and future directions. Contemporary Educational Psychology, 61, 101860. Samuelsson, M. (2016). Education for deliberative democracy: A typology of classroom discussions. Education for Deliberative Democracy. Theoretical Assumptions and Classroom Practices. Slameto, S. (2015). Implementasi penelitian tindakan kelas. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 5(3), 47–58.Smyrnaiou1, Z., Petropoulou, E., Sotiriou, M., & Georgakopoulou, E. (2018). Tracing Students’quality Of Argumnentation In Simulated Parliament Activities. Discourse and Argumentation in Science Education, 960. Tjandra, M., Ginting, S., & Rahmat, A. (2023). The Implementation of Pancasila and Civic Education Building A Harmonious Life in Bhinneka Tunggal Ika. KnE Social Sciences, 187–197. Witarsa, & Muhammad, S. (2023). Critical thinking as a necessity for social science students capacity development: How it can be strengthened through project based learning at university. Frontiers in Education, 7, 983292. Wuryanto, H., & Abduh, M. (2022). Mengkaji kembali hasil PISA sebagai pendekatan inovasi pembelajaran untuk peningkatan kompetensi literasi dan numerasi. Direktorat Guru Pendidikan Dasar. Zikovil, S. (2016). A model of critical thinking as an important attribute for success in the 21st century. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 232, 102–108.
Bibliometric Review of Artificial Intelligence in Project-Based Learning: Trends and Gaps in Social Sciences, Arts, and Humanities Bramantya, Alfan; Pujiati, Eko; Kuswandi, Dedi; Fikri Aulia; Untari, Sri
Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Sosial Rumah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62491/njpi.2025.v5i2-1

Abstract

Purpose – The rapid development of artificial intelligence (AI) has significantly transformed various aspects of human life, particularly in education. This study aims to examine trends in the use of AI within project-based learning (PjBL) strategies, specifically in the context of social, arts, and humanities topics, over the period of 2014–2024.Method – This study is a bibliometric review. The authors collected relevant research data from the Scopus database using the keywords ("artificial intelligence" OR "AI") AND ("project-based learning" OR "PjBL") AND ("education" OR "educational"), which were then analyzed using VOSviewer software version 1.6.20. At least 120 articles were gathered, and after article extraction, 41 articles were selected for analysis in this study. Findings – The bibliometric review provides a comprehensive understanding of the current state of research on PjBL and AI. While significant progress has been made through interdisciplinary collaborations and high-impact publications, addressing the identified gaps in ethics, global integration, and inclusivity is crucial for realizing the full potential of AI in education. These efforts will enable the development of innovative, ethical, and globally relevant solutions to educational challenges. Research Implications – This research enriches the discourse on educational innovation through a bibliometric review, highlighting the need for interdisciplinary collaboration to integrate AI in PBL. It emphasizes partnerships among computer scientists, educators, and social science experts to create culturally sensitive AI systems that enhance learning while addressing ethical concerns. The findings provide guidance for educators, researchers, and policymakers to ensure equitable and context-aware AI applications in education, benefiting all fields of knowledge.
Upaya Peningkatan Motivasi Belajar Siswa melalui Media Pembelajaran Flipbook Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas X- C di SMAN 10 Malang Nopitasari, Siti Hamida; Rosa, Syafira Melinda; Lestari, Desi Ayu; Pujiati, Eko
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28211

Abstract

Upaya peningkatan motivasi belajar siswa melalui media pembelajaran flipbook pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas XC di SMA N 10 Malang, memiliki tujuan untuk mengembangkan motivasi belajar siswa melalui media pembelajaran flipbook. Penelitian ini menggunakan metode Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang membagi proses penelitian menjadi empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner, dan observasi. Hasil penelitian berdasarkan data hasil observasi, tes, dan angket motivasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek-aspek motivasi belajar siswa, seperti minat terhadap mata pelajaran, dorongan untuk berhasil, dan keterlibatan aktif dalam pembelajaran.
ANALISIS KEBUTUHAN PENERAPAN PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN AI UNTUK MATA KULIAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Alfan Bramantya; Eko Pujiati; Dian Utami Ikhwaningrum; Reynaldi Arya Putera Kusuma; Adinda Ni’matus Zuhro
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 7 (2025): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 7 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan penerapan Project Based Learning (PjBL) berbantuan Artificial Intelligence (AI) dalam mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan dengan fokus pada kemampuan awal mahasiswa dalam memahami dan memanfaatkan teknologi AI. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan instrumen kuesioner berbasis skala Likert yang disebarkan kepada mahasiswa di beberapa perguruan tinggi. Data dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan persepsi, kesiapan, serta kompetensi mahasiswa terkait penerapan PjBL dan penggunaan AI dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki pengalaman menggunakan aplikasi AI yang tinggi, namun pemahaman konsep dasar AI, kemampuan memberikan prompt, kemampuan mengedit keluaran AI, dan kemampuan mengevaluasi akurasi informasi masih tergolong rendah. Selain itu, pemahaman etika penggunaan AI dan literasi digital pendukung juga menunjukkan variabilitas yang cukup besar. Temuan ini menunjukkan bahwa implementasi PjBL berbantuan AI berpotensi memberikan manfaat signifikan, tetapi memerlukan penguatan pada aspek literasi AI, pelatihan prompt engineering, serta pembekalan etika akademik sebelum diterapkan secara optimal. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi perancangan model pembelajaran inovatif yang lebih adaptif dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa di era digital.
Education on the Use of Digital Comics as an Alternative Learning Media for Pancasila Education Values and Morals Alfan Bramantya; Eko Pujiati; Shofiyatul Azmi; Reynaldi Arya Putera Kusuma; Amalia Nur Fauziah; Anna Susanti; Ardika Rizki Pranoto Utomo
Journal of Community Service and Empowerment Vol. 6 No. 3 (2025): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jcse.v6i3.41938

Abstract

Empowering the values and moral education in the Pancasila Education subject often experiences problems from a lack of student participation and attention because learning methods are considered monotonous. Community service programs targeting eighth-grade students at SMP PGRI 01 Dau aim to provide insight into the use of digital comics as an alternative learning medium that is contextual and interesting and in accordance with the character of a generation digitally. The strategy adopted the PIMA (preparation, implementation, monitoring, and appraisal) model that includes needs assessment, educational workshops, student response feedback, and impact evaluation. The results showed that digital comics effectively enhanced students’ understanding of noble national values such as mutual cooperation, tolerance, honesty, and responsibility. Reflective questionnaires showed that more than 85 percent of students felt that moral values in digital comic stories were easier to understand and apply. The initiative has also had a beneficial effect on students' motivation to adopt ethical conduct and in consolidating their national identity. This medium of digital comics became fun and transformational because visual narratives made the core value-based ideology easily digestible. There are commonalities to constructivist theory, contextual learning models, and dual coding theory, all of which can be clearly related to character education supported by technology. Considering the aforementioned, digital comics are suggested to be a novel approach for value-based learning in secondary schools.
The effect of AI-assisted problem-based learning strategies on civic education learning outcomes Ni Wayan Suarniati; Alfan Bramantya; Eko Pujiati; Marçal Vitor Soares
Research and Development in Education (RaDEn) Vol. 6 No. 1 (2026): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/raden.v6i1.43409

Abstract

Background-This study examines the effectiveness of ChatGPT-assisted Problem-Based Learning (PBL) in improving student learning outcomes in civic education. Traditional PBL often relies on tutor facilitation, which can result in inconsistent support and limited access to learning resources. Objectives-This study addresses this limitation by integrating ChatGPT as a support tool within the PBL process. Method-A quasi-experimental pretest–posttest control group design was used, involving 70 undergraduate students divided into an experimental group (ChatGPT-assisted PBL, n = 35) and a control group (conventional PBL, n = 35). Student learning outcomes were measured using a 25-item multiple-choice test. Data were analyzed using ANCOVA to control for pretest differences. Results-The results showed a significant effect of the instructional method on posttest scores, F (1,67) = 22.13, p < .001. The adjusted mean score of the experimental group (M = 86.02) was higher than that of the control group (M = 78.58), with a large effect size (partial η² = .29). Conclusions-These findings indicate that integrating ChatGPT into PBL can improve student learning outcomes by providing consistent support during problem-solving activities. This study contributes empirical evidence on the use of AI in civic education and supports its integration into problem-based learning environments.