Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Analisis Risiko Anemia Pada Ibu Hamil Gusti Kumala Dewi; Isti Istianah; Septiani Septiani
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Vol. 4 No. 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 April 2022
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jika.v4i1.223

Abstract

Data Riskesdas tahun 2018 menunjukkan 48,9% kejadian anemia pada ibu hamil meningkat menjadi 11,8%, dari data Riskesdas sebelumnya tahun 2013 yaitu 37,1%. Tujuan penelitian menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan risiko anemia pada ibu hamil trimester II dan III di Wilayah Kerja Puskemas Gang Kelor Kota Bogor. Jenis penelitian non eksperimental dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah subjek penelitian sebanyak 100 subjek. Pengumpulan data penelitian melalui proses wawancara food recall 24 jam, dan dianalisis mengunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan asupan protein, zat besi, vitamin C, kebiasaan minum teh, LILA sama-sama memiliki hubungan signifikan dengan p-value=0,000. Variabel lain yang berhubungan adalah kepatuhan konsumsi tablet Fe p-value=0,001. Sedangkan usia pada ibu hamil, paritas, jarak kelahiran, dan ANC tidak berhubungan dengan risiko anemia pada ibu hamil (p-value>0,05). Pengetahuan berhubungan dengan p-value=0,0006, dan variable sikap juga berhubungan dengan risiko anemia pada ibu hamil p-value=0,026. Oleh karena itu sebaiknya selama kehamilan ibu mengkonsumsi makanan yang mengandung protein, zat besi, dan vitamin C sehingga asupan ketiganya terpenuhi. Selain itu selama kehamilan ibu mengkonsumsi tablet Fe, dan melakukan pemeriksaan kehamilan ke Puskesmas atau Posyandu. Puskesmas diharapkan memberikan edukasi kepada ibu hamil, sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang anemia.
PENGARUH PENDIDIKAN GIZI (AUDIO-VISUAL) TERHADAP PERILAKU DAN ASUPAN GIZI PADA SISWA SEKOLAH DASAR: EFFECT OF NUTRITION EDUCATION (AUDIO-VISUAL) ON BEHAVIOR AND NUTRITIONAL INTAKE IN ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS Putri Kirana Murti Dewi; Mia Srimiati; Septiani Septiani
Binawan Student Journal Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Binawan (LPPM Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.215 KB)

Abstract

Sebanyak 93,6% anak usia 10 tahun ke atas kurang mengonsumsi buah dan sayur (Riskesdas,2013). Hanya 6,4% anak Indonesia usia 10-14 tahun yang mengonsumsi buah dan sayur 5 porsi per hari (Kemenkes,2013). Kurangnya konsumsi sayur dan buah memiliki dampak negatif pada keadaan gizi anak sekolah salah satunya adalah obesitas, faktor yang menyebabkan kurangnya konsumsi sayur dan buah pada anak yaitu faktor internal termasuk pengetahuan dan sikap terhadap sayur dan buah dan faktor eksternal yaitu ketersediaan sayur dan buah, pendidikan orang tua dan tingkat ekonomi keluarga yang dilihat dari pekerjaan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan gizi (audio-visual) pada perilaku dan asupan gizi pada siswa sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian quasy eksperimental dengan pengambilan sampel dengan teknik purposive dan dianalisis dengan paired samples t-test dan One Way Anova. Berdasarkan hasil uji skewness normalitas, data berdistribusi normal. Hasil uji-t satu sampel berpasangan menunjukkan bahwa ada perbedaan perilaku dan asupan gizi sebelum dan sesudah pemberian konseling dengan media audiovisual tentang sayuran dan buah dengan nilai p = 0,000. Hasil uji One Way Anova juga menunjukkan hasil signifikan nilai p = 0,000. Penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh frekuensi pendidikan gizi dengan media audiovisual terhadap tingkat perilaku dan asupan gizi pada siswa sekolah dasar.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK, PENGETAHUAN GIZI, DAN SIKAP TERHADAP PENJAJA MAKANAN DI KANTIN SDN JAKARTA TIMUR Dini Ika Ningtyas; Syarief Darmawan; Septiani
Binawan Student Journal Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Binawan (LPPM Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.897 KB)

Abstract

Pangan adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati dan air, baik yang diolah maupun tidak diolah, diperuntukkan sebagai makanan atau minumanuntuk dikonsumsi yang digunakan dalam proses penyiapan, pengolahan, dan pembuatan makanan atau minuman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisishubungan karakteristik, pengetahuan gizi, sikap terhadap praktek penjaja makanan dalam menjajakan makanan yang dijual di kantin Sekolah DasarNegeri Jakarta Timur. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat (menggunakan uji chi square p: 0,05). Penelitian ini melibatkan 30 responden,hubungan pengetahuan terhadap praktek penjaja makanan dalam menjajakan makanan di kantin sekolah dasar dengan persentase pengetahuan kurangsejumlah 23,3% dan (p value 0,425), hubungan sikap terhadap praktek penjaja makanan dalam menjajakan makanan dengan persentase 20% dan (p value0,199). Kesimpulan penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara karakteristik pengetahuan gizi, sikap terhadap praktek penjaja makanan di kantin SDN wilayah Jakarta Timur.
IDENTIFIKASI TEPUNG KULIT PISANG KEPOK TERHADAP KADAR PROKSIMAT MENGGUNAKAN METODE PENGERINGAN OVEN Serly Ayu Tionika; Septiani
Binawan Student Journal Vol. 1 No. 3 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Binawan (LPPM Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.163 KB) | DOI: 10.54771/bsj.v1i3.75

Abstract

Tepung kulit pisang kepok merupakan hasil samping dari olahan pisang yang belum banyak diproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu penepungan yang terbaik untuk menepungkan kulit pisang pada suhu 60oC dan menggunakan desain eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap dengan 3 perlakuan penepungan yaitu P1 (9 jam), P2 (12 jam) dan Pkontrol (6 jam) pada suhu 60oC. Setelah diuji organoleptik penepungan P2 (12 jam) yang terbaik diuji kadar proksimat dan dibandingkan dengan perlakuan kontrol. P2 memiliki kadar air (16,40%), lemak (7,73%), protein (5,37%), kadar abu (14,13%), serat (2,26%), karbohidrat (56,37%) dan Pkontrol memiliki kadar air (15,98%), lemak (7,79%), protein (6,22%), kadar abu (15,13%), serat (2,19%), karbohidrat sebesar (54,88%), kesimpulan penelitian ini tidak ada perbedaan yang nyata antara penepungan terbaik terhadap kadar air, lemak dan serat dengan Pkontrol, tetapi terdapat perbedaan yang nyata (p<0,05) antara penepungan terbaik terhadap kadar abu, protein dan karbohidrat dengan Pkontrol.
KARAKTERISASI KADAR PROKSIMAT DONAT DENGAN SUBTITUSI TEPUNG AMPAS KELAPA (Cocos nucifera) Nurfatha Qurrota Ayyun; Septiani
Binawan Student Journal Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Binawan (LPPM Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.151 KB) | DOI: 10.54771/bsj.v2i1.110

Abstract

Tepung ampas kelapa merupakan hasil samping dari santan yang memiliki kandungan gizi dan dapat dimanfaatkan menjadi sebuah produk olahan salah satunya adalah donat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar proksimat (air, abu, lemak, protein, serat dan karbohidrat) pada donat tepung ampas kelapa dengan menggunakan desain eksperimental, Rancangan Acak Lengkap dengan 3 perlakuan yaitu F1(10%), F2(20%), F3(30%) dan 1 F0 (0%). Setelah diuji organoleptik donat F1(10%) yang terpilih kemudian diuji kadar proksimat dan dibandingkan dengan kontrol. Hasil uji proksimat menunjukkan kadar air (p-value 0,004), abu (p-value 0,019), protein (p-value 0,004), dan karbohidrat (p-value 0,003) ada perbedaan yang signifikan antara F1 dan F0. F1 memiliki air (25,45%), abu (0,43%), lemak (22,53%), protein (8,55%), serat (1,69%), karbohidrat sebesar (43,04%) dan F0 memiliki air (25,89%), abu (0,33%), lemak (22,50%), protein (8,77%), serat (1,70%), karbohidrat (42,51%). Kesimpulan penelitian ini adalah donat subtitusi tepung ampas kelapa memiliki kandungan gizi yang setara dengan donat tepung terigu.
Identifikasi Tepung Ampas Kelapa Terhadap Kadar Proksimat Menggunakan Metode Pengeringan Oven Rousmaliana Rousmaliana; Septiani Septiani
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Vol. 1 No. 1 (2019): Volume 1 Nomor 1 Agustus 2019
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.851 KB) | DOI: 10.36590/jika.v1i1.8

Abstract

Coconut pulp is a byproduct of making coconut milk. The process of making coconut pulp flour is not widely used. This study aimed to analyze the difference in proximate levels (water, ash, protein, fat, carbohydrates, and total fiber) from organoleptic test results. This study used an experimental design with a Completely Randomized Design to find out the best quality coconut pulp flour that contains nutritional value. Formula T57 was the formula chosen from the organoleptic test with 5.70% water content, 7.30% fat, 4.91% protein, 0.34% ash content, 2.37% fiber, and 81.75% carbohydrate. It is necessary to test the shelf life of the selected formula.
Penetapan Kesadahan Total Air Sumur dengan Menggunakan Metode Kompleksometri di Desa Cikeusal Kidul Brebes Jawa Tengah Laetti Rahma Melati; Septiani; Apriyani Riyanti
Jurnal Multidisiplin Madani Vol. 2 No. 10 (2022): October 2022
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/mudima.v2i10.1476

Abstract

Air adalah senyawa yang penting bagi kehidupan. Air yang layak digunakan yaitu air yang memenuhi syarat kualitas,meliputi fisik,kimia dan mikrobiologi. Kesadahan merupakan salah satu parameter kimia tentang kualitas air bersih,tingkat kesadahan air pada dasarnya ditentukan oleh jumlah kalsium (Ca2+) dan magnesium (Mg2+). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui nilai kadar dan identifikasi kejernihan air sumur di Desa Cikeusal Kidul Brebes Jawa Tengah menggunakan metode kompleksometri. Desain Penelitian ini adalah destriptif dengan menggunakan 20 sampel air sumur dari 40 populasi. Teknik pengambilam sampel dengan metode Purposive Sampling. Pengolahan data menggunakan SPSS.Hasil penelitian yaitu dari 20 sampel diperoleh 19 sumur yang mengalami tingkat kesadahan <500mg/L. Nilai tertinggi kadar kesadahan yaitu 843,33mg/,sedangkan terendah yaitu =492 mg/L. Dari parameter fisika kualitas kejernihan air sumur didapat 5 sampel mengalami kekeruhan dan 1 sampel yang mengalami bau yaitu pada kode sampel s10.Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 31 tahun 2017.Sehingga dapat disimpulkan bahwa air sumur di Desa Cikeusal Kidul kesadahannya melebihi ambang batas
SOSIALISASI PEDIKULOSIS PADA ANAK DI YAYASAN SHOHIBUL AL-ISTIQOMAH, CILILITAN, JAKARTA TIMUR Muhammad Rizki Kurniawan; Intan Kurniawati Pramitaningrum; Septiani Septiani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.11177

Abstract

ABSTRAKData mengenai kejadian pedikulosis capitis masih kurang di Indonesia. Tercatat hasil survei penelitian sebelumnya yang dilakukan pada sebuah pesantren Muhammaddiyah di Surakarta ditemukan 72,1% terinfeksi pedikulosis. Faktor personal hygiene memiliki peranan yang besar terhadap kejadian pedikulosis capitis. Tujuan pengabdian masyarakat sosialisasi kepada anak-anak panti asuhan mengenai penyebab, cara penularan dan bahaya akibat pedikulosis serta cara penanganan pedikulosis. Pelaksanaan kegiatan di yayasan shohibul al-istiqomah di mulai dengan sosialisasi, pengisian kuisioner untuk mengetahui penyebab, cara penularan dan bahaya akibat pedikulosis serta cara penanganan pedikulosis.Hasil pelaksanaan pengabdian masyarakat setelah dilakukan sosialisai terkait pedikulosis hasilnya 80% anak-anak memiliki pemahaman dan 20% belum memiliki pemahaman. Terkait pengobatan pedikulosis sudah 50% anak-anak mengetahui dan 50% belum mengetahui pengobatan pedikulosis. Kata kunci: pedikulosis; sosialisasi; pengobatan ABSTRACTData regarding the incidence of pediculosis capitis is still lacking in Indonesia. It was noted that the results of a previous research survey conducted at a Muhammaddiyah Islamic boarding school in Surakarta found 72.1% infected with pediculosis. Personal hygiene factors have a major role in the incidence of pediculosis capitis. The purpose of community service is to socialize to orphanage children regarding the causes, modes of transmission and dangers due to pediculosis and how to handle pediculosis. The implementation of activities at the Shohibul al-istiqomah foundation began with socialization, filling out questionnaires to find out the causes, modes of transmission and dangers due to pediculosis and how to handle pediculosis. have no understanding. Regarding pediculosis treatment, 50% of children know about pediculosis treatment and 50% do not know about pediculosis treatment Keywords: pediculosis; socialization; treatment
CEMARAN BAKTERI SALMONELLA SP DAN HIGIENIS SANITASI PADA DAGING AYAM DIRUMAH AYAM POTONG UD BERKAH PUTRI MANDIRI Yazit Albustomi; Dian Rachma Wijayanti; Septiani Septi
Journal of Medical Laboratory and Science Vol 2 No 1 (2022): JMLS: Journal of Medical Laboratory and Science
Publisher : Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.689 KB) | DOI: 10.36086/medlabscience.v2i1.1288

Abstract

Kesehatan adalah hal mutlak yang harus dijaga yaitu dengan memenuhi kebutuhan pokok manusia salah satunya adalah makanan. Dengan makanan nutrisi yang tercukupi upaya untuk menjaga tubuh tetap sehat dan terjaga, kemudian makanan yang mudah terjangkau dan relative murah dengan protein , lemak dan mineral yang cukup didapatkan adalah daging ayam. Namun pada aspek mikrobiologi seuatu pangan aman dikonsumsi jika produk tersebut aman dari mikroba pathogen salah satunya bakteri Salmonella Sp. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui status higienis sanitasi dan cemaran bakteri Salmonella Sp. Metode penelitian yang digunakan untuk penelitian ini adalah observasional, menggunakan sampel sesuai dengan kriteria peneliti sebanyak 7 sampel serta mewawancarai pengelola RPA terkait dengan pertanyaan higienis dan sanitasi. Hasil penelitian yang menggunakan uji bakteri Salmonella sp (SNI 2897 : 2008) tidak didapatkan cemaran bakteri Salmonella Sp pada media serta pada hasil pengolahan data wawancara dari pengelola Rumah Pemotongan Ayam didapatkan hasil pada wawancara tentang higienis karyawan dan peralatan sebesar 80 %, Persyaratan peralatan 87,5%, persyaratan sarana 80% dan Persyaratan pengolahan daging 60 % keseluruhan hasil dari wawancara RPA hampir memenuhi syarat dari SNI 01-6160-1999. Kesimpulan dari tugas akhir ini adalah Sebanyak 7 sampel dinyatakan tidak tercemar bakteri Salmonella Sp, kemudian pada beberapa sampel ditemukan dugaan bakteri lain yang tumbuh disalah satu media serta kuisioner yang didapat berdasarkan wawancara hampir memenuhi persyaratan.
Overview of Third Trimester Pregnant Women's Urine Leukocyte Sediment and Protein Levels at the Laboratory of Anggrek Mas Hospital, West Jakarta Halimah Nurul Istiqomah; Septiani; Muhammad Rizki Kurniawan; Dian Rachma Wijayanti
Jurnal Multidisiplin Madani Vol. 3 No. 4 (2023): April 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/mudima.v3i4.2818

Abstract

Pregnant women with the third trimester of pregnancy (7-9 months or 29-40 weeks), most of them give birth normally, but 15% of cases are life-threatening complications, namely preeclampsia. Preeclampsia is characterized by increased proteinuria. Women during pregnancy are more at risk of suffering from urinary tract infections because of the physiological changes that occur in their bodies. As many as 20% of cases of urinary tract infection occur in pregnant women. Examination of urine protein and urine leukocyte sediment in pregnant women is very important as a support for the risk of preeclampsia and urinary tract infections. This study used descriptive analysis with a cross-sectional design, namely one-time observation. Data used by third trimester pregnant women. The research was conducted in January-July 2022 at the Anggrek Mas Hospital Clinical Laboratory. There are 20 research subjects. With the highest protein levels at high risk of preeclampsia were (+3) 1 pregnant woman and (+4) 3 pregnant women. Then the leukocytes of the urine sediment are above normal values≥5/Landang Besar, namely there are 12 pregnant women each. In the majority of third trimester pregnant women at Anggrek Mas Hospital, West Jakarta, all pregnant women who were observed, the results of urine protein levels were found to be abnormal and urine sediment leukocytes were found to be above normal values