Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Review: Diversifikasi Kombucha Sebagai Minuman Fungsional Suharman; Sri Harmini; Afnita Nur Amalina
Journal of Innovative Food Technology and Agricultural Product Vol 2 No 2 (2024) Desember : Journal of Innovative Food Technology and Agriculture Product
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jitap.v2i2.7507

Abstract

Kombucha merupakan produk minuman tradisional hasil fermentasi larutan teh dan gula dengan menggunakan starter SCOBY (Acetobacter Xylinum dan beberapa jenis khamir) dan di fermentasi selama 8-12 hari. Kombucha memiliki berbagai jenis komponen seperti asam organik, vitamin, enzim, dan polifenol. Komposisi kombucha tersebut tergantung dari beberapa faktor seperti bahan baku yang digunakan dan sumber karbon, konsentrasi, komposisi mikroba, waktu, suhu fermentasi, dan pH proses Kombucha juga telah dikembangkan dengan menggunakan beberapa jenis bahan baku atau substrat selain daun teh. Kombucha merupakan suatu minuman yang dikenal sebagai minuman fungsional. Pangan fungsional dapat diartikan sebagai pangan yang memiliki efek yang menguntungkan pada suatu organisme. Pangan fungsional merupakan pangan atau komposisi dari makanan yang memberikan tambahan nilai fisiologis di luar nutrisi dasar pangan tersebut. Manfaat dari minuman Kombucha diantaranya yaitu dapat digunakan untuk melancarkan pencernaan, dapat mencegah infeksi yang ditimbulkan mikroba, dapat menurunkan kolesterol, dapat melawan sel kanker, dan dapat digunakan untuk mengeluarkan racun. Kombucha diketahui memiliki potensi antioksidan yang lebih baik dibandingkan dengan teh biasa yang tidak difermentasi. Jumlah total polifenol, total flavonoid, dan asam fenolik pada teh kombucha lebih tinggi dibandingkan teh hitam tanpa fermentasi. Kata kunci: kombucha, minuman, fungsinonal, fermentasi