Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Flourishing Journal

Distres Psikologis Sebagai Prediktor Perilaku Beresiko Kesehatan pada Remaja yang Mengalami Kekerasan Di Bojonegoro Dini Ajeng Anjani; Tutut Chusniyah; Pravissi Shanti
Flourishing Journal Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.077 KB) | DOI: 10.17977/um070v1i12021p69-74

Abstract

Abstract: The purpose of this research are to understand psychological distress a predictor of health risk behavior in adolescents who experience violence. The research uses descriptive and predictive design, with the subject 7 female adolecents and 43 boys experiencing violence in Bojonegoro. Instrument used in the form Health Risk Behavior Inventory and Kessler Psychological Distress Scale. The analysis of this research use simple linear regression analysis. The result of this research shows that most of the adolescents who experience violence (1) have a high psychological distress (2) have a high health risk behavior (3) psychological distress as a predictor of health risk behavior in adolescents who experience violence. Keywords: psychological distress, health risk behavior, adolescents who experience violence. Abstrak: Penelitian ini betujuan ini untuk mengetahui apakah distress psikologis merupakan prediktor perilaku beresiko kesehatan pada remaja yang mengalami kekerasan. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif dan prediktif, dengan subjek 7 remaja perempuan dan 43 remaja laki laki yang mengalami kekerasan di Kabupaten Bojonegoro. Instrument yang digunakan adalah Health Risk Behavior Inventory dan Kessler Psychological Distress Scale (K-10). Analisis data menggunakan regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja yang mengalami kekerasan (1) memiliki tingkat distres psikologis tinggi (2) memiliki tngkat perilaku beresiko kesehata tinggi (3) distres psikologis merupakan prediktor perilaku beresiko kesehatan pada remaja yang mengalami kekerasan. Kata kunci: distres psikologis, perilaku beresiko kesehatan, remaja yang mengalami kekerasan
Hardiness sebagai prediktor kebahagiaan pada mahasiswa olahragawan di Universitas Negeri Malang Ersa Septi Erianti; Nur Eva; Pravissi Shanti
Flourishing Journal Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.51 KB) | DOI: 10.17977/um070v1i12021p83-93

Abstract

Abstract: This study aims to determine the correlation between emotion regulation with teaching motivation for special needs teachers at Malang. This research uses quantitative approach with descriptive and correlational design. Special needs teachers involved are 70 people. The study population was 138 with a sample size of 30 or 22 percent of the total population. The sampling technique used is simple random sampling. The research instrument is a likert scale of emotional regulation with validity coefficient value from 0.321 to 0.673 and reliability coefficient of 0.902 and likert motivation scale of teaching with validity coefficient of moving from 0.310 to 0.763 and reliability coefficient of 0.935. The results showed that special needs teachers in Malang have a high emotional regulation of 53 percent and also a high motivation to teach of 51 percent . There is a positive relationship between emotional regulation and motivation to teach, the correlation rate of r equal 0.450, significance 0.000 and p smaller than 0.05. While the effective contribution of emotion regulation on teaching motivation is 20.3 percent , it means that there are 79,7 percent other variables that can influence teaching motivation besides emotion regulation. Keywords: emotional regulation; teaching motivation; special needs teachers Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dengan motivasi mengajar pada guru sekolah luar biasa di kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif dan korelasional. Guru sekolah luar biasa yang terlibat sebanyak 70 orang. Populasi penelitian sebanyak 138 dengan jumlah sampel 30 atau 22 persen dari jumlah populasi. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Instrumen penelitian berupa skala likert regulasi emosi dengan nilai koefisien validitas bergerak dari 0,321 sampai dengan 0,673 dan koefisien reliabilitas sebesar 0,902 kemudian skala likert motivasi mengajar dengan nilai koefisien validitas bergerak dari 0,310 sampai dengan 0,763 dan koefisien reliabilitas sebesar 0,935. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru sekolah luar biasa di kota Malang memiliki regulasi emosi yang tinggi yakni 53 persen dan juga motivasi mengajar yang tinggi yakni 51 persen . Terdapat hubungan positif antara regulasi emosi dengan motivasi mengajar, angka korelasi sebesar r sama dengan 0,450, signifikansi 0,000 dan p lebih kecil 0,05. Sedangkan sumbangan efektif regulasi emosi pada motivasi mengajar sebesar 20,3 persen, artinya terdapat 79,7 persen variabel lain yang dapat mempengaruhi motivasi mengajar selain regulasi emosi. Kata kunci: regulasi emosi; motivasi mengajar; guru sekolah luar biasa
Fundamentalisme agama sebagai prediktor intoleransi politik pemuda Hindu di Bali Marvel M.A.A.N Sihombing; Tutut Chusniyah; Pravissi Shanti
Flourishing Journal Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.023 KB) | DOI: 10.17977/um070v1i22021p144-152

Abstract

Abstract: This study aims to (1) determine the level of religious fundamentalism of Hindu youth in Bali, (2) to determine the level of political intolerance of Hindu youth in Bali, (3) to determine religious fundamentalism as a predictor of political intolerance of Hindu youth in Bali. This research is quantitative research with descriptive and correlational predictive methods. The population in this study were Hindu youth in Bali and the sample used in this study was 90 people with a purposive sampling technique. The instrument in this research is a scale of religious fundamentalism and a scale of political intolerance. The analysis of the research data uses descriptive analysis with categorization based on the T value. Hypothesis testing uses simple linear regression analysis techniques. The results of this study indicate that Hindu youth in Bali (1) have religious fundamentalism which is categorized as high, (2) have political tolerance, and (3) religious fundamentalism is not a predictor of political intolerance because of the significance level of 0.644. Keywords: Religious Fundamentalism; Political Intolerance; Hindu Youth Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) tingkat fundamentalisme agama pemuda Hindu di Bali, (2) tingkat intoleransi politik pemuda Hindu di Bali, (3) mengetahui fundamentalisme agama sebagai prediktor intoleransi politik pemuda Hindu di Bali. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif dan korelasional prediktif. Populasi dalam penelitian ini yaitu pemuda Hindu di Bali dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 90 orang dan menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur dalam penelitian ini berupa skala fundamentalisme agama dan skala intoleransi politik.Analisis data penelitian menggunakan analisis deskriptif dengan pengkategorian berdasarkan pada nilai T. Uji hipotesis menggunakan teknik analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemuda Hindu di Bali (1) memiliki fundamentalisme agama yang dikategorikan tinggi, (2) memiliki toleransi politik , dan (3) fundamentalisme agama bukan merupakan prediktor intoleransi politik karena taraf signifikansi 0,644. Kata kunci: Fundamentalisme Agama; Intoleransi Politik; Pemuda Hindu
Perbedaan Kepuasan Pernikahan antara Suami dan Istri Ditinjau dari Pengungkapan Diri dan Cinta Chusnul Rif’atin; Nur Eva; Pravissi Shanti
Flourishing Journal Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.065 KB) | DOI: 10.17977/um070v1i42021p295-301

Abstract

The purposes of this result are to explain 1) marital satisfaction distinction between husband and wife observed from self-disclosure, 2) marital satisfaction distinction between husband and wife observed from love, and 3) marital satisfaction distinction between husband and wife observed from self-disclosure and love. This research has 100 subjects amounted of 50 husband and wife equally who lived in Malang. The result shows 1) there is no marital satisfaction distinction between husband and wife observed from self-disclosure, 2) marital satisfaction distinction is not found between husband and wife observed from love, and 3) marital satisfaction of husband and wife are equivale although observed from self-disclosure and love. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan 1) perbedaan kepuasan pernikahan antara suami dan istri ditinjau dari pengungkapan diri, 2) perbedaan kepuasan pernikahan antara suami dan istri ditinjau dari cinta dan 3) perbedaan kepuasan pernikahan antara suami dan istri ditinjau dari pengungkapan diri dan cinta. Subyek penelitian berjumlah 100 orang terdiri dari 50 suami dan 50 istri di Kota Malang. Hasil penelitian menunjukkan: 1) tidak ada perbedaan kepuasan pernikahan antara suami dan istri ditinjau dari pengungkapan diri, 2) tidak ada perbedaan kepuasan pernikahan antara suami dan istri ditinjau dari cinta dan 3) tidak ada perbedaan kepuasan pernikahan antara suami dan istri ditinjau dari pengungkapan diri dan cinta.
Hubungan Kepuasan Konsumen dengan Keputusan Pembelian di Kafe Warunk14 Kota Malang Rizal Pratama; Fattah Hanurawan; Pravissi Shanti
Flourishing Journal Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.145 KB) | DOI: 10.17977/um070v1i42021p315-324

Abstract

purpose of this study was to find out (1) an overview of consumer satisfaction in the Warunk14 cafe Malang (2) an overview of purchasing decisions at Warunk14 cafe Malang (3) the effect of customer satisfaction on purchasing decisions at Warunk14 cafe Malang. The method used in this study is quantitative approach with descriptive correlation design. The research subjects were taken from 50 visitors at the Warunk14 Cafe Malang using incidental sampling techniques. The research instrument used in retrieving data uses a scale of consumer satisfaction and the scale of purchasing decisions. Test the validity of the scale of consumer satisfaction obtained 37 statement valid items with a reliability level of 0.928 in Alpha Cronbach. Test the validity of purchasing decisions using Pearson Product Moment correlation obtained 63 valid items with a reliability level of 0.923 on Alpha Cronbach. The results of the descriptive analysis showed that visitors to the Warunk14 cafe in Malang city had moderate purchase satisfaction (74 percent) and had moderate purchasing decisions (70 percent). In this study shows that data is normally distributed, data forms linear lines, both data are free from heteroscedasticity as a regression test requirement. Hypothesis testing of this study by using a simple regression test which obtained an R value is 0.809; F value is 91,246; P value of 0,000; R^2 is 0.655. This means that there is a relationship between customer satisfaction and purchasing decisions at the Warunk14 café in Malang. Based on the results of the study it is suggested that business owners can increase consumer satisfaction by improving service and product quality so that consumers can enjoy each product offered by the cafe better. With the increase in customer satisfaction, it will also increase the purchasing decision which is followed by increasing sales and business turnover to be increasingly developed. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) gambaran kepuasan konsumen di kafe Warunk14 kota Malang, (2) gambaran keputusan pembelian di kafe Warunk14 kota Malang, (3) pengaruh kepuasan konsumen terhadap keputusan pembelian di kafe Warunk14 kota Malang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan deskriptif korelasional. Subjek penelitian diambil dari pengunjung di kafe Warunk14 kota Malang sebanyak 50 pengunjung dengan menggunakan teknik sampel insidental. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan skala kepuasan konsumen dan skala keputusan pembelian. Uji validitas skala kepuasan konsumen didapatkan sebanyak 37 aitem valid dengan tingkat reliabilitas 0,928 pada Alpha Cronbach. Uji validitas keputusan pembelian menggunakan korelasi Pearson Product Moment didapatkan sebanyak 26 aitem valid dengan tingkat reliabilitas 0,923 pada Alpha Cronbach. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa pengunjung kafe Warunk14 kota Malang memiliki kepuasan pembelian yang sedang (74 persen) dan memiliki keputusan pembelian yang sedang (70 persen). Data dalam penelitian ini terdistribusi normal dan data membentuk garis linear, kedua data terbebas dari heteroskedastisitas sebagai syarat uji regresi. Pengujian hipotesis pada penelitian ini mengunnakan uji regresi sederhana yang diperoleh nilai R sebesar 0,809; F sebesar 91,246; Pvalue sebesar 0,000; R^2 sebesar 0,655. Hal tersebut berarti ada hubungan kepuasan konsumen dengan keputusan pembelian di kafe Warunk14 kota Malang. Berdasar pada hasil penelitian yang telah dilakukan disarankan agar pemilik usaha untuk dapat meningkatkan kepuasan konsumen dengan cara meningkatkan pelayanan dan kualitas produk sehingga konsumen dapat menikmati setiap produk yang ditawarkan kafe dengan lebih baik lagi. Dengan meningkatnya kepuasan konsumen maka akan meningkat juga keputsan pembelian yang diikuti dengan meningkatkan omset penjualan dan usaha akan semakin berkembang.
Hubungan Antara Keterampilan Sosial dan Penyesuaian Diri pada Mahasiswa Baru Pendatang di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya Renny Apriliani; Hetti Rahmawati; Pravissi Shanti
Flourishing Journal Vol. 1 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.341 KB) | DOI: 10.17977/um070v1i62021p420-424

Abstract

The study is aimed to investigate the correlation between social skill and self adjustment of newcomer students at Veterinary Faculty University of Brawijaya. The research was conducted with 116 newcomer students of the Faculty of Veterinary University of Brawijaya as the subjects of the study. The Scale of social skills with 0,853 reliability and the scale of self adjustment with 0,844 reliability was used as the instrument of the study. The analysis used in this research was descriptive analysis and analysis of correlational. Based on the data analysis the results stated that; (1) 13,793 percent of the subjects had a higher category on the social skill, 69,827 percent of the subjects had a medium category, and 16,379 percent had a low category , (2) 15,517 percent of the subjects had a higher category on self- adjustment, 68,965 percent of the subjects had a medium category, and 15,517 percent of the subjects had a low category, (3) There is a positive correlation between the social skill and self- adjustment on the subjects of the study which results in correlation coefficient is (rxy) of 0,716 and p value of 0,000 (p less than 0,05). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterampilan sosial dan penyesuaian diri pada mahasiswa baru pendatang di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya. Penelitian dilakukan pada 116 mahasiswa baru pendatang di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu skala keterampilan sosial dengan reliabilitas 0,853 dan skala penyesuaian diri dengan reliabilitas 0,844. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis korelasional. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil yaitu (1) Subjek yang memiliki keterampilan sosial dalam kategori tinggi sebesar 13,793 persen, subjek dengan kategori sedang sebesar 69,827 persen dan subjek dengan kategori rendah sebesar 16,379 persen, (2) Subjek yang memiliki tingkat penyesuaian diri dalam kategori tinggi sebesar 15,517 persen, subjek dengan kategori sedang sebesar 68,965 persen dan subjek dengan kategori rendah sebesar 15,517 persen, (3) Terdapat hubungan positif yang signifikan antara keterampilan sosial dengan penyesuaian diri pada subjek penelitian yang menghasilkan koefisien korelasi (rxy) sebesar 0,716 dan p value sebesar 0,000 (p kurang dari 0,05).
HUBUNGAN PERSEPSI MENGENAI RISIKO KECELAKAAN BERKENDARA DENGAN PERILAKU TIDAK SELAMAT BERLALU LINTAS (UNSAFE BEHAVIOR) PADA REMAJA Ahmad Maftuh Hasbi Ash-Shiddiqi; Pravissi Shanti
Flourishing Journal Vol. 1 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.707 KB) | DOI: 10.17977/um070v1i62021p457-463

Abstract

Abstract: This research aimed to know the perception of the Risk in Driving with the Unsafe Behaviour done by the adolecents. This research is quantitative by using correlation method. The quantitative approach is a research method which the data of the research are in the form of figures and analyzed by using statistical. The results showed a significant correlation in the two variables. In general, based on the results, There was a significant negative correlation between the perception of the risk of accidents by Unsafe Behavior in SMA PGRI 6 Malang students i.e. -0.384 with a significance of p < 0.007. Thus, the hypothesis wss accepted , it means the lower the perceived risk of driving accidents in high school students PGRI 6 Malang the higher Unsafe Behavior on the students Keywords: The Risk of Accident Perception, Unsafe Behaviour in Traffic Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Persepsi Mengenai Risiko Kecelakaan Berkendara Dengan Perilaku Tidak Selamat Berlalu Lintas (Unsafe Behavior) Pada Remaja. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional, menggunakan pendekatan kuantitatif. Pendekatan kuantitatif merupakan metode penelitian yang data penelitiannya berupa angka-angka dan analisisnya menggunakan stastistik. Hasil penelitian menunjukkan korelasi yang signifikan dalam dua variabel. Terdapat hubungan negatife yang signifikan antara Persepsi risiko kecelakaan berkendara dengan Perilaku tidak selamat (Unsafe Behavior) pada siswa SMA PGRI 6 Malng sebesar -0,384 dengan Signifikansi p<0,007 Dengan demikian hipotesis diterima, artinya semakin rendah Persepsi risiko kecelakaan berkendara pada siswa SMA PGRI 6 Malng maka akan semakin tinggi Perilaku Tidak Selamat (unsafe behavior) pada siswa tersebut. Kata kunci: Persepsi Risiko Kecelakaan, Perilaku Tidak Selamat Berlalu Lintas