Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Pemanfaatan Arang Aktif Briket Kulit Kopi Sebagai Penurun Kadar Pencemar Pada Air Lindi Badaruddin, Muhammad; Widodo, Sarno; Sari, Ardani Kartika
Jurnal Georafflesia : Artikel Ilmiah Pendidikan Geografi Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/georaf.v8i2.4288

Abstract

Lindi merupakan cairan yang terbentuk akibat ketidakmampuan sampahmenampung air eksternal.Lindi tidak boleh dibuang langsung ke lingkungan karena mengandung bahan pencemar yang tinggi. Kadar pencemar pada lindi dapat diturunkan dengan cara adsorpsi menggunakan arang aktif briket kulit kopi. Tujuanpenelitian ini adalah menjelaskan pengaruh waktu kontak penyaringan, menentukan waktu kontak paling efektif, serta menganalisis nilai ekonomi arang aktif briket kulit kopi. Metodologi yang digunakan yaitu pembuatan arang aktif briket kulit kopi yang diaktivasi kimia menggunakan H3PO4.. Selanjutnya, lindi diadsorpsi menggunakan waktu kontak 30, 60,90,dan 120 menit. Lindi yang terfiltrasi kemudian diuji laboratorium dengan parameter BOD dan CODlalu dianalisis pengaruh lamanya waktu kontak adsorpsi, efektivitas arang aktif briket kulit kopi dalam menurunkan kadar pencemar, serta menganalisis nilai ekonomi arang aktif briket kulit kopi. Hasil penelitian menunjukkan kadar BOD awal sebesar 1.546 mg/L dapat diturunkan pada menit ke 30, 60, 90, dan 120  masing-masing menurun hingga 1.065 mg/L, 1.059 mg/L, 1.027 mg/L, dan 993 mg/L. Sedangkan Kadar awal COD sebesar 2395 mg/L  menurun pada setiap waktu kontaknya yakni masing-masing 2128 mg/L, 2.098 mg/L, 2.056 mg/L, dan 1.993 mg/L. Keefektifan adsorben dalam menurunkan kadar pencemar terjadi pada menit ke-30.Limbah kulit kopi sebanyak 15kg/harinya menghasilkan 11 kg arang aktif briket kulit kopi dengan penambahan sebanyak 1 kg bahan perekat, dengan produksi tersebut dapat mendapat keuntungan sebesar Rp.495.000.
Perencanaan Pengembangan Jaringan Distribusi Air Bersih dengan Menggunakan Simulasi Epanet 2.0 Tahun 2023-2027 Sucahyo, Suparto Edi; Badaruddin, Muhammad; Suheby, A’anda
Jurnal Georafflesia : Artikel Ilmiah Pendidikan Geografi Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/georaf.v8i2.4289

Abstract

Desa Giripurwo merupakan salah satu wilayah pelayanan SPAM Ploso yang terletak di Kecamatan Girimulyo Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Desa Girimulyo saat ini mempunyai jumlah penduduk sekitar 6.967 jiwa dengan luas wilayah kurang lebih 1.467,405 Ha. Di Desa tersebut kebanyakan masyarakat menggunakan air sumur dan masih sekitar 155 sambungan rumah yang terlayanin air minum PDAM. Dalam perencanaan pengembangan jarngan distribusi air bersihdilakukan perhitungan terhadap distribusi air maka akan dilakukan kegiatan menghitung idle capacity sumber yang akan digunakan, menghitung kebutuhan air untuk tahun 2023-2027 di Desa Giripurwo Kecamatan Girimulyo Kabupaten Kulon Progo dan membuat rancangan sistem jaringan perpipaan dengan simulasi Epanet 2.0. Hasil dari peneltian menyebutkan sisa idle capacity pada reservoir Dengok adalah 7.03 l/s. Kebutuhan air di Desa Giripurwo kecamatan Gimulyo Kabupaten Kulon Progo pada tahun 2027 2,23 l/s dan kebutuhan air pada jam puncak 4,02 l/s dengan nilai kehilangan air sebesar 20%. Sistem jaringan distribusi menggunakan sistem cabang karena wilayah tersebut tidak saling berhubungan. Tekanan tertinggi pada jam puncak terdapat pada node 2 pada elevasi 144 m yaitu 51,39 mka, sedangkan yang terendah terdapat pada node 34 pada elevasi 79 m dengan tekanan 7,79 mka.
Seleksi dan Karakter Sekunder Jagung Inbrida Toleran Cekaman Kekeringan Badaruddin, Muhammad Farid; Efendi, Roy; Nur, Amin; Azrai, dan Muhammad
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 45 No. 2 (2017): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.38 KB) | DOI: 10.24831/jai.v45i2.13179

Abstract

The availability of drought-tolerant maize inbred materials are useful to develop a hybrid or synthetic drought tolerant maize varieties. This research was aimed to select drought tolerant and determine secondary traits for selection of inbred maize. Selection of 31 maize inbred lines was conducted in nested experimental design in which the replicate was nested into the drought stress selection condition and normal irrigation. Drought stress treatment was applied during flowering to milk phase. In the normal irrigation condition the water was supplied every 10 days. The results showed that the medium tolerant to tolerant to drought stress inbred lines were 1044-30, DTPYC9-F46-3-9-1-1-B, CML161 / NEI9008, DTPYC9-F46-1-2-1-2- B, and Mr14. The yield declined of tolerant/medium tolerant inbred lines of about 17.0-38.3% was lower than sensitive inbred lines of about 42.8-70.7% under stress condition. The tolerant/medium tolerant inbred lines can be used for developing drought tolerant or synthetic varieties. The secondary traits effective for selection of drought tolerant inbred lines were shelling percentage, leaf chlorophyll, leaf rolling scores, number of tassel, the female flowering dates, and anthesis silking interval (ASI). The traits were more effected by genetic factors than the environmental factors and correlated to yield under drought stress conditions.Keywords: anthesis silking interval, environmental condition, inbred lines, tassel number, yield
Kontribusi Koordinasi Mata Kaki Dan Power Otot Tungkai Terhadap Ketepatan Shooting Futsal Mahasiswa Penjas Angkatan 2022 FKIP UIR Muhammad Badaruddin; Daharis
Catha : Jurnal Penelitian Kreatif dan Inovatif Vol. 1 No. 3 (2024): Juli
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/catha.v1i3.37

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi koordinasi mata kaki dan power otot tungkai terhadap ketepatan shooting futsal mahasiswa Penjas angkatan 2022 FKIP UIR. Adapun jenis penelitian ini adalah korelasi ganda. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Penjas angkatan 2022 FKIP UIR yang berjumlah 12 orang dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling sehingga sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa penjas angkatan 2022 FKIP UIR kelas 4 B yang berjumlah 12 orang putra. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes koordinasi mata-kaki, tes standing broadjump dan tes ketepatan shooting futsal. Teknik analisa data yang digunakan adalah menghitung nilai korelasi dan kontribusi. Berdasarkan hasil analisis data dan pengujian hipotesis yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa: (1) Terdapat kontribusi koordinasi mata-kaki terhadap ketepatan shooting futsal pada mahasiswa Penjas angkatan 2022 FKIP UIR sebesar KP = 56,55% dengan nilai rhitung = 0,752 > rtabel = 0,576 (2) Terdapat kontribusi power otot tungkai terhadap ketepatan shooting futsal pada mahasiswa Penjas angkatan 2022 FKIP UIR sebesar KP = 41,73% dengan nilai rhitung = 0,646 > rtabel = 0,576 (3) Terdapat kontribusi koordinasi mata-kaki dan power otot tungkai  terhadap ketepatan shooting futsal pada mahasiswa Penjas angkatan 2022 FKIP UIR sebesar KP = 58,06% dengan nilai rhitung = 0,762 > rtabel = 0,576
Peningkatan Efisiensi Termal Tungku Biomasa Untuk Proses Pengeringan Biji Kakao di Desa Wiyono Kabupaten Pesawaran Propinsi Lampung Badaruddin, Muhammad; Risano, Ahmad Yudi Eka; Suudi, Ahmad
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 1 No. 1 (2017): Jurnal Sakai Sambayan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract — The modification stove was designed and constructed for drying cocoa beans using biomassa as fuel. The purpose of the modification stove is to increase production of 0.6 tonnes dry cocoa beans. The thermal efficiency of the stove is determined and compared with a conventional stove using hevea brasiliensis woods as fuel. The inside wall of stove and oven were built from SK34 fire brick and ceramic paper, respectively. The outer walls were made from red brick and was coated by cement. The results show that the thermal efficiency of the modification stove is increased by 37.34% compared with the conventional stove. The fuel consumption decreases by 25 % (25 kg-product), resulting a fuel cost saving of Rp. 1.8 million/year. In addition, the total cost of the stove can be paid back in a period of 3.5 years with the service lifetime of the stove for 10 years. The moisture contents ratio of cocoa beans with drying time are obtained to predict values of diffusivity (De) over range of drying temperature 50-80 °C. the values of diffusivity obtained ranged from 62.03 × 10−10 sampai 4.55 × 10−10 m2/s for the temperature used. Keywords — biomass stove, cocoa been, thermal efficiency, efective diffusity
STRATEGIES FOR STRENGTHENING MODERATE ISLAMIC VALUES IN FORMAL EDUCATION AT PESANTREN DARUL MUSTHOFA Syarifuddin, Ahmad; Badaruddin, Muhammad; Irawan, Muhammad Hendri; Aminudin S, Muh. Dzihab; Aprizal, Yobi; Sulkhi Aunillah, M. Zulfikar
Conciencia Vol 25 No 2 (2025): Conciencia
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/034rtq15

Abstract

The growing prevalence of intolerance among younger generations presents a significant challenge for contemporary education, particularly within Islamic educational institutions. Islamic boarding schools (pesantren) hold a strategic position as agents of character formation, especially in cultivating moderation and tolerance through education grounded in moderate Islamic values. This study aims to examine the strategies employed to strengthen moderate Islamic values in formal education at Darul Musthofa Al Mahmudany Islamic Boarding School in Pesawaran, Lampung. Adopting a qualitative field research approach, the study involved seven purposively selected participants, including pesantren leaders, teachers (ustadz), senior students, alumni, and community leaders. Data were collected through observation, in-depth interviews, and document analysis, and were analyzed using the interactive model proposed by Miles and Huberman. The findings reveal that the pesantren systematically integrates moderate Islamic values into its curriculum, teaching practices, and the daily lives of students. These strategies encompass the integration of religious and general education curricula, the exemplary conduct of the kyai, the promotion of tolerance through religious discussions and social activities, as well as the utilization of digital media as a platform for moderate da’wah. Moreover, active engagement with the surrounding community further reinforces the internalization of wasathiyah values. Overall, the pesantren demonstrates a contextual and adaptive model of Islamic education that plays a significant role in shaping inclusive students with a strong sense of national identity.
REVIVING THE SCHOLARLY TRADITION: A STUDY OF THE BOOK AL-GHĀYAH WA AT-TAQRĪB BY THE ASSOCIATION OF FEMALE ISLAMIC BOARDING SCHOOL CAREGIVERS AND WOMEN PREACHERS OF LAMPUNG Khotijah, Khotijah; Wahyudin, Wahyudin; Badaruddin, Muhammad; Dedi; Wahyudi, Dedi
Tarbawiyah Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 9 No 2 (2025): Tarbawiyah : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/tarbawiyah.v9i2.11674

Abstract

This study examines the revitalization of the kitab kuning learning tradition through the practice of studying Al-Ghoyah wa at-Taqrib conducted by the Association of Female Islamic Boarding School Caregivers and Women Preachers (JPPPM) of Lampung. Employing a participatory ethnographic approach, data were collected through five observation sessions (90–120 minutes each), five interviews, and analysis of study-related documents. The findings show that the study sessions integrate the bandongan, sorogan, and muzakarah methods, leading to three main outcomes: (1) the strengthening of kitab kuning literacy, indicated by improved fluency in reading unvowelled texts among beginner participants who had previously struggled with nahwu–sharaf structures; (2) the formation of collective female authority through muzakarah forums that consistently address practical fiqh issues such as thaharah, family zakat, and women’s ritual practices; and (3) instructional innovation in the form of rotating instructors and simple digital documentation, which helps sustain the continuity of the study despite participants’ dual responsibilities as pesantren caregivers and preachers. The main challenges include disparities in participants’ reading abilities, limited access to supporting literature, and a culture of seniority that constrains the participation of younger members. Overall, the findings affirm that JPPPM Lampung has successfully developed an adaptive learning model that strengthens the scholarly capacity of women in pesantren and contributes to the sustainability of Islamic intellectual traditions.