Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Sistem Kontrol Vibrasi pada Robot Single Link Flexible Joint Manipulator dengan PID Tuning Genetic Algorithm Riztan Hanif Abdillah; Muhamad Syariffuddien Zuhrie; Bambang Suprianto; I Gusti Putu Asto Buditjahjanto
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 1 (2021): JANUARI 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n1.p9-17

Abstract

Single Link Flexible Joint Manipulator merupakan salah satu robot industri yang sering digunakan untuk berbagai macam produksi. Penggunaan dari Single Link Flexible Joint Manipulator sangat diperlukan karena memudahkan barang yang hendak didistribusikan ke beberapa tempat yang telah ditentukan. Umumnya flexible link memiliki beban yang lebih ringan untuk mencapai respon yang cepat dengan kebutuhan energi yang rendah serta hanya membutuhkan aktuator yang lebih kecil. Namun, sering terjadi masalah pada vibrasi pada manipulator sehingga terjadi kurang akurat pada titik akhir. Ketidakakuratan ini disebabkan karena adanya vibrasi dan defleksi statis pada interval waktu tertentu dengan gerakan bolak balik. Pada penelitian ini menggunakan PID tuning Genetic Algorithms untuk mengatasi masalah vibrasi pada manipulator. Setelah dilakukan penelitian, didapatkan parameter PID menggunakan metode Genetic Algorithm yaitu Kp = 4,728 ; Ki = 4,91 ; Kd = 0,857. Setelah menentukan parameter PID tersebut dan diterapkan pada sistem, didapatkan respon yang baik dengan tidak adanya overshoot pada sistem. Respon paling baik terdapat pada setpoint 5 dengan Time sampling (Ts) sebesar 0.7895s, Time delay (Td) sebesar 0.1858s, dan Time rise (Tr) sebesar 0,825s. Walaupun pada respon open loop memiliki Time sampling dan Time delay yang lebih baik, namun respon open loop masih memiliki overshoot sedangkan pada respon close loop tidak mengalami overshoot. Kata Kunci : Genetic Algorithm, Single Link Flexible Joint Manipulator, PID, Vibrasi. Abstract Single Link Flexible Joint Manipulator is one of the industrial robots that are often used for various kinds of production. The use of a Single Link Flexible Joint Manipulator is needed because it makes it easy to distribute goods from one place to another. Generally, flexible links have a lighter burden to achieve fast responses with low energy requirements and only requires smaller actuators. However, there is often a problem with vibrations in the manipulator so that it occurs less accurately at the end point. This inaccuracy is caused by static vibrations and deflections that are alternating movements within a certain time interval In this study using PID tuning Genetic Algorithms to overcome the problem of vibration in the manipulator. After doing research, PID parameters obtained using the Genetic Algorithm method, namely Kp = 4,728; Ki = 4.91; Kd = 0.857. After determining the PID parameters and applied to the system, a good response is obtained in the absence of overshoot on the system. The best response is at setpoint 5 with Time sampling (Ts) of 0.7895s, Time delay (Td) of 0.1858s, and Time rise (Tr) of 0.825s. Even though the open loop response has better Time sampling and Time delay, the open loop response still has overshoot while the close loop response does not experience overshoot. Keywords : Genetic Algorithm, PID, Single Link Flexible Joint Manipulator, Vibrasi
Pengendalian Vibrasi pada Single Link Flexible Manipulator menggunakan Simulasi Matlab PID Cohen-Coon Puja Awwalia Rohmah; Muhamad Syariffuddien Zuhrie; Bambang Suprianto; I Gusti Putu Asto Buditjahjanto
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 1 (2021): JANUARI 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n1.p1-8

Abstract

Abstrak Penggunaan arm robot pada dunia industri sekarang ini sangatlah penting, apalagi dengan semakin berkembangnya teknologi dan juga kebutuhan industri yang lebih memilih menggunakan tenaga robot yang bisa bekerja secara otomatis. Salah satu bentuk robot lengan yang paling dibutuhkan dalam industri saat ini adalah Single Link Flexible Manipulator robot. Robot Single Link Flexible Manipulator yaitu sebuah robot lengan yang sistemnya terdiri dari sendi (joint) dan lengan (link), yang berfungsi sebagai bentuk pergerakan pada robot. Lengan robot (link) ini sangat penting fungsinya dikarenakan sebuah lengan robot harus bergerak secara stabil, agar dapat menghasilkan kinerja yang maksimal. Namun, disamping itu robot Single Link Flexible Manipulator juga mempunyai beberapa kekurangan, diantaranya adalah lengan robot yang masih memiliki getaran (vibration) yang tinggi dan berpotensi menghambat hasil kinerja robot tersebut. Selain itu, pergerakan lengan robot yang lambat juga dapat menyebabkan berkurangnya efisiensi kinerja pada robot dan akan berakibat pada pemenuhan jumlah produksi. Untuk memperbaiki kekurangan tersebut, maka dapat diterapkan sebuah kontroler untuk mengendalikan pergerakan lengan robot dan juga memperbaiki serta mengurangi getaran atau vibrasi tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengendalikan vibration atau getaran serta mempercepat respon pada lengan robot Single Link Flexible Manipulator menggunakan kendali PID dengan metode tuning Cohen-Coon. Dari penelitian ini telah didapatkan nilai parameter-parameter PI, yaitu nilai KP=54.592 dan KI=0.04201. Selanjutnya setelah menerapkan nilai-nilai tersebut ke dalam simulasi, didapatkan respon sistem yang baik pada set point 90° dengan nilai rise time selama 1.34s, settling time selama 4.46s, peak time selama 1.12s, dan mencapai maksimal overshoot sebesar 11.6%. Kata kunci: Single Link Flexible Manipulator Robot, Vibrasi, PID Cohen-Coon Abstract The use of robot arms in the industrial world lately is very important, especially with the improvement of technology and the industry’s needs that prefer to use robot power that can work automatically. Robot arm that most needed in the industry lately is the Single Link Flexible Manipulator robot. Robot Single Link Flexible Manipulator is a robot arm whose system consists of joints and arms that function as a form of movement of the robot. The robot arm (link) function is very important because a robot arm must move stably, so that it can produce maximum performance. However, besides that the Single Link Flexible Manipulator robot also has several shortcomings, including the robot arm that still has high vibrations and has the potential to hamper the robot's performance results. In addition, the slow movement of the robot arm can also lead to reduce performance efficiency in the robot and will affect the fulfillment of production quantities. To correct these deficiencies, controller can be applied to control the movement of the robot arm and also improve and reduce the vibration. The purpose of this study is to control vibration or accelerate the response in the robot arm Single Link Flexible Manipulator using PID control with the Cohen-Coon tuning method. From this study, the values of PI parameters have been obtained, namely the value of KP = 54,592 and KI = 0.04201. Furthermore, after applying these values to the simulation, a good system response is obtained at a set point of 90° with a rise time value of 1.34s, settling time of 4.46s, peak time during 1.12s, and maximal overshoot of 11.6%. Keywords: Single Link Flexible Manipulator Robot, Vibration, PID Cohen-Coon
Aero Pendulum, PID, Tyreus-Luybe DESAIN SISTEM KONTROLER PID TYREUS-LUYBEN PADA KENDALI SUDUT AERO PENDULUM BERBASIS LABVIEW Farid . Baskoro; Arfiyan Wildan Habibi; Endryansyah . .; Muhamad Syariffuddien Zuhrie; Bambang . Suprianto
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 1 (2021): JANUARI 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n1.p145-151

Abstract

Abstrak Aero Pendulum adalah salah satu dari sekian banyak contoh dari sebuah kendaraan tanpa awak atau Unnamed Aerial Vehicle (UAV). Aero Pendulum adalah sejenis pendulum mekanik yang memiliki baling-baling di salah satu ujung pendulum bebasnya dan menggunakan daya dorong agar dapat bekerja. Dengan tidak adanya pilot/awak pada alat ini, maka memungkinkan dimanfaatkan untuk melakukan misi berbahaya dengan menekan/tanpa adanya resiko nyawa. Proses menstabilkan posisi sudut pendulum adalah permasalahan utama yang ada. Hasil simulasi dari penelitian ini memperlihatkan bahwa kendali PID berhasil dibuat dan bekerja dengan baik juga dapat menghasilkan respon yang sesuai dengan setpoint yang ditentukan. Nilai parameter PID yang diterapkankan pada simulasi sistem pada LabVIEW dengan tuning Tyreus-Luyben yaitu Kp=0.0313, Ki=0.0355 dan Kd=0.002. Respon terbaik dihasilkan pada data dengan setpoint 600, dengan nilai tp yang dihasilkan yaitu 129.65 detik, nilai td sebesar 14.49 detik, nilai tr sebesar 45.95 detik, nilai ts sebesar 62.74 detik, maksimum overshoot sebesar 60.80 dan Error Steady-State sebesar 0.1%. Kata Kunci: Aero Pendulum, PID, Tyreus-Luyben, LabVIEW. Abstract Aero Pendulum is an example of few kinds of Unnamed Aerial Vehicle. Aero Pendulum is a type of pendulum which assembled with a propeller motor and using thrust to work. The process to stabilize the angle is the problem that appear. There is no pilot in this device,because of that, it is possible to be used for dangerous mission which decreased or nullify the risk for human’s life. The result indicate that PID controller was successfully created and worked well also produce the response appropriate with certain setpoint. The PID parameter which was implemented for the system simulation on LabVIEW with Tyreus-Luyben tuning method are Kp=0.0313, Ki=0.0355 dan Kd=0.002. The best response obtained while the setpoint was 600, which has a peak time (tp) of 129.65 seconds, delay time (td) of 14.49 seconds, rise time (tr) of 45.95 seconds,settling time (ts) of 62.74 seconds, maximum overshoot of 60.80 and error steady-state (Ess) of 0,1%. Keyword: Aero Pendulum, PID, Tyreus-Luyben, LabVIEW.
STUDI LITERATUR : PENGERING JAGUNG DENGAN ELEMEN PEMANAS MENGGUNAKAN SENSOR DHT11 DAN SERSOR KADAR AIR BERBASIS ARDUINO UNO Farid . Baskoro; Nofiatul . Khasanah; Bambang . Suprianto; Farid . Baskoro
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 1 (2021): JANUARI 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n1.p163-171

Abstract

Abstrak Pengeringan jagung ini dilakukan untuk meningkatkan daya simpan serta menambah nilai ekonomis dari jagung tersebut dan jagung yang di pakai ini sudah dipipil dengan menurunkan kadar air hingga mencapai maksimal 14% jika jagung itu dikatakan kering. Elemen pemanas disini sangat penting digunakan untuk mempercepat pengeringan semakin banyak elemen yang dipakai maka semakin cepat waktu yang diperlukan untuk proses pengeringan. Untuk mendeteksi suhu ruangan dan kelembapan dibutuhkan sensor DHT11 dan sensor kadar air untuk mengetahui kandungan air yang ada pada jagung tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah studi literatur dengan membandingkan hasil pengukuran sensor kadar air pada percobaan sesuai SNI. Hasil pengukuran kadar air terendah menggunakan metode ventilator yang memiliki kadar air sebesar 11,41 % dengan waktu singkat yaitu sebanyak 3,7 menit saja dan jagung sebanyak 3 kg. Sedangkan untuk pengukuran kadar air tertinggi menggunakan Tray kerosin dan kayu bakar dengan kadar air sebesar 16,5% dengan waktu yang lama sebesar 360 dan 300 menit dengan jagung yang dikeringkan sebanyak 9 kg. Pengkajian penelitian nilai kadar air dengan nilai terendah pada pengujian dapat dijadikan acuan untuk merancang prototipe pengering jagung dengan elemen pemanas menggunakan sensor DHT11 dan sensor kadar air berbasis arduino uno. Kata Kunci : Sensor DHT11, Sensor Kadar Air, Elemen Pemanas.
ANALISIS RUGI DAYA MENGGUNAKAN ETAP PADA JARINGAN DISTRIBUSI 20KV PENYULANG BAGONG Farid . Baskoro; Ahmad . Nizar; Bambang . Suprianto
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 1 (2021): JANUARI 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n1.p195-201

Abstract

Abstrak Pada artikel ilmiah ini, membahas tentang analisis rugi daya pada jaringan distribusi 20kV pada penyulang Bagong Surabaya Selatan (Gardu Induk Ngagel). Semakin pesatnya pertumbuhan penduduk, maka kebutuhan energi listrik juga semakin meningkat. Dalam penyaluran tenaga listrik dari sumber tenaga listrik ke konsumen yang letaknya berjauhan selalu mengalami terjadinya kerugian berupa rugi-rugi daya. Metode penelitian yang digunakan pada artikel ilmiah ini yaitu metode penelitian kuantitatif. Metode penelitian kuantitatif adalah penelitian yang dilakukan dengan pengamatan pada objek untuk mengumpulkan data-data yang disajikan dengan angka-angka untuk keperluan dalam penelitian.Tujuan dari artikel ilmiah ini adalah untuk mengevaluasi berkala dengan memperhatikan perubahan beban dan untuk rekomendasi penambahan jaringan baru disubsistem jaringan distribusi 20kV. Analisis studi aliran daya dilakukan dengan bantuan software ETAP untuk memperoleh nilai rugi daya pada jaringan distribusi menggunakan metode newton raphson. Hasil Besarnya rugi daya berdasarkan hasil simulasi studi aliran daya menggunakan software ETAP terdapat 5 lokasi saluran yang rugi daya tertinggi yaitu pada saluran 1 sebesar 1.329 kW, saluran 11 sebesar 0.616 kW, saluran 6 sebesar 0.106 kW, saluran 14 sebesar 0.031 kW dan saluran 7 sebesar 0.019 kW, terdapat 5 lokasi saluran yang rugi daya terendah yaitu saluran 15, saluran 20, saluran 26 sebesar 0.001 kW, saluran 23 sebesar 0.002 kW dan saluran 22 sebesar 0.004 kW dan rugi daya rata-rata keseluruhan sistem yaitu sebesar 0.1227kW. Kata Kunci: Studi Aliran Daya, Newton Rhapson, Rugi Daya
PERAMALAN BEBAN LISTRIK HARIAN MENGGUNAKAN ARTIFICIAL NEURAL NETWORK Farid . Baskoro; Fahmi . Alamsyah; Bambang . Suprianto; widi . ariwibowo
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 1 (2021): JANUARI 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n1.p203-209

Abstract

PERAMALAN BEBAN LISTRIK HARIAN MENGGUNAKAN ARTIFICIAL NEURAL NETWORK
ANALISIS PENGENDALIAN MOTOR INDUKSI TIGA FASA MENGGUNAKAN FUZZY LOGIC CONTROL Akbar Kurniawan; Bambang Suprianto; Tri Wrahatnolo; Nur Kholis
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 3 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n3.p733 - 740

Abstract

Motor induksi tiga fasa merupakan perabot listrik yang dimanfaatkan sebagai penggerak utama mesin. Pemanfaatan motor induksi tiga fasa banyak ditemui pada industri karena harganya murah, perawatannya mudah dan desain yang handal, sehingga lebih dipilih untuk penggerak mesin dengan skala besar. Tetapi motor listrik memiliki kekurangan pada arus mula yang tinggi hingga berkali lipat. Dari kekurangan tersebut disebut juga motor dengan sifat tidak linear. Karena itu dibutuhkannya inverter agar dapat mengatasi lonjakan arus mula dan overshoot motor. Inverter menggunakan sinyal PWM (Power With Modulation) sebagai pensaklaran pada komponen inverter yang berupa mosfet. Mosfet pada inverter disusun paralel yang berjumlah 6 buah. Pensaklaran PWM ini menggunakan logika fuzzy agar didapatkan hasil kecepatan dengan rise time yang sesingkat mungkin dan lonjakan arus yang dapat dikontrol sekecilnya. Dengan menggunakan logika fuzzy untuk pengendalian kecepatan motor induksi tiga fasa maka didapatkan rise time 0.2 s dan kecepatan tunak pada 0.3s. Kata Kunci: Motor induksi tiga fasa, inverter, pengontrolan logika fuzzy.
STUDI LITERATUR : SISTEM PANEL SURYA MENGGUNAKAN AUTOMATIC TRANSFER SWITCH DAN SOLAR TRACKING Danur Dwi Cahyono; Subuh Isnur Haryudo; Bambang Suprianto
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 3 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n3.p741 - 750

Abstract

Energi adalah kebutuhan yang tidak dapat di lepaskan dalam kehidupan ini. Energi yang selama ini digunakan tidak mencukupi untuk kebutuhan energi masa depan sehingga dapat menimbulkan krisis energi. Dalam mengatasi krisis energi dimasa yang akan datang, diperlukan energi yang dapat menggantikan energi tidak terbarukan. Panel surya merupakan salah satu solusi pengganti energi tidak terbarukan, yang memanfaatkan energi terbarukan dari matahari, karena matahari bergerak dari timur ke barat, menyebabkan efisiensi yang diterima panel surya menurun. Sistem solar tracking adalah metode yang digunakan untuk mengikuti gerakan matahari secara tepat, dapat mengukur intensitas cahaya dan daya yang dihasilakan dari panel surya. Tujuan dari studi literatur ini adalah sistem panel surya menggunakan automatic transfer switch dan solar tracking berbasis image processing untuk meningkatkan efisiensi daya dari panel surya sekaligus membdaningkan penelitian sebelumnya yang membuat solar tracking berbasis light dependent resistor (LDR) dengan metode pencarian online artikel penelitian ilmiah pada rentang waktu tahun 2016-2020 dengan menggunakan database pubMED, portal garuda, science direct melalui kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil dari studi literatur ini adalah sistem solar tracking menggunakan image processing mampu untuk mengikuti gerakan matahari secara tepat dan meningkatkan daya keluaran dari panel surya lebih baik dari pada penggunaan sistem solar tracking menggunakan light dependent resistor (LDR). Kata Kunci : Image processing, panel surya, efisiensi daya.
Kontrol Kecepatan Motor Induksi Menggunakan Metode Field Orientation Control (FOC) Berbasis Fuzzy-PID Alva Brisbananda Ashari; Bambang Suprianto; Aditya Candra Hermawan
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 3 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n3.p763 - 771

Abstract

Penggunaan motor induksi dalam dunia perindustrian sekarang ini sangat dibutuhkan dikarenakan motor induksi ini lebih murah dalam perawatan dan strukturnya lebih sederhana. Namun dibalik itu semua motor induksi memiliki kelemahan dalam mengatur kecepatan dan torsinya. Dengan adanya masalah ini, maka ada juga meetode-metode untuk mengatur kecepatan motor induksi. Dimana yang paling umum adalah metode Proportional-Integral-Derivative (PID). Dapat dikatakan bahwa control menggunakan PID ini merupakan metode pengontrolan kecepatan yang paling baik. Namun dibalik itu, PID juga memiliki kekurangan yaitu, membutuhkan waktu untuk melaksanakannya. Maka dari itu diciptakan juga metode Fuzzy Logic Control (FLC). FLC lebih sederhana dibandingkan PID, dikarenakan metode ini menggunakan nalar manusia dimana logikanya tidak mengarah ke YA atau TIDAK saja dan bisa sedikit benar atau sedikit salah. Artikel ini membahas pengontolan kecepatan motor induksi tiga fasa menggunkaan metode Fuzzy-PID. Namun pengontrolan kecepatan ini juga membutuhkan pengemudi motor yang bagus juga. Ada beberapa jenis pengemudi motor yang umum diindustri, salah satunya adalah Variable Frequency Drive (VFD). VFD ini dibagi menjadi dua jenis kontroler, yakni control scalar dan control vector. Control scalar yang biasa digunakan adalah control V/f. Sedangkan, control vector dibagi menjadi dua, yaitu Direct Torque Control (DTC) dan Field Oriented Control (FOC). FOC adalah metode control motor AC yang serupa dengan pengendalian motor DC. Makalah ini membahas pengendalian motor induksi AC tiga fasa menggunakan metode Field Oriented Control (FOC) berbasis Hybrid Fuzzy-PID. Pada percobaan ini terbukti bahwa penggunaan metode Hybrid Fuzzy-PID memiliki performa yang lebih bagus dalam menurunkan overshooting kecepatan motor sehingga 16.93% dan memilinki settling time yang lebih cepat dibandingkan metode PID saja. Kata Kunci: Motor Induksi, FOC, Fuzzy-PID
DESAIN KENDALI TWIN ROTOR PADA SELF BALANCING MENGGUNAKAN METODE OPTIMASI GENETIC ALGORITHM Nugroho Surya Dwi Putra; Muhamad Syariffuddien Zuhrie; Bambang Suprianto
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 3 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n3.p781-790

Abstract

Twin Rotor merupakan gabungan 2 buah motor DC brushless yang telah dipasang propeller (baling-baling). Alat ini dapat diaplikasikan menjadi pesawat tanpa awak sebagai sarana penunjang kebutuhan transportasi udara pada bidang militer. Self balancing merupakan prototype yang didesain seperti jungkat-jungkit dimana fungsinya untuk memperlihatkan kinerja twin rotor yang berada pada sisi kanan dan kiri secara horizontal dalam mengatur keseimbangan. Dalam kinerjanya twin rotor membutuhkan suatu pengendali dengan tujuan agar dapat berjalan sesuai dengan posisi sudut yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan sebuah solusi permasalahan terhadap keseimbangan pada saat twin rotor dioperasikan dengan cara memanfaatkan metode optimasi genetic algorithm untuk mengurangi adanya overshoot hingga mempercepat waktu kinerja respon untuk mencapai suatu posisi sudut yang di inginkan. Genetic algorithm merupakan salah satu jenis metode optimasi yang memanfaatkan teori evolusi bumi. Ada 3 tahapan penting pada metode optimasi genetic algorithm ini untuk memperoleh nilai Kp, Ki, Kd yang optimal, diantaranya terdapat selection, crossover, mutation. Pendekatan penelitian yang dilakukan berupa pendekatan penelitian kuantitatif dimana pada pelaksanaannya menggunakan pola berpikir deduktif dengan tujuan untuk melakukan pengumpulan data berupa angka, kemudian diuji kebenarannya pada sebuah simulasi. Kontroller yang digunakan adalah PID yang ditunjang dengan metode optimasi. Nilai yang diperoleh pada metode optimasi yang menggunakan fitur optimization pada software matlab diantaranya, Kp = 1.069, Ki = 0.668, Kd = 0.565. Pengujian melalui proses simulasi menjadi optimal, berkesinambungan antara grafik respon dan data analisis respon dengan dibuktikannya nilai ts = 0.0013 s, td = 0.0004 s, tr = 0.0019 s, Ess = 0.042, dan Mp = 1.14% yang terjadi pada angka setpoint 1. Kata Kunci : Self Balancing, Optimasi, PID, Genetic Algorithm
Co-Authors Achmad Imam Agung Ade Irfansyah Aditya Candra Hermawan Aditya Prapanca AGUNG SETYA WICAKSANA Agus Budi Santosa Ahmad . Nizar Ahmad Imam Agung AHMAD IRFAN SOEHARTONO Akbar Kurniawan Akbar Sena Wijaya Aldo Tri Prasetyo Alva Brisbananda Ashari Andrian Nuril Ihsan ANDRIS KURNIAWAN Arfiyan Wildan Habibi Arie Wardhono Arif Indra Rizkianto aristyawan Nurdiansyah Atrika Iriani AXEL REINALD MADJID Ayusta Lukita Wardani Bagus H, Bambang Chandra Ainur Rizki Chandra Ainur Rizqi Chandra Purianto Juwono Charis Fathul Hadi Cris Kuntadi Danur Dwi Cahyono Desi Arista Ratnasari Dinda Arif Insantama EKA PRATAMA SAKSONO Ekohariadi . Endryansyah . Endryansyah . . Endryansyah Endryansyah Erina Rahmadyanti Fahmi . Alamsyah Faila Sufa Marhamah FAISHOL AZIZ Farid Baskoro Galla Herandy GANY RAHMATILLAH Heri Sudarmaji I Gusti Putu Asto I Gusti Putu Asto Buditjahjanto Ichwan Dwi Wahyu Hermanto Irfansyah, Ade Jiwa Riwayanti KHAIDIR HAKAM GILANG AHMAD Kris Nurariyanto Kukuh Eko Purwantoro Lilik Anifah Lilik Anifah Luh Putu Ratna Sundari Lusia Rakhmawati Mahendra Widyartono MASUD HUDA Mauridhi Hery Purnomo Miftakhul Janna Dwi Firdausyah Mochamad Ashari Mochammad Iqbal Firmansyah MUCHAMMAD NUR FATAH MUIZZ Muhamad Syariffuddien Zuhrie Muhamad Syariffuddien Zuhrie Muhammad Firza Arie Perdana Muhammad Helmy Anjab Muhammad Mujiburrahman MUHAMMAD RIDLO HERMAWAN Muhammad Syariffuddien Zuhrie Muhammad Syarifuddin Zuhrie MUKHLAS ABIDIN Nahindi Putra Gitama Nita Kusumawati Nofiatul . Khasanah Nofrialdi Nofrialdi Nugroho Surya Dwi Putra Nur Kholis Prayuda Ari Guntoro Puja Awwalia Rohmah Puput Wanarti Rusimamto Puput Wanarti Rusimamto Rahmadian, Reza Riztan Hanif Abdillah Rosi Fadila Mey Sabiliana Sadaruddin Sadaruddin SATRIYO PRASOJO Sri Anggraini Subuh Isnur Haryudo Suhendra Suhendra Supari Muslim Supari Muslim Supari Supari SUPARJI Suparji Suparji Suparji Suria Darma Idris Syamad Ramayana Tri Wrahatnolo Tyas Arumningsih Unit Three Kartini Wahyu Tri Darmawati widi . ariwibowo Widi Aribowo Yuli Ermawati Yuma Kurniawan Wiguna Yunita Ari Sandy ZAINUL MUKHTAROM