Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Hubungan Stress Dengan Kejadian Insomnia Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Yarnita, Yeni; Widiyanto, Juli; Anggelina, Serly
As-Shiha: Jurnal Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2023): As-Shiha: Jurnal Kesehatan
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan penyakit kronis gangguan metabolik yang ditandai dengan glukosa darah melebihi batas normal. International Diabetes Federation (IDF) perkirakan setidaknya 436 juta orang di dunia mederita diabetes. Hal tersebut berdampak pada menurunnya derajat kesehatan masyarakat yang berpengaruh pada kesehatan baik fisik maupun psikososial diantaranya yaitu stress dan insomnia. Tujuan penelitian ini adalah ntuk mengetahui hubungan stress dengan kejadian insomnia pada penderita diabetes mellitus tipe 2 Metode Penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 29 juli s/d 15 agustus 2022. Populasi penelitian adalah penderita diabetes mellitus di Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad Provinsi Riau dengan teknik pengambilan sampel non propabolity sampling dengan jumlah sample 21 responden. Intrumen penelitian yang di gunakan yaitu menggunakan skala Anxiety Stress Scale 42 ( DASS ) yang di ambil dari Lovibond (1995) sedangkan untuk insomnia intrumen yang digunakana yaitu kuesioner kelompok Studi Psikiatri Biologic Jakarta Insomnia Rating Scale (KSPBJ- insomnia Rating Scale). Penelitian ini telah mendapatkan lulus kaji etik penelitian yang dikeluarkan oleh Stikes Payung Negeri Pekanbaru dengan surat no 0071/STIKES PN/KEPK/VII/2022. Analisa data menggunakan diastribusi frekuensi dan menggunakan uji chi squere dengan melihat nilai p value. Hasil Penelitian diperoleh bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara stress dengan kajadian insomnia pada penserita diabetes mellitus dengan nilai p-Value (0,032). Diharapkan adanya program konsling yang dilakukan pada penderita diabetes melitus tipe 2 untuk menurunkan kejadian stress pada penderita diabetes mellitus tipe 2.
Implementasi Penyuluhan Kesehatan Berbasis Self Help GroupTerhadap Pencegahan Depresi pada Remaja di SMA 1 Muhammadiyah, Pekanbaru Juli Widiyanto; Silvia Elki Putri; Yeni Yarnita
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ydva3q10

Abstract

Depresi pada remaja merupakan salah satu masalah kesehatan mental. Dampak negatif depresi yaitu gangguan dalam tumbuh kembang remaja. Remaja sedang proses mencari identitas diri. Remaja memerlukan dukungan untuk mengekspresikan emosinya. Tujuan pengabdian ini untuk mencegah depresi pada remaja melalui penyuluhan kesehatan berbasis self help group. Kegiatan ini dilakukan sebanyak 4 tahapan selama 2 minggu. Tahapan kegiatan yaitu pra orientasi, orientasi, kegiatan (2 sesi), dam terminasi. Kegiatan ini sudah terlaksana di SMA Muhammadiyah 1 Kota Pekanbaru. Jumlah peserta dalam kegiatan yaitu 34 orang. Self help group dilakukan dalam 6 kelompok kecil dibantu oleh fasilitator dengan waktu 55- 60 menit pada setiap sesi pertemuan. Evaluasi dilakukan melalui wawancara dan kuesioner depresi dari DASS 42. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penurunan tingkat depresi pada remaja. Implementasi penyuluhan kesehatan berbasis self help group diharapkan bisa diterapkan karena efektif dalam mencegah dan menurunkan depresi pada remaja. Pelaksanaan pengabdian ini dapat menjadi rencana kegiatan dengan melibatkan peran guru di sekolah dan orangtua di rumah