Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh Kompetensi Tenaga Medis Terhadap Kepuasan Pasien : Literature Review Aliyya Rahma Sari; Eni Mahawati; Slamet Isworo
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.50973

Abstract

Abstrak Kompetensi tenaga kesehatan yang holistik menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan medis yang berkualitas dan berorientasi pada pasien. Kompetensi tenaga medis sangat penting untuk memastikan pelayanan kesehatan berkualitas dan meningkatkan kepuasan pasien. Literature review ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif dimensi-dimensi kompetensi tenaga medis dan pengaruhnya terhadap mutu layanan kesehatan dan tingkat kepuasan pasien, dengan mempertimbangkan faktor pendukung seperti kepemimpinan klinis dan lingkungan kerja. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan menganalisis sembilan penelitian terdahulu dalam rentang tahun 2019 - 2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa kompetensi tenaga medis yang mencakup keterampilan klinis, komunikasi, dan empati terbukti meningkatkan mutu layanan dan kepuasan pasien. Kepemimpinan klinis serta lingkungan kerja yang mendukung memperkuat dampak positif tersebut. Kesimpulannya, peningkatan mutu pelayanan kesehatan dan kepuasan pasien sangat dipengaruhi oleh kompetensi tenaga medis yang bersifat holistik, mencakup aspek teknis, interpersonal, dan kepemimpinan Kata Kunci: kompetensi tenaga medis, kepemimpinan, mutu pelayanan kesehatan, kepuasan pasien. Abstract Holistic healthcare worker competency is a crucial foundation for delivering quality, patient-centered medical services. Medical worker competency is crucial for ensuring quality healthcare and improving patient satisfaction. This literature review aims to comprehensively analyze the dimensions of medical worker competency and their impact on healthcare service quality and patient satisfaction, considering supporting factors such as clinical leadership and the work environment. The method used was a literature review, analyzing nine previous studies conducted between 2019 and 2025. The results of the study indicate that medical worker competency, encompassing clinical skills, communication, and empathy, has been shown to improve service quality and patient satisfaction. Clinical leadership and a supportive work environment reinforce this positive impact. In conclusion, improving healthcare service quality and patient satisfaction is strongly influenced by holistic medical worker competency, encompassing technical, interpersonal, and leadership aspects. Keywords: competence of medical personnel, leadership, quality of health services, patient satisfaction.
Tingkat Kepuasan Pasien di Poli Gigi Puskesmas Padangsari Kecamatan Banyumanik Kota Semarang Melly Presilia; Respati Wulandari; Eni Mahawati
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51408

Abstract

Puskesmas Padangsari, as one of the primary healthcare institutions, strives to provide services that meet the expectations of the community while also supporting the overall improvement of public health. All forms of optimal dental health services aim to meet the needs and expectations of patient satisfaction. The quality of service can be viewed as a parameter that reflects the interaction and relationship between consumer expectations and the performance results of the service provided.This research aims to determine the level of patient satisfaction at Puskesmas Padangsari. A total of 247 patients filled out the satisfaction questionnaire, and the results showed that 185 patients were very satisfied with the dental clinic service, 57 patients were satisfied, and 5 patients were less satisfied with the service provided at the dental clinic of Puskesmas Padangsari.
Literature Review Kajian Kesehatan Kerja : Pengaruh Obesitas Sentral Terhadap Faktor Terjadinya Dislipidemia pada Pekerja Nikita Arum Sari; Maria Goretti Catur Yuantari; Eni Mahawati
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52397

Abstract

Latar Belakang: Obesitas sentral, yang ditandai dengan akumulasi lemak viseral di area abdomen, telah menjadi isu kesehatan publik yang mendesak, terutama di Indonesia. Kondisi ini secara krusial berperan dalam inisiasi gangguan metabolik, seperti dislipidemia, yang merupakan prekursor utama penyakit kardiovaskular. Populasi pekerja sangat rentan terhadap dislipidemia, terutama bila disertai obesitas sentral, yang dipengaruhi oleh gaya hidup sedentary dan lingkungan kerja yang tidak sehat. Tujuan dan Metode: Tinjauan literatur ini bertujuan menganalisis secara sistematis pengaruh signifikan obesitas sentral terhadap etiopatogenesis dislipidemia di kalangan pekerja, berdasarkan studi-studi ilmiah yang dipublikasikan dalam lima tahun terakhir. Metode yang digunakan melibatkan penelusuran berbagai basis data dengan fokus pada artikel yang menguji hubungan antara obesitas sentral dan dislipidemia pada konteks kesehatan kerja. Hasil dan Pembahasan: Sebanyak 12 artikel memenuhi kriteria inklusi, mayoritas menggunakan desain cross- sectional. Hasil konsisten menunjukkan bahwa obesitas sentral berkorelasi kuat dengan profil lipid yang abnormal: peningkatan kadar trigliserida dan kolesterol LDL, serta penurunan kolesterol HDL. Selain itu, faktor demografi (usia, jenis pekerjaan) dan faktor perilaku (gaya hidup) turut memperparah kerentanan terhadap dislipidemia. Kesimpulan: Secara keseluruhan, terdapat hubungan yang signifikan antara obesitas sentral dan dislipidemia pada pekerja. Oleh karena itu, implementasi program pencegahan obesitas sentral melalui intervensi modifikasi gaya hidup di tempat kerja sangat esensial untuk menurunkan morbiditas dislipidemia dan meningkatkan kualitas kesehatan tenaga kerja. Kata Kunci: obesitas sentral, dislipidemia, pekerja, kesehatan kerja, faktor risiko.
Pemanfaatan Media Audiovisual dan Animasi Digital dalam Edukasi Pencegahan Karies Anak Sekolah: Literature Review Muawwanah, Ana; Mahawati, Eni; Wulandari, Respati
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55845

Abstract

Karies gigi masih menjadi masalah kesehatan gigi dan mulut dengan prevalensi tinggi 78,1% pada anak usia sekolah tahun 2023. Banyak faktor yang menjadi penyebab, antara lain rendahnya pengetahuan dan sikap anak terhadap kebersihan gigi dan penggunaan metode edukasi konvensional yang kurang menarik. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas media audiovisual dan animasi digital dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap pencegahan karies anak sekolah. Jenis penelitian adalah literature review dengan penelusuran artikel tahun 2021–2025 melalui database Google Scholar, ResearchGate dan PubMed menggunakan metode PRISMA. Dari artikel 589, terpilih 7 artikel sesuai kriteria inklusi. Hasil analisis menunjukkan seluruh penelitian memperlihatkan peningkatan signifikan pengetahuan dan sikap siswa setelah intervensi edukasi berbasis media audiovisual dan animasi digital dengan nilai p<0,05. Media digital terbukti efektif, menarik, dan sesuai karakteristik anak usia sekolah dalam menyampaikan pesan kesehatan gigi. Simpulan, media audiovisual dan animasi digital efektif meningkatkan pengetahuan serta sikap positif anak terhadap pencegahan karies gigi.