Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

SEXUAL BEHAVIOR DETERMINANT FACTOR IN ADOLESCENTS IN KEBAYORAN LAMA SELATAN VILLAGE IN 2020 Muti Afrida; Thresya Febrianti
Jurnal Biometrika dan Kependudukan (Journal of Biometrics and Population) Vol. 12 No. 1 (2023): JURNAL BIOMETRIKA DAN KEPENDUDUKAN
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jbk.v12i1.2023.84-90

Abstract

Future threats are posed by the high prevalence of risky sexual behavior in adolescents. The purpose of this study is to examine the factors influencing sexual behavior among adolescents in Kelurahan Kebayoran Lama Selatan in 2020. The research study design used a cross-sectional with a total sample of 194 respondents. The sampling technique was snowball sampling and the analysis used was descriptive. It shows that half of all adolescents have risky behavior, namely 165 people (85.1%), but a quarter of them have non-risk behavior (14.9%). The distribution of majority of respondents has peer influence 25.3%, more information sources in watching pornography on friends 43.3%, internet mass media that is often seen 36.6%, the frequency of pornography in the category is sometimes 39.7%, partner pornography when alone 24.2% and their lover/girlfriend 17.5%, the reasons for watching pornography were 28.4% of curiosity and 16.0% of sexual desire, and the role of good parents in educating children 95.4%. Sexual behavior in adolescents in Kebayoran Lama Selatan Village shows that there are still many teenagers who engage in risky sexual behavior. This research is expected to facilitate the needs of adolescents so that they can channel their energy and make good use of their free time.
EDUKASI MENGENAI ANEMIA PADA MAHASISWI MENGGUNAKAN MEDIA ONLINE DAN LEAFLET Gayuh Ageng Munawwaroh; Vania Lathifah Putri; Thresya Febrianti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan Vol 5, No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jpmk.v5i2.12731

Abstract

Sampai saat ini prevalensi anemia pada remaja masih tinggi. Berdasarkan data Riskesdas tahun 2018 diperoleh proporsi anemia pada kelompok umur 15-24 tahun sebesar 32% sedangkan proporsi anemia pada ibu hamil yang berusia 15-24 tahun sebesar 84,6%. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswi tentang anemia dan upaya pencegahannya. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode quasy experimental dengan pemberian pre-test dan post-test. Kegiatan edukasi dilakukan dengan du acara yaitu dengan pemberian materi melalui zoom meeting dan menggunakan leaflet. Jumlah peserta pada kegiatan ini sebanyak 30 orang yang dibagi menjadi 15 orang untuk setiap kelompok. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan mahasiswi meningkat setelah dilakukan pendidikan dengan media zoom dan leafleat. Pada kelompok yang diberikan edukasi melalui zoom ada peningkatan skor pengetahuan dari 69,33 menjadi 91,33, dan kelompok yang diberikan edukasi melalui media leafleat ada peningkatan rata-rata pengetahuan dari 75,33 menjadi 93,33. Pemberian edukasi melalui zoom lebih efektif terhadap meningkatnya pengetahuan mahasiswi terkait anemia dibandingkan dengan media leafleat. Hasil uji statistik menunjukkan ada perbedaan pengetahuan tentang anemia pada mahasiswi setelah diberikan edukasi melalui media zoom dan leafleat dengan nilai p sebesar 0,000. Efektifitas media yang paling berpengaruh dalam meningkatkan pengetahuan mahasiswi tentang anemia adalah dengan menggunakan media zoom.
Pengaruh Status Kesehatan Rumah Terhadap Kejadian Tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Sawangan Rusman Efendi; Cindi Maduri; Thresya Febrianti; Siti Riptifah Tri Handari
Jurnal Kesehatan Indonesia Vol 14 No 1 (2023): November 2023
Publisher : HB PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33657/jurkessia.v14i1.844

Abstract

Tuberculosis is an infectious disease that is a major cause of ill health and one of the leading causes of death worldwide. This study aims to analyze the effect of home health on the incidence of tuberculosis in the working area of the Sawangan Health Center, Depok. The design used is case control, to determine the effect of home health on the incidence of tuberculosis. The population in this study were the people in the working area of the Sawangan Public Health Center, Depok. The sample size was 60 respondents, consisting of 30 samples of tuberculosis sufferers and 30 samples as controls. Data were collected by observation, then the results of the study were analyzed using the chi-square test with univariate and bivariate analysis. The significance level uses ? 0.05. The results of the study found a significant effect of the ventilation area, lighting, and humidity of the house on the incidence of tuberculosis. There is no significant effect of the type of floor and the density of the house on the incidence of tuberculosis. The health condition of the house in general influences the incidence of tuberculosis, so that local health workers need to educate the public about creating housing conditions that meet health requirements.
DETERMINAN KEJADIAN BERAT BAYI LAHIR RENDAH (BBLR) DI RSUD KOJA, JAKARTA UTARA Thresya Febrianti; Nasro Abdullahi Omar; Mizna Sabilla; Rusman Efendi; Arum Ariasih
JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI Vol 13 No 2 (2022): JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI VOLUME 13 NOMOR 2 TAHUN 2022
Publisher : IAKMI South Tangerang Branch

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58185/jkr.v13i2.43

Abstract

Abstract Background: Globally, it is estimated that 15–20% of all births, or >20 million newborns annually, are low birth weight infants. Low- and middle-income countries account for a disproportionate burden of LBW. Objective: The aim of this study was to determine the associated risk factors of LBW in Koja Hospital Method: This study used a cross-sectional study. The sample consisted of 233 respondents from 4,169 total population of mothers giving birth at the Koja Regional General Hospital in 2019. The dependent variable was LBW and the independent variables were anemia, chronic energy deficiency (CED), maternal age, and pregnancy distance. The sampling technique was systematic random sampling. Data analysis used a Chi-Square Test. Result: The prevalence was 48.1% for LBW. The factors associated with LBW in Koja Hospital were age and CED (p value= 0.009 and 0.001). Anemia and pregnancy spacing was no significant relationship with LBW in Koja Hospital (p value=0.308 and 0.544). Conclusion: There was a significant relationship between CED and the age of maternal and LBW in Koja Hospital. Mothers who experience CED during pregnancy can improve and maintain nutritional intake and increase the amount of consumption, especially to consume of energy-containing foods.  Keywords: LBW, age of maternal, chronic energy deficiency, anemia.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA, PENYAKIT PENYERTA DAN WAKTU TUNGGU DENGAN KECEMASAN PASIEN PENYAKIT JANTUNG DI UNIT RAWAT JALAN POLIKLINIK JANTUNG RSU TANGERANG SELATAN Ningsih, Ferdah; Febrianti, Thresya; Efendi, Rusman; Fauzi, Ridhwan
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i2.12568

Abstract

Kecemasan ialah suatu kondisi tidak menyenangkan yang dialami seseorang dimana emosi timbul dengan kekhawatiran yang tidak jelas dan ditandai dengan adanya perubahan fisik yaitu jantung berdebar dan naiknya tekanan darah. Kecemasan juga berdampak pada respon sistem kardiovaskuler seperti jantung berdebar, rasa ingin pingsan, penurunan denyut nadi, dan palpitasi. Kecemasan yang dialami pada pasien penyakit jantung nantinya akan berdampak pula pada rencana perawatan pasien karena kecemasan dapat mengurangi kemampuan pasien untuk menyesuaikan diri dengan dampak suatu penyakit dan membuat pasien menjadi tidak kooperatif. Tujuan dalam penelitian ini adalah diketahuinya hubungan antara dukungan keluarga, penyakit penyerta dan waktu tunggu dengan kecemasan pasien penyakit jantung di unit rawat jalan Poliklinik Jantung RSU Tangerang Selatan. Penggunaan metode dalam penelitian ini yakni deskriptif analitik dan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data diperoleh melalui wawancara dengan 73 pasien pasien melalui teknik accidental sampling. Perolehan data kemudian dianalisis dengan uji chi-square. Ditemukan hasil bahwa ada hubungan bermakna antara variabel dukungan keluarga (p=0,016) dan penyakit penyerta (p=0,033) dengan kecemasan pasien serta tidak ada hubungan bermakna antara variabel waktu tunggu (p=0,382) dengan kecemasan pasien.
Edukasi Pencegahan Covid-19 Mengunakan Whatsapp Pada Remaja Di Tangerang Selatan Febrianti, Thresya; Adila, Amira Mutia; Anisya, Denita Nur; Efendi, Rusman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 4 No 01 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 04 Nomer 01 Tahun 2023
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jpmim.v4i01.2112

Abstract

COVID-19 sudah menjadi masalah kesehatan masyarakat di dunia. WHO juga telah menetapkan COVID-19 sebagai suatu pandemi pada 11 Maret 2020. Angka kejadian COVID-19 di Indonesia per tanggal 21 Desember 2020 sebanyak 671.778 kasus konfirmasi dengan angka kematian sebanyak 20.085 jiwa. Program penanggulangan dan penyebaran informasi yang luas sudah dilakukan oleh pemerintah, namun masih banyak terdapat disinformasi dan misinformasi di masyarakat yang berujung dengan kepanikan dan penolakan terhadap rekomendasi pemerintah dalam upaya pencegahan penularan COVID-19. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan peran organisasi kepemudaan melalui peningkatan pengetahuan melaksanakan PHBS dalam upaya pencegahan COVID-19 di Kelurahan Pondok Karya. Sasaran dari kegiatan ini adalah para remaja yang tergabung dalam organisasi kepemudaan (karang taruna). Metode yang dilakukan yaitu pemberian edukasi tentang upaya pencegahan COVID-19 via Whatsapp Grup tentang pencegahan COVID-19. Kegiatan ini dilaksanakan pada 18 September 2021 dengan lama waktu 60 menit. Pada saat pandemi ini, mitra menghentikan sementara kegiatan yang sifatnya menghasilkan kerumunan, sehingga berdasarkan hasil kesepakatan mitra dan tim pengusul dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui kuliah Whatsapp. Dalam kegiatan kuliah whatsapp tersebut tim pengusul akan menyampaikan materi melalui pesan teks, gambar dan video. Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi melalui Kulwap p = 0,037.
Pemberian Edukasi pada Ibu Mengenai Pencegahan Gizi Kurang pada Anak di Posyandu Kemuning Angraeni, Fitri; Febrianti, Thresya; Wulandari, Tri; Safira, Nanda; Efendi, Rusman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 5 No 01 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 05 Nomer 01 Tahun 2024
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jpmim.v5i01.3004

Abstract

Food and Agriculture Organization (FAO) memperkirakan bahwa 767 juta orang di seluruh dunia akan mengalami kekurangan gizi pada tahun 2021. Masalah kekurangan gizi mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak dan bayi dan bahkan dapat bertahan dalam jangka panjang. Tujuan pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah untuk melihat efektivitas pendidikan kesehatan mengenai gizi kurang dalam upaya meningkatkan pengetahuan ibu-ibu yang bertempat tinggal di area kerja Posyandu Kemuning, Perumahan Lembah Griya Indah Citayam. Dalam kegiatan ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan desain One Group Pretest – Posttest. Total responden yang diikutsertakan dalam kegiatan ini adalah 40 peserta. Hasil nilai rata-rata pretest dan posttest serta yang mengalami peningkatan serta uji statistik, menjadi tolak ukur adanya peningkatan pengetahuan ibu mengenai gizi kurang. Dilihat dari nilai rata-rata pretest yang hanya 6,13, mengalami peningkatan rata-rata posttest yang menghasilkan nilai 8,08. Uji statistik paired sample test diperoleh nilai p-value sebesar 0,000 yang berarti bahwa penyuluhan dengan menggunakan media leaflet efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu mengenai gizi kurang.
RAPID SURVEY OF GASTRICAL SYMPTOMS IN THE STUDENTS OF THE FACULTY OF PUBLIC HEALTH, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA IN 2022 Mhuthia Adila, Amira; Fauziah, Munaya; Febrianti, Thresya; Surury, Istianah
Muhammadiyah International Public Health and Medicine Proceeding Vol. 2 No. 1 (2022): PROCEEDING MUHAMMADIYAH INTERNATIONAL PUBLIC HEALTH AND MEDICINE CONFERENCE - S
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.582 KB) | DOI: 10.61811/miphmp.v1i2.283

Abstract

Gastritis is one of the non-communicable diseases which is a public health problem. According to data from the Indonesian Ministry of Health (2018), the incidence of gastritis in Indonesia is 40.8%. South Tangerang recorded as many as 8,432 (10.43 percent) people reported experiencing gastritis symptom syndrome; this makes gastritis one of the ten most common diseases in South Tangerang. This study aimed to determine the association between sex, frequency of eating, mealtime, frequency of irritating eating and stress with gastritis symptoms. The method used in this study is a rapid survey of 210 samples determined through two-stage cluster sampling and then tested univariately and bivariate using Chi-Square with α=0.05. The results showed that there was no association between sex (p-value = 0.087) and mealtime (p-value = 0.273) with gastritis recurrence. There is a relationship between eating frequency (p-value = 0.009), risk eating frequency (p-value = 0.000), and stress (p-value = 0.000) with gastritis symptoms. This study concludes that the factors associated with gastritis symptoms include the frequency of eating, the frequency of eating irrittation and stressful. Meanwhile, gender and meal times were not associated with gastritis symptoms. Suggestions that for teenagers to pay attention to the frequency of eating, reduce the frequency of eating irritating and do meditation and strengthen faith in order to avoid stress that can trigger gastritis symptoms.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) pada Wanita Usia Subur Nabilah, Vania Alda; Febrianti, Thresya; Nurfadhilah, Nurfadhilah; Romdhona, Nur
J-Mestahat Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Semesta Sehat (J-Mestahat)
Publisher : Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Kota Tangerang Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58185/j-mestahat.v4i1.115

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu kanker yang berada pada urutan keempat tertinggi di dunia. Skrining menggunakan metode IVA menawarkan banyak manfaat bagi wanita, salah satunya sebagai deteksi dini kanker serviks, akan tetapi masih banyak masyarakat yang belum paham tentang manfaatnya. Penelitian bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pemeriksaan IVA pada WUS di Puskesmas Telukjambe. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, yang dilakukan di wilayah Puskesmas Telukjambe. Responden merupakan wanita usia subur (WUS) yang dipilih secara purposive sampling. Uji statistic yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden tidak pernah memanfaatkan pemeriksaan IVA (81,8%), sebagian besar responden memiliki pendidikan tinggi (65,0%), sebagian besar responden sudah memiliki pengetahuan baik (46,2%), akses informasi baik (60,1%), namun responden kurang mendapat dukungan petugas kesehatan (58,0%), dan sebagian besar menyatakan sudah mendapat dukungan suami (79,7%). Ada hubungan antara pendidikan (p value=0,037; OR=3,56; CI=1,15-11,01), akses informasi (p value=0,031; OR=3,36; CI=1,18-9,51) dan dukungan petugas kesehatan (p value=0,004; OR=4,01; CI=1,61-10,02) dengan pemanfaatan pemeriksaan IVA. Tidak ada hubungan antara pengetahuan dan dukungan suami. Faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pemeriksaan IVA adalah pendidikan, akses informasi dan dukungan petugas kesehatan. Perlu adanya peningkatan penyebarluasan informasi dan peran petugas kesehatan tentang deteksi dini kanker serviks. Kata kunci: Pemeriksaan IVA, Kanker Serviks, WUS
Determinan Stres Kerja Terhadap Guru Pada Masa Pandemi COVID-19 Tahun 2022 Khairunnisa, Rani; Febrianti, Thresya; Deli, Aragar Putri
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 8 No 2 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v8i2.59725

Abstract

Berdasarkan data RISKESDAS tahun 2019 sebesar 37.728 orang (9,8%) mengalami stres yang berdampak pada kecelakaan kerja akibat dari hilangnya konsentrasi dalam bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan stres kerja terhadap guru pada masa pandemi COVID-19 tahun 2022. Jenis penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi Cross Sectional serta menggunakan analisis data Chi Square (α = 0,05) yang dilakukan pada Februari – Juli tahun 2022 dengan sampel penelitian yaitu 100 guru sekolah menengah atas. Hasil analisis data univariat mayoritas responden dalam penelitian dengan kategori normal sebanyak 89 responden (89,0%) dan 2 responden (2,0%) mengalami stres parah dan 1 responden (1,0%) stres sedang serta 8 responden (8,0%) stres ringan. Hasil uji bivariat menyatakan variabel yang berhubungan dengan kejadian stres kerja pada guru yaitu variabel beban kerja (p value = 0,000); variabel konflik peran (p value = 0,021) dan variabel dukungan sosial (p value = 0,004). Based on RISKESDAS data in 2019, 37.728 people (9,8%) experienced stress that impact on work accidents because of loss concentration at work. This study aims to determine the determinants of work stress on teachers during the 2022 COVID-19 Pandemic. The type of study is quantitative with a cross sectional design and used chi square analysis (α = 0,05) conducted in February – July 2022 accompanied sample is 100 teachers of high school. Based on the results of univariate data analysis the majority of respondents in this study were in the normal category as much as 89% (89,0%) and 2 respondents (2,0%) high category and 1 respondent (1,0%) medium category and 8 respondents (8,0%) low category. The results of bivariate test variables associated with the incidence of work stress to teachers were found the workload variable (p value = 0,000), the role conflict (p value = 0,021) and social support (p value = 0,004).