Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Kemampuan Perangkap dengan Umpan Berbasis Kelapa dalam Pengendalian Kepadatan Tikus Rumah Ni'mah, Maftuhatun; Syakbanah, Nur Lathifah; Sulistiono, Eko; Prasidya, Denaya Andrya
Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat Vol 24 No 2 (2024): Jurnal Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/sulo.v24i2.837

Abstract

Rats are still a major problem in Indonesia, especially because of their role as rodents that carry leptospirosis and plague. Surveillance and control of rats will limit the transmission of these diseases to humans, such as installing various types of rat-trapping with appropriate bait. This study aims to determine the correlation between trap types with roasted coconut and wingko bait in controlling the density of house rats in Rancangkencono Village, Lamongan. This type of research is a quantitative quasi-experimental study that involves respondents who are not selected randomly. The research sample comprised 40 houses divided into four hamlets, using purposive sampling. Data collection was carried out for 3 days starting at 16.00-7.00 with a total of 240 traps installed, consisting of 120 live and sticky traps. The results showed that the success value of rat-trapping in Rancangkencono Village was 78.75%. There was a significant difference between live traps and sticky traps on rat density (p=0.000), with the success trap value of live trap and sticky trap being 40.83% and 116.67%, respectively. There was a significant difference between roasted coconut bait and wingko bait on rat density (p=0.001), with bait successfully eaten were 22 and 33 pieces, respectively. It concluded that the rat density level in Rancangkencono Village, Lamongan was in the high category. The most effective type of trap and bait variation in catching rats was sticky trap with wingko bait, so it can be used in controlling house rats.  Keywords : rat; success trap; trap type; bait
Efektivitas Sabun Antibakteri Kombinasi Ekstrak Serai (Cymbopogon citratus) dan Kitolod (Isotoma longifera (L). Presl.) Terhadap Staphylococcus aureus dan Escheriachia coli Jannah, Finda Dwi Faridatul; Prasidya, Denaya Andrya; Sulistiono, Eko; Wicaksono, Rizky Rahadian; Hanif, Muhammad
Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat Vol 24 No 2 (2024): Jurnal Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/sulo.v24i2.865

Abstract

The soap currently on the market contains triclosan, a chemical that can disrupt the endocrine system and poses risks to human health and the environment. Despite Indonesia's wealth of medicinal and herbal plants, their potential has not been maximized. Therefore, this research aims to fully utilize the antibacterial properties of lemongrass (Cymbopogon citratus) and kitolod (Isotoma longifera) leaf extracts against Staphylococcus aureus and Escherichia coli. This research constitutes a true experimental study. The study involves crafting soap from paper using lemongrass leaf extract and kitolod leaf extract, with varying percentages for each. An assessment of the soap preparations over 14 days revealed that the pH decreased while still meeting the requirements of SNI 2588:2017. The foam stability meeting the standard quality is only found in soap with formula I, which does not comply with the quality standard due to prolonged storage. Notably, formula III demonstrated substantial inhibitory effects against Staphylococcus aureus bacteria, making it the most optimal formula. Formula III, containing a mixture of 40% lemongrass leaf ethanol extract and 90% kitolod leaf extract, met all specifications required by SNI 2588:2017 and effectively inhibited the growth of both Staphylococcus aureus and Escherichia coli. Keywords: antibacterial soap; lemongrass; kitolod; Staphylococcus aureus; Escherichia coli.
Imobilisasi Pseudomonas Aeruginosa Menggunakan Entraping Sabut Kelapa Dalam Menurunkan Kadar Minyak Dan Lemak Sungai Kaliotik Kabupaten Lamongan Aniriani, Gading Wilda; Sribudi Kusuma Putri, Mutiara; Prasidya, Denaya Andrya; Sulistiono, Eko
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. 16 No. 2 (2024): Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirotek.v16i2.409

Abstract

Sungai Kaliotik menjadi tempat pembuangan limbah domestik dan industri, sehingga telah dilaporkan dengan status tercemar berat. Adanya kandungan minyak dan lemak merupakan indikator pembuangan limbah domestik. Penggunaan sabut kelapa merupakan teknik entraping dalam teknologi bioremediasi biakan melekat pada imobilisasi bakteri. Salah satu kondisi untuk mendukung keadaan pembentukan biofilm dalam kondisi aerobik yaitu dengan membantu bakteri dalam proses perlekatan pada media yang berongga yaitu sabut kelapa. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh entraping sabut kelapa pada Pseudomonas aeruginosa dalam menurunkan kadar minyak dan lemak, pH, BOD dan COD air Sungai Kaliotik. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif true experimental dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial, dengan faktor pertama adalah perlakuan dan kontrol dan faktor kedua yaitu waktu inkubasi (0, 7, 14, 21 hari). Data hasil pengujian dianalisis secara statistika menggunakan ANNOVA 1 arah. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh penambahan entraping sabut kelapa pada Pseudomonas aeruginosa dalam menurunkan kadar minyak dan lemak Sungai Kaliotik,  dengan selisih penurunan yang signifikan mencapai 4,9 mg/L selama 21 hari pada perlakuan. Sedangkan pada pH, BOD dan COD menunjukkan selisih penurunan yang kurang signifikan pada hari ke-21 meliputi nilai pH sebesar 0.22, nilai BOD sebesar 186 mg/L, dan nilai COD sebesar 129 mg/L.
Sosialisasi Pengolahan Air Tanah dengan Prototipe IPA Modifikasi di Sumberaji Kecamatan Sukodadi Sulistiono, Eko; M. Hanif; Lathifah, Nur; Wilda A, Gading; Savira A, Marsha; Rahadian W, Rizky; Zahra Z
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i4.9913

Abstract

Sumberaji merupakan sebuah desa yang penduduknya terletak di Lamongan mempunyai sumber air permukaan yang besar yang berdekatan dengan sawah dan tidak terkontaminasi. Sehingga hasil laboratorium menunjukkan hasil DO, TDS, COD, BOD, Total Coliform dan E. Coli memenuhi standar. Serta adanya keinginan masyarakat Desa Sumberaji, Kecamatan Sukodadi untuk memproduksi air tanah menjadi air minum dalam kemasan (AMDK). Sehingga Fikes Unisla melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ingin meningkatkan kualitas sumber air Desa Sumberaji agar menjadi air minum yang siap dikonsumsi. Dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), tim menggunakan metode pengolahan air tanah dengan prototipe IPAM yang dimodifikasi. Berdasarkan hasil karakteristik air tanah yang diperoleh, perancangan peralatan unit pengolahan air minum di Desa Sumberji memerlukan media filter pada tabung filter yaitu karbon aktif, pasir silika dan zeolit ​​mangan yang digunakan untuk menghilangkan partikel terlarut diatas 50 µ yang dapat mengurangi konsentrasi zat besi dan bahan organik yang dikandungnya. Kegiatan Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilakukan di Desa Sumberaji telah menghasilkan perencanaan program pengolahan air minum untuk meningkatkan kebutuhan air minum bagi warga Desa Sumberaji dan sekitarnya.
Enhancing Community Knowledge on Homemade Biolarvicide from Citrus aurantifolia Against Dengue Vector in Sukoanyar Village Lamongan Syakbanah, Nur Lathifah; Sulistiono, Eko; Putri, Marsha Savira Agatha; Aniriani, Gading Wilda; Wicaksono, Rizky Rahadian; Hanif, Muhammad; Romadhon, Danang Eka Riantara; Madiyaningsih, Tri
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v8i1.5621

Abstract

Community education and routine use of insecticides are implemented by the government to reduce dengue vectors. Chemical insecticides and larvicides kill mosquitoes faster and optimally, but massive use in the long term will cause resistance effects. Limonoids and flavonoids in Citrus aurantifolia could be substitute temephos in abate. The study aims to enhance community knowledge on homemade biolarvicide from lime leaves and peels (Citrus aurantifolia) powder against dengue vector in Sukoanyar Village, Lamongan. Target of community education is women who are members of PKK in the Sukoanyar Village, Lamongan. The activities consist of educational sessions about dengue vector control, vector resistance, lime (Citrus aurantifolia) as biolarvicide, and distribution of trifold brochure media. Then, cognitive test sessions were conducted in pre-tests and post-tests. Results showed that the community was very enthusiastic about making powdered lime leaves and peels (Citrus aurantifolia) as homemade biolarvicide. Moreover, women in Sukoanyar Village have good knowledge (85,5%) about dengue vector control and biolarvicides then increasing to 90,9% during post-test. It was concluded that community knowledge improved regarding dengue vector control and the use of homemade biolarvicide from powdered lime leaves and peels (Citrus aurantifolia) in tea bags as substitute for abate.
Pemanfaatan Ubi Jalar (Ipomea batatas) sebagai obat mabuk perjalanan Sulistiono, Eko; Ningsih, Eka Sarofah
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 4 No. 1 (2020): Enhancing the quality of health and environment to reach the "Global Sustainabl
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v4i1.134

Abstract

Lamongan merupakan daerah yang cukup subur sebagai penghasil polo pendem. Salah satu polo pendem yang cukup banyak di hasilkan di lamongan yaitu ubi jalar. Ubi jalar yang dikenal dengan bahasa asing Ipomea batatas, selama ini hanya dimanfaatkan sebagai makanan ternak, keripik maupun di rebus sebagai penganti nasi karena kandungan karbohidratnya yang tingi. Selain itu ternyata masih banyak kandungan dalam ubi jalar yang belum diketahui dan di manfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  zat yang terkandung dalam ubi jalar (Ipomea batatas), mengetahui dapat tidaknya ubi jalar (Ipomea batatas) dimanfaatkan sebagai obat anti mabuk serta mengetahui nama zat yang terkandung dalam ubi jalar (Ipomea batatas) yang dapat dimanfaatkan sebagai obat anti mabuk. Metode yang digunakan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen karena melakukan eksperimen tentang kandungan zat yang terdapat pada Ubi Jalar (Ipomea batatas)  dan manfaatnya. Hasil dari penelitian Ubi jalar (Ipomea batatas) mengandung antioksidan. Kandungan kimia pada ubi jalar adalah protein, lemak, karbohidrat, kalori, serat, abu, kalsium, fosfor, zat besi, karoten, vitamin B1, B2, C, dan asam nikotinat, oligosakarida. Ubi jalar putih mengandung 260 mkg (869 SI) betakaroten per 100 gram, ubi merah yang berwarna kuning emas tersimpan 2900 mkg (9675 SI) betakaroten, ubi merah yang berwarna jingga 9900 mkg (32967 SI). Ubi jalar (Ipomea batatas) dapat dimanfaatkan sebagai obat anti mabuk perjalanan. Beta karoten dan kalium yang terkandung dalam ubi jalar (Ipomea batatas) yang dapat dimanfaatkan sebagai obat anti mabuk perjalanan.
Biodegradasi Plastik LDPE (Low Density Polyethlene) menggunakan Kolom Winogradsky anah, Isti; Aniriani, Gading Wilda; Sulistiono, Eko
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 4 No. 2 (2020): Environmental measurement to asure the global health quality
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v4i2.210

Abstract

ABSTRAK Sampah anorganik yang banyak ditemukan salah satunya adalah plastik. Sampah plastik tersebut secara alami dapat terdegradasi di lingkungan oleh mikroorganisme seperti bakteri. Tujuan dalam penelitian ini adalah Mengetahui hasil penapisan bakteri pendegradasi plastik LDPE pada tanah TPA Tambakrigadung dan persentasi massa plastik yang terdegradasi oleh bakteri. Proses penapisan bakteri dilakukan dengan metode streak plate pada media NA, sedangakan proses biodegradasi menggunakan campuran tanah TPA dengan tambahan media MSM yang dimodifikasi. Hasil penapisan bakteri didapatkan tiga koloni. Persentase penurunan massa plastik pada uji A sebesar 7,86%, sedangkan pada uji B sebesar 13,16%. Hal tersebut dikarenakan komposisi pada suspensi media lebih banyak sehingga akan memberikan kesempatan pada bakteri dalam memanfaatkan komponen plastik. Kata kunci: Penapisan, Plastik LDPE, TPA Tambakrigadung, Biodegradasi
Implementasi Program Stop BABS (Buang Air Besar Sembarangan) pada Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Dukun Kabupaten Gresik Sulistiono, Eko; Ningsih, Eka Sarofah; Fazira, Era
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v5i1.223

Abstract

Jamban sehat merupakan sarana untuk Buang Air Besar bagi masyarakat yang telah memenuhi standart dan persyartan kesehatan yang Tidak mengakibatkan terjadinya penyebaran langsung bahan bahna yang berbahaya bagi manusia akibat pembuangan kotoran manusia. Program STBM dilaksnakan dengan metode pemberdayaan yakni pemicuan. Sama hal nya dengan program pemberdaya lainya, implementasi program ini juga bersifat partisipasi. Pemerintah sebagai fasilitor dan pelaksana program berupaya mengajak masyarakat berpartisispasi secara sadar untuk meningkatkan akses sanitasi, oleh karena itu pemerintah kabupaten maupun upt puskesmas dukun mulai merancang berbagai program dan kebijakan yang berkaitan dengan meningkatkan kebutuhan sanitasi. Di 15 desa wilayah kerja UPT Puskesmas Dukun 15 Desa sudah merubah perilaku dari yang BABS menjadi stop BABS perilaku tersebut karena adanya pemicuan serta kepemilikan jamban sehat. Masih 13 Desa yang 100% mempunyai sarana jamban sehat, penerapan di wilayah kerja puskesmas dukun sudah mendekati ODF. Pengimplementasiam program STBM (stop BABS) di wilaya Puskesmas Dukun sebagian besar sudah baik dan sesuai.
Analisis Kualitas Air Sungai Bengawan Solo Akibat Pembuangan Limbah Industri Tahu dan Tempe di Desa Laren Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan Gusti, Alim Surya; Wicaksono, Rizky Rahadian; Sulistiono, Eko; Prasidya, Denaya Andrya; Hanif, Muhammad
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 5 No. 2 (2021): Implementing the Quality of Environmental Health as a 2030 Sustainable Developm
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v5i2.294

Abstract

Sumber air Sungai Bengawan Solo berguna bagi keperluan hygiene sanitasi, adanya indikasi pencemaran air sungai Bengawan Solo diakibatkan oleh limbah Industri tahu dan tempe di Desa Laren, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air Sungai Bengawan Solo akibat pembuangan limbah industri tahu dan tempe. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif menggunakan desain experimental semu sampel diambil 2 titik, sampel 1 air Sungai Bengawan Solo sebelum teraliri limbah Industri dan sampel 2 air Sungai Bengawan Solo sesudah teraliri limbah Industri. Hasil keseluruhan dari pengukuran sampel kualitas air sungai dan air limbah secara fisika, kimia, biologi di dapatkan 90% sampel air kondisi tercemar yang tidak memenuhi standar baku mutu, sedangkan parameter fisika yang meliputi bau dan rasa dari sampel air Sungai Bengawan Solo telah memenuhi standar baku mutu yang mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2017 dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014.
Hygiene Analysis Of Sanitation Of Food Management In The Nutrition Installation Of The Muhammadiyah Sumberrejo Islamic Hospital, Bojonegoro Regency Using The Weighting Method Mujib, M Fathul; Aniriani, Gading Wilda; Sulistiono, Eko
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v7i1.410

Abstract

Instalasi gizi rumah sakit perlu melakukan upaya higiene sanitasi makanan yang dimulai dari pengamanan bahan makanan sampai dengan penyajian bahan makanan, agar makanan yang dikonsumsi oleh pasien selalu dalam kondisi baik. Selain itu perlu adanya pengawasan terhadap air bersih, tenaga penjamah makanan dan peralatan bagi konsumen. Penelitian ini bertujuan  mengevaluasi higiene sanitasi pengelolaan makanan, yang mencakup lokasi bangunan, pencahayaan, penghawaan/ventilasi, ruang pengolahan makanan, tempat cuci tangan/toilet, air bersih, karyawan, peralatan masak dan makan berdasarkan syarat higiene sanitasi makanan di Instalasi Gizi Rumah Sakit Islam Muhammadiyah Sumberrejo. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yaitu data yang besarnya semua variabel digambarkan dalam bentuk kategorik yang akan diperoleh korelasi yaitu data variabel bebas dan variabel terikat dibandingkan pada waktu yang sama dengan menggunakan lembar checklist. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi melalui lembar checklist dan wawancara mendalam. Hasil penelitian berdasarkan distribusi frekuensi higiene sanitasi makanan di Instalasi Gizi Rumah Sakit Islam Muhammadiyah Sumberrejo ini adalah dari total bobot 74 mendapatkan nilai 68 dengan persentase 91,9% sudah memenuhi syarat karena tingkat pencapaian minimal >70%-74% berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI No.1096/Menkes/Per/VI/2011 tentang Kualitas Higiene Sanitasi Jasaboga. Dengan demikian diharapkan untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas higiene sanitasi pengelolaan makanan di Instalasi Gizi Rumah Sakit Islam Muhammadiyah Sumberrejo.Kata kunci : higiene sanitasi, pengelolaan makanan, instalasi gizi, metode pembobotan.