Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Identification of Pollutant Distribution in Kaliotik River Water Through Oxygen Levels, EPT, and Biotic Index Sulistiono, Eko; Syakbanah, Nur Lathifah; Agustin, Vindi Erina
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. 17 No. 2 (2025): Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirotek.v17i2.2212

Abstract

River water pollution has now become a serious problem for society with population growth. The development of various industries and pesticides usage. One of the rivers in Lamongan, namely Kaliotik is heavily polluted. One of the rivers in Lamongan, namely Kaliotik is heavily polluted. Therefore, the research aim is to analyze the distribution of Kaliotik River water quality pollution zones. The research type is a quantitative descriptive analysis, with the research design used the true experimental time series design. Identification of river pollution zones along the Kaliotik river is based on the self-purification zone. contamination zone is identified based on the content of BOD, COD, DO as well as microscopic and biometric tests of the diversity of water organisms. River water quality assessment using Biotilics is carried out by calculating the diversity of family types, the diversity of EPT types, percentage of EPT abundance, and the Biotilic Index. The results of the research showed that Station I obtained a biotylic index of 2.45; Station II obtained a biotylic index of 2.66; station III obtained a biotylic index of 2.82; Station IV obtained a biotylic index of 2.82 and Station V obtained a biotylic index of 2.97. From these results it can be concluded that the Kaliotik river is heavily polluted and in a polluted zone.
Evaluasi Pelaksanaan Inspeksi Sanitasi Madrasah Al Munawwaroh di Kecamatan Kembangbahu Kabupaten Lamongan Muhammad Hanif; Rizky Rahadian W; Gading Wilda Aniriani; Eko Sulistiono; Marsha Savira Agatha P; Nur Latifah Syakbanah; Denaya Andrya P
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Jurnal Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

School is a social interaction system of an entire organization consisting of personal interactions linked together in an organic relationship. It was observed that many of the quality of school buildings and sanitation facilities in Kembangbahu Lamongan Village did not meet environmental health requirements. So it becomes a factor causing disease and even transmission of disease between students or teachers at school. The aim of this research is to analyze the health quality of the school environment and health complaints at Madrasah Al Munawwaroh Kembangbahu Lamongan according to the Republic of Indonesia Minister of Health Decree No. 1429/2006. This research was conducted descriptively about a situation objectively. The population of this study was the total number of Al Munawwaroh Madrasah in Kembangbahu Village, by applying a total sampling technique of 3 school. Data analysis used the School Environmental Health Inspection Form modified from Minister of Health Decree No. 1429/2006 is then calculated using a formula and analyzed and then presented descriptively. The research results show that the majority of schools meet the requirements for location, building construction, building space, room air quality, lighting, ventilation, noise, school sanitation facilities, sports and worship facilities, courtyards and the presence of mosquito larvae
TRANSFORMASI LIMBAH RUMAH TANGGA MENJADI PUPUK ORGANIK CAIR: STUDI KASUS PELATIHAN DI DESA KARANGLANGIT KABUPATEN LAMONGAN Nasihah, Mimatun; Syakbana, Nur Lathifa; Sulistiono, Eko; Aniriani, Gading Wilda
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v10i2.6421

Abstract

Latar belakang: Pengelolaan limbah rumah tangga, khususnya limbah organik, menjadi salah satu isu penting dalam menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Pengolahan limbah menjadi pupuk organik cair (POC) merupakan solusi ramah lingkungan yang dapat diterapkan di tingkat rumah tangga untuk mengurangi volume sampah dan meningkatkan nilai ekonominya. Namun, pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pembuatan POC masih terbatas, sehingga diperlukan kegiatan pelatihan berbasis partisipatif untuk meningkatkan kapasitas tersebut Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan pembuatan pupuk organik cair (POC) terhadap peningkatan pengetahuan dan pemahaman anggota PKK Desa Karanglangit, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan. Metode: Penelitian menggunakan desain pre-experimental one-group pretest-posttest dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sebanyak 24 peserta mengikuti pelatihan yang mencakup penyampaian materi, demonstrasi praktik pembuatan POC menggunakan bahan limbah rumah tangga, dan evaluasi pre-test serta post-test. Data dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test melalui perangkat lunak SPSS untuk menilai perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil: Nilai rata-rata pengetahuan peserta meningkat dari 80,00 pada pre-test menjadi 91,25 pada post-test, dengan selisih peningkatan sebesar 11,25 poin. Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan perbedaan signifikan antara nilai pre-test dan post-test (p = 0,000; p < 0,05), yang berarti pelatihan efektif meningkatkan pengetahuan peserta terhadap pengolahan limbah organik menjadi POC. Kesimpulan: Pelatihan berbasis praktik langsung terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan limbah rumah tangga menjadi pupuk organik cair. Kegiatan ini memiliki implikasi positif bagi program pengabdian masyarakat dalam mendorong pengelolaan lingkungan berbasis komunitas dan penerapan ekonomi sirkular di tingkat desa.
SUSTAINABILITY-IN-ACTION: IMPLEMENTASI CHSE PADA RANTAI NILAI WISATA DESA OLEH PEMUDA KARANG TARUNA Sulistiono, Eko; Wahyudin, Uyu; Sukmana, Cucu; Mutamam, Mohamad Hadi Ali
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v9i1.29803

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana prinsip Clean, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE) dioperasionalisasikan sepanjang rantai nilai (value chain) wisata desa melalui kepeloporan pemuda di Desa Pager Wangi. Menggunakan desain kualitatif—studi kasus deskriptif—data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, FGD, serta telaah dokumen program. Analisis dilakukan dengan thematic analysis (pengodean terbuka–aksial) dan pemetaan rantai nilai (hulu–hilir) untuk memeriksa titik sentuh CHSE pada proses kurasi produk, layanan, dan pengalaman pengunjung. Hasil menunjukkan lima temuan utama: (1) standardisasi kebersihan dan sanitasi yang terukur (SOP, checklist, rotasi tugas) meningkatkan konsistensi layanan; (2) health literacy aktor lokal menumbuhkan disiplin etik pelayanan dan komunikasi risiko; (3) sistem keamanan berbasis komunitas (identifikasi bahaya, wayfinding, P3K, incident log) menurunkan service failure; (4) tata kelola lingkungan menyeimbangkan nilai ekonomi–ekologi melalui penataan sampah, pembatasan daya dukung, dan substitusi material; (5) orkestrasi pemuda atas rantai nilai (dari pemasok hingga after-visit care) mempercepat pembelajaran organisasi, keterlibatan UMKM, dan spillover manfaat ekonomi. Diskusi menautkan praktik ini dengan kerangka CBT (Community-Based Tourism), triple bottom line, dan pedoman global pariwisata pascapandemi. Artikel menutup dengan implikasi kebijakan dan riset, termasuk metrik keberlanjutan operasional, visitor journey analytics, serta tata kelola kemitraan publik-komunitas
PENGUSAHA PEREMPUAN SEBAGAI AGEN PERUBAHAN: STUDI KOMPARASI PERAN PEREMPUAN SEBAGAI WIRAUSAHA SOSIAL DI NEGARA BERKEMBANG Biru, Rembulan Catra Banyu; Fahmi, Rahmat; Sulistiono, Eko
NOKEN : Jurnal Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan FKIP Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.04 KB) | DOI: 10.31957/noken.v2i1.1691

Abstract

This research is motivated by the social problems faced by several developing countries. The contribution of women entrepreneurs is very important. Women's entrepreneurship can be said to be an agent of change because it plays an important role in socio-economic development and in poverty alleviation. The purpose of this study is to compare the role of women as social entrepreneurs in developing countries. The object of this research is women entrepreneurs from developing countries, namely Indonesia, Malaysia, Sub-Saharan Africa, India, and Cameroon. Content analysis is a method used to analyze data. The results show that women entrepreneurs in developing countries have made a significant contribution to their society by adopting business models to offer creative solutions to social problems at hand. In other words, women entrepreneurs have become agents of change in society. The new findings show that in the context of social entrepreneurship, women are more suitable to lead social enterprises.Keywords: women entrepreneurs; change agents; social entrepreneurs; social enterprises