Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Hubungan Dukungan Keluarga dan Keteraturan Kontrol Kadar Gula Darah dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Penderita Diabetes Melitus Bar, Arvida; Afriani, Dea Adna; Masyitah, Dewi
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.38340

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan gangguan metabolik kronis yang mengancam kesehatan dan perlu adanya pengobatan untuk mengontrol kadar gula darah agar tetap optimal. Kepatuhan pasien terhadap pengobatan sangat diperlukan untuk mencapai tujuan terapi, mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup (Soelistijo, 2022). Kepatuhan pengobatan dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti dukungan keluarga dan keteraturan control kadar gula darah (Astuti et al., 2024) Dukungan dari keluarga pasien dapat meningkatkan kepatuhan dalam manajemen Diabetes Mellitus dan secara teratur melakukan kontrol kadar glukosa darah (Suratman et al., 2023). Tujuan Penelitian ini untuk melihat hubungan dukungan keluarga dan keteraturan kontrol kadar gula darah dengan kepatuhan minum obat pada penderita diabetes melitus di poli umum Puskesmas Kota Agung. Metode penelitian ini adalah analitik korelatif dengan desain penelitian cross sectional. Hasil Frekuensi kepatuhan minum obat terbanyak adalah tidak patuh sebanyak 23 responden (57,5%) dan patuh sebanyak 17 responden (42,5%) di Poli Umum Puskesmas Kota Agung. Keteraturan control gula darah sebanyak 21 responden (52,5%) tidak terkontrol dan terkontrol sebanyak 19 responden (47,5%). Dan frekuensi dukungan keluarga yang kurang sebanyak 31responden (39,4%) dan baik sebanyak 20 responden (60,6%) di Poli umum Puskesmas Kota Agung. Kesimpulan Terdapat hubungan antara dukungan keluarga dan keteraturan kontrol kadar gula dengan kepatuhan minum obat pada penderita diabetes melitus di Poli Umum Puskesmas Kota Agung. Saran pentingnya dukungan keluarga dan keteraturan kontrol kesehatan bagi pasien dengan penyakit kronis, seperti diabetes melitus
ANALISIS KEPATUHAN KONTROL TEKANAN DARAH HIPERTENSI DENGAN HUBUNGAN LAMA SAKIT PASIEN PADA PENGUNJUNG PUSKESMAS TLOGOSARI KULON Bar, Arvida; Tawil, Muhamad Risal; Rumaolat, Wiwi; Wilanda, Alifah; Syafrullah, Haidir
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42131

Abstract

Hipertensi sendiri dapat diartikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolic lebih dari 90 mmHg secara menetap. Untuk itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik yang berkontribusi terhadap kepatuhan dalam pengendalian hipertensi dan tekanan darah, serta mengetahui bagaimana hubungan faktor-faktor tersebut dengan lama sakit yang dialami pasien yang berkunjung ke Puskesmas Tlogosari Kulon pada Tahun 2023 dengan metode penelitian korelasional cross sectional. 74 responden dipilih melalui penggunaan teknik purposive sampling. Alat ukurnya berupa kuesioner bergaya wawancara dan lembar studi untuk dokumentasi yang berisi informasi dari rekam medis. Uji Chi Square digunakan dalam analisis bivariat. Hasil temuan menunjukkan bahwa 36 responden telah sakit kurang dari sepuluh tahun, dan 54 responden belum memenuhi persyaratan. Temuan uji Chi Square menunjukkan bahwa p-value (0,835) lebih besar dari taraf signifikansi (0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara lama sakit dengan kepatuhan manajemen tekanan darah, karena H0 diterima dan Hα ditolak. Oleh karena itu, pada tahun 2023, tidak ada hubungan antara lama sakit pasien dengan kepatuhannya terhadap pengobatan tekanan darah di Puskesmas Tlogosari Kulon Jawa Tengah. Bagi penelitian yang akan datang, sebaiknya dilakukan penyempurnaan referensi agar dapat mengidentifikasi variabel-variabel yang mempengaruhi kepatuhan pengaturan tekanan darah.
Program Kemitraan Penanggulangan Tuberculosis (TB) Menggunakan Model Interaksi Guna Mencegah Kejadian Drop Out (DO) di Desa Jambi Kecil Bar, Arvida; Kaimuddin
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v4i2.157

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia, termasuk di Provinsi Jambi. Salah satu tantangan dalam pengendalian TB adalah rendahnya kepatuhan penderita dalam menjalani pengobatan, yang dapat menyebabkan kejadian drop out (DO). Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan penderita TB melalui model interaksi antara kader kesehatan dan penderita, yang dilaksanakan di Desa Jambi Kecil, wilayah dengan angka kasus TB tertinggi di Kecamatan Maro Sebo. Kegiatan ini berlangsung dari Januari hingga November 2024, dan mencakup tahapan persiapan, pelatihan kader, serta evaluasi. Sebanyak 25 kader dilatih melalui enam sesi pelatihan yang meliputi aspek medis, psikososial, perilaku, gizi, serta komunikasi kesehatan. Hasil menunjukkan peningkatan kompetensi dan kepercayaan diri kader dalam melakukan edukasi dan penyuluhan TB, serta terbangunnya kolaborasi antara kader, tenaga kesehatan, dan pemangku kebijakan. Meskipun terdapat hambatan seperti keterbatasan waktu dan latar belakang pendidikan kader yang beragam, solusi telah diterapkan melalui pendekatan fleksibel, penggunaan modul sederhana, dan pendampingan intensif. Kesimpulan pengabdian ini terbukti mampu meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pencegahan TB dan direkomendasikan untuk direplikasi di wilayah lain dengan kasus serupa.
Determinan Penyalahgunaan Narkoba pada Pekerja Pengunjung Tempat Hiburan Bar, Arvida
Kesmas Vol. 2, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka penyalahgunaan narkoba di Indonesia dari tahun ke tahun makin meningkat, Sampai kini tercatat 1,5% atau 3,2 juta penduduk Indonesia merupakan pengguna narkoba. Penyalahguna narkoba terbesar berdasarkan pekerjaan adalah wiraswasta dan pengangguran. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penyalahgunaan narkoba pada pekerja. Desain pada penelitian ini adalah krosseksional dengan sumber data sekunder survei BPS tahun 2004. Besar sample adalah 8000 pekerja yang berkunjung ke tempat hiburan di Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, Semarang, Yogjakarta, Palembang, Balikpapan, Kendari, Manado, Makasar, Jambi, Bengkulu, Palangkaraya dan Mataram yang dipilih di tempat hiburan secara konsekutif. Hasil penelitian memperlihatkan 26,39% pekerja yang menjadi penyalahguna narkoba, dengan rincian 14,86% pekerja pernah menggunakan narkoba, sedangkan 11,53% merupakan penyalahguna selama kurang lebih setahun. Hasil analisis regresi logistik multinomial diperoleh faktor yang berhubungan dengan penyalahgunaan narkoba pada pekerja pengunjung tempat hiburan adalah usia, pendidikan terakhir, perilaku merokok, pendapatan, ketaatan dalam keluarga, kesibukan di tempat kerja, status perkawinan. Terdapat interaksi antara merokok dan ketaatan dalam keluarga. Penyalahgunaan narkoba semakin banyak pada usia dewasa muda, pendidikan yang makin tinggi, pendapatan yang makin tinggi, ketaatan beribadah dan pada keluarga yang makin rendah tempat kerja yang makin sibuk, dan kebiasaan merokok, pekerja berkeluarga berisiko lebih rendah. The figure of drug abuse in Indonesia is increasing every year. It is recorded that the percentage of drug user in Indonesia is 1.5% or 3.2 million people. Based on employment types, most drug users are those working in private sectors and unemployed persons. This study is conducted in order to understand factors related to drug abuse among workers. Design of this study is cross sectional with secondary data from BPS Survey in 2004. Number of sample was 8000 workers visited entertainment places in Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, semarang, Yogyakarta, Palembang, Balikpapan, Kendari, Menado, Makassar, Jambi, Bengkulu, Palangkaraya, and Mataram. The results show that there were 26.39% workers was drug users where 14.86% had ever tried to to consume drug and 11.53% had been using drug for around a year. The multinomial logistic regression analysis shows that factors most related to drug abuse among workers who visited night entertainment places are age, latest education, smoking behaviour, income, obedience in fasmily, working load at working place, and marital status. There is interaction between smoking behaviour and obedience in the family. Those with higher risk are younger age, higher education, higher income, low family obedience, high work load, have smoking habit, and not married.
Analysis of the Use of Google Meet as a Student Learning Facility in Economics Education during the Covid-19 Pandemic Ni Luh Kardini; Anyan Anyan; Richard Andreas Palilingan; Arvida Bar; Khamaludin Khamaludin
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 1 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

facility in economics education during the COVID-19 pandemic. This study uses qualitative and narrative research. Population in this study are Private High Schools Students in Medan City in 2022. Because the official data for Private High Schools Students in Medan City in 2022 is difficult to find, sample is taken randomly. So, sample in this study are 100 Private High Schools Students in Medan City. Data analysis technique of this research uses reading and note taking techniques. The research results show that before the COVID-19 pandemic, learning activities are carried out as usual, including Private High Schools in Medan City. Teachers and students usually complete face to face learning activities more frequently. However, since the imposition of social restrictions, school policy states that learning activities are carried out online or based on e-learning. Most schools in Indonesia utilize Google Meet application as the learning media used.