Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA JENIS KONTRASEPSI SUNTIK DAN LAMA PEMAKAIAN DENGAN KENAIKAN BERAT BADAN PADA AKSEPTOR KB Betty Iriyanti Br Panjaitan; Yusrohadi M.; Yuliawati Yuliawati
Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol 10, No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jkm.v10i1.1335

Abstract

Indonesia has fast population growth approximately 255 million people in 2015, Lampung Province 8.11 million people. To solve the problems in Indonesia, the government implemented a family planning program. The type of injecting contraceptive 46.67%, Lampung 34.4%, Metro City 26.5%, in the Amrina Midwife Private Practice 48.97%. This type of hormonal contraception is increasingly used, the side effects is weight increasing. The results of prasurvey on 10 injection contraceptive in Amrina Midwife Private Practice 6 (60%) sample experience weight increasing for 2,5 years. The purpose of the study is to know the correlation of contraceptive type and the duration using with acceptor weight increases. The study method is quantitative analytic with cross sectional approach. The population of injecting contraceptive acceptor was 120 acceptors, using Simple Random Sampling counted in 92 respondents. The research period is in Maret until May, instrument data collection through documentation, univariate and bivariate analysis using chi square statistical test. The result of research proportion of weight in injected acceptor was 68,5%. The proportion of contraceptive type injection was 60,9% and the proportion of time usage was 64,1%. The relation between type of family injection with weight injection acceptor is p= 0,032 or p ≤ 0, 05, the correlation between the duration of injectable contraceptive use and the increase in body weight of the injection acceptor is p= 0,000 or p ≤ 0.05. The conclusion shows that there is a significant correlation between contraception type and duration of usage with weight increasing in contraceptive acceptor. 
HUBUNGAN MOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA PEGAWAI DI PROGRAM STUDI KEBIDANAN METRO Yuliawati Yuliawati; Septi Widiyanti
Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol 6, No 1 (2013): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jkm.v6i1.706

Abstract

Abstrak : Kehidupan suatu organisasi secara mendasar sangat ditentukan oleh manusia dan segenap sumber daya serta berbagai karakteristiknya, termasuk motivasi dan kinerja yang dimilikinya. Kedua komponen ini sangat berkaitan dalam diri pegawai saat melaksanakan tugas sehari-hari. Kinerja pegawai tidak lepas dari motivasi, sebagai pendorong seseorang melakukan kegiatan-kegiatannya guna mencapai tujuan yang ditentukan. Hasil wawancara pendahuluan : diketahui kinerja pegawai  prodi Kebidanan Metro belum optimal dan hasil pra survay masih kurangnya motivasi kerja pegawai. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan motivasi kerja dengan kinerja pegawai pada program studi kebidanan Metro Tahun 2012. Desain penelitian ini survey analitik dengan rancangan cross sectional. Populasinya seluruh pegawai  program studi kebidanan Metro yaitu 39 orang sekaligus menjadi sampel penelitian (total sampling). Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner lalu dianalisis univariat untuk mengetahui proporsi dan bivariat dengan analisis korelasi product moment.  Hasil penelitian ditemukan dari 39 pegawai di Prodi Kebidanan Metro Tahun 2012 ternyata Kinerja pegawai 82,08 % termasuk katagori sangat baik, motivasi kerja sebesar 79,56 % termasuk katagori baik, ada hubungan bermakna antara motivasi kerja dengan kinerja pegawai, sifat hubungan keduanya positif dan kekuatan hubungan kategori tinggi, maka disimpulkan ada hubungan bermakna antara motivasi kerja dengan kinerja pegawai pada Prodi Kebidanan Metro. Saran kepada Prodi Kebidanan Metro agar mempertahankan dan meningkatkan kerja sama tim yang sudah ada dan meningkatkan kebutuhan akan prestasi pegawai sehingga akan mendorong  pegawai mengembangkan kreativitas dan mengerahkan semua kemampuan serta energi yang dimilikinya demi mencapai prestasi kerja yang maksimal (p-value =0 ,000; r.xy=0,715)
HUBUNGAN USIA DAN PARITAS PADA IBU BERSALIN DENGAN KEHAMILAN SEROTINUS DI RSUD A. YANI KOTA METRO 2010 Nova Bela Yasinta; Yuliawati Yuliawati; Weliyati Weliyati
Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol 4, No 1 (2011): JURNAL KESEHATAN METRO SAI WAWAI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jkm.v4i1.703

Abstract

Abstrak. Frekuensi kejadian kehamilan serotinus berkisar 5-15%, di Lampung pada tahun 2010  adalah sebesar 34%, di Metro sebesar 31,19%, sedangkan di RSUD A. Yani pada tahun 2008 adalah 7,3%, meningkat sebesar 10%  pada tahun 2009. salah satu komplikasi yang terjadi pada persalinan dengan kehamilan serotinus adalah Asfiksia. Angka kematian bayi karena asfiksia di Lampung ada 34,19%, di Kota Metro ada 21,9%, sedangkan di RSUD A.Yani mengalami peningkatan dari tahun 2008 ada 7% menjadi 7,3% pada tahun 2009. Faktor yang menyebabkan kehamilan serotinus antara lain faktor usia dan paritas.  Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan usia dan paritas ibu bersalin dengan kehamilan serotinus di RSUD Jendral Ahmad Yani Metro tahun 2010. Jenis penelitian kwantitatif, metode penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian 781 ibu bersalin di Ruang Kebidanan RSUD A. Yani Kota Metro Tahun 2010. Sampel ditentukan dengan tingkat kesalahan 5% sehingga diperoleh sampel 265 ibu bersalin, pengambilan data sekunder dengan sampel menggunakan metode sistematik random sampling, cara pengumpulan data dengan studi dokumentasi menggunakan Check List. Analisis data yang digunakan analisis univariat berupa distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian di RSUD Ahmad Yani tahun 2010 diperoleh proporsi ibu bersalin kehamilan serotinus 13,3%, proporsi usia reproduksi tidak sehat 26,4%, proporsi paritas resiko tinggi 32,5%, Hasil analisis hubungan usia pada ibu bersalin dengan kehamilan serotinus diperoleh nilai p value = 0,031, sedangkan hubungan usia pada ibu bersalin dengan kehamilan serotinus diperoleh nilai p value = 0,020. Kesimpulan ada hubungan yang bermakna antara usia pada ibu bersalin dengan kehamilan serotinus dan ada hubungan yang bermakna antara paritas pada ibu bersalin dengan kehamilan serotinus. Saran meningkatkan kualitas pelayanan ANC, meningkatkan penyuluhan program KB, meningkatkan penyuluhan kehamilan serotinus, pilihan rujukan segera.
Sosialisasi dan Pemeriksaan Payudara (SADANIS) dan Kanker Serviks Metode IVA Di Puskesmas Yosomulyo Martini Martini; Yetti Anggraini; Yuliawati Yuliawati
Jurnal Pengabdian Kesehatan Beguai Jejama Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kesehatan Beguai Jejama Volume 2 Nomor 2 Agustus 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jpk.v2i2.95

Abstract

Data Globocan menyebutkan di tahun 2018 terdapat 18,1 juta kasus baru dengan angka kematian sebesar 9,6 juta kematian, dimana 1 dari 5 laki-laki dan 1 dari 6 perempuan di dunia mengalami kejadian kanker. Target pemeriksaan deteksi dini kanker leher rahim Kota Metro sendiri sampai dengan tahun 2019 masih belum tercapai. keberhasilan dan pencapaian target deteksi dini kanker perlu kerjasama dan koordinasi yang baik dengan Lintas Program dan Lintas Sektor melalui pemeriksaan sedini mungkin kanker payudara dan kanker leher rahim sebagai Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) bagi Pasangan Usia Subur (PUS) di Kota Metro. Bentuk kegiatan ini pelayanan pemeriksaan dan penyuluhan tentang kanker servik melalui IVA dan deteksi kanker payudara melalui metode Sadanis dan SADARI yang dilaksanakan di puskesmas Yosomulyo Kota Metro. Jumlah peserta perempuan yang sudah menikah sebanyak 32 orang domisili Kecamatan Metro Pusat. Pada kegiatan ini sebanyak 2 orang terdeteksi IVA positif dengan diagnosis cervicitis dan kondiloma. Penatalaksanaan langsung dilakukan cryo oleh dokter. Pemeriksaan deteksi cancer payudara satu orang diduga POM dari 32 jumlah seluruh peserta kegiatan yang melakukan skreening IVA dan kanker payudara di Puskesmas Yosomulyo Metro Pusat Kota Metro.
Peningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Ibu Hamil Tentang Cara Melakukan Perawatan Bayi Baru Lahir di Puskesmas Ganjar Agung Martini Martini; F Martini F Martini; Yuliawati Yuliawati
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2: Mei 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v1i2.604

Abstract

Kelahiran bayi merupakan momen bahagia yang ditunggu-tunggu dan diharapkan oleh setiap keluarga, terutama bagi seorang ibu. Pada kegiatan PkM tersebut dilakukan pula evaluasi kepuasan mitra terhadap pelaksanaan kegiatan. Menurut hasil penelitian (Andriani, 2012), dari 20 ibu, 13 ibu (65%), memiliki kemampuan cukup dalam memandikan bayi, dan hanya 7 ibu (35%) yang memiliki kemampuan baik dalam memandikan bayi. Menurut hasil penelitian (Impartina, 2016). Responden terdiri dari peserta PkM kader kesehatan dan mitra sejumlah 28 orang. Hasil 57% menyatakan puas dan 39% sangat puas karena kegiatan PkM merespon kebutuhan mitra. Dari aspek kemanfaatan kegiatan PkM, 39% responden menyatakan puas dan 61% menyatakan sangat puas.
Peningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Ibu Hamil Tentang Cara Melakukan Perawatan Bayi Baru Lahir di Puskesmas Ganjar Agung Martini Martini; F Martini F Martini; Yuliawati Yuliawati
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2: Mei 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v1i2.604

Abstract

Kelahiran bayi merupakan momen bahagia yang ditunggu-tunggu dan diharapkan oleh setiap keluarga, terutama bagi seorang ibu. Pada kegiatan PkM tersebut dilakukan pula evaluasi kepuasan mitra terhadap pelaksanaan kegiatan. Menurut hasil penelitian (Andriani, 2012), dari 20 ibu, 13 ibu (65%), memiliki kemampuan cukup dalam memandikan bayi, dan hanya 7 ibu (35%) yang memiliki kemampuan baik dalam memandikan bayi. Menurut hasil penelitian (Impartina, 2016). Responden terdiri dari peserta PkM kader kesehatan dan mitra sejumlah 28 orang. Hasil 57% menyatakan puas dan 39% sangat puas karena kegiatan PkM merespon kebutuhan mitra. Dari aspek kemanfaatan kegiatan PkM, 39% responden menyatakan puas dan 61% menyatakan sangat puas.
Pendampingan dan Pelatihan Sebagai Upaya Peningkatan Pemasaran Pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Roti dan Donat Bakar Yogyakarta Yasmina Amalia; Yuliawati Yuliawati
FUNDAMENTUM : Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2024): Mei : FUNDAMENTUM : Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/fundamentum.v2i2.146

Abstract

Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) are an important sector that supports the community's economy. The COVID-19 pandemic has had a negative impact in the form of a significant decrease in income due to restrictions on product marketing. The new normal situation will make people's lifestyles very dependent on the use of information technology. The aim of this community service is to provide assistance and training in improving marketing. The method in this community service is quantitative descriptive by means of mentoring and training. Marketing digitalization support activities will be carried out in three stages: education, mentoring and sustainability assessment. Training will be provided to increase partners' knowledge and understanding of various digital marketing platforms. The results of this activity are expected to expand partners' knowledge and understanding in the field of marketing digitalization. Mentoring activities are carried out to ensure partners are able to apply the technology and training provided. In the end, the outcome that partners as MSME actors want to achieve is an increase in the economic scale of MSMEs
Business Model Innovation as an Effort to Improve Marketing: Case Study in Rodokar, Yogyakarta Yasmina Amalia; Yuliawati Yuliawati
Proceeding of the International Conference on Management, Entrepreneurship, and Business Vol. 1 No. 2 (2024): December : Proceeding of the International Conference on Management, Entreprene
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/icmeb.v1i2.102

Abstract

To be able to excel in business competition in the culinary industry, MSME managers need to carry out good sustainable innovation. The aim of this research is to assist and improve the rodokar business. Research methods that can help business actors in designing a strategic plan is to use the Business Model Canvas. Data collection to carry out analysis on the Business Model Canvas was carried out by observation and interviews manager. Digitalization support activities marketing will be carried out in three stages: education, mentoring, and sustainability assessment. Training will given to increase partners' knowledge and understanding of various digital marketing platforms. The results of this activity are expected to expand partners' knowledge and understanding in the field of digitalization marketing. Mentoring activities are carried out to ensure partners are able to apply technology and training provided. In the end, the outcome that the partners want to achieve as business actors is an increase in partner economies of scale.