Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

EKSTENSIFIKASI TAHAP AKHIR BAGI UMKM JAHE MERAH (SIZE REDUCTION PASCA PROSES KRISTALISASI) Dessy Agustina Sari; Sukanta Sukanta; Nurcahyo Widyodaru Saputro; Muhammad Hasyim; Fitriah Fitriah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i9.3139-3144

Abstract

Problems after the crystallization process make powder products require further handling. Household-scale equipment makes the processing time longer, and the performance load is excessive for the material being fed. One of these processes makes it difficult to improve the production capacity of red ginger powder. The challenge of appropriate technology is one solution for MSMEs in Karawang. Success is achieved through batch or semi-continuous feeding of red ginger powder. The processing time for the uniformity process stage of red ginger powder size is shorter. About 10% of the time of the previous simple equipment. Past equipment takes up to 2 hours with the lowest production capacity of 3 kg. The prototype implementation can save up to 90% processing time in the size reduction stage with a capacity performance test of up to 7x semi-continuous. Occupational Health and Safety Assessment Series – OHSAS and maintenance related to appropriate technology to support post-community service activities are established through industrial cooperation in Karawang, namely PT Temaru Engineering Indonesia. Collaboration between the community, academics, and industry practitioners has been fostered sustainably over the past three years. This achievement impacts progress for other improvements for MSME Karawang towards the production of 1 ton per month. Permasalahan pasca proses kristalisasi menjadikan produk bubuk membutuhkan penanganan lebih lanjut. Pemanfaatan peralatan skala rumah tangga menjadikan waktu proses lebih lama dan beban kinerja berlebih terhadap material yang diumpankan. Salah satu proses ini mengakibatkan kesulitannya perbaikan di kapasitas produksi bubuk Jamer Karawang. Tantangan dari segi teknologi tepat guna menjadi salah satu solusi bagi mitra UPPKS Bakti Lestari desa Karyabakti kecamatan Batujaya kabupaten Karawang provinsi Jawa Barat. Keberhasilan dicapai melalui pengumpanan bubuk jahe merah secara batch maupun semi-kontinyu. Waktu proses untuk tahap proses penyeragaman ukuran bubuk Jamer menjadi lebih singkat. Sekitar 10% dari waktu peralatan sederhana sebelumnya. Peralatan lampau membutuhkan hingga 2 jam lamanya dengan 3 kg kapasitas produksi terendah. Implementasi prototipe mampu menghemat waktu proses hingga 90% pada tahap size reduction dengan uji kinerja kapasitas hingga 7x secara semi-kontinyu. Sisi Keselamatan dan Kesehatan Kerja – K3 serta perawatan terkait penggunaan teknologi tepat guna untuk mendukung pasca kegiatan pengabdian kepada masyarakat terjalin melalui kerjasama industri di Karawang, yaitu PT Temaru Engineering Indonesia (TEiN). Kolaborasi dan sinergitas antara masyarakat, akademisi, dan praktisi industri telah terbina secara berkelanjutan selama tiga tahun ke belakang. Capaian ini memberikan dampak kemajuan bagi pembenahan lainnya pada mitra UMKM Jamer Karawang untuk menuju produksi 1 ton per bulan. Peningkatan kapasitas produksi, manajemen produksi, perubahan yang lebih pesat dari sisi pengetahuan dan perilaku penggiat usaha bubuk jahe merah akan menggiring ekonomi mandiri dan pemberdayaan masyarakat menuju persiapan jual beli produk Jamer ke negara luar Indonesia.
Strategi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kuliner Lokal Dalam Menghadapi Kompetisi Global Farah Fauzia; Muhammad Ikhsan Kamil; Melisa Dwi Savitri; Suci Dhiya Mayra Suherman; Yuki Ratnasari; Lupi Abdul Malik; Al Ghifary Marendra Fadzrin; Lisna Krisan Wibowo; Kristin Valentina Sinabutar; Muhammad Iqbal; Dessy Agustina Sari; Muhammad Hasyim; Sukanta Sukanta
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i8.2977-2985

Abstract

Senopati Kuliner Stasyen (SKS) berada di wilayah Karawang Jawa Barat yang strategis dengan fasilitas-fasilitas umum di sekitarnya dan masyarakat mudah menjangkaunya. Potensi lainnya berupa ketersediaan ragam tema kuliner lokal yang unik di kedai SKS bagi para konsumen. Hal ini menjadikan tujuan kegiatan bagi SKS adalah peningkatan daya tarik, pengoptimalan potensi yang dimiliki SKS, dan mendorong kemandirian pertumbuhan ekonomi kreatif bagi pelaku kuliner lokal. Tim pelaksana merancang beberapa tahapan untuk mencapai tujuan tersebut, yaitu perencanaan (melalui observasi), desain solusi, pelaksanaan atau implementasi penyelesaian, dan tahap lanjutan (evaluasi dan pengawasan). Rincian penyelesaian berdasarkan identifikasi permasalahan, memperluas pemasaran dan target pasar melalui pemasaran digital, dan memperkuat personal branding serta visual yang dimiliki SKS. Hasil dari penerapan atas solusi tersebut yaitu memperbarui visual buku menu dan logo kedai. Aktivitas lainnya adalah mendaftarkan seluruh menu kuliner di SKS pada platform e-commerce, dan meningkatkan konten media sosial untuk menerapkan pemasaran secara digital melalui penggunaan tagar (hashtag) yang terkait.
Analisis Komponen Cable Assy D55L Menggunakan Aplikasi Tensile Test pada Quality Accurance Dept di PT. Otscon Safety Indonesia Raihan Muzakki; Sukanta Sukanta; Raihan Afif Makarim
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i1.5031

Abstract

Memahami karakter bahan perlu dilakukan pengujian terhadap bahan tersebut. Jenis percobaan yang biasa dilakukan adalah uji tarik (tensile test). Pengujian tarik adalah metode pengujian bahan yang paling dasar. Pengujian tarik dengan mesin tensile strength ini bekerja dengan cara menarik sampel material hingga putus dan hasilnya ditampilkan di layar komputer. Nilai-nilai yang diukur dalam jenis pengujian ini meliputi kekuatan tarik, kekuatan ultimit, perpanjangan, modulus, titik luluh, rasio poisson, dan pengerasan. Kemampuan proses adalah pemrosesan data untuk memprediksi seberapa konsisten hasil dari prosedur uji tarik. Kemampuan kerja yang sangat baik ketika proses manufaktur berada dalam spesifikasi kualitas yang ditetapkan. Tegangan-regangan menggambarkan perilaku atau sifat suatu material ketika dikenai gaya. Ketegangan pada baja ini dibuat dengan menerapkan beban berupa tegangan yang terus meningkat. Teknik pengendalian kualitas yang dilakukan di PT. Otscon Safety Indonesia ini salah satunya yaitu melalui inspeksi yang diharapkan untuk mengawasi kualitas produk yang dihasilkan serupa dengan ketetapan dan penyeragaman sehingga kepuasan pelanggan dapat terabangun dengan baik. Proses inspeksi ini dilakukan oleh seorang inspector pada proses uji tarik pada part cable assy D55L.
Analisis Kerusakan Mesin Pada Mobil Tangki Bahan Bakar Minyak dengan Metode FMEA (Studi Kasus: CV Amanda Jaya) Ramadhan Nurfarizi; Fahriza Nurul Azizah; Sukanta Sukanta
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5681

Abstract

CV Amanda Jaya adalah perusahaan bisnis di bidang jasa perawatan mobil tangki bahan bakar. Perusahaan ini dituntut untuk selalu menjaga kondisi mobil tangki BBM milik PT Pertamina Patra Niaga agar selalu dalam kondisi prima sehingga proses pendistribusian BBM ke masyarakat dapat berjalan lancar. Penelitian ini membahas mengenai kegagalan pemeliharaan unit mobil tangki milik PT Pertamina Patra Niaga yang menyebabkan penurunan kinerja dan produktivitas perusahaan menjadi tidak optimum. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengevaluasi kerusakan atau kegagalan yang pada mobil tangki. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Failure Mode Effect Analysis, kegagalan yang terjadi dapat diidentifikasi dan dianalisis untuk diprioritaskan pengendaliannya. Hasil dari penelitian menghasilkan Risk Priority Number dari hasil rekapitulasi antara nilai peringkat tingkat keparahan, kejadian, dan deteksi. berdasarkan analisa menggunakan metode FMEA bahwa RPN tertinggi pada penelitian ini adalah spare part Chamber dengan skor 320. Faktor penyebab kegagalan spare part ini adalah karet chamber yang sobekKata Kunci: FMEA, RPN, Maintenance.
Analisis Maintenance Produktifitas pada Mesin Steel VMI untuk Menghitung Overall Equipment Effectiveness Danang Aditya Pradana; sukanta sukanta; Rizki Ahmad Darajatun
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 19, No 2 (2020): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.19.2.43687

Abstract

Companies engaged in the production of vehicle tires. In the production process, an assessment of the effectiveness of the machine is carried out, especially on the Steel VMI machine, which is carried out by the Industrial Engineering Department. The purpose of this research is to identify the cause of the problem with the low overall Equipment Effectiveness (OEE) value on the Steel VMI machine. In measuring the OEE value on the Steel VMI machine, suggestions are made to increase the low OEE value. Research methods for solving problems by calculating and analyzing the value of availability, value of performance and quality value and determination of six big losses. The results show that the availability value is 84%, the performance value is 71%, the quality value is 100%. Then, the cause of the low OEE value is the Human Error variable. Thus, the results of the measurement of the low OEE value are influenced by the performance value of 71%, while the largest six big loss value in the Equipment Failure losses variable is 1.88%, then the Chokotei / Idling Minor Stoppage variable is 9.1%
Analisis Persediaan Pupuk ZA Menggunakan Metode Minimum-Maximum di PT XYZ Reynaldy, Faryz; Darajatun, Rizki Achmad; Sukanta, Sukanta
STRING (Satuan Tulisan Riset dan Inovasi Teknologi) Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/string.v9i2.24934

Abstract

Perancangan Aplikasi Sistem Penjualan pada LCB Cake & Beyond Menggunakan Metode Waterfall Sandy, Fredy Kurnia; Sukanta, Sukanta
STRING (Satuan Tulisan Riset dan Inovasi Teknologi) Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/string.v10i1.27612

Abstract

In the ever-growing business world, effective and efficient data management is the key to success. Along with the need for automation and better data management, the implementation of database systems is a relevant solution. Database systems allow the storage, processing, and presentation of information in a structured and accurate manner, thus helping to improve operational efficiency and data accuracy. One of the challenges faced by many businesses, including LCB Cake & Beyond, is that the transaction process is still done manually. Conventional data recording is not only time-consuming, but also has a high risk of recording errors that can hinder operations and decision-making. Therefore, this research aims to design and implement a database application system to optimize the ordering process and store data management. The method used is waterfall with the help of Microsoft Access software. This system is designed to automate the process of data input, sales recording, and report generation quickly and accurately. The results showed that the database application developed was able to improve operational efficiency and minimize errors in the data management process, as well as provide convenience for users in accessing real-time information.