Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Endorsement terhadap Etika Bisnis Islam Meyrizka, Putri; Anggraini, Widya; Yany, Qanita Salsabillah; Armatik, Yuka Al Rais; Utami, Kurnia Putri; Azwari, Peny Cahaya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini berupaya mengkaji fenomena endorsement dalam kerangka etika bisnis Islam. Hasil observasi pelanggan dan wawancara menunjukkan bahwa responden setuju bahwa endorsement adalah cara yang baik untuk mendongkrak penjualan. Namun, para responden berpendapat bahwa nilai-nilai syariah tidak sepenuhnya dijunjung tinggi dalam praktik ini. Beberapa influencer mempunyai kecenderungan untuk meminimalkan kelemahan suatu produk, yang bisa jadi tidak jujur dan bertentangan dengan penekanan Islam pada kejujuran. Untuk memastikan bahwa endorsement menguntungkan dan konsisten dengan nilai-nilai Islam, penelitian ini menyarankan influencer dan profesional bisnis untuk mempertimbangkan konsep etika seperti tanggung jawab sosial dan transparansi. prosedur. Temuan penelitian ini diyakini akan membantu industri memahami betapa pentingnya etika bisnis Islam dalam praktik endorsement.
Analisis Sikap Kerja terhadap Resiko Low Back Pain pada Penjahit di Garmen Puri Kawan, Gianyar Devi, Ni Komang Ayu Trisna; Utami, Kurnia Putri
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Produktivitas kerja serta keselamatan dan kesehatan kerja tidak terlepas dari peran penerapan ergonomis, karena ergonomis berkaitan erat dengan kenyamanan seorang pekerja dalam bekerja. Low Back Pain (LBP) disebabkan oleh posisi duduk yang salah pada saat bekerja yang ditandai dengan gejala utama nyeri di daerah tulang punggung bagian bawah. Penyebab timbulnya keluhan LBP juga akibat dari sikap kerja atau posisi tubuh pekerja pada saat melakukan suatu pekerjaan. Low back pain menjadi salah satu keluhan yang dapat menurunkan kualitas dan produktivitas kerja seorang penjahit. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa sikap kerja terhadap resiko low back pain pada penjahit di Garmen Puri Kawan. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode desain survey dengan menggunakan 2 instrumen yaitu Nordic Body Map (NBM) dan Rapid Entire Body Assesment (REBA). Hasil Penelitian: Setelah dilakukan analisa, didapatkan hasil bahwa sikap kerja penjahit memiliki resiko sedang hingga tinggi terhadap terjadinya low back pain. Kesimpulan: Adanya pengaruh dari sikap kerja yang tidak ergonomis terhadap keluhan low back pain pada penjahit di Garmen Puri Kawan, Gianyar.
Analisis Sikap Kerja Terhadap Resiko Low Back Pain (LBP) pada Karyawan Puskesmas di Puskesmas Mojolangu Kota Malang Utami, Kurnia Putri; Mawarni, Ika; Sucahyo, Eleonora Elsa
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Dalam dunia keselamatan dan kesehatan kerja, produktivitas dalam bekerja sangat memiliki peranan penting guna menunjang penerapan K3 di lingkungan instansi, organisasi, dan perusahaan. Penerapan produktivitas dalam bekerja itu tidak lepas dari peran ergonomi yang sangat berkaitan dalam kenyamanan individu atau pekerja dalam sikap bekerja. Aktivitas kerja yang ada di puskesmas memiliki potensi yang dapat mengakibatkan penyakit kerja. Salah satu penyakit kerja dan menjadi masalah umum yang sering terjadi di kalangan karyawan adalah nyeri punggung bawah atau low back pain (LBP). Tujuan Penelitian: Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisa sikap kerja terhadap resiko low back pain pada karyawan puskesmas di Puskesmas Mojolangu Kota Malang. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode desain survey dengan menggunakan 2 instrumen, yaitu REBA (Rapid Entire Body Assessment) dan NBM (Nordic Body Map Quetionare). Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah karyawan Puskesmas Mojolangu berjumlah 5 orang. Hasil Penelitian: Pada penelitian ini menunjukkan hasil bahwa sikap kerja yang kurang ergonomis dapat menyebabkan bagian-bagian tubuh akan mengalami beberapa keluhan yang akan terasa setelah waktu yang lama, akibat dari sikap kerja yang cenderung kurang diperhatikan dan hal tersebut dapat meningkatkan resiko tinggi terjadinya low back pain. Kesimpulan: Setelah melakukan analisis, maka didapatkan hasil bahwa ada pengaruh sikap kerja yang tidak benar terhadap resiko low back pain pada karyawan puskesmas di Puskesmas Mojolangu Kota Malang.
PEMBERIAN LAYANAN FISIOTERAPI KOMBINASI NDM DAN TENS PADA PEKERJA PELINTING ROKOK RESIKO CARPAL TUNNEL SYNDROME Utami, Kurnia Putri; Marlian Yuliadarwati, Nungki; Ayu Astuti, Tri; Rijal, Marlinda
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i3.1031-1036

Abstract

Pekerja pelinting rokok menghabiskan waktu berjam-jam untuk bekerja dan melakukan gerakan pada tangannya secara berulang. Gerakan fleksi dan ekstensi pada jari-jari tangan yang dilakukan berulang ini dapat memicu terjadinya Carpal Tunnel Syndrome (CTS) dan mempengaruhi performa pekerja. Dengan pemberian layanan fisioterapi berupa intervensi kombinasi Neurodynamic Mobilitation (NDM) dan TENS kepada para pekerja diharapkan dapat memberikan solusi atas keluhan CTS yang dirasakan. Teknik NDM yang merupakan jenis manual terapi untuk mengembalikan fungsi regangan dan tegangan saraf dikombinasikan dengan TENS yang menghambat transmisi nyeri dapat mengurangi keluhan CTS dan meningkatkan fungsional pekerja. Pemberian layanan fisioterapi kombinasi NDM dan TENS dilakukan 3 kali dalam seminggu selama 4 minggu.