Claim Missing Document
Check
Articles

The Correlating Factors Aligned with Bullying Acts at Elementary Schools in Sumenep Regency Sari, Tita Tanjung
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol 15 No 2 (2023): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v15i2.3414

Abstract

Recently, cases of bullying in the education sector have become increasingly prevalent in Indonesia. Bullying cannot be taken lightly as the emotional scars of infliction can damage a child's mental health, and it is not uncommon for victims of bullying to become bullies themselves in the future. This study aims to describe the correlating factors aligned with the bullying of elementary students in Sumenep Regency. Two hundred eighty-eight elementary school students from 14 schools participated in this research, and the data was analyzed using bivariate tests. The results of this study indicate that 68.1% of the respondents reported experiencing direct bullying, with 50% of those being boys. Additionally, 128 male students (44.4%) were reported as bullies. There is no significant relationship between gender and the experience of being bullied; every child has the potential to become a victim or perpetrator of bullying at school. Bullying is also closely related to academic achievement. The study does not expose any relationship between the experience of being bullied and the living situation of the students. Students feel sad and lacking in confidence when they are bullied, and they have tried to report this to relevant parties such as parents or teachers. However, the culture in Sumenep still considers bullying to be a common occurrence among children. Therefore, all parties must work together in addressing bullying, given the significant psychological impact it can have on children.
PENGEMBANGAN KOMIK BUDAYA ”TONḌU’ MAJÂNG” SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN IPS KELAS IV SEKOLAH DASAR Amalia, Riska; Sari, Tita Tanjung; Kadarisman, Kadarisman
Jurnal Muassis Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 3 (2024): Volume 3 Nomor 3 September 2024
Publisher : Primary School Teacher Education, Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/jmpd.v3i3.133

Abstract

Cultural comics are one of the alternative reading materials to increase students' knowledge of learning related to the socio-cultural environment in the neighborhood. This study aims to develop media in the form  of cultural comics "Tonḍu' Majâng" that are interesting and educational for grade IV elementary school students to introduce the culture around the residence, especially the culture on Madura Island and find out the response of teachers and students after using this comic media. This research uses a research development approach or Research and Development (R & D) with a 4-D model proposed by tiagharajan, namely define, design, develop and disseminate. The creation of cultural comics "Tonḍu' Majâng" uses applications in the form of canva, mediabangpaint and photoshop. This research involved 2 validators, namely material expert validators and media expert validators and conducted 2 trials consisting of limited trials with 5 research subjects and free trials with 8 research subjects. The results of this study showed that: (1) material validation resulted in scores with an average percentage of 98.5% and media validation with an average percentage of 92.5% and teacher responses with an average assessment of 89.5% and student responses during limited trials resulted in an average score of 88% and free trials produced an average percentage score of 96%. Therefore, the development of cultural comics is suitable for use in the learning process of grade IV Social Science material
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Materi Operasi Bilangan Bulat dengan Pendekatan Problem Posing di Kelas IV Sekolah Dasar Anang Hadi Cahyono Cahyono; tita tanjung sari
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan suatu perangkat pembelajaran yang meliputi rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), lembar kerja siswa (LKS) , dan tes hasil belajar (THB) yang memiliki kualitas baik yaitu valid, praktis dan efektif serta untuk mengetahui keefektifan perangkat pembelajaran dengan pendekatan problem posing pada materi operasi bilangan bulat di kelas IV sekolah dasar di SDN Pangarangan III Sumenep.Tahapan dalam penelitian ini melalui yaitu tahap pengembangan perangkat pembelajaran dengan menggunakan rancangan model Four-D (4D) dari Thiagarajan (1974) dilanjutkan dengan tahap uji coba perangkat. Data hasil pengembangan perangkat pembelajaran menyatakan bahwa: (1) perangkat pembelajaran dinyatakan valid oleh para ahli, (2) pembelajaran dapat dilaksanakan guru dengan baik, (3) aktivitas siswa selama pembelajaran efektif, (4) respon siswa terhadap pembelajaran positif, (5) ketuntasan belajar siswa secara keseluruhan tercapai, dan (6) tes hasil belajar memenuhi kriteria valid, realibel dan sensitif. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran dengan pendekatan problem posing memiliki kualitas baik dan efektif digunakan pada materi operasi bilangan bulat kelas IV Sekolah Dasar.
Pengembangan Video Edukasi “Jejak Jena Joni” Sebagai Media Pembelajaran Keberagaman Budaya Kelas IV Sekolah Dasar Dela Perdayanti; Tita Tanjung Sari; Kadarisman Kadarisman
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 14 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21137/jpp.2022.14.2.4

Abstract

This study aims to: (1) describe the development of Jena Joni's Footsteps Educational Video as a Learning Media for Cultural Diversity for Grade IV Elementary School (2) to determine student responses to the development of Jena Joni's Footsteps Educational Video as a Learning Media for Cultural Diversity for Grade IV Elementary School. The method in this research is the Borg and Gall model development method which has been modified by Sugiono (2014). The results showed that: (1) the development in this study was declared feasible to be used as a learning medium, this was based on the results of the validation of media and material design with a percentage of 95%, 94%, respectively, with the criteria of "Very Eligible". (2) the results of product trials to 8 fourth grade students obtained the percentage value of student responses of 95.7% with the criteria of "Very Good". So it can be concluded that Jena Joni's trail educational video learning media can be declared feasible and suitable to be used as an alternative learning for teachers and students. Keywords: Educational Video, Cultural Diversity
Pengembangan E-Komik berbasis Kearifan Lokal Sapè Sono’ sebagai Upaya Pelestarian Budaya pada Pembelajaran IPAS Savera, Rahmaniya; Sari, Tita Tanjung; Meita, Nisfil Maghfiroh
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol 4 No 3 (2025): JUNE 2025
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Bakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/judikdas.v4i3.3132

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya pengenalan budaya lokal terutama terbatasnya bahan ajar yang hanya mengandalkan buku teks yang belum banyak mengangkat konten lokal dan kurangnya pemanfaatan fasilitas sekolah seperti chromebook dan sinyal Wi-FI yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengembangkan E-Komik berbasis Kearifan Lokal Sapѐ Sono', 2) mengetahui respon siswa terhadap E-Komik berbasis Kearifan Lokal Sapѐ Sono' sebagai upaya pelestarian budaya dalam pembelajaran IPAS siswa kelas IV SDN di kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Indonesia. Penelitian merupakan jenis penelitian dan pengembangan menggunakan model 4-D yang terdiri dari define, design, development, dan disseminate. Teknik pengumpulan data dalam penelitian pengembangan ini meliputi tiga metode utama yakni, observasi oleh guru untuk menilai aktivitas peneliti selama implementasi produk, penyebaran angket langsung kepada siswa kelas IV setelah penggunaan produk, baik pada tahap uji coba terbatas maupun uji coba bebas dan dokumen tertulis berupa modul ajar dan studi literatur. Teknik analisis data yang digunakan untuk validasi media dan materi menggunakan skala likert dengan interval 1 sampai 4, sedangkan teknik analisis respon siswa dan keterlaksanaan media menggunakan skala Guttman. Hasil presentase kelayakan produk yaitu validasi materi 97,5% sedangkan validasi media 87,5% dan mendapatkan respon yang baik dari siswa. Hal ini dibuktikan dengan hasil angket dari hasil respon uji coba terbatas terhadap 4 siswa SDN Aeng Panas I yang menghasilkan skor presentase sebesar 87% dengan kategori “Sangat Baik”. Sementara itu, uji coba bebas dilakukan terhadap 9 subjek penelitian di SDN Aeng Panas I yang menghasilkan skor presentase mencapai 94% dengan kategori “Sangat Baik”. Berdasarkan hasil skor tersebut, E-Komik Kearifan Lokal Sapѐ Sono’ terbukti sangat efektif digunakan dalam pembelajaran. siswa menunjukkan ketertarikan dan antusias saat membaca E-Komik, serta menjadi lebih aktif dalam mengikuti pembelajaran di kelas.
Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division terhadap Keterampilan Kerja Sama Peserta Didik Sekolah Dasar Naimah, Lailatun; Sari, Tita Tanjung; Meita, Nisfil Maghfiroh
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol 4 No 3 (2025): JUNE 2025
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Bakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/judikdas.v4i3.3134

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena rendahnya keterampilan kerja sama peserta didik di kelas IV SDN Lalangon I. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) terhadap keterampilan kerja sama peserta didik pada mata pelajaran pendidikan Pancasila  kelas IV SDN Lalangon I. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis eksperimen dengan model penelitian True Experimental dan desain yang digunakan yaitu posttest only control group design. Sampel yang digunakan yaitu peserta didik SDN Lalangon I kelas IV-A sebanyak 23 peserta didik sebagai kelas eksperimen dan kelas IV-B sebanyak 22 peserta didik sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi untuk mengetahui keterampilan kerja sama peserta didik pada proses pembelajaran. Analisis data yang digunakan meliputi uji normalitas, uji homogenitas dan uji t dengan berbantukan software SPSS versi 25 dan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan dapat dilihat rata-rata skor kelas eksperimen 88,09 dan kelas kontrol 58,36. Dari hasil tersebut dapat dilihat bahwa rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol. Selain itu, uji hipotesis melalui independent sample test juga menunjukkan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 yang artinya kurang dari 0,05 (0,000 < 0,05). Dan melalui manual diperoleh nilai thitung sebesar 15,565 dan ttabel sebesar 2,016 yang artinya nilai thitung > ttabel (15,565 > 2,016). Dengan demikian berarti H0 ditolak dan Ha diterima, artinya model STAD efektif terhadap keterampilan kerja sama peserta didik pada mata pelajaran pendidikan Pancasila kelas IV SDN Lalangon I.
Efektifitas Model Pembelajaran PjBL Terintegrasi STEAM Terhadap Kemampuan Berfikir Kreatif Siswa Cahyono, Anang Hadi; Sari, Tita Tanjung; Jannah, Kholifatul
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School VOL 8 NO 1 APRIL 2025
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i1.6838

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran PjBL terintegrasi STEAM terhadap kemampuan berfikir kreatif siswa. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap 2024-2025 dengan subjek penelitian siswa kelas VA. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik non-probability sampling dengan jenis purposive sampling. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif yang menggunakan desain penelitian One Group Pretest Posttest Design. Instrumen yang digunakan adalah lembar keterlaksanaan pembelajaran, lembar aktivitas siswa, lembar angket respon siswa, lembar tes hasil belajar (pretest dan postest). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran PjBL terintegrasi STEAM efektif terhadap kemampuan berfikir kreatif siswa dengan nilai N-Gain Score sebesar 71,71 yang menunjukkan kriteria efektif. Rekomendasi bagi peneiti selanjutnya diharapkan dapat melakukan penelitian lanjutan dengan cakupan sampel yang lebih luas, durasi yang lebih lama, serta topik atau mata pelajaran yang berbeda guna memperoleh hasil yang lebih komprehensif.
STRATEGI PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS V DI SDN PANGARANGAN VII Rindiyani, Nuva; Sari, Tita Tanjung; Andiriyanto, Ach.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Vol 14, No 5 (2025): MEI 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jppk.v14i5.94002

Abstract

Differentiated learning is an effort made by teachers to adjust the learning process in the classroom to meet students' learning needs. Differentiated learning is important to do because it can create inclusivity, involvement and improve student learning outcomes. However, not all schools implement differentiated learning due to the low understanding of teachers regarding differentiated learning. Therefore, this study aims to describe the strategy for implementing differentiated learning in the subject of social studies for grade V at SDN Pangarangan VII and to describe the challenges faced by teachers in implementing differentiated learning in the subject of social studies for grade V at SDN Pangarangan VII. This study uses a qualitative approach with a case study type. The results of this study indicate that the teacher's strategy in implementing differentiated learning in the subject of social studies at SDN Pangarangan VII is to use several stages, namely the planning stage, the implementation stage and the evaluation stage. The differentiated learning carried out is the differentiation of content, process, product and learning environment. In implementing this learning, teachers experience several challenges, including students who are still passive, concerns about misunderstandings with parents or guardians of students and the many preparations that need to be made in implementing differentiated learning, but teachers have made efforts to overcome these challenges.
Efektifitas Model Pembelajaran PjBL Terintegrasi STEAM Terhadap Kemampuan Berfikir Kreatif Siswa Cahyono, Anang Hadi; Sari, Tita Tanjung; Jannah, Kholifatul
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 1 (2025): January - April
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i1.6838

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran PjBL terintegrasi STEAM terhadap kemampuan berfikir kreatif siswa. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap 2024-2025 dengan subjek penelitian siswa kelas VA. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik non-probability sampling dengan jenis purposive sampling. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif yang menggunakan desain penelitian One Group Pretest Posttest Design. Instrumen yang digunakan adalah lembar keterlaksanaan pembelajaran, lembar aktivitas siswa, lembar angket respon siswa, lembar tes hasil belajar (pretest dan postest). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran PjBL terintegrasi STEAM efektif terhadap kemampuan berfikir kreatif siswa dengan nilai N-Gain Score sebesar 71,71 yang menunjukkan kriteria efektif. Rekomendasi bagi peneiti selanjutnya diharapkan dapat melakukan penelitian lanjutan dengan cakupan sampel yang lebih luas, durasi yang lebih lama, serta topik atau mata pelajaran yang berbeda guna memperoleh hasil yang lebih komprehensif.
THE OPTIMALISASI ASSESSMENT DAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH DASAR DI ABAD 21 Sari, Tita Tanjung; Puniman, Ach.
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 6 No 2 (2022): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v6i2.1453

Abstract

Kegiatan pengabdian masyrakat ini berkerjasama dengan Hima Eeco Program Studi Pendidikan guru sekolah dasar Universitas Wiraraja untuk mennyelenggaran virtual workshop dengan tema “Optimalisasi Assessment Dan Gerakan Literasi Sekolah Dasar Di Abad 21”. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan wawasan betapa pentingnya pembelajaran literasi pada sekolah dasar (2) bagaimana strategi untuk mengoptimalisasikan rubrik evaluasi (Assessment) dan gerakan literasi pada abad 21. Setiap generasi memiliki tantangan tersendiri yang harus di tangani dengan strategi yang tepat agar mereka dapat berkembang sesuai dengan zamannya. Generasi Alpha yang sangat dekat dengan teknologi, mereka sudah terbiasa untuk mendapatkan informasi secara instandengan bantuan pencarian melalui internet. Ini menjadi tantang tersendiri bagi pendidik generasi Alpha. Bersaing dengan teknologi bukanlah cara yang baik untuk mendidik generasi Alpha, justru akan lebih baik jika pendidik generasi Alpha berteman dengan teknologi. Memang tidak mudah, untuk itu dibutuhkan edukasi untuk dapat menentukan strategi yang tepat dalam proses belajar mengajar generasi Alpha dan cara Menyusun evaluasi yang tepat. Workshop ini dilakukan secara virtual, sehingga tidak menutup kemungkinan setiap guru, calon guru, dan orang tua siswa dapat belajar bersama dalam kegiatan ini. Pelaksanaan virtual workshop dilaksanakan pada Sabtu, 28 Agustus 2021. Virtual workshop tersebur diikuti oleh 127 peserta yang berasal dari berbagai daerah. Penyusunan strategi pembelajaran generasi alpha tidak terlepas pada pembelajaran literasi pada tingkat Sekolah Dasar. Pembelajaran literasi sangat penting bagi siswa karena akan menjadi keterampilan pondasi awal bagi siswa untuk belajar di tingkat selanjutnya.