Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS LINE PRODUKSI BODY INNER K56 DENGAN TAHAPAN DMAIC DI PT.KMIL (KURNIA MUSTIKA INDAH LESTARI) Gunawan Ferdiansyah; Sitorus, Helena
Journal of Industrial and Engineering System Vol. 1 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jies.v1i2.358

Abstract

One of the products of PT. Kurnia Mustika Indah Lestari is the inner body of K56. In one month the product rejects amounted to 2.0%, which exceeds the tolerance limit set by the company, namely 0.5%. It is necessary to carry out research aimed at determining the root of the dominant problem that causes rejection of the inner K56 body and determining the quality improvement proposal. The method used is quality control with the DMAIC stage. The results of the research findings show that the dominant root cause of reject burry is that work instructions are not carried out (Method) and working in a hurry to quickly rest (Human). The reject scratch type is due to lack of skill (Method) and pursuing a lot of rest time (Human). The recommendation to improve the quality of the reject burry is to carry out work instructions, be more careful when loading the material into the dies, always clean the inside of the dies, checkman supervises the manpower of the production process so that it works according to cycle time. For the reject scratch type, it is to provide training for man power, give warning instructions for the placement of parts while running the process, set rules for working times that are not too fast, take advantage of spare time to clean the machine. Keywords: Quality, Reject, DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control).
OPTIMASI TARGET PRODUKSI BERBIAYA ALOKASI PEKERJAAN MINIMUM DENGAN PENDEKATAN PROGRAM LINIER (STUDI KASUS : PT. TASS ENGINEERING) Helena Sitorus; Ratna Suminar; Arohman Dwi Santoso
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Kajian Teknik Mesin
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3635.393 KB) | DOI: 10.52447/jktm.v4i2.1775

Abstract

AbstrakPT. TASS Engineering adalah perusahaan yang bergerak di bidang karoseri truk. Perusahaan ini bekerja sama dengan pihak kedua (pemborong) dalam menyelesaikan pekerjaan untuk memenuhi pesanan pelanggan. Diantara produknya, terdapat 4 jenis produk (Dump Truck, Subframe, Tilting, dan Tanki Truck) yang pengerjaannya diserahkan kepada 4 tim  pemborong. Keputusan alokasi pekerjaan dilakukan dengan cara memberikan pekerjaan kepada tim yang sudah menyelesaikan pekerjaan tertentu. Cara alokasi ini ternyata menimbulkan biaya tiap tim dalam mengerjakan satu jenis produk yang sama  cukup bervariasi. Variasi biaya pengerjaan tentu saja berdampak bagi variasi keuntungan. Perlu ditentukan alokasi jenis dan jumlah pekerjaan yang tepat bagi masing-masing tim sehingga mendapatkan keuntungan yang maksimum. Hasil alokasi optimum adalah parameter keputusan kombinasi jumlah produksi tiap produk selain kapasitas tiap tim dan waktu pengerjaan.. Kombinasi jumlah tiap produk ini merupakan target produksi atau target penjualannya. Untuk itu diperlukan penelitian yang bertujuan 1) menentukan alokasi pekerjaan yang optimum, 2) menentukan target produksi tiap produk untuk mendapatkan keuntungan maksimum. Alokasi pekerjaan dilakukan dengan membandingkan metode Penugasan Hungarian dan metode Transportasi untuk memilih total biaya yang paling minimum. Solusi optimum jumlah produk yang diproduksi untuk mencapai keuntungan maksimum dilakukan dengan Program Linier. Hasi temuan penelitian menunjukkan bahwa 1) dump truck dikerjakan sebanyak 88% oleh tim-1 dan 12% oleh tim-4; subframe dikerjakan sebanyak 39% oleh tim-2, 26% oleh tim-3, 35% oleh tim-4; tilting dikerjakan oleh tim-3, dan tanki truk dikerjakan oleh tim-2. Target produksi (target penjualan) untuk mendapatkan keuntungan maksimum adalah dengan memproduksi dump truck 73 unit, subframe 120 unit, tilting 29 unit, dan tanki truk 33 unit. Solusi ini memberikan kenaikan keuntungan sebesar 0.9%.. Kata kunci: optimum, Hungarian, Transportasi, Program Linier AbstractPT. TASS Engineering is a company engaged in the truck body. The company is working with a second party (contractor) in completing jobs to fulfill customer orders. Among its products, there are 4 types of products (Dump Truck, Subframe, Tilting, and Tanki Truck) whose job is submitted to 4 teams of contractors. The decision on job allocation is done by givingit  to the team that have alredy completed their jobs. This allocation method turns out to cost each team to work on the same type of product that is quite varied. Variations in the cost of work, of course, have an impact on variations in profits. It is necessary to determine the allocation of the type and amount of work that is right for each team so as to get the maximum profit. The optimum allocation result is the decision parameter for the combination of the amount of production of each product in addition to the capacity of each team and the processing time. For this reason research is needed which aims to 1) determine the optimum allocation of work, 2) determine the production target of each product to get the maximum profit. The work allocation is done by comparing the Hungarian Assignment method and the Transportation method to choose the minimum total cost. The optimum solution for the number of products produced to achieve maximum profit is done by the Linear Program. The results of the research findings show that 1) dump trucks were handled by 88% by team-1 and 12% by team-4; subframes are done by 39% by team-2, 26% by team-3, 35% by team-4; tilting is done by team-3, and truck tank is done by team-2; 2)the production target (sales target) to get maximum profit is to produce 73 units of dump trucks, 120 units of subframes, 29 units of tilting, and 33 units of tank trucks. This solution provides a profit increase of 0.9%.Keywords: optimum, Hungarian, Transportation, Linier Programming
Perbaikan Tata Letak Gudang dengan Metode Dedicated Storage dan Class Based Storage serta Optimasi Alokasi Pekerjaan Material Handling di PT. Dua Kuda Indonesia Helena Sitorus; Rudianto Rudianto; Meriastuti Ginting
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 5, No 2 (2020): JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jktm.v5i2.4139

Abstract

Tingkat pelayanan gudang barang jadi PT. Dua Kuda Indonesia masih kurang 1,7% dalam memenuhi permintaan barang. Penempatan barang di gudang tidak beraturan, bercampur, dan berdasarkan space kosong yang tersedia. Alokasi beban kerja yang berbiaya minimum untuk kedua forklift sebagai alat material handling belum diperhitungkan. Untuk itu dilakukan penelitian yang bertujuan menentukan tata letak yang menghasilkan total jarak perpindahan terkecil dan optimasi alokasi beban kerja forklift. Perbandingan metode Dedicated Storage dan Class Based Storage dilakukan untuk memilih layout dengan jarak tempuh terkecil. Metode Transportasi digunakan dalam menentukan optimasi alokasi pekerjaan forklift. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layout terpilih adalah layout dengan metode Class Based Storage. Dibandingkan layout awal, layout ini memberikan penurunan jarak perpindaham sebesar 32,24% dan peningkatan produktivitas sebesar 49,98%. Alokasi pekerjaan yang optimum yaitu forklit 3 ton mengambil dan menyimpan barang di blok A, B (23 slot), E, F dan forklift 2,5 ton di blok B (1 slot), C, D, G dan H.  Kata kunci: tata letak, Dedicated Storage, Class Based Storage, transportasi
Analisis Pengendalian Kualitas Line Produksi Body Inner K56 dengan Tahapan DMAIC di PT. KMIL (Kurnia Mustika Indah Lestari) Helena Sitorus; Gunawan Ferdiansyah
Journal of Industrial and Engineering System Vol. 1 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jies.v1i2.358

Abstract

One of the products of PT. Kurnia Mustika Indah Lestari is the inner body of K56. In one month the product rejects amounted to 2.0%, which exceeds the tolerance limit set by the company, namely 0.5%. It is necessary to carry out research aimed at determining the root of the dominant problem that causes rejection of the inner K56 body and determining the quality improvement proposal. The method used is quality control with the DMAIC stage. The results of the research findings show that the dominant root cause of reject burry is that work instructions are not carried out (Method) and working in a hurry to quickly rest (Human). The reject scratch type is due to lack of skill (Method) and pursuing a lot of rest time (Human). The recommendation to improve the quality of the reject burry is to carry out work instructions, be more careful when loading the material into the dies, always clean the inside of the dies, checkman supervises the manpower of the production process so that it works according to cycle time. For the reject scratch type, it is to provide training for man power, give warning instructions for the placement of parts while running the process, set rules for working times that are not too fast, take advantage of spare time to clean the machine. Keywords: Quality, Reject, DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control).
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEUNGGULAN BERSAING UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PERGURUAN TINGGI SWASTA (PTS) PADA UNIVERSITAS DI JAKARTA BARAT Helena Sitorus
Operations Excellence: Journal of Applied Industrial Engineering Vol 7, No 2, (2015): OE Juli 2015
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. High competition among Private Higher Education at PrivateUniversities in West Jakarta requires competitive advantage and thereby enhancesperformance of Private Higher Education as seen from the number of studentachievement. This research was done by developing a model to examine andanalyze the effect of market orientation, program innovation, environmentaladaptability, promotion, and reputation on competitive advantage. The populationin this research is the head of study program as well as the structural officer ofPrivate University in West Jakarta and the sample taken is 123. Instrumentanalysis of data used is Structural Equation Modelling (SEM) in AMOS 21.0program. The result shows that market orientation, program innovation,promotion, and reputation has positive and significant effect on competitiveadvantage. Similarly, competitive advantage also has positive and significanteffect on performance of Private Higher Education. Environmental adaptabilityhas only positive but not significant effect on competitive advantage.The mostdominant factor affecting competitive advantage is reputation. This research statesa policy that needs to be done is focusing on the application of reputation,program innovation, market orientation, and promotion to achieve competitiveadvantage in enhanching performance of Private Higher Education.Keywords: competitive advantage, environmental adaptability, marketorientation, program innovation, promotion, performance, reputation.
Optimasi Biaya Transportasi Rantai Roda Tipe-428 dengan Metode Stepping Stone dan Modified Distribution Rifda Ilahy Rosihan; Muhammad ferdiansyah dwi rizky; Paduloh Paduloh; Yayan saputra; Ratih kumalasari; Widya spalanzani; Helena Sitorus
JURNAL REKAYASA SISTEM INDUSTRI Vol 7 No 2 (2022): (Mei 2022)
Publisher : Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33884/jrsi.v7i2.5481

Abstract

Ketidapastikan alokasi pendistribusian produk rantai roda tipe-428 mengakibatkan tinggi nya biaya transportasi sehingga perlu dilakukan pengoptimalan biaya tranpsortasi untuk mengurangi pemborosan. Pendistribusian produk rantai roda tipe-428 ke beberapa customer. Pendistribusian produk rantai roda tipe-428 ke beberapa customer dengan permintaan masing-masing customer yang berbeda dan jumlah yang besar dengan rata-rata permintaan  terbesar customer adalah 234.609. Penelitian ini dilakukan guna menemukan solusi optimal untuk menemukan biaya transportasi yang optimal. Metode yang digunakan pada penelitian ini metode North West Corner (NWC), Least Cost, dan Vogel Approximation (VAM), dengan metode yang terpilih adalah Least Cost dan VAM karena biaya yang dihasilkan oleh kedua metode tersebut yang paling optimum dan menghasilkan total biaya yang sama. Kemudian, mencari solusi optimum dengan membandingkan biaya yang optimum menggunakan metode Stepping Stone dan metode MODI (Modified Distribution). Hasil dari pencarian solusi optimum dengan kedua metode ini didapatkan hasil yang sama sehingga dipilih metode stepping stone untuk mencari solusi optimum. Kemudian dilakukan pengecekan dengan menggunakan software LINGO untuk mengetahui hasil yang didapatkan dari perhitungan manual sudah sesuai. Dari hasil perhitungan yang dilakukan didapatkan penurunan biaya sebesar 33,17%.
Penyuluhan Kesadaran Masyarakat Berwawasan Lingkungan di Desa Sukatenang Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi Alloysius Vendhi Prasmoro; Jasan Supratman; Helena Sitorus; Widya Spalanzani
Jurnal Sains Teknologi dalam Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022): July 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jstpm.v3i1.1195

Abstract

Permasalahan lingkungan hidup merupakan salah satu kewajiban manusia untuk dapat dikelola sebagaimana mestinya menurut amanah Tuhan Yang Maha Kuasa, sehingga setiap insan manusa memiliki tanggung jawab terhadap kelangsungan lingkungan hidup. Dalam kenyataan sekarang ini terjadinya pemanasan global yang semakin meningkat dapat mengakibatkan perubahan iklim sehingga dapat memperparah penurunan kualitas lingkungan hidup. Berdasarkan hal tersebut perlu dilakukan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, agar lebih menjamin kepastian hukum dan memberikan perlindungan terhadap hak setiap orang untuk mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat. Dalam mewujudkan realisasi kesehatan lingkungan, diperlukan peran aktif masyarakat dalam pencapaian pembangunan kesehatan lingkungan. Hal ini berarti bahwa pembangunan hanya akan terlaksana apabila dilakukan dengan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat sesuai dengan potensi yang dimiliki masing-masing. Desa Sukatenang merupakan salah satu Desa yang berada di Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi.memiliki kurang lebih jumlah penduduk 11.056 jiwa. Penataan lingkungan di Desa Sukatenang ini sudah cukup tertata rapi,tetapi masih terlihat adanya sampah di pinggir jalan serta lahan kosong. Melihat profil Desa Sukatenang seperti di atas, maka dapat disusun program kegiatan yang merujuk pada peran dosen dan mahasiswa sebagai pelaku akademisi untuk memajukan warga desa yang berpendidikan dan berwawasan lingkungan. Dalam pelaksanaanya dilakukan Penyuluhan Kesadaran Masyarakat Berwawasan Lingkungan. Sebelum penyuluhan dilakukan, warga Desa Sukatenang Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi memiliki tingkat wawasan lingkungan yang kurang. Dengan adanya “Program Penyuluhan Kesadaran Masyarakat Berwawasan Lingkungan Di Desa Sukatenang”. Masyarakat menunjukkan perubahan perilaku hidup sadar lingkungan dan diharapkan selalu dapat diterapkan di desa Sukatenang ini dan bisa dicontoh oleh desa-desa lainnya.
PENINGKATAN KAPASITAS DOSEN DI BATAM: PELATIHAN PENGOLAHAN DATA PENELITIAN DENGAN SOFTWARE AMOS Sihar Tambun; Riris Rotua Sitorus; Heryanto Heryanto; Helena Sitorus
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i2.2061

Abstract

Dosen memiliki kewajiban untuk melakukan penelitian sebagai bagian dari tugas tridarma perguruan tinggi. Untuk melakukan penelitian, para dosen membutuhkan keahlian mengolah data penelitian dengan menggunakan software statistik, seperti Software Amos. Kemampuan menggunakan Software Amos akan membuat proses penelitian lebih efisien dan efektif. Para dosen Sekolah Tinggi Theologia (STT) di Batam belum mampu mengolah data penelitian dengan menggunakan software Amos. Hal ini berdampak negatif pada kinerja publikasi penelitian dosen, serta minimnya jumlah publikasi artikel ilmiah di jurnal nasional terindeks Sinta dan jurnal internasional bereputasi. Tujuan pelaksanaan program pengabdian masyarakat, berupa pelatihan software Amos kepada para dosen dari STT di Batam adalah untuk meningkatkan kompetensi di bidang penelitian, sehingga mereka mampu secara mandiri mengolah data penelitian. Metode yang dipergunakan adalah metode ceramah dan praktek. Hasil evaluasi pelatihan ini menunjukkan bahwa mayoritas peserta sudah memahami teknis pengolahan data dengan software Amos. Peserta sudah memahami cara memeriksa kualitas data dengan Confirmatory Factor Analysis dan Goodness of Fit, serta cara pengujian hipotesis direct effect dan indirect effect. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pelatihan ini telah meningkatkan skill para dosen STT di Batam dalam melakukan penelitian. Meski demikian, para peserta mengakui masih butuh mempelajarinya lebih lanjut
OPTIMASI KAPASITAS PRODUKSI BANTAL DENGAN MENGGUNAKAN INTEGER LINIER PROGRAMMING DI PT. DUNLOPILLO INDONESIA Helena Sitorus; Rifda Ilahy Rosihan; Ahmad Nur Afiat
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 16, No 2 (2022): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.456 KB) | DOI: 10.22441/pasti.2022.v16i2.002

Abstract

PT. Dunlopillo Indonesia merupakan produsen bantal. Rata-rata selisih permintaan dan produksi 8,34% melebihi batas toleransi 5%. Perlu dilakukan perencanaan produksi Januari 2022 yang tepat melalui perhitungan kapasitas produksi. Untuk itu dilakukan penelitian yang bertujuan mengoptimumkan kapasitas produksi dalam memenuhi permintaan produksi untuk mendapatkan profit yang maksimum. Perencanaan kapasitas dilakukan dengan Rough Cut Capacity Planning (RCCP). Optimasi kapasitas produksi dilakukan dengan menggunakan Integer Linier Programming. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa optimasi kapasitas produksi dilakukan dengan penambahan operator di SK-5 sebanyak 7 yaitu 4 di-hire, 1 diambil dari SK-6, dan 2 diambil dari SK-7. Penambahan operator juga dilakukan di SK-1 sebanyak 2 yang diambil dari SK-2 dan penambahan di SK-3 sebanyak 3 yang diambil dari SK-4. Jumlah produksi yang optimum untuk bantal dewasa sebanyak 1130 pcs, bantal anak sebanyak 350 pcs dan bantal guling sebanyak 405 pcs. Hasil optimum ini memberikan penambahan profit sebesar 39,36% dibandingkan dengan kondisi awal tanpa penambahan operator.
Quality system as a mediating variable of the relationship between lean manufacturing and operational performance in the food industry Budianto Budianto; Zefki Okta Feri; Qomarotun Nurlaila; Helena Sitorus; Tina Hernawati Suryatman
SINERGI Vol 27, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/sinergi.2023.2.008

Abstract

The failure to implement lean manufacturing (LM) in the food industry was caused by the overlapping application of LM tools. The application of LM in the food industry is experiencing problems in the form of confusion in the placement of QS or Quality Control (QC). This problem is the background of this research. The objective of this study is to compare two methods of the implementation of LM in improving operational performance (OP), namely (1) making quality control (QC) a part of LM practice and (2) making quality control (QC) a part of the quality system (QS). The applied analytical method was the Structural Equation Modelling (SEM) based on Partial Least Square (PLS). The research findings indicated that "making QC a part of QS" can optimally mediate increasing LM against OP. This study's originality is a comparison of the relationship between LM and OP based on the two methods with large sample sizes. The implications of the findings are expected to become recommendations for applying LM in the food industry, especially in terms of placing quality in its implementation.