Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

IMPLEMENTASI WASATHIYAH MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI PERGURUAN TINGGI UMUM Sa'idah, Ilma; H.R., Mahmutarom; Ekaningrum, Ifada Retno; Hernawati, Sari
TA'LIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol 7 No 2 (2024): July
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/talim.v7i2.6654

Abstract

Mahasiswa dalam perguruan tinggi umum memiliki latar belakang pendidikan agama yang tekstual sehingga akan mudah dipengaruhi oleh hal-hal baru. Hal inilah yang mendasari begitu pentingya implementasi wasathiyah dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum. Kegiatan yang memberikan penguatan dalam wasathiyah sangat diperlukan tentunya agar tidak mudah terkontaminasi radikalisme ataupun intoleransi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui wasathiyah di Perguruan Tinggi Umum, urgensi wasathiyah di Perguruan Tinggi Umum dan penguatan wasathiyah dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum. Metode Penelitian menggunakan pendekatan Kualitatif . Hasli Penelitian 1) Wasathiyah di Pergruuan Tinggi Umum merupakan hal yang harus dimasukkan dalam kegiatan pembelajaran PAI sesuai dengan kurikulum yang telah ditentukan. 2) Wasathiyah dalam Perguruan Tinggi Umum menjadi hal yang urgen karena mahasiswa yang lulus nantinya akan kembali ke masyarakat dan membawa almamater masing-masing sehingga harus membawa pengaruh positif bagi keharmonisan masyarakat. 3) Ada 3 cara penguatan Wasathiyah yang dilakukan di Pergurun Tinggi Umum yaitu dengan adanya Mata kuliah Pendidikan Agama Islam, kajian yang dilakukan oleh kampus, kajian yang dilakukan oleh organisasi luar kampus dan penggunaan media sosial dalam mencegah radikalisme dan intoleransi.
Pendidikan Agama bagi Perempuan Perspektif Feminisme Islam (Analisis Kritis terhadap Kitab Tarbiyat al-Mar’ah wa al-Ḥijāb) Elok Maulidah; Mahmutarom Mahmutarom; Sari Hernawati; Faizal Faithy Ersady
Jurnal SMART (Studi Masyarakat, Religi, dan Tradisi) Vol 11, No 2 (2025): Jurnal SMaRT : Studi Masyarakat, Religi, dan Tradisi
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18784/smart.v11i2.3342

Abstract

Women's access to religious education remains a central issue in Islamic society, often influenced by patriarchal interpretations of religion. This research critically examines the book Tarbiyat al-Mar'ah wa al-Ḥijāb by Muḥammad Ṭalʿat Ḥarb to analyze the construction of women's religious education in early 20th-century Islamic thought. This research employs a qualitative approach with critical hermeneutics and an Islamic feminist framework referencing the ideas of Amina Wadud, Asma Barlas, and Fatima Mernissi. The study results show that although the text emphasizes the importance of religious education for women, the narrative constructed still limits women to domestic roles and reinforces gender hierarchies with religious legitimacy. This construction reflects a conservative response to modernity, emphasizing moral control over the empowerment of women's intellectual and social agency. This research confirms that religious education should not be a tool for domestication, but rather a means of empowering women intellectually, spiritually, and socially. This study contributes to the development of gender-equitable Islamic educational discourse.
Konstruksi Pendidikan Anak Usia Dini pada Kelompok Belajar Masyithoh 08 Kramatsari Kota Pekalongan:Telaah Aspek Orentasi, Materi dan Metode Nur Anafi; Mahmutarom Mahmutarom; Nur Kholid
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 8 No. 1 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v8i1.715

Abstract

Perhatian pengembangan dan pertumbuhan anak sedini mungkin ternyata menjadi kuci bagi perkembangan anak pada tahapan usia berikutnya. Pengembangan yang menitik-beratkan pada kemampuan kognitif, psikomotorik dan juga afektif pada anak usia 3-4 tahun menjadi kunci keberhasilan pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pelaksanaan pola pendidikan anak usia dini dari tujuan kegiatan, materi yang dikembangkan serta metode yang diterapkan dalam pola pendidikan usia dini tersebut. Metode peneltian menggunakan pendekatan kualitatif yang analisisnya berorientasi pada realita-realita yang ada atau gejala yang bersifat alami. Konstruksi Pendidikan Anak Usia Dini di KB Masyithoh 08 Kramatsari Pekalongan telaah pada tujuan, materi dan metode ditunjukkan dengan optimalisasi pendekatan pola pembinaan pada anak didik yang berorentasi pada tujuan pembentukan anak yang berkarakter mulia. Karenanya dikembangkan materi-materi yang menumbuhkan rasa keimanan yang kuat dan prinsip perilaku yang berorentasi pada perilaku mulia pada anak didik dengan pengembangan metode pembinaan yang variatif dan inovatif sesuai jenjang anak di kelompok bermain (KB) Masyitoh 08 kramatsari kota Pekalongan tersebut. Terdapat daya dukung dari kesiapan para pendidik dan pengelolaannya. Adapun penghambatnya berupa keterbatasan sarana prasana yang menunjang konstruksi pembinaan anak usia dini di KB tersebut.  
Game-Based Learning as a Pedagogical Innovation Model in Islamic Education Abdul Hamid; Mahmutarom Mahmutarom; Sari Hernawati
Edusoshum : Journal of Islamic Education and Social Humanities Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Ikatan Cendikiawan Ilmu Pendidikan Islam (ICIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52366/edusoshum.v6i2.433

Abstract

This study investigates the implementation of Game-Based Learning (GBL) as an innovative pedagogical model in contemporary Islamic Education at MTs Negeri 1 Kota Semarang. The research was motivated by the continued use of conventional teaching methods, which often resulted in low student engagement, limited interaction, and reduced learning motivation among Grade VIII students. Employing a qualitative case study approach, data were collected through classroom observations, semi-structured interviews, and documentation analysis involving Islamic Religious Education teachers and students. The findings indicate that the use of digital platforms such as Quizizz, Kahoot, and Wordwall transformed the learning process into a more interactive, collaborative, and student-centered experience. Students showed higher participation, stronger motivation, improved teamwork, and better understanding of fiqh and Islamic Cultural History materials. Moreover, teachers adapted their roles from traditional knowledge transmitters to learning facilitators. The study also found that GBL effectively integrated Islamic values, including honesty, responsibility, cooperation, and discipline, making it a promising approach for enhancing learning effectiveness in modern madrasah education.