Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PELATIHAN MEMBUAT HANTARAN PERNIKAHAN PADA IBU-IBU RUMAH TANGGA UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN Rini Anggraini; Popy Yuliarty
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 9 No 2 (2019): Inovatif Vol. 9 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v9i2.367

Abstract

Hantaran pernikahan atau sering disebut seserahan merupakan sesuatu yang umum dan harus ada dalam rangkaian pernikahan di Indonesia. Seserahan merupakan simbolisasi dari pihak mempelai pria sebagai wujud tanggung jawab kepada pihak keluarga terutama orang tua calon pengantin wanita. Pelatihan ini merupakan pelatihan tahap ke 2 dengan peserta yang berbeda. Permasalahan yang timbul adalah banyak para ibu yang tidak mengetahui cara membuat hantaran pernikahan dengan kreatif dan menarik, padahal keterampilan ini tentu sangat diperlukan untuk mereka sendiri ataupun dapat menjadi peluang jasa menghias hantaran pernikahan. Evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 10 orang. secara umum, kegiatan ini dapat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta waktu selanjutnya untuk belajar lagi ( Nilai rata-rata terendah pada pertanyaan nomor 4 dengan rata-rata 3.10)
DAUR ULANG KARTON BEKAS MENJADI PRODUK BERNILAI Popy Yuliarty; Rini Anggraini; Retna Kristiana
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 9 No 2 (2019): Inovatif Vol. 9 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v9i2.371

Abstract

Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan mencegah adanymencegah adany mencegah adany mencegah adanymencegah adanymencegah adanymencegah adanymencegah adany mencegah adany mencegah adanya sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan dengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang baru dengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang baru dengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang baru dengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang baru dengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang baru dengan proses pembuatan barang baru. Pada kegiatan ini, samp. Pada kegiatan ini, samp. Pada kegiatan ini, samp. Pada kegiatan ini, samp . Pada kegiatan ini, samp . Pada kegiatan ini, samp. Pada kegiatan ini, samp . Pada kegiatan ini, samp . Pada kegiatan ini, samp. Pada kegiatan ini, samp. Pada kegiatan ini, samp. Pada kegiatan ini, samp. Pada kegiatan ini, samp . Pada kegiatan ini, samp. Pada kegiatan ini, samp. Pada kegiatan ini, samp. Pada kegiatan ini, samp. Pada kegiatan ini, sampah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas tempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan lain tempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan lain tempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan lain tempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan lain tempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan lain tempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan lain tempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan lain tempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan lain tempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan lain tempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan lain tempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan lain tempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan lain -lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam jenis karton duplek dengan ketebalan bebas.jenis karton duplek dengan ketebalan bebas. jenis karton duplek dengan ketebalan bebas. jenis karton duplek dengan ketebalan bebas.jenis karton duplek dengan ketebalan bebas.jenis karton duplek dengan ketebalan bebas. jenis karton duplek dengan ketebalan bebas. jenis karton duplek dengan ketebalan bebas.jenis karton duplek dengan ketebalan bebas.jenis karton duplek dengan ketebalan bebas.jenis karton duplek dengan ketebalan bebas.jenis karton duplek dengan ketebalan bebas.jenis karton duplek dengan ketebalan bebas. jenis karton duplek dengan ketebalan bebas.jenis karton duplek dengan ketebalan bebas.jenis karton duplek dengan ketebalan bebas.jenis karton duplek dengan ketebalan bebas. jenis karton duplek dengan ketebalan bebas.jenis karton duplek dengan ketebalan bebas. jenis karton duplek dengan ketebalan bebas.jenis karton duplek dengan ketebalan bebas.jenis karton duplek dengan ketebalan bebas.jenis karton duplek dengan ketebalan bebas. jenis karton duplek dengan ketebalan bebas. jenis karton duplek dengan ketebalan bebas.jenis karton duplek dengan ketebalan bebas.jenis karton duplek dengan ketebalan bebas. jenis karton duplek dengan ketebalan bebas. Evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diEvaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diEvaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini di Evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diEvaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini di Evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini di Evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini di Evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diEvaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini di Evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini di Evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diEvaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diEvaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diEvaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diEvaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diEvaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini di Evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diEvaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diEvaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diEvaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini di Evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diEvaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini di Evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diEvaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini di Evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diEvaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diEvaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini di Evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diEvaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini di Evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini di Evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diEvaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini di Evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diEvaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini di Evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan lakukan lakukan lakukan lakukan lakukan lakukan dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18 dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18 dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18 dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18 dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18 dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18 dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18 dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18 dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18 dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18 dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18 dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18 dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18 dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18 dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18 dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18 orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai rata untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai rata untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai rata untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai rata untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai rata untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai rata untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai rata untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai rata untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai rata untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai rata untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai rata untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai rata untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai rata untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai rata untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai rata untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai rata -rata di atas dapat disimpulkan rata di atas dapat disimpulkan rata di atas dapat disimpulkan rata di atas dapat disimpulkan rata di atas dapat disimpulkan rata di atas dapat disimpulkan rata di atas dapat disimpulkan rata di atas dapat disimpulkan rata di atas dapat disimpulkan rata di atas dapat disimpulkan rata di atas dapat disimpulkan rata di atas dapat disimpulkan rata di atas dapat disimpulkan rata di atas dapat disimpulkan rata di atas dapat disimpulkan rata di atas dapat disimpulkan rata di atas dapat disimpulkan rata di atas dapat disimpulkan bahwa secara umum, kegiatan ini dabahwa secara umum, kegiatan ini da bahwa secara umum, kegiatan ini dabahwa secara umum, kegiatan ini da bahwa secara umum, kegiatan ini dabahwa secara umum, kegiatan ini da bahwa secara umum, kegiatan ini da bahwa secara umum, kegiatan ini da bahwa secara umum, kegiatan ini dabahwa secara umum, kegiatan ini dabahwa secara umum, kegiatan ini dabahwa secara umum, kegiatan ini dabahwa secara umum, kegiatan ini dabahwa secara umum, kegiatan ini dabahwa secara umum, kegiatan ini dabahwa secara umum, kegiatan ini dabahwa secara umum, kegiatan ini dabahwa secara umum, kegiatan ini dabahwa secara umum, kegiatan ini da bahwa secara umum, kegiatan ini dabahwa secara umum, kegiatan ini dabahwa secara umum, kegiatan ini dabahwa secara umum, kegiatan ini da bahwa secara umum, kegiatan ini dabahwa secara umum, kegiatan ini dapat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulit
TINGKAT RISIKO PEKERJA PADA MESIN PIERCING TUBE DENGAN MENGGUNAKAN METODE RAPID ENTIRE BODY ASSESSMENT (REBA) DAN RAPID UPPER LIMB ASSESSMENT (RULA) DI DEPARTEMEN PRESS SHOP PT. X. Popy Yuliarty; Andri Wibowo
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 9 No 1 (2019): Inovatif Vol. 9 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v9i1.379

Abstract

Kenyamanan dan keamanan di tempat kerja harus diwujudkan karena karyawan sangat rentanmengalami kecelakan ketika bekerja. Hal ini tentu membuat adanya banyak kerugian seperti biaya, waktu,efisisensi dan efektivitas kerja serta berakibat pada produktivitas kerja yang menurun. Banyak hal yang harusdiperhatikan di dalam line produksi agar line produksi bisa di jadikan tempat yang aman dan nyaman. Rumusanmasalah dalam penelitian ini adalah berapa tingkat risiko ergonomi terhadap proses produksi pada karyawan didepartemen (Press Shop) PT. X. Tujuan dari penelitian ini adalah rekomendasi perbaikan yang tepat untukmengurangi / menyelesaikan permasalahan karyawan terhadap keletihan pada karyawan didepartemen PressShop di PT. X. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah REBA, RULA serta kuisioner NBM. Untukmenghitung nilai skor RULA dan REBA peneliti menggunakan software RULA REBA Assessment pada tiappengamatan aktifitas produksi. Hasil dari penelitian ini adalah untuk 3 skor tertinggi keluhan yang dirasakanoperator yaitu sakit pinggang (7), sakit pada lengan atas bagian kanan total skor (6), sakit pada bagian punggungtotal skor (5). Untuk Skor REBA pada pierching tube header pipe adalah 8, termasuk dalam resiko tinggisehingga perlu adanya perbaikan, Skor RULA pada pierching tube header pipe 7, memiliki level risiko tinggiperlu adanya perbaikan. Solusi perbaikan dari hasil data penelitian yaitu perbaikan terhadap edukasi terhadapoperator, perbaikan pada posisi layout kerja dan membuat modifikasi meja pada mesin.
PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK TOTAL SUSPENDED SOLID PADA STOCK PREPARATION 1 DI PT X (INDUSTRI KERTAS) Rini Anggraini; Bagas Atma P; Popy Yuliarty
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 9 No 1 (2019): Inovatif Vol. 9 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v9i1.380

Abstract

PT. X merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi kertas. Salah satu seksi indukX adalah bagian Stock Preparation. Stock Preparation mempunyai tugas fundamental, yaitu mengubah wastepaper menjadi pulp atau bubur kertas sebelum menjadi produk jadi yaitu kertas. Kualitas air merupakan salah satuhal terpenting dalam Stock Preparation 1, baik itu berupa air proses maupun air limbah. Di Stock Preparation,parameter penilaian kualitas air limbah dapat dilihat dari jumlah Total Suspended Solid (TSS) yang terkandung didalam sewer. Data yang digunakan untuk kualitas air pada Total Suspended Solid di Stock Preparation 1 denganmenggunakan metode Control Chart yaitu merupakan salah satu dari alat QC 7 tools (7 alat pengendalian kualitas)yang berbentuk grafik dan dipergunakan untuk memonitor atau memantau stabilitas dari suatu proses sertamempelajari perubahan proses dari waktu ke waktu. Tujuannya agar air yang dibuang ke lingkungan tidakmencemari lingkungan sekitar. Hasil yang di peroleh menggunakan metode ini, sebesar 1606 mg/L dan tergolongkedalam golongan yang tidak mencemari lingkungan. Hasil penelitian ini adalah data out of control yaitu padadata ke – 8 yang disebabkan karena nilai konsentrasi TSS yang tinggi (melebihi standar yang ditetapkan).Penyebabkonsentrasi TSS tinggi adalah pompa ada yang bocor sehingga air masuk ke sewer, Line Production Stop karenatangki penyaringan dikuras, overflow yaitu kelebihan aliran air di dalam tangki sehingga output tidak keluar danscreen (Penyaring) jenis STS mengalami PLUG, dalam kata lain saringan tersumbat.
PENILAIAN KEPUASAN PENGHUNI APARTEMEN MEDITERANIA GARDEN RESIDENCE 2 DENGAN METODE IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS ( IPA ) ( STUDI KASUS di PT PRIMA BUANA INTERNUSA ) Popy Yuliarty; Fahrizal Yahya
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 8 No 2 (2018): Inovatif Vol. 8 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v8i2.656

Abstract

Seiring berjalannya waktu, bisnis property saat ini dirasa sangat menjanjikan dan mengundang para developer atau pengembang untuk mendalami dan lebih serius di bidang ini. Dan salah satu investasi di bidang property adalah apartemen.Selain fasilitas yang diberikan tidak jarang para pengembang apartemen menarik minat calon pembeli dan penghuni dengan janji memberikan kualitas pelayanan yang cepat dan memuaskan penghuni. Beberapa fasilitas yang diberikan dan pelayanan yang diberikan diharapkan dapat memberikan kepuasan dan kenyamanan penghuni akan kualitas pelayanan dari pihak penglola apartemen. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepuasan pelayanan service dan preventive yang di berikan pengelola Apartemen Mediterania Garden Residence 2 kepada penghuni dengan metode Importanca Performance Analysis (IPA). Hasil dari penelitian ini adalah atribut pelayanan yang menjadi prioritas improvement dengan atribut yang berada di zona kuadran A dan Kuadran C, adalah : pelayanan customer service yang cepat, pembayaran tagihan listrik, air dan maintenance di bagian keuangan selalu update, lahan parkir cukup luas dan tertata rapi, kemudahan penghuni dalam memperoleh berbagai informasi, kebersihan lingkungan area apartemen yang terjaga
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PRODUK SCREW PAN M5X13MM PADA MESIN JBF-06403 DI BAGIAN FORMING DENGAN METODE DEFINE, MEASURE, ANALYZE, IMPROVE, CONTROL (DMAIC) ( STUDI KASUS PT GARUDA METALINDO ) Popy Yuliarty; Abdul Kholiq
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 8 No 1 (2018): Inovatif Vol. 8 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v8i1.671

Abstract

PT. GM merupakan perusahaan yang memproduksi baut dan mur. Program improvement quality control circle dilakukan setiap tahun untuk menjaga kualitas dan mengurangi produk defect, namun masih belum maksimal karena tidak konsisten dalam mejalankan program tersebut sehingga defect yang terjadi pada proses pembuatan baut screw pan m5x13mm masih sangat tinggi. Penyebab defect pada ini di dominasi oleh 2nd punch patah sebesar 38% dan 2nd punch retak sebesar 26 % yang akan dikualifikasikan sebagai Critical To Quality/CTQ. Untuk meminimalkan jumlah produk defect dan sekaligus meningkatkan kualitas produk, maka dilakukan penelitian dengan topik meminimalkan produk defect. Tujuan utama dari penelitian ini adalah mengetahui penyebab defect utama dan memberikan usulan perbaikan yang dapat meminimalkan defect. Metode six sigma digunakan dalam upaya meningkatkan kualitas produk melalui tahap DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve dan Control). Hasil penelitian ini adalah pemacahan masalah yang akan dibuat dengan metode 5W + 1H. Penyebab defect sebanyak empat jenis yaitu 2nd punch patah, 2nd punch retak, dies kotor, dan flange miring.Usulan perbaikan untuk tiap defect adalah sebanyak 5 rencana.
PENERAPAN METODE PERAMALAN (FORECASTING) PADA PERMINTAAN ATAP di PT X Anna Lusiana; Popy Yuliarty
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 10 No 1 (2020): Inovatif Vol. 10 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v10i1.2530

Abstract

PT. X merupakan anak perusahaan dari PT. X salah satu perusahaan ternama di Indonesia yang telah berdiri sejak tahun 2013 dan bergerak sebagai distributor ekslusif bagi produk-produk bahan bangunan yang diproduksi oleh perusahaan induk seperti produk atap H, dan beberapa bahan bangunan lainnya serta produk bahan bangunan impor dari negara di kawasan Asia dan Eropa. Tujuan dari penelitian ini yaitu menentukan tiga metode peramalan yang dapat digunakan berdasarkan pola grafik peramalan data historis, menentukan metode peramalan yang tepat dengan tingkat kesalahan paling terkecil berdasarkan ketiga metode tersebut pada permintaan produk Atap H di PT. XYZ. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu didapatkan grafik peramalan yang memiliki pola horizontal dikarenakan fluktuasi nilai berada disekitar rata-rata maka perhitungan peramalan permintaan beserta tingkat kesalahannya diketahui bahwa terdapat tiga metode yang digunakan yaitu; Metode Exponential, Exponential Smoothing dengan α = 0,1 dan Exponential Smoothing dengan α = 0,2 Sehingga Metode yang paling tepat digunakan dalam menganalisis data dengan memiliki tingkat kesalahan yang paling terkecil dari ketiga metode yang digunakan pada produk Atap H untuk ramalan Januari 2019 yaitu menggunakan Metode Exponential Smoothing dengan α = 0,2 dengan nilai MAPE yakni 32,67; MAD yakni 286.023,31; MSE yakni 118.336.236.635,27; dan MFE yakni 286.023,31
PENJADWALAN PROYEK MESIN AUTO ASSEMBLY MEMBRANE REGULATOR VALVE DI PT. OMG METODE CRITICAL PATH METHOD (CPM) Popy Yuliarty; Roni Anggraini; Tri Wastiono
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 10 No 1 (2020): Inovatif Vol. 10 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v10i1.2531

Abstract

Kemajuan Teknologi industri di Indonesia yang menuntut mengikuti adanya perubahan dan kemajuan yang terus menerus menjadikan memicu perkembangan di dunia industri menuntut adanya system automasi dalam menjalankan roda perindustrian yang modern. PT. Oto Makmur Gemilang (OMG) adalah perusahaan yang bergerak dalam industri jasa machine maker otomation dan robotic. Didalam menjalankan proyeknya PT. Oto Makmur Gemilang (OMG) tidak memiliki metode khusus, dalam melakukan penjadwalan untuk mendapatkan estimasi waktu hingga terselesainya proyek Salah satu metode yang dapat digunakan untuk pengendalian jadwal proyek adalah dengan metode Critical Path Method (CPM), dengan menggunakan metode CPM dapat digunakan untuk mengidentifikasi waktu secara realitis untuk setiap aktivitas sehingga dapat membantu menunjukan hubungan setiap aktivitas. Tujuan yang ingin dicapai dalam peng-implementasian Metode CPM ini adalah untuk mendapatkan estimasi durasi proyek yang efisien dan indentifikasi jalur kritis dalam menyelesaikan proyek. Dalam pengimplementasian metode CPM didapat proyek lebih cepat diselesaikan dalam 42 hari dengan lima jalur kritis. Kesimpulan dari kerja praktek ini adalah bahwa metode CPM dapat diterapkan untuk efisiensi penjadwalan pada proyek proyek mesin Auto Assembly Membrane Regulator Valve Di PT. OMG.
PERANCANGAN HEATSINK UNTUK LAMPU LED MENGGUNAKAN SIMULASI CFD Rini Anggraini; Andi F. Sudarma; Popy Yuliarty; Fajar V.Enriko
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 10 No 1 (2020): Inovatif Vol. 10 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v10i1.2532

Abstract

Artikel ini menampilkan hasil studi secara numeric dari heatsink yang digunakan untuk melepaskan panas dari lampu LED secara konveksi alami.Heatsink terdiri dari tapak lempengan yang berbentuk lingkaran dan terhubung dengan sirip / fin pada salah satu sisinya.Secara umum, aliran dari fluida pada heatsink bergerak secara konveksi alami dimana udara yang lebih dingin mengalir masuk kedalam bagian fin yang lebih panas dan mengalir keluar menuju ujung-ujung sirip. Pada simulasi ini terdapat 3 buah heatsink dengan bentuk yang berbeda (yaitu bentuk persegi, bentuk pin dan bentuk trapesium) dipelajari secara numeric menggunakan perangkat lunak Solidworks untuk mengetahui laju pendinginan yang paling efektif. Hasil simulasi thermal menunjukkan bahwa desain heatsink dengan sirip trapesium menunjukkan temperature maksimal yang terendah yaitu 71,1025oC, sehingga desain yang direkomendasikan untuk aplikasi dengan konveksi alami adalah sirip trapesium. Luas area permukaan bentuk trapesium lebih besar dibandingkan dengan bentuk persegi dan bentuk pin, yang mempengaruhi efisiensi perpindahan panas pada heatsink
ANALISA KEBUTUHAN PRODUK GENERAL LIGHTING DI PT X (DISTRIBUTOR LAMPU LED) DENGAN METODE PERAMALAN Kurniyanto Bayu Anggoro; Popy Yuliarty; Rini Anggraini
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 10 No 2 (2020): Inovatif Vol. 10 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v10i2.2652

Abstract

PT. X selaku distributor resmi lampu LED, menjual produk-produk general lighting, dengan selalu berusaha memberikan pelayanan yang optimal kepada pelanggan. Untuk memenuhi kebutuhan konsumen akan produk-produk general lighting, PT.X masih belum memiliki sistem stok. Oleh karena itu konsumen harus bersedia menunggu sesuai lead time dari produk yang akan mereka beli. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui metode peramalan yang tepat untuk menentukan jumlah kebutuhan stok produk. Metode yang digunakan adalah metode peramalan Linea Regression. Hasil penelitian adalah didapatkan hasil peramalan untuk bulan Juli 2020 untuk ke 2 item produk adalah sebesar 32 dan 54 unit