Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER, LITERASI, 4C DAN HOTS PADA SILABUS DAN RPP MATA PELAJARAN FIQIH : Analisis Penguatan Pendidikan Karakter, Literasi, 4C dan Hots Pada Silabus dan RPP Mata Pelajaran Fiqih Yadi, Supriyadi; Deri Wanto
Kasta: Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Vol. 2 No. 3 (2022): DESEMBER
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kasta.v2i3.318

Abstract

Penelitian ini mengungkan kandungan unsur Peguatan Pendidikan Karakter (PPK), Literasi, 4C, dan HOTS pada silabus dan Rencana Program Pengajaran (RPP) mata pelajaran Fikih, khususnya kelas VIII semester ganjil. Penelitian ini untuk mengetahui apakah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Fiqh telah sesuai dengan silabus, unsur penguatan pendidikan karakter apa yang terdapat pada Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Fiqih, apakah berpikir kristis dan kreatifitas serta unsur HOTS telah terdapat di dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa dokumen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran belum sesuai dengan Silabus, penguatan pendidikan karakter hanya pada unsur relegius, sementara berpikir kritis dan kreatifitas belum mendapatkan perhatian dan tidak ditemukan unsur hots dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, baik di indikator Kompetensi Dasar, proses pembelajaran, maupun penilaian. Dari penelitian guru perlu memperbaiki Rencana Pelaksanaan Pembelajaran sehingga sesuai dengan perkembangan pada abad 21.
THE IMPACT OF ARTIFICIAL INTELLIGENCE ON STUDENTS’ INTEREST AND ACHIEVEMENT IN LEARNING MATHEMATICS: Bengkulu, Indonesia Sarwoedi; Syamsir; Muhammad Sholihin; Deri Wanto; Idi Warsah
Jurnal Math-UMB.EDU Vol. 13 No. 1 (2025): NOVEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/mathumbedu.v13i1.9050

Abstract

This study investigates the impact of Artificial Intelligence (AI) on students’ interest and achievement in learning mathematics compared to the use of printed textbooks. A quasi-experimental design was employed with two groups of senior high school students: the experimental group utilized AI-based applications, while the control group relied on printed textbooks as the main learning resource. Research instruments included a learning interest questionnaire, achievement tests, and classroom observations. The results indicate that students learning with AI demonstrated higher levels of interest due to interactivity and personalized content. Furthermore, there was a significant difference in learning outcomes between the AI group and the textbook group. The findings suggest that integrating AI into mathematics instruction can serve as an innovative strategy to foster student motivation and improve academic performance, while printed textbooks remain valuable as supplementary learning resources. Keywords: Artificial Intelligence, learning interest, learning outcomes, mathematics
Pendidikan Islam Klasik Dan Kontemporer Reni Dianti Rukmini; Aprianti, Serly; Deri Wanto
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 13 No 1 (2026): Al I'tibar: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/geap0119

Abstract

Pendidikan Islam mengalami perkembangan dari masa klasik hingga kontemporer dengan tetap berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep, tokoh, dan perkembangan pemikiran filsafat pendidikan Islam pada kedua periode tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan analisis literatur dari sumber primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam klasik berfokus pada pembentukan akhlak dan spiritual melalui lembaga pesantren, masjid, dan halaqah, dengan tokoh seperti Al-Ghazali, Ibnu Sina, dan Al-Farabi. Sementara itu, pendidikan Islam kontemporer mengintegrasikan ilmu agama dengan teknologi dan ilmu modern, dengan lembaga seperti madrasah dan perguruan tinggi Islam. Kedua periode menunjukkan kesinambungan tujuan pembentukan insan kamil meski dengan pendekatan yang berbeda. Disimpulkan bahwa pendidikan Islam perlu terus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar.