Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

DAMPAK KEBERADAAN PASAR MRICAN TERHADAP TINGKAT KINERJA JALAN DI RUAS JALAN TENTARA PELAJAR KOTA SEMARANG Setyaningsih, Ratna; Mudiyono, Rachmat; Ridlo, Mohammad Agung
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 4, No 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruas Jalan Tentara Pelajar memiliki arus lalu lintas yang cukup padat karena terdapat aktivitas perdagangan dan jasa berupa Pasar Mrican. Keberadaan Pasar Mrican ini mengakibatkan munculnya permasalahan kemacetan lalu lintas yang disebabkan oleh hambatan samping serta tarikan. Maka dari itu, penelitian ini dilakukan guna mengetahui besar dampak kebaradaan Pasar Mrican terhadap tingkat kinerja jalan di ruas Jalan Tentara Pelajar Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 100 responden dengan ditentukan oleh metode simple random sampling. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa dampak tarikan dan bangkitan yang dihasilkan dari adanya Pasar Mrican terhadap volume di ruas Jalan Tentara Pelajar mengalami kenaikan sebesar 4.44% dengan volume tarikan dan bangkitan sebesar 207.40 smp/jam. Hasil penelitian diketahui bahwa dampak tarikan dan bangkitan yang dihasilkan dari adanya Pasar Mrican terhadap hambatan samping di ruas Jalan Tentara Pelajar mengalami kenaikan hambatan samping 42,16% atau sebesar 387,95 kejadian/jam. Kapasitas jalan menunjukkan bahwa Kapasitas jalan yang dihasilkan dengan adanya dampak dari Pasar Mrican mengalami penurunan sebesar 3.26% atau sebesar 187.68 smp/jam dari kapasitas jalan yang dihasilkan tanpa adanya dampak Pasar Mrican. Tingkat pelayanan jalan menunjukkan bahwa adanya kenaikan tingkat pelayanan jalan pada jam puncak yang dihasilkan akibat dari adanya dampak Pasar Mrican sebesar 6,17%. Hal ini menunjukkan bahwa adanya dampak yang dihasilkan oleh keberadaan Pasar Mrican terhadap tingkat kinerja jalan di ruas Jalan Tentara Pelajar. Semakin tinggi atau banyak aktivitas perdagangan dan jasa di ruas Jalan Tentara Pelajar makan akan menimbulkan kemacetan lalu lintas. Saran dari penelitian ini adalah perlunya penambahan lahan parkir, penertiban pedagang kaki lima, serta pengelolaan pasar yang lebih baik agar permasalahan kemacetan lalu lintas di ruas Jalan Tentara Pelajar dapat diminimalisasi.Kata Kunci: Pasar Mrican, Tingkat Kinerja Jalan, Permasalahan Lalu Lintas, Volume Kendaraan
KAJIAN VITALITAS KAWASAN PECINAN SEBAGAI KAWASAN WISATA BUDAYA KOTA SEMARANG Maq'ruf, Zulfan; Ridlo, Mohammad Agung
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 4, No 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan Pecinan Semarang merupakan Kawasan yang unik, baik dari bentuk fisiknya, segi nilai Sejarah, maupun aktivitas yang berlangsung di dalamnya. Dengan sejarah yang Panjang tersebut, membuat Kawasan Pecinan memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata terutama wisata budaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji vitalitas ruang Kawasan Pecinan Kota Semarang dan mengidentifikasi potensi wisata tangible dan intangible. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan Kawasan Pecinan memiliki aksesibilitas yang baik dengan jalan yang saling terkoneksi, atraktivitas yang baik dengan langgam arsitektur khas China, dan amenitas yang cukup. Kawasan Pecinan juga memiliki potensi wisata berupa bangunan-bangunan bersejarah, tradisi budaya, serta makanan-makanan seperti lumpia dan makanan-makanan non halal, serta terdapat Waroeng Semawis.Kata Kunci: Kawasan Pecinan, Vitalitas Tata Ruang, Potensi Pariwisata
PENGARUH KEMACETAN LALU LINTAS TERHADAP EKONOMI PENGGUNA PETAK JALAN INSINYUR H. JUANDA, KOTA BEKASI Nugroho, Satrio Agung; Mutaaqien, Abied Rizky Putra; Ridlo, Mohammad Agung; Rochani, Agus
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 4, No 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setidaknya ada 24 titik kemacetan di Kota Bekasi dengan salah satu titiknya berada di jalan Ir. H. Juanda. Kemacetan parah kerap terjadi akibat penutupan palang kereta. Tundaan tersebut sampai ke Pasar Proyek di sisi timur, dan depan Pemkot Bekasi sisi barat serta di Jalan Perjuangan hingga simpang Jalan Baru. Volume kendaraan yang banyak, tidak sebanding dengan lebarnya ruas jalan di depan Stasiun Bekasi. Hal ini diperparah dengan adanya angkutan umum dan angkutan online (ojek online ataupun taksi online) yang berhenti di bahu jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana kemacetan mempengaruhi perekonomian pengguna jalan dan mengetahui seberapa besar pengaruh kemacetan terhadap perekonomian pengguna jalan Insinyur H. Juanda. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Temuan studi dalam penelitian ini adalah para pengguna sepeda motor yang melintas pada saat lalu lintas normal biasanya memerlukan waktu rata-rata 4,5 menit dan ketika melintas pada saat macet memerlukan waktu rata-rata 41,3 menit serta mengalami kerugian waktu setidaknya 36,8 menit. Selain itu, para pengguna sepeda motor juga mengalami kerugian berupa kehilangan pendapatan sebesar Rp 18.621,17 ketika melintas saat macet. Adapun pada biaya operasional kendaraan, para pengendara sepeda motor ini biasanya hanya mengeluarkan biaya Rp 37,02 hingga Rp74,04 pada saat lalu lintas normal dan pada saat macet mengeluarkan biaya minimal Rp 118,36 sampai Rp 1.183,6. Sedangkan untuk para pengguna mobil pada saat lalu lintas normal biasanya memerlukan waktu rata-rata 7,2 menit dan ketika melintas pada saat macet memerlukan waktu rata-rata 54,9 menit serta mengalami kerugian waktu setidaknya 47,7 menit. Selain itu, para pengendara mobil juga mengalami kerugian berupa kehilangan pendapatan sebesar Rp 24.136,68 ketika melintas saat macet. Adapun pada biaya operasional kendaraan, para pengendara mobil ini hanya mengeluarkan biaya sebesar Rp 2.098,34 hingga Rp 6.994,47 pada saat lalu lintas normal dan pada saat macet mengeluarkan biaya minimal Rp 4.081,47 sampai Rp 48.977,64.Kata Kunci: Pengaruh, Kemacetan Lalu Lintas, Ekonomi Pengguna Jalan