Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

KECEPAN TUNGKUS SEBAGAI KONTEKS PEMBELAJARAN BERBASIS PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL Tria Desvitasari; Cecil Hiltrimartin; Somakim somakim
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 4 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i4.12506

Abstract

Aritmatika sosial adalah salah satu materi yang cukup urgent dan bermanfaat untuk kehidupan siswa itu sendiri, namun siswa terkendala dalam memahami soal-soal cerita kontektual, diantaranya siswa masih bertanya maksud dari soal cerita tersebut, dan siswa belum secara sistematis dalam melakukan pemecahan masalah tersebut. Oleh karena  itu, guru harus dapat menyusun pembelajaran yang menarik dan dapat menggali lebih dalam kemampuan siswa dalam memecahkan suatu persoalan, yaitu menerapkan pembelajaran berbasis pemecahan masalah dengan menggunakan konteks makanan tradisional Muba “Kecepan Tungkus”. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan lintasan belajar dan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa dengan menggunakan konteks makanan tradisional MUBA “Kecepan Tungkus”. Penelitian ini terdiri atas 4 (empat) aktivitas, yaitu: (1) aktivitas merancang produk yang berkaitan dengan harga beli; (2) aktivitas membuat produk yang berkaitan dengan harga jual; (3) aktivitas menjual produk yang berkaitan dengan untung/rugi; (4) aktivitas penyelesaian soal-soal pemecahan masalah. Metode yang digunakan dalampenelitian ini, yaitu design research tipe validation studies, terdiri dari 3 tahapan, yaitu preparation and design, design experiment dan retrospective analysis. Teknik pengumpulan data  pada penelitian ini menggunakan pengamatan (observasi), wawancara, lembar aktivitas dan pretest/posttest. Hasil dari penelitian ini berupa lintasan belajar yang rancang untuk memberikan pemahaman konsep yang mendalam bagi siswa serta menjadi solusi dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah, khususnya pada materi aritmatika sosial.
A Comparative Analysis of Pyramid Topics in Singaporean and Indonesian Mathematics Textbooks from a Mathematical Literacy Perspective Fatimah Azzahroh; Ely Susanti; Cecil Hiltrimartin
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol. 12 No. 1 (2026): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/fbc.12.1.65-82

Abstract

This study aims to compare three mathematics textbooks, namely the Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), Kurikulum Merdeka, and the Singapore textbook (New Discovering Mathematics 2B), on the topic of pyramids from a mathematical literacy perspective. This research employs a descriptive-comparative method, using content analysis, to examine the presentation of materials and problem characteristics in relation to Bloom’s taxonomy and their alignment with the PISA 2018 framework. The findings reveal that the KTSP textbook primarily emphasizes basic concepts and lacks real-world context and a variety of problem types. The Kurikulum Merdeka textbook is beginning to incorporate everyday contexts, although it has not yet fully supported higher-order thinking skills. In contrast, the Singapore textbook demonstrates a more comprehensive approach through effective visualizations, a wider range of cognitive-level problems, and contextual problem-solving tasks aligned with PISA characteristics. These results indicate that textbooks integrating visual representations, meaningful contexts, and diverse problem levels are more effective in fostering students’ mathematical literacy. Therefore, improving textbook design in line with international literacy frameworks is essential for enhancing meaningful mathematics learning.