Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL AGROHITA

SELEKSI AKTINOBAKTERIA INDIGENOUS UNTUK PENGENDALIAN PENYAKIT HAWAR DAUN BAKTERI (Xanthomonas oryzae pv. oryzae) SERTA PENINGKATAN PERTUMBUHAN PADI Muhammad Fadil; Yulmira Yanti; Ujang Khairul
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 1 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i1.8178

Abstract

Aktinobakteria merupakan kelompok bakteri Gram postif, dominan di tanah dan memiliki peran penting dalam melindungi tanaman dari serangan patogen dan meningkatkan pertumbuhan tanaman. Tujuan penelitian untuk mendapatkan isolat Aktinobakteria yang dapat mengendalikan penyakit hawar daun bakteri dan peningkatan pertumbuhan tanaman padi. Penelitian terdiri 3 tahap yaitu 1.) Isolasi Isolat Aktinobakteria dan Xanthomonas oryzae pv. oryzae. Variabel yang diamati adalah ciri-ciri morfologi, uji Gram, reaksi hipersensitif, dan uji patogenisitas. 2.) Seleksi Aktinobakteria dalam meningkatkan pertumbuhan bibit padi dengan 27 perlakuan 6 ulangan, 25 isolat Aktinobakteria, 1 kontrol, dan 1 bakterisida berbahan aktif streptomisin, disusun dengan Rancangan Acak Lengkap. Variabel yang diamati adalah daya muncul lapang, tinggi bibit, jumlah daun, panjang akar, berat basah, dan berat kering. 3.) Seleksi Aktinobakteria untuk mengendalikan hawar daun bakteri pada tanaman padi dengan 21 perlakuan dan 6 ulangan, 18 isolat (hasil seleksi tahap II), 1 kontrol positif, 1 kontrol negatif, dan 1 kontrol positif, disusun dengan Rancangan Acak Lengkap. Variabel yang diamati adalah perkembangan penyakit dan pertumbuhan tanaman. Hasil penelitian diperoleh 30 hasil isolasi. Isolat Aktinobakteria terbaik dalam menekan perkembangan penyakit hawar daun bakteri dan memacu pertumbuhan tanaman padi adalah isolat dengan kode APRD 3I211, APRD 1I122, APRP 2S121, APRP 1I121, APRP 3I212 dengan Efektivitas 43.45%-50.69%.
IDENTIFIKASI RAYAP PADA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT SEPANJANG ALIRAN SUNGAI BATANG HARI MELEWATI KECAMATAN PULAU PUNJUNG KABUPATEN DHARMASRAYA Sri Heriza; Ridho Herdi; Ujang Khairul
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 9, No 2 (2024): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v9i2.15794

Abstract

ABSTRAK Tanaman kelapa sawit di Indonesia memiliki arti penting bagi pembangunan perkebunan nasional. Provinsi Sumatera Barat termasuk salah satu provinsi penghasil kelapa sawit di Indonesia. Kabupaten Dharmasraya termasuk salah satu kabupaten penghasil kelapa sawit di Provinsi Sumatera Barat dan tergolong daerah yang invasif dalam meningkatkan luas perkebunan kelapa sawit. Kabupaten Dharmasraya memiliki penduduk dengan mayoritas pekerja sebagai petani tanaman kelapa sawit. Sehubungan dengan hasil produksi tanaman kelapa sawit tersebut, Kabupaten Dharmasraya yang daerahnya dilintasi oleh Sungai Batang Hari sebahagian besar menanam kelapa sawit disepanjang aliran sungai tersebut. Kendala dalam usaha perkebunan kelapa sawit adalah serangan hama. Salah satu hama penting pada perkebunan kelapa sawit rakyat di sepanjang Sungai Batang Hari adalah rayap. Rayap merupakan serangga sosial yang termasuk kedalam ordo Isoptera yang pada dasarnya merupakan serangga daerah tropika dan subtropika. Kondisi lingkungan dan kelembapan juga mempengaruhi keragaman rayap pada suatu habitat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis rayap pada perkebunan kelapa sawit rakyat di sepanjang aliran Sungai Batang Hari melewati Kecamatan Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya. Identifikasi dilakukan dengan cara menyusuri aliran Sungai Batang Hari di Kecamatan Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya, dengan mengamati sarang rayap sekitar pertanaman kelapa sawit secara langsung yang berada di pinggir Sungai Batang Hari. Sarang rayap yang ditemukan selanjutnya dilakukan pembongkaran untuk kemudian diambil sampel rayap yang akan diidentifikasi. Sampel rayap yang dikoleksi adalah rayap kasta prajurit dan pekerja, yang diawetkan menggunakan alkohol 70%. Hasil penelitian menunjukkan hanya satu jenis rayap yang ditemukan pada perkebunan kelapa sawit rakyat di sepanjang aliran Sungai Batang Hari yaitu spesies Macrotermes gilvus.