Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Integration of Uptime Kuma Application Monitoring and MikroTik Router System using Prometheus and Grafana Defani, Refalia; wijayanto, Danur
Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi Vol 14, No 5 (2025): Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/stmsi.v14i5.5326

Abstract

A network monitoring system plays a crucial role in ensuring service availability and optimizing network infrastructure performance. This study aims to integrate the Uptime Kuma application monitoring system and MikroTik router devices using Prometheus and Grafana at Life Media Company. The developed monitoring system is designed to provide real-time monitoring of services and network devices through a centralized dashboard that is more efficient and informative. The system was developed using the PPDIOO methodology, which includes the phases of Prepare, Plan, Design, Implement, Operate, and Optimize. The implementation results indicate that the integrated monitoring system offers significant improvements over the previous system in terms of access stability, monitoring visualization completeness, and the availability of more detailed technical information. The technical data successfully displayed include bandwidth usage, CPU load, memory usage, service latency, and service availability levels. The system also utilizes a 10-second scraping interval to collect data periodically, enabling faster identification of potential connectivity issues. This study contributes to the development of adaptive, open-source network monitoring systems by demonstrating that it can flexibly monitor various devices and services, while also being efficient—requiring no additional hardware and capable of displaying real-time technical data through a centralized dashboard without relying on commercial systems. In the future, the system can be further enhanced by implementing automated notifications and alerting features to strengthen its overall monitoring capabilities.
Perancangan UI/UX Sistem Presensi Mobile dengan Pendekatan Design Thinking: Studi Kasus Rs. AMC Muhammadiyah Yogyakarta Djanti, Afifa; Wijayanto, Danur
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i3.6294

Abstract

Rumah Sakit AMC Muhammadiyah Yogyakarta merupakan instansi pelayanan jasa kesehatan yang sebelumnya menggunakan sistem presensi karyawan berbasis alat sidik jari. Namun, sistem ini dinilai kurang efisien karena alat presensi hanya tersedia di satu lokasi tertentu, yang menyulitkan karyawan untuk mencatatkan kehadiran mereka. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah prototype aplikasi presensi mobile berbasis Design Thinking yang diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan kenyamanan proses presensi karyawan. Metode Design Thinking yang digunakan dalam penelitian ini, meliputi lima tahapan, yaitu Empathize, Define, Ideate, Prototype dan Testing. Sedangkan metode pengujian aplikasi menggunakan metode SEQ. Hasil usability testing menggunakan metode SEQ dengan jumlah responden sebanyak 4 responden yang terdiri dari petugas dan orang tua, diperoleh nilai SEQ sebesar 6,25. Hasil pengujian diatas 5,5 diartikan bahwa aplikasi ini mudah digunakan serta dapat memberikan solusi atas permasalahan yang ada. Metode Design thinking terbukti mampu menghasilkan antar muka yang baik sesuai kebutuhan pengguna
PKM Penerapan Inovasi Matras Proning di Posyandu Lansia Baiturrahmah Menuju Lansia Sehat dan Berdaya Rosida, Luluk; Fitriahadi, Eny; Wijayanto, Danur; Ariyanto, Andry
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v6i1.239

Abstract

Kelompok Griya lansia Aisyiyah Baiturrahmah adalah salah satu posyandu yang ada di kelurahan Patangpuluhan dengan jumlah lansia yang  cukup banyak dan beberapa lansia menderita keluhan sesak nafas diantaranya karena asma , bronchitus dan faktor yang lain. Secara umum para lansia ini  membutuhkan edukasi dan pendampingan dalam mengurangi sesak nafas dengan harapan lansia bisa mengurangi sesak secara mandiri sehingga bisa beraktifitas, meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi keluhan dan komplikasi. Untuk itu  diperlukan strategi dalam pemberian edukasi dan alat yang presisi mudah berpindah tempat dan mudah digunakan untuk mengurangi sesak nafas yaitu dengan inovasi matras proning. PKM ini merupakan penerapan dari penelitian tim PKM berupa ‘marning” matras proning. Inovasi Produk “Marning” (matras proning) dibuat sebagai  alat bantu untuk melakukan posisi pronasi yang nyaman, aman, tidak memerlukan banyak biaya dan mudah diimplementasikan pada pasien  dengan keluhan sesak nafas karena tidak menimbulkan  efek samping serta bisa dilakukan mandiri oleh pasien. Terdapat 4 permasalahan konkrit yang akan ditangani dalam kegiatan ini adalah (1) Belum terdapat pendampingan pada pasien dan keluarga berbasis patient care centered di komunitas sebagai program edukasi secara terstruktur dan berkesinambungan tentang penanganan sesak nafas; (2) Belum tedapat program upaya preventive pada komplikasi penyakit kronik (seperti perawatan, mendeteksi dan mengurangi  sesak  nafas secara mandiri oleh pasien dan keluarga); (3) Belum adanya edukasi penanganan sesak nafas secara mandiri; (4) Belum tersedianya alat peraga edukasi dan alat pengurang sesak nafas yang bisa dipakai secara  dan dipindahkan dengan mudah sehingga memungkinkan untuk digunakan secara bergantian oleh lansia dengan keluhan sesak nafas. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan berbasis solusi dari permasalahan mitra tersebut. Kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan adalah (1) pendampingan pada pasien dan keluarga berbasis patient care centered; (2) program upaya preventive pada komplikasi penyakit kronik; (3) pengetahuan mitra tentang penanganan sesak nafas secara mandiri meningkat dan (4) Tersedianya alat peraga edukasi dan alat pengurang sesak nafas yang bisa dipakai secara  mandiri dan dipindahkan dengan mudah.
Analisis Tingkat Resiko Pada Website Xyz Menggunakan Metode Owasp Wijayanto, Danur; Firdonsyah, Arizona
Digital Transformation Technology Vol. 4 No. 1 (2024): Periode Maret 2024
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v4i1.4485

Abstract

Website adalah salah satu platform yang digunakan untuk menunjukkan beberapa jenis informasi. XYZ website adalah sebuah website Company Profile dari Studi Tari. Website XYZ masih menggunakan keamanan web standar yang digunakan untuk mengamankan data pribadi. Web tersebut pernah diserang menggunakan serangan XSS (Cross-Site Scripting), namun kerentanannya masih belum diketahui. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode OWASP (Open Web Application Security Projects) untuk memindai web tersebut. Untuk menentukan tingkat resiko, peneliti menggunakan likelihood dan impact. Pemindaian kerentanan keamanan menghasilkan 11 kerentanan dengan tingkat resiko yang berbeda – beda seperti 9 kerentanan mempunyai kategori sedang dan 2 kerentanan mempunyai kategori rendah. Tingkat kerentanan tersebut dihitung setelah mementukan tingkatan likelihood dan impact dari hasil pemindaian menggunakan OWASP ZAP.
OPTIMALISASI WEBSITE CLEON MELALUI PENDEKATAN WATERFALL: TRANSFORMASI ANTARMUKA YANG LEBIH USER-FRIENDLY: Optimizing Cleon's Website Through the Waterfall Approach: A Transformation Towards a More User-Friendly Interface Darmawan, Fauzan Nuraulia; Danur Wijayanto
Jurnal Sains Komputer dan Teknologi Informasi Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Sains Komputer dan Teknologi Informasi
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsakti.v6i2.6685

Abstract

Penggunaan teknologi di era digital semakin dominan, khususnya dalam bisnis dan layanan online. Antarmuka website menjadi penentu keberhasilan suatu platform digital, dan Cleon, sebagai penyedia layanan wifi dan koneksi internet, perlu berinovasi untuk memenuhi harapan pengguna yang semakin tinggi. Studi ini mengidentifikasi permasalahan terkait antarmuka website Cleon yang tidak sejalan dengan tren desain dan kebutuhan pengguna saat ini. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan pendekatan Waterfall untuk mentransformasi antarmuka menjadi lebih user-friendly. Tujuan utama penelitian adalah meningkatkan kualitas antarmuka Cleon guna memberikan pengalaman pengguna yang lebih memuaskan. Dengan tahapan Waterfall, penelitian ini merinci implementasi melalui analisis kebutuhan pengguna, perancangan antarmuka baru, implementasi, pengujian, dan evaluasi dampak setelah transformasi. Studi terdahulu yang mengimplementasikan metode waterfall dalam sistem informasi penjualan menunjukkan hasil positif, seperti peningkatan efisiensi dan pemberian layanan yang lebih memuaskan. Hasil optimalisasi antarmuka Cleon melalui Waterfall mencakup perbaikan tata letak, navigasi, dan responsivitas. Pengujian menyatakan kelayakan antarmuka dengan metode blackbox, menegaskan kemampuan akses di berbagai perangkat. Pemeliharaan yang proaktif diharapkan menjaga kualitas antarmuka seiring waktu. Simpulan menyatakan keberhasilan transformasi antarmuka dan kelebihan pendekatan Waterfall, meski perlu perhatian terhadap fleksibilitas adaptasi. Saran melibatkan peningkatan fleksibilitas, pemeliharaan berkala, kolaborasi intensif, dan penggunaan rutin metode blackbox. Diharapkan penelitian ini memberikan kontribusi signifikan untuk Cleon dan menjadi referensi bagi industri layanan internet dan teknologi secara lebih luas. Penggunaan teknologi di era digital semakin dominan, terutama dalam bisnis dan layanan online. Antarmuka situs web adalah faktor penentu dalam keberhasilan platform digital, dan Cleon, sebagai penyedia layanan konektivitas Wi-Fi dan internet, perlu berinovasi untuk memenuhi harapan pengguna yang meningkat. Studi ini mengidentifikasi masalah yang terkait dengan antarmuka situs web Cleon yang tidak selaras dengan tren desain saat ini dan kebutuhan pengguna. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan pendekatan Waterfall untuk mengubah antarmuka menjadi lebih ramah pengguna. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas antarmuka Cleon untuk memberikan pengalaman pengguna yang lebih memuaskan. Menggunakan tahapan Waterfall, penelitian ini merinci implementasi melalui analisis kebutuhan pengguna, merancang antarmuka baru, implementasi, pengujian, dan mengevaluasi dampak setelah transformasi. Penelitian sebelumnya yang menerapkan metode waterfall dalam sistem informasi penjualan telah menunjukkan hasil yang positif, seperti peningkatan efisiensi dan pelayanan yang lebih memuaskan. Hasil mengoptimalkan antarmuka Cleon melalui Waterfall termasuk peningkatan tata letak, navigasi, dan daya tanggap. Pengujian menunjukkan kelayakan antarmuka dengan metode blackbox, mengonfirmasi aksesibilitas di berbagai perangkat. Pemeliharaan proaktif diharapkan dapat menjunjung tinggi kualitas antarmuka dari waktu ke waktu. Kesimpulan tersebut menyatakan keberhasilan transformasi antarmuka dan keuntungan dari pendekatan Waterfall, meskipun perhatian terhadap fleksibilitas kemampuan beradaptasi diperlukan. Rekomendasi melibatkan peningkatan fleksibilitas, pemeliharaan berkala, kolaborasi intensif, dan penggunaan rutin metode blackbox. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi Cleon dan menjadi referensi bagi industri jasa internet dan teknologi yang lebih luas.
Prototype Cloud Storage Sistem Inventaris Pada Sanggar Tari Natya Lakshita (Didik Nini Thowok) Wijayanto, Danur; Tyas, Zahra Arwananing; Juawdesb, Hilfi
Jurnal Komtika (Komputasi dan Informatika) Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/komtika.v7i1.8832

Abstract

Sistem inventaris yang dimiliki sanggar menyimpan beberapa jenis file seperti file kostum, file buku, file topeng dan file penghargaan. Sehingga membutuhkan suatu penyimpanan yang membantu pengguna untuk menyimpan data tanpa perlu menghabiskan memori penyimpanan pribadi. Software yang digunakan untuk manajemen penyimpanan data adalah ownCloud. Tujuan dari penelitian ini untuk membuat rancangan dan membuat prototype cloud storage pada sistem inventaris dengan metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Network Development Life Cycle (NDLC) sampai ke tahap simulation prototype dengan melakukan konfigurasi antara sistem inventaris dan ownCloud. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan konfigurasi virtual machine VirtualBox, konfigurasi FTP dan ownCloud serta konfigurasi Sistem Inventaris. Setelah konfigurasi selesai, sistem diuji dengan melakukan upload file. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian yang dilakukan dengan melakukan input data dan upload file berhasil dilakukan dengan data yang diunggah tersimpan di cloud storage.
Classification of Daily Rainfall Using XGBoost with SMOTE in The Special Region of Yogyakarta Ayyesa Azzahra Mulia Ramadani; Danur Wijayanto
Jurnal Teknoif Teknik Informatika Institut Teknologi Padang Vol 14 No 1 (2026): TEKNOIF APRIL 2026 (In Progress)
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jtif.2026.V14.1.59-67

Abstract

Rainfall is a meteorological parameter that influences various sectors, such as agriculture, water resource management, and disaster mitigation; however, the process of classifying it still faces challenges, particularly due to imbalanced data across categories. This study aims to evaluate the performance of the XGBoost algorithm in classifying daily rainfall in the Special Region of Yogyakarta using NASA POWER data from 2000 to 2025, with input variables including air temperature, relative humidity, wind speed, and surface pressure. The evaluation was conducted using accuracy, precision, recall, and F1-score metrics to provide a more comprehensive overview of the model’s performance. The results indicate that the model achieved an accuracy of 0.82 and performed well in identifying light rain, and began to identify moderate rain, although not yet optimally; however, its performance remains limited for higher-intensity rain classes. This suggests that imbalanced data distribution remains a primary factor affecting model performance, making data quality and balance critical considerations in the development of rainfall classification models.
Perbandingan Performa Enkripsi Hybrid AES-RSA Berdasarkan Ukuran File pada WSL dan VirtualBox Almon Lanang Prasojo Prasojo; Danur Wijayanto
SemanTIK : Teknik Informasi Vol. 12 No. 1 (2026): Volume 12 Number 1 (January-june 2026)
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/semantik.v12i1.280

Abstract

Keamanan data digital merupakan aspek fundamental di tengah meningkatnya intensitas pertukaran informasi melalui jaringan internet. Pendekatan enkripsi hybrid yang mengombinasikan algoritma simetris dan asimetris digunakan untuk menjaga kerahasiaan serta integritas data. Penelitian ini menganalisis performa implementasi enkripsi hybrid Advanced Encryption Standard (AES) mode Cipher Block Chaining (CBC) dan Rivest Shamir Adleman (RSA) 2048 bit pada lingkungan sistem operasi Linux. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan kinerja Windows Subsystem for Linux (WSL) dan VirtualBox melalui pengujian proses enkripsi dan dekripsi file berukuran 10 MB hingga 1000 MB. Parameter yang diukur meliputi waktu enkripsi, waktu dekripsi, penggunaan CPU, serta validasi integritas data menggunakan algoritma hash SHA-256. Hasil pengujian menunjukkan bahwa WSL cenderung memberikan performa yang lebih stabil dan optimal dibandingkan VirtualBox, terutama pada beban data kecil hingga menengah, yang dipengaruhi oleh overhead virtualisasi yang lebih rendah. Pada proses enkripsi file berukuran 750 MB, WSL mencatat waktu 5,74 detik, lebih cepat dibandingkan VirtualBox sebesar 6,99 detik. Sebaliknya, pada proses dekripsi file berukuran 1000 MB, VirtualBox menunjukkan waktu yang lebih cepat, yaitu 4,82 detik dibandingkan WSL sebesar 6,31 detik, yang mengindikasikan adanya bottleneck sistem pada skenario tertentu. Validasi hash SHA-256 membuktikan bahwa integritas data tetap terjaga pada seluruh skenario pengujian. Berdasarkan hasil pengujian, semakin besar ukuran file, semakin lama waktu yang diperlukan untuk proses enkripsi pada platform WSL dan VirtualBox. Digital data security is a fundamental aspect amid the increasing intensity of information exchange via the internet. A hybrid encryption approach that combines symmetric and asymmetric algorithms is used to maintain data confidentiality and integrity. This study analyzes the performance of the implementation of hybrid encryption Advanced Encryption Standard (AES) Cipher Block Chaining (CBC) mode and Rivest Shamir Adleman (RSA) 2048 bits in a Linux operating system environment. The evaluation was conducted by comparing the performance of Windows Subsystem for Linux (WSL) and VirtualBox through testing the encryption and decryption processes of files ranging in size from 10 MB to 1000 MB. The parameters measured included encryption time, decryption time, CPU usage, and data integrity validation using the SHA-256 hash algorithm. The test results show that WSL tends to provide more stable and optimal performance compared to VirtualBox, especially with small to medium data loads, which is influenced by lower virtualization overhead. In the process of encrypting a 750 MB file, WSL recorded a time of 5.74 seconds, which is faster than VirtualBox at 6.99 seconds. Conversely, in the process of decrypting a 1000 MB file, VirtualBox showed a faster time of 4.82 seconds compared to WSL's 6.31 seconds, indicating a system bottleneck in certain scenarios. SHA-256 hash validation confirmed that data integrity was maintained across all test scenarios. Based on the test results, the larger the file size, the longer the encryption process takes on the WSL and VirtualBox platforms.