Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Efektifitas Kombinasi Akupresur Titik Sp 6 (Sanyijiao) Dan Rendam Air Hangat Untuk Mengatasi Kram Kaki Ibu Hamil Trimester Iii Di Puskesmas Mawasangka Tengah Buton Tengah Murni; Tetty Rihardini; Solichatin
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kram atau kejang otot pada kaki adalah berkontraksinya otot-otot betis atau otot-otot telapak kaki secara tiba-tiba. Kram kaki banyak dikeluhkan oleh ibu hamil,terutama pada triwulan kedua dan ketiga,bentuk gangguan berupa kejang pada otot betis atau otot telapak kaki cenderung menyerang pada malam hari selama 1-2 menit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas kombinasi akupresur pada titik sp 6 dan rendam air hangat dalam mengatasi kram kaki pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Mawasangka Tengah Kabupaten Buton Tengah. Metode penelitian ini menggunakan quasy eksperimen dengan desain Pretest posttest with control design. Sampel yang digunakan dalam penelitian adalah ibu hamil Trimester III yang mengalami kram kaki terbagi dalam kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Kelompok perlakuan diberikan kombinasi akupresure pada titik SP6 dan rendam air hangat sedangkan kelompok kontrol diberikan rendam air hangat. Hasil penelitian ini diperoleh melalui uji Wilcoxon dengan nilai p value (asymp sig (2-tailed)) pretest dan posttest kelompok perlakuan dan kelompok kontrol adalah 0.000 (< 0,05). Hasil ini menunjukan pemberian kombinasi akupresure pada titik SP6 dan rendam air hangat efektif dalam mengatasi kram kaki. Dengan adanya penelitian ini disarankan agar baik tenaga kesehatan maupun masyarakat dapat mengimplementasikan pemberian kombinasi akupresure pada titik SP6 dan rendam air hangat sebagai terapi non farmakologis.
Pengaruh Loving Massage Prenatal Dan Aromaterapi Lavender Bagi Ibu Hamil Trimester III Terhadap Peningkatan Kualitas Tidur Di Puskesmas Socah Bangkalan Sri Wartiningsih; Tetty Rihardini; Solichatin
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil studi pendahuluan melalui wawancara pada 15 ibu hamil trimester III di Puskesmas Socah menunjukkan sebanyak 13 orang (87 Persen) mengalami gangguan tidur. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh loving massage prenatal dan aromaterapi lavender bagi ibu hamil trimester III terhadap peningkatan kualitas tidur. Metode penelitian ini Quasi Experimental dengan pendekatan randomized pretest-posttest with control group design. Sampel penelitian adalah sebagian ibu hamil trimester III yang mengalami gangguan tidur sebanyak 15 orang untuk kelompok perlakuan dan 15 orang untuk kelompok kontrol dengan teknik sampling menggunakan simple random sampling. Uji statistik Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas tidur setelah dilakukan loving massage prenatal dan aromaterapi lavender pada kelompok perlakuan terdapat 7 responden kategori baik, 4 responden (26,7 Persen) kategori cukup baik dan 4 responden (26,7 Persen) kategori kurang. Uji statistik didapatkan hasil bahwa nilai p value 0,02 (< 0,05) maka H0 ditolak dan H1 diterima sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh loving massage prenatal dan aromaterapi lavender terhadap peningkatan kualitas tidur pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Socah.
Pengaruh Pelvic Rocking Terhadap Penurunan Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil TRimester III Di Puskesmas Socah Bangkalan Ria Agustin; Tetty Rihardini; Solichatin
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan fisik maupun psikis akan terjadi pada ibu selama kehamilan, perubahan postur tubuh karena pusat gravitasi tubuhnya bergeser ke depan seiring dengan pertumbuhan rahim selama kehamilan. Postur tubuh yang buruk selama kehamilan akan menyebabkan tubuh meregang lebih jauh dan menjadi lebih lelah, terutama di bagian punggung, Nyeri punggung dapat menjadi masalah, membuat ibu kelelahan secara emosional dan fisik serta mengganggu aktivitas fisik sehari-hari termasuk relaksasi, konsentrasi, dan interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pelvic Rocking Terhadap Penurunan Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Trimester III. Desain penelitian ini adalah Eksperimental dengan Rancangan pretest-posttest with control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III sebanyak 38 dengan sampel 30 dengan teknik random sampling. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Socah Bangkalan. Variabel independen Pelvic Rocking Exercise dan variabel dependen penurunan nyeri punggung ibu hamil. Instrumen lembar observasi. Analisis menggunakan wilcoxon (0,05). Hasil penelitian didapatkan nyeri punggung ibu hamil sebelum dilakukan pelvic rocking exersice pada kelompok perlakuan sebagian besar menunjukan nyeri berat sejumlah 9 (60Persen ) dan pada kelompok kontrol sebagian besar menunjukan nyeri berat sejumlah 10 (66.7Persen). Hasil uji statistic wilcoxon pada kelompok kontrol diperoleh nilai p = 0,414 berarti nilai p > α (0,05) dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh tanpa pelvic rocking exersice terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil trimester iii di Puskesmas Socah Bangkalan. Disarankan petugas yang akan membantu persalinan berupaya pada ibu hamil yang mengalami nyeri punggung dengan melakukan Pelvic Rocking Exersice supaya dapat menurunkan nyeri punggung
Efektifitas Tablet Fe dan “SARKIJO” Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Anemia di Pustu Pacentan Tanah Merah Bangkalan Luthfia Mariana; Tetty Rihardini; Solichatin
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia adalah suatu kondisi tubuh dimana kadar hemoglobin (Hb) dalam sel darah merah lebih rendah dari standar yang seharusnya. Ibu hamil dikatakan anemia apabila kandungan Hb < 11 gr/dl. Menurut World Healt Statistics 2022 Monitoring Health for the SDGs, prevalensi anemia ibu hamil di dunia tahun 2022 sebesar 36,5persen. Ibu hamil rentan mengalami anemia dikarenakan kekurangan zat gizi serta perubahan hormon tubuh yang dapat memengaruhi produksi sel darah merah di dalam tubuh. Salah satu upaya dalam mencegah anemia pada ibu hamil selain tablet tambah darah yaitu dengan konsumsi makanan yang tinggi asam folat seperti sari kacang hijau. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian Tablet Fe dan sari kacang hijau terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Peneliti menggunakan desain quasi eksperiment dengan two group pre-test – post test. Sampel sebanyak 60 ibu hamil yang dibagi menjadi kelompok kontrol dan kelompok intervensi, diambil dengan menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengukuran Hb melalui tes laboratorium. Hasil uji statistik Wilcoxon Signed-Rank test dengan tingkat kemaknaan a = 0,05 didapatkan nilai P=0,000 (0,000<0,05) maka Ho ditolak, menunjukkan bahwa pemberian Tablet Fe dan Sarkijo efektif terhadap peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil di Pustu Pacentan Puskesmas Tanah Merah Bangkalan. Sangat dianjurkan kepada ibu hamil untuk mengkonsumsi sari kacang hijau agar meningkatkan kadar Hemoglobin ibu selama kehamilan.
Pengaruh Akupresure LI4 Pada Ibu Hamil Trimester III Untuk Memperlancar Proses Persalinan Tetty Rihardini; Suharti; Desy Tresiana
Indonesian Health Issue Vol. 2 No. 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : PublisihingId

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/inhis.v2i2.50

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan dan persalinan merupakan siklus yang alami bagi perempuan, namun tetap memiliki resiko untuk terjadi komplikasi. Melakukan tindakan pencegahan tertentu di TM III dapat membantu untuk menghindari komplikasi, salah satunya dengan akupresur yang bertujuan memperlancar proses persalinan. Kejadian partus lama rata-rata di dunia menyebabkan kematian ibu sebesar 8%, di Indonesia sebesar 9%. Setiap kehamilan memiliki resiko dalam menhadapi persalinan, agar meminimalisir komplikasi partus lama maka intervensi akupresur untuk ibu hamil TM III diharapkan bisa menjadi solusi. Tujuan: Pemijatan pada akupoin LI-4 diharapkan mampu mempengaruhi peningkatan kontraksi, sehingga dapat mempercepat proses persalinan dan tanpa efek samping yang membahayakan. Metode: Tiga puluh enam ibu hamil TM III terbagi dalam 2 kelompok (18 perlakuan dan 18 kontrol) dengan rancang randomized control trial. Pada kelompok perlakuan dilakukan akupresure titik LI-4 sebanyak 2 kali sehari 30 pijatan selama 60 detik. Sedangkan kelompok kontrol tidak mendapatkan perlakuan. Diikuti proses kehamilannya hingga persalianan menggunakan lembar observasi dan partograf sebagai alat mengukur lamanya proses persalinan. Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara efektifitas pemberian akupersure titik LI-4 dengan percepatan proses persalinan pada kelompok perlakuan dengan hasil uji Pearson Chi Square nilai Asymp. Sid(2-sided) 0,001 <0,05. Kesimpulan: Akupresure pada titik LI-4 efektif untuk memperlancar proses persalinan dibandingkan kelompok kontrol. Background: Pregnancy and childbirth are natural cycles for women, but there is still a risk of complications. Taking certain precautions in TM III can help to avoid complications, one of which is with acupressure which aims to expedite the delivery process. The incidence of prolonged labor in the world averages 8% causing maternal death and in Indonesia by 9%. Every pregnancy has risks in dealing with childbirth, in order to minimize complications of prolonged labor, acupressure intervention for TM III pregnant women is expected to be a solution. Purpose: Massage on the LI-4 acupoints is expected to be able to influence the onset and increase in contractions so that it is more effective in accelerating the delivery process without harmful side effects. Methods: Thirty-six TM III pregnant women were divided into 2 groups (18 treatments and 18 controls) with a randomized control trial design. In the treatment group, LI-4 point acupressure was performed 2 times a day, 30 massages for 60 seconds. While the control group did not receive treatment. Followed by the process of pregnancy until delivery using the observation sheet and partograph as a tool to measure the length of the labor process .Results: There is a significant relationship between the effectiveness of giving LI-4 point acupersure and the acceleration of the delivery process in the treatment group with the Pearson Chi Square test results of the Asymp value. Sid(2-sided) 0.001 <0.05. Conclusion: Acupressure at the LI-4 point is effective in facilitating the delivery process compared to the control group.
PELATIHAN AKUPRESURE TITIK HEGU (LI4) PADA IBU HAMIL TRIMESTER 3 UNTUK MENCEGAH PERSALINAN LAMA Retno Setyo Iswati; Nina Hidayatunnikmah; Tetty Rihardini; Solichatin Solichatin
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.20410

Abstract

Penyebab dari tingginya Angka Kematian Ibu adalah komplikasi kehamilan dan persalinan. Persalinan lama menjadi penyebab langsung komplikasi persalinan. Masalah atau komplikasi kehamilan dan persalinan yang sebenarnya dapat dicegah. Melakukan tindakan pencegahan tertentu pada ibu hamil di trimester III dapat membantu untuk menghindari komplikasi persalinan, salah satunya dengan akupresur yang bertujuan memperlancar proses persalinan. Akupresur adalah tindakan menggunakan tangan untuk memijat bagian-bagian tubuh tertentu. Titik LI4 secara umum memiliki efek menghilangkan rasa sakit dan merangsang kontraksi rahim. Pemijatan pada titik LI4 dapat merangsang pelepasan hormon oksitosin untuk induksi persalinan dan meningkatkan kadar endhorphin sehingga nyeri persalinan dapat berkurang. Pelatihan ini bertujuan agar ibu hamil trimester III meningkatkan pengetahuan tentang manfaat dari akupresure titik LI4 serta dapat melakukan akupresure titik LI4 secara mandiri sehingga dapat mencegah persalinan lama. Metode pelaksanaan kegiatan Pengabdian Masyarakat dilakukan dengan 3 tahap yaitu: Tahap Perencanaan, Tahap Pelaksanaan Kegiatan Pengabdian Masyarakat (Tahap Penyuluhan dan praktikum) dan Tahap Evaluasi, dengan bantuan media leaflet. Peserta pelatihan adalah ibu hamil dengan usia kehamilan diatas 9 bulan yang berjumlah 15 orang. Hasil yang dicapai dalam kegiatan pengabdian masyarakat adalah terdapat peningkatan pengetahuan tentang manfaat dari akupresure titik LI4 dan peserta pelatihan dapat melakukan akupresure titik LI4 secara mandiri.
Pelatihan Pengolahan Tanaman Herbal Seduh Teh Kelor Untuk Mencegah Anemia Pada Remaja Putri Nina Hidayatunnikmah; Solichatin; Retno Setyo Iswati; Tetty Rihardini
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 6 (2024): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 6 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia pada Remaja adalah kondisi ibu dengan kadar hemoglobin dibawah 11 gr %. Anemia remaja dapat menyebabkan komplikasi yang berdampak pada peningkatan morbiditas dan mortalitas. Meskipun pemerintah sudah melakukan program penanggulangan anemia pada Remaja yaitu dengan memberikan tablet Fe untuk menurunkan angka anemia Remaja, tetapi kejadian anemia masih tinggi. Daun kelor merupakan satu diantara dari jenis sayuran untuk sumber pangan yang tumbuh subur di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan zat besi sebesar 6,24 mg/100 gram dan hasil penelitian lainnya menunjukan daun kelor serbuk mengandung 25 kali zat besi pada bayam. Tujuan pengabdian Masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan memberdayakan peran keluarga dan Remaja dalam pengolahan tanaman herbal daun kelor dalam upaya peningkatan hemoglobin pada Remaja yang mengalami anemia. Mitra sasaran adalah keluarga, Remaja, dan ibu PKK Kelurahan Menanggal Kec. Gayungan Kota Surabaya-Jawa Timur. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 40 orang. Metode pelaksanaan menggunakan penyuluhan kepada peserta terkait pelatihan dan pengelolahan tanaman herban daun kelor sebagai seduhan teh serta memantau hasil penyuluhan dan pelatihan kepada Remaja dan ibu PKK. Hasil kegiatan pengabdian pada masyarakat dilaksanakan mulai tanggal 22 November – 22 Desember 2023 dan dihadiri oleh 40 peserta terdiri dari Remaja dan ibu PKK. Terdapat peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan, dimana dengan prosentase pengetahuan baik sebelum penyuluhan hanya 10 orang dari 40 dan meningkat 25 orang setelah diberikan penyuluhan.
EFEKTIFITAS ADHO MUKHA SVANASANA DALAM PENURUNAN NYERI PELVIC FLOOR IBU HAMIL TRIMESTER III Tetty Rihardini; Yulia Tiska; Setiana Andarwulan; Suharti
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 6 (2024): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 6 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan Trimester III sering dijumpai nyeri karena penekanan otot dasar panggul (pelvic floor) akibat pembesaran janin didalam rahim sehingga menyebabkan ketidaknyamanan seperti inkontinensia urin, kesulitan dalam mengontrol BAK dan BAB, serta prolapse organ panggul. Alternatif untuk mengatasi rasa nyeri panggul pada ibu hamil Trimester III yaitu dilakukan terapi salah satu teknik dalam prenatal yoga dengan pose Adho Mukha Svanasana. Gerakan ini dapat mengurangi tekanan dan nyeri pada otot dasar panggul dan melatih otot- otot kegel untuk memperkuat otot dasar panggul (pelvic floor). Jenis penelitian kuantitatif dengan desain One group Pre Test dan Post Test. Populasi sejumlah 40 responden dengan sampel penelitian sejumlah 36 responden sesuai dengan kriteria inklusi. Pengambilan sampel melalui purposive sampling, diberikan perlakukan dan dilakukan observasi dengan menggunakan NRS (Numerik Rating Scale) dan Cheklist. Selanjutnya data dianalisa menggunakan uji T test. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh Adho Mukha Svanasana terhadap nyeri pelvic floor dengan nilai signifikasi adalah 0,00 (< 0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa Adho Mukha Svanasana efektif terhadap penurunan nyeri pelvic floor. Bidan mengedukasi klien untuk lebih aktif melakukan pose Adho Mukha Svanasana yang dapat meringankan nyeri saat hamil dan penelitian selanjutnya untuk mengurangi rasa nyeri dalam proses persalinan. Kata kunci: Adho Mukha Svanasana, nyeri pelvic floor, ibu hamil Trimester III
Edukasi Kesehatan Tentang Pemeriksaan Antenatal Care Berbasis Komunitas Setiana Andarwulan; Setiawandari Setiawandari; Tetty Rihardini; Solichatin Solichatin; Yuni Khoirul Waroh
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v4i6.998

Abstract

Antenatal care (ANC) encompasses a range of activities that take place from conception to the onset of labor, aiming to ensure comprehensive, quality care for all pregnant women. ANC services help prepare pregnant women for pregnancy, childbirth, and maintain an environment that protects babies from infection. Doctors and midwives are trained to provide high-quality ANC, screen, diagnose, treat and refer cases, thereby contributing to efforts to reduce maternal and newborn mortality. In 2016, WHO issued recommendations for antenatal care to provide a positive pregnancy experience and reduce maternal and child mortality and morbidity. One of the WHO recommendations is that ANC for a healthy pregnancy should be done at least 8 times, but after adjusting these guidelines to local conditions, it was agreed in Indonesia that ANC should be done at least 6 times, with a minimum of two visits to the doctor for screening of pregnancy risk factors or complications in the first trimester and one visit in the third trimester for screening of labor risk factors. Among the 30 pregnant women who underwent examination, 3 respondents had above-average blood pressure, thus requiring further observation to prevent further complications, such as preeclampsia.ABSTRAKPelayanan antenatal (ANC) mencakup berbagai kegiatan yang dilakukan sejak pembuahan hingga awal persalinan, yang bertujuan untuk memastikan pelayanan yang komprehensif dan berkualitas bagi semua ibu hamil. Layanan ANC membantu mempersiapkan ibu hamil untuk menghadapi kehamilan, persalinan, dan menjaga lingkungan yang melindungi bayi dari infeksi. Dokter dan bidan dilatih untuk memberikan ANC yang berkualitas tinggi, melakukan deteksi dini (skrining), mendiagnosis, menangani, dan merujuk kasus, sehingga berkontribusi dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi baru lahir. Pada tahun 2016, WHO mengeluarkan rekomendasi perawatan antenatal untuk memberikan pengalaman kehamilan yang positif dan mengurangi angka kematian dan kesakitan ibu dan anak. Salah satu rekomendasi WHO adalah bahwa ANC untuk kehamilan yang sehat harus dilakukan setidaknya 8 kali, tetapi setelah menyesuaikan pedoman ini dengan kondisi lokal, disepakati di Indonesia bahwa ANC harus dilakukan setidaknya 6 kali, dengan minimal dua kali kunjungan ke dokter untuk skrining faktor risiko kehamilan atau komplikasi pada trimester pertama dan satu kali kunjungan pada trimester ketiga untuk skrining faktor risiko persalinan. Di antara 30 ibu hamil yang menjalani pemeriksaan, 3 responden memiliki tekanan darah di atas rata-rata, sehingga memerlukan observasi lanjutan untuk mencegah komplikasi lebih lanjut, seperti preeklampsia.
The Effect of Pelvic Rocking and Effleurage Massage on Labor Pain Andarwulan, Setiana; Latifah, Anik; Qurrota’ayun, Sofa; Rihardini, Tetty
EMBRIO: Jurnal Kebidanan Vol 16 No 2 (2024): EMBRIO: Jurnal Kebidanan (NOVEMBER)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/embrio.v16i2.9797

Abstract

Women usually experience labor pain at certain times, and it often occurs near full dilation. Labor pain is the cause of discomfort in the labor process. Mothers try to overcome pain by checking themselves with the nearest health worker. Pain treatment can be done pharmacologically and non-pharmacologically. Non-pharmacological treatment can be done by doing body movements and effluent massage. Body movements in the form of pelvic rocking and effluent massage. This type of research is a survey study with a one-group pre-test and post-test design. The population used was 38 respondents, with a sample of 34 using simple purposive sampling. The measuring instrument used to measure was in the form of SOP and observation sheets. Furthermore, data collection was carried out. The data that had been collected was tabulated, scored, coded, and data analyzed using data normality tests, homogeneity tests, and data analysis tests using Wilcoxon signed. The statistical test results obtained a p-value equal 0.000, meaning the p-value less than a (0.05). Thus, it can be concluded that pelvic rocking and effluent massage have an effect on reducing labor pain.