Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Peran Word of Mouth sebagai Implementasi Komunikasi Pemasaran Informal: Studi Kasus pada Komunitas Pedagang Madura di Roomo Gresik Jessa Aprilia Rahma; Puspita Sari Sukardani
The Commercium Vol 10 No 1 (2026): The Commercium - Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i1.75568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Word of Mouth (WOM) sebagai implementasi komunikasi pemasaran informal dalam komunitas pedagang Madura di Gresik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dengan subjek penelitian pedagang Madura yang menjalankan usaha ritel di wilayah Gresik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis mengikuti model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik WOM dalam komunitas pedagang Madura berakar pada karakteristik sosial-budaya, yaitu kolektivitas, solidaritas, kekerabatan, dan etos kerja, yang berfungsi sebagai modal sosial dalam membentuk komunikasi pemasaran informal. WOM dijalankan melalui praktik berbasis pengalaman dengan melibatkan agen pemasok, pedagang senior, dan pelanggan sebagai penyebar informasi, serta berlangsung melalui saluran tatap muka dan media digital informal yang disertai mekanisme legitimasi dan verifikasi sosial. Komunikasi pemasaran informal tersebut berdampak pada pembentukan brand awareness, peningkatan purchase intention, dan pembentukan customer loyalty berskala lokal.
ANALISIS INTERAKSI SOSIAL DALAM KOMUNITAS FANS WINDAH BASUDARA DI PLATFORM X MELALUI PERSPEKTIF INTERAKSIONISME SIMBOLIK Aisyah Aulia Irvana; Puspita Sari Sukardani
The Commercium Vol 10 No 1 (2026): The Commercium - Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i1.75631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika interaksi sosial terbentuk dan dipertahankan dalam komunitas Fans Windah Basudara (FWB) di platform X melalui perspektif Interaksionisme Simbolik. Komunitas FWB merupakan kelompok penggemar yang aktif membangun komunikasi sehari-hari meggunakan bahasa khas, humor, serta pola interaksi yang berkembang secara alami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap tujuh informan yang merupakan anggota aktif komunitas FWB di platform X serta observasi interaksi di komunitas tersebut. Penelitian ini menggunakan teori Interaksionisme Simbolik sebagai landasan analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses interaksi antaranggota membentuk makna bersama yang menjadi dasar munculnya tatanan sosial dalam kelompok. Simbol-simbol digunakan sebagai landasan anggota dalam berperilaku meliputi bahasa khas, gaya ketik, gaya bicara nonverbal seperti meme dan emotikon, serta solidaritas antaranggota untuk saling mengingatkan dan melindungi. Interaksi yang berulang meciptakan norma komunikasi, memperkuat solidaritas, dan menjaga keharmonisan antaranggota. Dengan demikian, komunitas FWB di platform X bukan hanya sebatas ruang hiburan virtual saja melainkan sebagai ruang sosial yang dibentuk, dinegosiasikan bersama, dan dipertahankan melalui praktik interaksi simbolik
PERANCANGAN PROTOTIPE DISPENSER CERITA BERBASIS EXPERIENTIAL MARKETING PADA KERETA API BANDARA INTERNASIONAL ADI SOEMARMO Devano Nanda Oktova Latief; Puspita Sari Sukardani
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.82335

Abstract

Perkembangan layanan transportasi saat ini tidak hanya dinilai dari fungsi utamanya untuk perpindahan tempat, melainkan juga dari pengalaman emosional yang dirasakan penumpang. Penelitian ini bertujuan untuk merancang prototipe dispenser cerita berbasis experiential marketing pada Kereta Api Bandara Internasional Adi Soemarmo (KA BIAS). Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang mengadopsi model pengembangan Borg & Gall yang disederhanakan menjadi empat tahap, dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung di dalam gerbong serta wawancara terhadap empat orang responden penumpang KA BIAS. Hasil penelitian ini menghasilkan rancangan prototipe bernama "Cerita Selintas", yaitu media dispenser cerita yang mencetak lembar esai populer yang mudah dipahami oleh pembaca umum. Berdasarkan hasil validasi oleh ahli di bidang Desain Komunikasi Visual, aspek konsep prototipe, identitas visual, dan aplikasi media memperoleh penilaian sangat sesuai. Secara keseluruhan, rancangan prototipe ini dinyatakan layak digunakan dan dapat menjadi alternatif pengembangan pengalaman penumpang
PENINGKATAN KEMAMPUAN PENGELOLAAN REKOGNISI PEMBELAJARAN LAMPAU BAGI PERGURUAN TINGGI SWASTA DI KEDIRI Harmanto Harmanto; Bambang Yulianto; Binar Kurnia Prahani; Muhammad Abdul Ghofur; Puspita Sari Sukardani; Siti Maizul Habibah; Irhamna Nirbhaya Carreca
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2025): SWADIMAS EDISI JULI 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol3no2.913

Abstract

Recognition of Prior Learning (RPL) is an approach that enables individuals to gain formal acknowledgement of competencies acquired through non-formal education. For higher education institutions, particularly private universities, effective RPL management can broaden access to education for a broader population. However, limited understanding and resources often hinder the optimal implementation of RPL in private institutions. This community service activity aims to enhance the RPL management capacity of private universities in Kediri through comprehensive training and mentoring. Survey results indicate that private university managers require further training in technical, managerial, and promotional aspects of RPL. Additionally, there is a need to integrate nationalistic values into the RPL program to strengthen students' character. Through a holistic approach, this activity provides recommendations for additional training in assessment methods, RPL promotion, and policy implementation based on Key Performance Indicators (KPIs). The outcomes of this activity are expected to support private universities in improving the quality of RPL services, contributing to more inclusive and high-quality access to higher education.Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) merupakan pendekatan yang memungkinkan individu memperoleh pengakuan formal atas kompetensi yang diperoleh melalui pendidikan nonformal. Bagi perguruan tinggi, khususnya perguruan tinggi swasta, pengelolaan RPL yang efektif dapat memperluas akses pendidikan bagi masyarakat luas. Namun, keterbatasan pemahaman dan sumber daya seringkali menghambat implementasi RPL yang optimal di perguruan tinggi swasta. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan RPL perguruan tinggi swasta di Kediri melalui pelatihan dan pendampingan yang komprehensif. Hasil survei menunjukkan bahwa pengelola perguruan tinggi swasta memerlukan pelatihan lanjutan dalam aspek teknis, manajerial, dan promosi RPL. Selain itu, perlu diintegrasikan nilai-nilai kebangsaan ke dalam program RPL untuk memperkuat karakter mahasiswa. Melalui pendekatan holistik, kegiatan ini memberikan rekomendasi pelatihan tambahan dalam metode penilaian, promosi RPL, dan implementasi kebijakan berbasis Indikator Kinerja Utama (KPI). Hasil kegiatan ini diharapkan dapat mendukung perguruan tinggi swasta dalam meningkatkan kualitas layanan RPL, yang berkontribusi pada akses pendidikan tinggi yang lebih inklusif dan berkualitas.
REPRESENTASI PERAN KELUARGA DALAM MELANGGENGKAN TRADISI NILAI BUDAYA JAWA PADA FILM TOPI TINDAK, TANDUK, SUBASITA Muhammad Ar-rasyid; Puspita Sari Sukardani
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.82692

Abstract

Penelitian ini berjudul “REPRESENTASI PERAN KELUARGA DALAM MELANGGENGKAN TRADISI NILAI BUDAYA JAWA PADA FILM TOPI TINDAK, TANDUK SUBASITA”. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui bagaimana peran keluarga dalam melanggengkan tradisi nilai dalam budaya Jawa yang direpresentasikan oleh film pendek yang berjudul TOPI Tindak, Tanduk Subasita dengan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menganalisis beberapa tanda berupa ikon, indeks dan simbol dalam narasi dan visual film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TOPI Tindak, Tanduk, Subasita merepresentasikan keluarga berperan penting dalam melanggengkan tradisi nilai budaya Jawa seperti paribasan, etika di dalam rumah, etika mengambil makanan, etika saat makan, etika menyerahkan benda, etika dengan orang tua, etika berbahasa Jawa.