Articles
Analysis Of Nutrition Status, Fitness, And Heart Rate Frequency Volleyball Players Of SMAN 4 Madiun
Devina Luthfitasari;
Cicilia Novi Primiani;
Ghon Lisdiantoro
Plyometric : Jurnal Sains dan Pendidikan Keolahragaan Vol 2 No 1 (2022): Januari-Juni
Publisher : Prodi Ilmu Keolahragaan Universitas Muhammadiyah Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32534/ply.v2i1.3482
Penelitian ini bermaksud menganalisis bagaimana status gizi, kebugaran tubuhdan frekuensi denyut jantung pemain voli siswa SMAN 4 Kota Madiun. Penelitian inimerupakan jenis deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 8 orang putrapemain voli diukur indeks massa tubuh, tes TKJI untuk parameter kebugaran danoximeter untuk melihat denyut jantung. Analisis data menggunakan teknik analisisinteraktif. Hasil dalam penelitian menunjukkan bahwa status gizi pemain bola voli putraSMAN 4 Madiun termasuk dalam kategori normal rumus indeks massa tubuh (IMT)hasilnya 7 responden (87,5%) kategori normal dan 1 responden (12,5%) keadaan kurustingkat ringan. Tes TKJI (tes kebugaran jasmani) menunjukan mayoritas siswa termasukpada kategori baik sekali. Hasil tes menggunakan oximeter yang dilakukan sebelum dansesudah melakukan aktifitas fisik menunjukan bahwa siswa pemain bola voli putraSMAN 4 Madiun 100% pengalami peningkatan frekuensi denyut jantung. Pemain volisiswa SMAN 4 Kota Madium mayoritas memiliki status gizi normal dan kebugaran yangbaik sekali.
Pelatihan Pembuatan Herbarium Untuk Meningkatkan Literasi Sains Peserta Didik Sekolah Dasar Di Desa Pajaran Kabupaten Madiun
Cicilia Novi Primiani;
Pujiati Pujiati;
Darmadi Darmadi;
Sudarmiani Sudarmiani;
Sanusi Sanusi
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v11i3.10520
Background: Literasi merupakan hal mendasar yang harus dimiliki peserta didik agar dapat menghadapi tantangan di era globalisasi. Budaya literasi ini perlu di terapkan sejak dini di berbagai lingkungan baik itu keluraga, masyarakat maupun di sekolah. Salah satu literasi yang dapat dikembangkan di level sekolah khususnya sekolah dasar adalah literasi sains. Tujuan pelaksanaan pengabdian masyarakat adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilan dan kemampuan literasi saina peserta didik di SDN Pajaran Kabupaten Madiun.melalui pelatihan pembuatan herbarium. Metode: Mitra yang terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah SDN pajaran, kabupaten Madiun. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahapan observasi, sosialisasi, pelatihan, pembelajaran dan evaluasi program. Hasil: Pelaksanaan kegiatan peduli lingkungan dengan pelatihan pembuatan herbarium di SDN Pajaran Kabupaten Madiun merupakan salah satu bentuk kegiatan pembelajaran yang dapat meningkatkan literasi sains peserta didik. Adapun temuan-temuan yang diperoleh antara lain peningkatan keaktifan, motivasi, sikap peduli lingkungan, literasi sains, pengalaman pembuatan project dalam model PJBL. Kesimpulan dari kegiatan ini yaitu pelatihan pembuatan herbarium dapat meningkatkan literasi sains peserta didik di SDN Pajaran Kabupaten Madiun. Motivasi belajar IPA meningkat 40%, Sikap peduli lingkungan meningkat 20% serta kemampuan literasi sains meningkat 35%.
Penyusunan Ensiklopedia Berbasis Keragaman Burung Lokal
Endang Tri Handayani;
Nurul Kusuma Dewi;
Cicilia Novi Primiani
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 18, No 1 (2021): Proceeding Biology Education Conference
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Learning media in the form of books or prints are increasingly being marginalized by more modern and sophisticated learning media. Therefore, it is important to compile an encyclopedia that is packaged practically. The high biodiversity in Indonesia can support the preparation of an encyclopedia. The purpose of compiling this encyclopedia is to find out the diversity of local birds. The preparation of the encyclopedia begins with analyzing the encyclopedia, designing the encyclopedia, and validating the encyclopedia. The results of the encyclopedia validation show that it is feasible to use with a material percentage of 75% and 91.67% media.
Sosialisasi Pemanfaatan Tumbuhan Lokal Sebagai Jamu Masyarakat Desa Winong Kabupaten Madiun
Cicilia Novi Primiani;
Nasrul Rofiah Hidayati
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31537/dedication.v5i2.533
Tumbuhan obat dapat dimanfaatkan dan dikembangkan sebagai jamu. Wilayah Desa Winong Kabupaten Madiun terletak di lereng pegunungan Wilis merupakan Desa dengan keragaman tumbuhan. Masyarakat belum mengerti dan memahami adanya keragaman dan potensi tumbuhan lokal. Tujuan kegiatan untuk meningkatkan pengertian dan pemahaman masyarakat mengenai potensi tumbuhan lokal untuk dikembangkan menjadi jamu. Metode pelaksanaan kegiatan melalui tahapan; 1) observasi, 2) penyuluhan, dan 3) demontrasi pembuatan jamu. Berdasarkan hasil angket diperoleh data 87% peserta antusias mengikuti kegiatan, 90% berminat menggunakan tumbuhan lokal sebagai obat atau jamu, 80% berniat menggunakan tumbuhan lokal sebagai obat atau jamu, 86% berminat menanam tumbuhan obat di pekarangan rumah, 90% materi sosialisasi dan demonstrasi telah disampaikan kepada masyarakat, 90% mengerti dan memahami materi, 100% puas mengikuti kegiatan, dan 100% kehadiran masyarakat mengikuti kegiatan. Berdasarkan data yang diperoleh, kegiatan sosialisasi pemanfaatan tumbuhan lokal sebagai jamu dapat ditindaklanjuti untuk pemberdayaan masyarakat dalam mengolah jamu sehingga dapat meningkatkan perekonomian.
PENYULUHAN GIZI SEIMBANG IBU HAMIL DAN MENYUSUI PADA KELOMPOK POSYANDU DUSUN KEBUNDUREN
Desi Kusumawati;
Andri Wahyu Utomo;
Titin Kuntum Mandalawati;
Cicilia Novi Primiani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v4i3.16149
Asupan yang masuk selama masa kehamilan dan menyusui akan mempengaruhi kondisi bayi yang dikandung dan disusui. Seorang ibu yang sedang mengandung atau menyusui hendaknya mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang agar seluruh komponen gizi yang masuk pada anak dapat bermanfaat untuk tumbuh kembangnya. Pemenuhan gizi seimbang ini tidak dapat dilakukan dengan baik di Dusun Kebunduren akibat kurangnya fasilitas dan akses untuk mendapatkan bahan makanan yang baik. Pengetahuan masyarakat yang cukup rendah akan pentingnya konsumsi makanan dengan gizi seimbang juga menjadi permasalahan kondisi gizi ibu hamil dan menyusui di Dusun Kebunduren cukup rendah. Oleh karena itu dibutuhkan adanya kegiatan sosialisasi mengenai gizi seimbang pada kelompok posyandu Dusun Kebunduren. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini meliputi tahap observasi lapangan, sosialisasi, monitoring dan evaluasi. Berdasarkan kegiatan sosialisasi yang dilakukan, didapatkan hasil bahwa peengetahuan peserta mengenai gizi seimbang bagi ibu hamil dan menyusui terjadi peningkatan sebesar 54%; pemahaman peserta mengenai pemenuhan gizi seimbang bagi ibu hamil dan menyusui mengalami peningkatan sebesar 57%; implementasi pemenuhan gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari mengalami peningkatan sebesar 35%; motivasi peserta dalam mengikuti sosialisasi/penyuluhan meningkat sebesar 50%; keterlaksanaan program sosialisasi/penyuluhan meningkat 100%. Berdasarkan kegiatan sosialisasi yang telah dilakukan didapatkan kesimpulan bahwa mulai terjadi perubahan pola perilaku masyarakat mengenai konsumsi gizi seimbang.
PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING MATERI INOVASI TEKNOLOGI BIOLOGI KELAS X A SMAN 6 MADIUN TAHUN PELAJARAN 2022/2023
Laili Nailul Farich;
Ima Agung Nurcahyo;
Cicilia Novi Primiani
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 10 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Lancang Kuning
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/bl.v10i2.14122
The purpose of this study was to increase the activity and learning outcomes of students in biology learning material for biological technology innovation in class XA SMAN 6 Madiun by applying the Problem Based Learning learning model.This research is a class action research (CAR) with the Kemmis & Taggart model which was carried out in two cycles. The data collected was in the form of data on students' active learning and cognitive learning outcomes, namely the pre-test and post-test scores of cycles I and II. Data on students' learning activeness was taken by observation and analyzed descriptively by describing the percentage of each aspect in learning activeness. Cognitive learning outcomes data were taken by pre-test and post-test cycle I-cycle II and tabulated in the form of class averages. The increase in students' cognitive learning outcomes can be seen from the difference between the mean value of the second cycle post-test and the first cycle post-test average value. The results showed that the application of the Problem Based Learning (PBL) learning model in biology subject material Biological Technology Innovation could increase the activity and cognitive learning outcomes of class X A students of SMAN 6 Madiun. Increasing the activeness of learning students can be seen from each aspect of activeness.
Improving Collaboration Skills and Student Learning Outcomes in Cross-Interest Subjects (Biology) through the Problem Based Learning Model
mahda mumtahanah;
Ima agung nurcahyo;
cicilia novi primiani
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Magister Pendidikan Biologi, Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jpb.v12i1.46956
This study aims to improve collaboration skills and learning outcomes of students majoring in Social Sciences (IIS) in Biology cross-interest subjects through the Problem-Based Learning learning model. This type of research is classroom action research (CAR), which consists of 2 cycles, where each cycle consists of planning, action, observation, and reflection stages. The research subjects were 32 class XI IIS 3 students at SMAN 6 Madiun. The instruments used in this study were observation sheets and test sheets. The results obtained were an increase in collaboration with an average score of 74% in cycle 1 and 83% in cycle 2 with a good value category. From these results, it is known that the percentage increase from cycle 1 to cycle 2 is 9%. The results obtained showed an increase in learning outcomes, with the average pretest score in cycle 1 being 48 increasing to 62 in cycle 2 so the percentage increase from cycle 1 to cycle 2 was 29%. While the average post-test score in cycle 1 was 75, it increased to 81 in cycle 2 so that the increase in posttest learning outcomes from cycle 1 to cycle 2 was 8%. The conclusion from this study is that the Problem-Based Learning learning model can improve collaboration skills and learning outcomes of class XI IIS 3 students of SMAN 6 Madiun in cross-biology subjects.
PELATIHAN BUDIDAYA SISTEM VERTIKULTUR PADA PETANI BAWANG MERAH DI DESA BULUHARJO KABUPATEN MAGETAN
Pujiati Pujiati;
Dwi Rosita Sari;
Cicilia Novi Primiani;
Mohammad Arfi Setiawan
JPM PAMBUDI Vol 5 No 02 (2021): JPM Pambudi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P2M) IKIP Budi Utomo Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33503/pambudi.v5i02.1374
Buluharjo Village, Magetan Regency is a rural area, the majority of which are horticultural crops. Shallots are one of the commodities in the region. The productivity of shallots for the last three years has decreased due to the reduction in agricultural land caused by the construction of housing projects. The decline in shallot production is caused by the lack of land and the presence of plant pests such as worms, caterpillars, fungi and bacteria. The use of high chemical fertilizers, improper selection of seeds makes the quantity and quality of shallot production not optimal. The purpose of the activity is to provide training on red onion cultivation with verticulture techniques as a solution for using narrow land. The method used is pre survey, survey, socialization and training. The activity was carried out for 6 months. The result of the activity is an increase in understanding of modern agricultural techniques, namely verticulture in the field of red onion farming. Public understanding of modern agricultural systems, and increasing the productivity of shallots. The community is very enthusiastic and actively involved in applying vertical culture techniques. The community can apply the shallot verticulture technique on narrow land.
Pelatihan Pembuatan Herbarium Untuk Meningkatkan Literasi Sains Peserta Didik Sekolah Dasar Di Desa Pajaran Kabupaten Madiun
Cicilia Novi Primiani;
Pujiati Pujiati;
Darmadi Darmadi;
Sudarmiani Sudarmiani;
Sanusi Sanusi
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v11i3.10520
Background: Literasi merupakan hal mendasar yang harus dimiliki peserta didik agar dapat menghadapi tantangan di era globalisasi. Budaya literasi ini perlu di terapkan sejak dini di berbagai lingkungan baik itu keluraga, masyarakat maupun di sekolah. Salah satu literasi yang dapat dikembangkan di level sekolah khususnya sekolah dasar adalah literasi sains. Tujuan pelaksanaan pengabdian masyarakat adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilan dan kemampuan literasi saina peserta didik di SDN Pajaran Kabupaten Madiun.melalui pelatihan pembuatan herbarium. Metode: Mitra yang terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah SDN pajaran, kabupaten Madiun. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahapan observasi, sosialisasi, pelatihan, pembelajaran dan evaluasi program. Hasil: Pelaksanaan kegiatan peduli lingkungan dengan pelatihan pembuatan herbarium di SDN Pajaran Kabupaten Madiun merupakan salah satu bentuk kegiatan pembelajaran yang dapat meningkatkan literasi sains peserta didik. Adapun temuan-temuan yang diperoleh antara lain peningkatan keaktifan, motivasi, sikap peduli lingkungan, literasi sains, pengalaman pembuatan project dalam model PJBL. Kesimpulan dari kegiatan ini yaitu pelatihan pembuatan herbarium dapat meningkatkan literasi sains peserta didik di SDN Pajaran Kabupaten Madiun. Motivasi belajar IPA meningkat 40%, Sikap peduli lingkungan meningkat 20% serta kemampuan literasi sains meningkat 35%.
Sosialisasi Sosialisasi Kehamilan dan Konsultasi Kehamilan Pada Ibu Hamil Di Kelurahan Kanigoro: Konsultasi Kehamilan Pada Ibu Hamil Di Kelurahan Kanigoro
Desi Kusumawati;
Sofia Nur Afifah;
Diana Citra Septiyani;
Faradilla Ardheane Gustin;
Andhita Bagas Rizki Febrianto;
Cicilia Novi Primiani
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Background: Kehamilan dan masa pertama kehidupan anak adalah periode krusial yang memerlukan perawatan yang tepat dan pemahaman tentang gizi yang baik. Kegiatan ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis hasil dari kegiatan penyuluhan kehamilan dan konsultasi ibu hamil di Kelurahan Kanigoro. Di Kelurahan Kanigoro, isu stunting masih menjadi masalah serius. Hasil: menunjukkan peningkatan pengetahuan dan pemahaman ibu hamil tentang nutrisi selama kehamilan dan perawatan prenatal. Pembagian flyer tentang nutrisi trimester kehamilan juga berhasil meningkatkan pemahaman ibu hamil. Kegiatan sosialisasi dan konsultasi memberikan dukungan emosional dan informasi yang berharga kepada ibu hamil. Evaluasi menunjukkan tingkat keberhasilan yang tinggi dalam mencapai tujuan penyuluhan. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran gizi dan perawatan prenatal serta potensi mengurangi risiko stunting. Saran yang diberikan adalah untuk melanjutkan program konsultasi kehamilan dan mempertimbangkan perluasan program serupa di wilayah lain