Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Penerapan Nilai-Nilai Pancasila di Sekolah dalam Mewujudkan Warganegara yang Baik Jasrudin jasrudin; Dede Sopiandy; Sarmadan Sarmadan
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol 29 No 1 (2023): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : IKIP Budi Utomo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v29i1.2832

Abstract

Pancasila as the foundation of the state and the national ideology embodies specific values that distinguish Indonesia from other countries. The values of belief in God, humanity, unity, democracy, and justice need to be manifested in daily life, especially among students. This study aims to determine the implementation of Pancasila values in fostering good citizenship among students at SD Negeri 1 Lawulo in Kolaka District. The research method used in this study is qualitative descriptive. The research subjects include the school principal, teachers, and students. Data collection techniques in this study include interviews, observations, and documentation. The analysis employed qualitative analysis. The results of this study indicate that: 1) The First Sila of Pancasila is implemented among students through praying before studying according to their respective beliefs, respecting and appreciating friends of different religions; 2) The Second Sila of Pancasila is implemented by promoting honesty during exams, obeying school regulations, refraining from bullying classmates, and assisting classmates who lack pocket money; 3) The Third Sila of Pancasila is implemented by ensuring students do not discriminate based on ethnicity, religion, or skin color, avoiding derogatory remarks towards other ethnicities, and encouraging students to work together in cleaning classrooms and the school environment; 4) The Fourth Sila of Pancasila is implemented by fostering respect for collective decisions and prioritizing common interests, discouraging selfish behavior among students; 5) The Fifth Sila of Pancasila is implemented by promoting fair treatment among peers in assigning tasks for cleaning classrooms and avoiding favoritism towards friends who are in the wrong. The implementation of Pancasila values has contributed to the development of good citizenship, particularly among students at SDN 1 Lawulo in Kolaka District.
Local Wisdom in Primary School Students' Directive Speech Acts Nur Ihsan Halil; Agus Nasir; Hendri Yawan; Sarmadan Sarmadan
MEDIASI : Jurnal Kajian dan Terapan Media, Bahasa, Komunikasi Vol 4, No 3 (2023): September
Publisher : Politeknik Negeri Media Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46961/mediasi.v4i3.828

Abstract

This research aims to investigate the directive speech acts in students’ communication of elementary schools as a form of local wisdom in the educational setting of Kolaka Regency. The interractive model proposed by Miles and Huberman was employed to analyse the data which consists of data reduction, data presentation, and a conclusion. The findings show that there are two types of directive speech atc performed by elementary school students which are 1) the speech act of commanding, and 2) the speech act of begging.  Both forms of directive speech acts are affected by the cultural context which can be found in the form of clitics. The clitics are related to the local wisdom of the elementary students’ communication in Kolaka Regency in the forms, such as -ko, –mi  and -na,  as uttered in the form of lihatko, ayomi, pindahko, biarmi, siniko, jemputna
Optimalisasi Pengelolaan Sampah melalui Pendekatan RuSaJU di Desa Popalia Kecamatan Tanggetada Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara Sarmadan, Sarmadan; Sakti, La Ode Awal; Sutoyo, Muhammad Nurtanzis; Zaid, Sudirman; Ruslin, Ruslin; Dedu, La Ode Arfan
DHARMA RAFLESIA Vol 21 No 2 (2023): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v21i2.31952

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat melalui Program Kosabangsa ini adalah kenyataan yang diidentifikasi dari Desa Popalia menjadi paradoks dimana meskipun desa ini masuk kategori desa kecil dan kondisi ekonomi masyarakat dalam kategori miskin, namun potensi permasalahan sampah berada di pelupuk mata. Hal itu disebabkan oleh produksi sampah yang semakin meningkat secara signifikan seiring dengan pertambahan jumlah penduduk di Desa Popalia. Tujuan pengabdian adalah memberikan solusi komprehensif terhadap permasalahan mitra terkait pengelolaan sampah berbasis IPTEK kepada Bumdes Mepokoaso dan Karang Taruna Meohai Desa Popalia. Memecahkan persoalan tersebut, tim mengusulkan pendekatan baru yang disebut RuSaJU, yakni akronim dari “Rubah Sampah Jadi Uang”. Tahapan metode yang dilakukan adalah menjalin kolaborasi dan kemitraan dengan berbagai stakeholder, sosialisasi regulasi pengelolaan sampah, dan pelatihan pengolahan sampah organik dan anorganik, serta pembuatan dan penerapan aplikasi pengelolaan sampah dan manajemen keuangan Bumdes Mepokoaso dan Karang Taruna Meohai. Adapun hasil yang diperoleh adalah terjadinya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kesejahteraan masyarakat terkait pengelolaan sampah melalui pendekatan RuSaJU.
Beyond Transactions: Exploring Employee-Customer Interaction in Retail Persuasion Scene Pageyasa, Wayan; Sarmadan, Sarmadan
REiLA : Journal of Research and Innovation in Language Vol. 6 No. 3 (2024): REiLA : Journal of Research and Innovation in Language
Publisher : The Institute of Research and Community Service (LPPM) - Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/reila.v6i3.23227

Abstract

This study investigates the role of persuasive communication in shaping customer behavior within retail environments, focusing on in-store interactions between customers and retail employees. Using a qualitative approach, we employed discourse analysis to examine the verbal and non-verbal communication strategies that influence customer decision-making and purchasing behavior. Data were collected from several retail locations across Indonesia, involving in-depth observations and recordings of employee-customer exchanges. The study highlights key persuasive techniques, including the use of urgency, social proof, and personalized recommendations, all of which were found to significantly affect customer engagement, perceived value, and purchase intent. Specifically, the findings reveal that communication strategies that align with customer interests and build a sense of urgency were most effective in encouraging immediate purchases. Moreover, the study identifies contextual factors, such as cultural nuances and the role of trust in the Indonesian retail context, that mediate the effectiveness of these persuasive techniques. These findings contribute to the broader understanding of how persuasion operates in retail settings, particularly in non-Western cultures. The research also has practical implications, suggesting that retail managers can enhance customer engagement and boost sales by training employees in specific communication strategies that foster trust and urgency. This study provides valuable insights into how persuasive communication can be optimized to influence consumer behavior and improve retail outcomes.
Analisis Pola Kalimat dalam Buku Terjemahan Atomic Habits Karya James Clear Anggreani Ningsih; Takwa Takwa; Sarmadan Sarmadan
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4717

Abstract

Penelitian ini berfokus pada aspek sintaksis, khususnya dalam mengidentifikasi bentuk dan struktur pola kalimat yang digunakan dalam novel. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola-pola kalimat dalam novel terjemahan Atomic Habits karya James Clear. Penelitian ini dibatasi pada analisis pola-pola kalimat dalam novel Atomic Habits karya James Clear yang diterjemahkan oleh Alex Tri Kantjono Widodo. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik baca dan teknik catat. Teknik analisis data berupa kondensasi data, penyajian data, dan verifikasi data. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa bentuk-bentuk atau jenis pola kalimat yang teridentifikasi dalam novel Atomic Habits karya James Clear yang telah diterjemahkan oleh Alex Tri Kantjono Widodo terdiri atas, (1) kalimat berpola S – P, (2) kalimat berpola S – P – O, (3) kalimat berpola S – P – Pel, (4) kalimat berpola S – P – K, (5) kalimat berpola S – P – O – Pel, dan (6) kalimat berpola S – P – O – K. Penggunaan pola kalimat dalam novel tersebut didominasi oleh kalimat-kalimat yang berpola S – P – O – K dengan jumlah penggunaan yaitu 133 pola. Sedangkan pola kalimat yang jarang penggunaannya adalah pola S – P yang berjumlah 26 pola.
Relasi Kekerabatan Bahasa Bugis dengan Bahasa Bajo di Sulawesi Tenggara Takwa, Takwa; Sarmadan
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 4 No 2: Juni (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v4i2.1280

Abstract

Bahasa merupakan salah satu aspek penting dalam identitas budaya suatu komunitas. Di Sulawesi Tenggara, Bahasa Bugis dan Bahasa Bajo merupakan dua bahasa yang digunakan oleh komunitas yang berbeda namun memiliki sejarah interaksi yang panjang. Memahami relasi kekerabatan antara kedua bahasa ini penting untuk mengungkap asal-usul, perkembangan, dan pengaruh timbal balik yang terjadi. Penelitian ini sangat urgen untuk melestarikan kekayaan bahasa daerah dan memperkuat identitas budaya komunitas terkait. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi relasi kekerabatan bahasa Bugis dan bahasa Bajo, dilihat dari persentase kekerabatan dan penetapan kata kerabat (pasangan identik, korespondensi fonemis, dan kemiripan secara fonetis). Metode statistik deskriptif digunakan untuk mengetahui tingkat kekerabatan kedua bahasa yang diteliti. Data yang dikumpulkan adalah data lisan berupa kosakata bahasa Bugis dan kosakata bahasa Bajo, masing-masing sebanyak 200 kata sesuai dengan jumlah kosakata dasar yang ditetapkan oleh Morris Swadesh. Sedangkan sumber datanya diperoleh dari empat orang informan yang dipilih/ditetapkan. Keempat informan tersebut, selanjutkan disodorkan atau diberikan kosakata dasar Morris Swadesh untuk diterjemahkan ke dalam bahasa daerah masing-masing, dua informan untuk bahasa Bugis dan dua informan untuk bahasa Bajo. Setelah mengetahui jumlah kata yang berkerabat, maka jumlah kata yang berkerabat itu dipersentasekan guna mengetahui tingkat kekerabatan bahasa Bugis dan bahasa Bajo. Penelitian ini menunjukkan bahwa bahasa Bugis dan bahasa Bajo memiliki tingkat kekerabatan sebesar 22,7%, yang secara linguistik menempatkan keduanya dalam tingkatan rumpun (stock) menurut klasifikasi Keraf. Meskipun tidak termasuk dalam kategori bahasa yang sangat dekat, relasi ini tetap mencerminkan adanya asal-usul yang serumpun dari rumpun Austronesia.
Kajian Identifikasi dan Revitalisasi Cerita Rakyat Etnik Tolaki Mekongga di Kabupaten Kolaka Sarmadan; Pageyasa, Wayan; Tundreng, Syarifuddin; Musliha; Razak , Abdul
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 4 No 2: Juni (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v4i2.1300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta merevitalisasi cerita rakyat etnik Tolaki Mekongga di Kabupaten Kolaka yang mengalami penurunan eksistensi di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda. Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tokoh adat, sesepuh masyarakat, dan pelaku budaya, serta dokumentasi dari sumber tertulis dan rekaman cerita. Hasil penelitian menunjukkan adanya sepuluh cerita rakyat yang masih dikenal dalam masyarakat dengan tingkat popularitas berbeda-beda. Dua cerita rakyat tergolong sangat populer (Konggaaha dan Asal Usul Gunung Mekongga), empat kategori populer, dua cukup populer, satu kurang populer, dan satu hampir punah. Penurunan minat generasi muda terhadap cerita rakyat disebabkan oleh terbatasnya akses terhadap media yang menarik, dominasi budaya populer modern, serta kurangnya integrasi cerita rakyat dalam kurikulum pendidikan. Oleh karena itu, strategi revitalisasi yang disarankan meliputi penyusunan buku antologi berbasis bahan ajar, digitalisasi cerita rakyat dalam bentuk video atau platform interaktif, serta integrasi dalam sistem pendidikan lokal. Penelitian ini menegaskan bahwa pelestarian cerita rakyat memerlukan kolaborasi antara masyarakat, lembaga pendidikan, dan pemerintah daerah dengan dukungan teknologi digital yang sesuai perkembangan zaman.
Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) melalui Pemanfaatan Cerita Rakyat Lokal untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Sastra di SMAN 1 Lalolae Suleman, Suleman; Sarmila, Sarmila; Ummu Khusnul Khatimah; Selamet Ridwan; Kadirun, Kadirun; Sarmadan, Sarmadan
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.7111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar berbasis Project Based Learning (PjBL) dengan memanfaatkan cerita rakyat lokal dalam pembelajaran menulis sastra bagi siswa SMA Negeri 1 Lalolae. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya keterampilan menulis sastra siswa yang disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran yang bersifat konvensional, kurangnya inovasi dalam penyajian materi, serta belum optimalnya pemanfaatan potensi budaya lokal sebagai sumber belajar. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini mengadopsi metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Borg & Gall yang disederhanakan menjadi lima tahap, yaitu: (1) pengumpulan informasi, (2) perencanaan, (3) pengembangan produk awal, (4) uji coba lapangan, dan (5) penyempurnaan serta penyerahan produk. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, analisis dokumen, serta tes menulis sastra sebelum dan sesudah penerapan modul. Produk modul dikembangkan untuk tiga jenjang kelas (X, XI, dan XII) dengan materi sastra yang berbeda, disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik siswa. Instrumen penelitian meliputi teks cerita rakyat lokal, modul ajar berbasis PjBL, dan tes keterampilan menulis siswa. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar berbasis PjBL yang dikembangkan memperoleh tingkat validitas sebesar 93% dan 90 % dari validator guru dan Dosen Unioversitas sembilanbelas November Kolaka, sehingga termasuk kategori sangat layak digunakan dalam pembelajaran. Aspek isi, kebahasaan, penyajian, dan kegrafikaan dinilai sangat baik oleh para ahli. Uji coba lapangan menunjukkan bahwa modul mampu meningkatkan hasil belajar menulis sastra melalui proyek yang kontekstual dan berbasis budaya lokal. Dengan demikian, modul ini tidak hanya efektif meningkatkan keterampilan menulis siswa, tetapi juga berperan sebagai sarana pelestarian budaya lokal dan implementasi Kurikulum Merdeka yang berpusat pada peserta didik.
Analisis Bibliometrik Kemampuan Semantik dalam Pembelajaran Statistika: Tren dan Arah Penelitian Hali, Fitriyani; Sarmadan, Sarmadan; Alu, La; Pageyasa, Wayan
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i2.1356

Abstract

Kemampuan semantik memainkan peran penting dalam memahami konsep-konsep statistik yang bersifat abstrak dan berbasis bahasa. Studi ini bertujuan untuk memetakan perkembangan dan arah penelitian global terkait kemampuan semantik dalam pembelajaran statistika melalui pendekatan bibliometrik. Data diperoleh dari 600 dokumen ilmiah yang terindeks di database Scopus dalam kurun waktu 1951 sampai 2025. Metode yang digunakan mencakup analisis bibliometrik dan analisis jaringan menggunakan perangkat lunak Biblioshiny. Hasil penelitian menunjukkan bahwa topik statistical literacy, semantics, dan teaching statistics merupakan tema dominan. Amerika Serikat, Australia, dan Jerman tercatat sebagai negara dengan kontribusi publikasi tertinggi, sedangkan University of Minnesota dan Universidad Católica del Maule menjadi institusi paling produktif. Visualisasi tematik mengindikasikan adanya keterkaitan kuat antara literasi statistik dan pendekatan semantik, serta menunjukkan arah tren menuju pendekatan interdisipliner yang melibatkan pembelajaran, linguistik, dan psikologi. Temuan ini mengungkap adanya kesenjangan penelitian dalam pengintegrasian eksplisit kemampuan semantik dalam pembelajaran statistika. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan dasar untuk pengembangan kurikulum dan pendekatan pedagogis berbasis semantik dalam pembelajaran statistika yang lebih efektif dan bermakna.