Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Basicedu

Strategi Sekolah Dalam Membentuk Karakter Siswa di Sekolah Dasar Mutiara Shinta; Siti Quratul Ain
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1507

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi sekolah dalam membentuk karakter siswa kelas V di SDN 012 Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indagiri Hulu melalui pembentukan karakter religious, disiplin dan peduli lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan langkah melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa perencanaan strategi sekolah dalam membentuk karakter siswa kelas V dilihat dari perencanaan nya sudah baik, mulai dari kegaiatan di dalam maupun diluar kelas, sarana dan prasarana yang cukup memadai untuk mendukung terlaksana nya strategi sekolah dalam membentuk karakter siswa melalui pembentukan karakter religius, disiplin dan peduli lingkungan
Peningkatan Kreativitas Mahasiswa Menggunakan Model Project Based Learning dalam Pembuatan Media IPA Berbentuk Pop Up Book Dea Mustika; Siti Quratul Ain
Jurnal Basicedu Vol 4, No 4 (2020): October, Pages 775-1467
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i4.518

Abstract

Penelitian ini berdasarkan pada hasil pengamatan pada proses pembelajaran yang menemukan bahwa masih rendahnya kreativitas mahasiswa dalam merancang media pembelajaran IPA. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kreativitas mahasiswa menggunakan model project based learning dalam pembuatan media ipa berbentuk pop up book. Metode yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif yang mana data yang didapat berupa persentase untuk kemudian dideskripsikan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kreativitas mahasiswa yang ditinjau dari aktivitas dan produk yang dihasilkan. Dari segi aktivitas pada siklus I diperoleh nilai rata-rata untuk keseluruhan aspek kreativitas adalah 70% dan meningkat pada siklus II menjadi 83%, sedangkan dari segi produk pada siklus I diperoleh nilai rata-rata 72% meningkat pada siklus II menjadi 82%. Dapat disimpulkan bahwa telah terjadi peningkatan kreativitas mahasiswa dalam pembuatan media IPA berbentuk pop up book dengan menggunakan model project based learning.
Strategi Pembelajaran PAIKEM di Kelas V Sekolah Dasar Nur Hasanah; Siti Quratul Ain
Jurnal Basicedu Vol 6, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4869

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi PAIKEM dalam proses pembelajaran dan mengetahui apa saja faktor-faktor penghambat yang mempengaruhi penerapan strategi pembelajaran PAIKEM di SD. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, teknik wawancara dan teknik dokumentasi. Subjek penelitian adalah wali kelas V dan Kepala Sekolah SD 06 Perawang Barat dan penelitian dilakukan pada rentang waktu bulan Januari hingga September tahun 2022. Temuan dalam penelitian ini merupakan hasil dari wawancara mendalam dengan informan, lalu melakukan observasi dalam kegiatan interaksi antara peneliti dan informan dengan lingkungannya untuk menemukan data yang diperlukan dan melakukan studi dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kegiatan pembelajaran berjalan dengan optimal setelah menggunakan strategi PAIKEM, pembelajaran pun terasa lebih menyenangkan dan materi mudah di ingat oleh peserta didik. Minat peserta didik pada kegiatan pembelajaran menjadi meningkat, dengan kata lain bahwa tidak ada siswa yang merasa bosan ketika kegiatan pembelajaran sedang berlangsung.