Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Inovasi Kurikulum

Development of modules based on project-based learning material on block nets and cubes Aliza Wulandari; Siti Quratul Ain; Fitriana Yolanda
Inovasi Kurikulum Vol 21, No 2 (2024): Inovasi Kurikulum, May 2024
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v21i2.69323

Abstract

The project-based module learning model is one learning method that follows current technological developments. This model is an innovative and student-centered learning approach and aims to improve student learning outcomes. The project-based learning module developed aims to improve students' abilities in solving project problems so that students can complete the module containing this project. The research aims to create a project-based learning module for class IV block and cube network materials. This research is research and development using qualitative and quantitative approaches. The method used is Research and Development with a 4D model. The 4D model consists of four main steps. The first step is to define, which involves determining the product to be developed. The second step is design, which involves creating a predetermined product design. The third step is development. Material, design, and language experts are given questionnaires for module testing. Data was evaluated using a Likert scale. The validation results showed that material experts received 82.9 percent of presentations in the very appropriate category, design experts received 81.2 percent, and language experts received 83.1 percent of presentations in the very appropriate category. AbstrakSalah satu metode pembelajaran yang mengikuti perkembangan teknologi saat ini adalah model pembelajaran modul berbasis proyek. Model ini adalah pendekatan pembelajaran yang inovatif dan berpusat pada peserta didik dan bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian adalah untuk membuat modul pembelajaran berbasis proyek untuk materi jaring balok dan kubus kelas IV. Modul project-based learning yang dikembangkan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam pemecahan masalah proyek, sehingga modul berisi proyek ini dapat diselesaikan oleh peserta didik. Metode penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Metode yang digunakan ialah Research and Development dengan model 4D. Model 4D terdiri dari empat langkah utama, yaitu: define, yang melibatkan penentuan produk yang akan dikembangkan. Langkah kedua adalah design, yang melibatkan pembuatan desain produk yang telah ditentukan sebelumnya. Langkah ketiga adalah development, angket diberikan kepada ahli materi, ahli desain, dan ahli bahasa untuk pengujian modul. Data dievaluasi dengan skala likert. Hasil validasi menunjukkan bahwa ahli materi mendapatkan presentasi 82,9 persen kategori sangat layak, ahli desain mendapatkan presentasi 81,2 persen kategori sangat layak, dan ahli bahasa mendapatkan presentasi 83,1 persen kategori sangat layak.Kata Kunci: media pembelajaran; modul; pembelajaran berbasis proyek
The correlations between the TikTok application and the student learning outcomes M. Maulidiniyah; Siti Quratul Ain
Inovasi Kurikulum Vol 21, No 4 (2024): Inovasi Kurikulum, November 2024
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v21i4.75223

Abstract

In this era, social media users are not only adults, children have also played social media, such as TikTok, which contains video content. The use of TikTok for children, especially elementary school students, can have positive and negative impacts. The tendency of students to play TikTok for a long time causes a decrease in enthusiasm for learning and focus on learning. However, TikTok can be a learning medium that can increase student motivation. This study aimed to determine the relationship of TikTok application in learning with student learning outcomes. The research method used was quantitative, with a sample of 30 fourth-grade students of SDN 06 Belantik, Siak Sri Indrapura Regency. Data were collected through a questionnaire with 20 questions covering the use of TikTok and Pancasila learning motivation. Furthermore, data was analyzed using descriptive, normality, and linearity tests with the help of SPSS to calculate the data. The calculation results show that the use of TikTok social media for student learning shows a positive correlation, meaning a good relationship exists between the TikTok application and student learning outcomes. AbstrakDi era sekarang ini pengguna sosial media tidak hanya orang dewasa saja, anak-anak pun sudah bermain sosial media, seperti TikTok yang berisi konten-konten video. Penggunaan TikTok untuk anak-anak terutama siswa Sekolah Dasar dapat mengakibatkan ampak poitif dan negatif. Kecendurungan siswa bermain TikTok dalam waktu yang lama menyebabkan turunnya semangat belajar dan fokus dalam belajar. Namun, TikTok dapat digunakan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan motivasi siswa. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan aplikasi TikTok dalam pembelajaran dengan hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan sampel penelitian terdiri dari 30 siswa kelas IV SDN 06 Belantik Kabupaten Siak Sri Indrapura. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan 20 pertanyaan mencakup penggunaan TikTok dan motivasi pembelajaran Pancasila. Selanjutnya, dilakukan analisis data menggunakan uji deskriptif, normalitas, dan linieritas dengan bantuan SPSS untuk menghitung data. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa penggunaan media sosial TikTok untuk pembelajaran siswa menunjukkan korelasi positif, artinya terdapat hubungan yang baik antara aplikasi TikTok dengan hasil belajar siswa.Kata Kunci: aplikasi TikTok; hasil belajar siswa; sosial media