Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Content Representation (CoRe) Calon Guru Biologi pada Konsep Genetika Mega Elvianasti
BIOEDUSCIENCE Vol 3 No 1 (2019): BIOEDUSCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/j.bes/3133-403375

Abstract

Background: Content Representation (CoRe) adalah suatu metode yang digunakan untuk mengakses pemahaman guru atau calon guru sains mengenai suatu konten atau materi. CoRe berisi uraian konsep-konsep atau materi yang penting dalam mengajarkan suatu topik tertentu. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan apa adanya, tidak dimodifikasi atau diberi perlakuan. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa calon guru biologi semester 6 di Universitas Pendidikan Indonesia yang dipilih dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Data berupa dokumen hasil penyusunan CoRe (Content Representation) yang dianalisis pada setiap ide besar dalam konsep genetika. Hasil: Secara umum calon guru biologi yang berada pada subjek penelitian kelompok atas, cenderung memiliki ide besar/big idea yang luas. Hal ini terlihat dari sebanyak 95% calon guru dapat menjabarkan jawaban dari setiap pertanyaan yang diajukan dalam CoRe, dibandingkan dengan calon guru biologi yang berada pada subjek penelitian kelompok sedang dan rendah hanya dapat menjabarkan CoRe sebanyak 50% - 75%.
Korelasi Antara General Pedagogy Knowledge dan Praktek Mengajar dengan Efikasi Diri Pada Calon Guru Biologi Maesaroh Maesaroh; Mega Elvianasti; Irdalisa Irdalisa; Husnin Nahry Yarza
Pedagogi Hayati Vol 5 No 2 (2021): Pedagogi Hayati Volume 5 No 2 2021
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Education and teacher Training, Maritime University of Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/ph.v5i2.3887

Abstract

This study aimed to analyze the correlation between General Pedagogy Knowledge (GPK) and teaching practice with Self Efficacy of pre-service biology teachers. One of the most essential knowledge to provide pre-service biology teachers General Pedagogy Knowledge (GPK). This knowledge is a significant component of teacher knowledge. GPK will be reflected when pre-service biology teachers practice teaching in the classroom, and they will be supported by good Self Efficacy. In this research, self-efficacy is a pre-service biology teacher's beliefs in her ability to choose the right learning strategy when teaching practice (microteaching). The research used is the descriptive correlation method with a multiple regression approach. A total of 30 pre-service biology teachers were selected as the research sample used the purposive sampling technique. The research instruments used the RPP assessment rubric, teaching practice assessment rubric and self-efficacy questionnaire. The data obtained were analyzed using SPSS 26. Based on the test results by comparing the value of r (table) using a 5% significance level of 0.453 and r (count) obtained 0.673, there is a significant correlation between General Pedagogy Knowledge and teaching practice with Self Efficacy of pre-service biology teachers. It can be concluded that mastery of General Pedagogy Knowledge and good teaching practices can increase the Self Efficacy of pre-service biology teachers.
Analisis Kesulitan Belajar Siswa SMA Pada Materi Fungi Husnin Nahry Yarza; Rosha Cinintya Fitri; Irdalisa Irdalisa; Mega Elvianasti
Symbiotic: Journal of Biological Education and Science Vol. 2 No. 2 (2021): Symbiotic: Journal of Biological Education and Science Vol. 2 No. 2 Oktober 202
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/symbiotic.v2i2.36

Abstract

Materi fungi bersifat abstrak berpotensi menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi. Penelitian ini bertujuan menganalisis miskonsepsi siswa pada materi fungi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2020 hingga Juli 2020. Populasi yang digunakan adalah seluruh siswa kelas X MIPA di SMA. Sampel yang diteliti berjumlah 47 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Cluster Random Sampling. Instrumen yang digunakan yaitu instrumen soal sebanyak 41 soal pilihan ganda dan instrumen angket sebanyak 35 pertanyaan. Data dianalisis mengunakan uji validitas soal dan uji validitas angket. Data yang diperoleh diolah secara kuantitatif dengan Microsoft Excel. Uji validitas soal mendapatkan hasil bahwa pengetahuan konsep siswa terhadap materi fungi tergolong rendah. Uji validitas angket mendapatkan hasil bahwa siswa mengalami kesulitan belajar berasal dari faktor internal dan faktor eksternal. Sub materi yang memiliki pengetahuan konsep yang paling rendah dan tingkat kesulitan belajar dengan kategori tinggi yaitu klasifikasi fungi dengan presentase (46%). Kesulitan belajar pada faktor internal yaitu pada minat, motivasi, kesiapan dan perhatian siswa. Sedangkan faktor eksternal yaitu lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat kesulitan belajar siswa pada materi fungi masih rendah terlihat dari penguasaan konsep dan faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar.
Using Digital Mind Mapping with Microsoft 365 to Improve Student’s Creative Thinking on Biology Maesaroh Maesaroh; Jannah Firdausi; Eka Kartikawati; Irdalisa Irdalisa; Mega Elvianasti
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 9 No. 9 (2023): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i9.4170

Abstract

Creative thinking skills are one of the 21st-century life skills. The development of students’ creative thinking skills is important as a learning goal. However, learning in schools still tends to prioritize short-term learning outcomes on product dimensions only. The mind mapping method in blended learning activities with the help of Microsoft 365 provides space for students to develop their creativity. This study aims to develop students' creative thinking skills through the Microsoft 365-based mind mapping method. A total of 68 students from public high schools in Jakarta were sampled in this experimental study. The results showed that there was an increase in the indicators of students' creative thinking in the experimental class on indicators of originality of 70.3%, flexibility of 61.3%, fluency of 30%, and better than the control class. Microsoft 365-based mind mapping learning can be used as an alternative in creating a learning atmosphere that develops creative thinking skills because students have the authority to arrange concepts to be conveyed by choosing words that represent concepts, through colors and appropriate forms of symbols. with student creativity. Microsoft 365 has features that can facilitate interaction in class, as well as reach individual student needs through the personalized section in the one-note feature. Other features, such as Microsoft Sway, Microsoft Forms, and Microsoft PowerPoint 365 provide full support for classroom learning interactions with the mind mapping method
Content Representation (CoRe) Calon Guru Biologi pada Konsep Genetika Mega Elvianasti
BIOEDUSCIENCE Vol 3 No 1 (2019): BIOEDUSCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/j.bes/3133-403375

Abstract

Background: Content Representation (CoRe) adalah suatu metode yang digunakan untuk mengakses pemahaman guru atau calon guru sains mengenai suatu konten atau materi. CoRe berisi uraian konsep-konsep atau materi yang penting dalam mengajarkan suatu topik tertentu. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan apa adanya, tidak dimodifikasi atau diberi perlakuan. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa calon guru biologi semester 6 di Universitas Pendidikan Indonesia yang dipilih dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Data berupa dokumen hasil penyusunan CoRe (Content Representation) yang dianalisis pada setiap ide besar dalam konsep genetika. Hasil: Secara umum calon guru biologi yang berada pada subjek penelitian kelompok atas, cenderung memiliki ide besar/big idea yang luas. Hal ini terlihat dari sebanyak 95% calon guru dapat menjabarkan jawaban dari setiap pertanyaan yang diajukan dalam CoRe, dibandingkan dengan calon guru biologi yang berada pada subjek penelitian kelompok sedang dan rendah hanya dapat menjabarkan CoRe sebanyak 50% - 75%.
Penguatan Kompetensi Pedagogical Content Knowledge Guru Peserta MGMP Biologi di Kota Bekasi Mega Elvianasti; Zulfadewina Zulfadewina; Puri Pramudiani
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 4 No. 1 (2020): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v4i1.780

Abstract

Berdasarkan survei, wawancara dengan  salahsatu guru  peserta MGMP bahwa pembelajaran yang diberikan di kelas tidak pernah mempertimbangkan karakteristik materi biologi sehingga guru cenderung memilih strategi pembelajaran berdasarkan keinginan. Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian yang dilakukan menawarkan pelatihan yang komprehensif agar guru dapat mengintegrasikan pedagogi dan konten sesuai karakteristik materinya dimulai dari pemahaman Pedagogical Content Knowledge (PCK), penggunaan instrument CoRe (Content Representation), penguatan konten biologi. Langkah-langkah yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu,1) Sosialisasi kepada ketua MGMP, 2) pemberian materi tentang PCK,3) Pemberian video coaching pembelajaran biologi 4) penyusunan instrumen CoRe 5) review hasil diskusi instrument CoRe. Dari kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: Materi yang disampaikan yaitu mengenai PCK, penyusunan instrument CoRe, dan model-model pembelajaran biologi yang berpusat pada siswa. Tingkat ketercapaian target kegiatan di lapangan dalam bentuk pengetahuan, dan keterampilan, sudah baik. Kegiatan coaching ini dapat mengatasi permasalahan mitra yaitu dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengintegrasikan pengetahuan konten dan pengetahuan pedagogi. Isi materi, penyampaian materi dan coaching dalam kegiatan pelatihan ini sudah baik. Narasumber dan materi yang disajikan juga mendapat respon yang baik dari peserta. Kendala yang dihadapi adalah fasilitas yang kurang memadai dan kurangnya waktu bagi peserta dalam menyusun instrument CoRe.
Using Digital Mind Mapping with Microsoft 365 to Improve Student’s Creative Thinking on Biology Maesaroh Maesaroh; Jannah Firdausi; Eka Kartikawati; Irdalisa Irdalisa; Mega Elvianasti
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 9 (2023): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i9.4170

Abstract

Creative thinking skills are one of the 21st-century life skills. The development of students’ creative thinking skills is important as a learning goal. However, learning in schools still tends to prioritize short-term learning outcomes on product dimensions only. The mind mapping method in blended learning activities with the help of Microsoft 365 provides space for students to develop their creativity. This study aims to develop students' creative thinking skills through the Microsoft 365-based mind mapping method. A total of 68 students from public high schools in Jakarta were sampled in this experimental study. The results showed that there was an increase in the indicators of students' creative thinking in the experimental class on indicators of originality of 70.3%, flexibility of 61.3%, fluency of 30%, and better than the control class. Microsoft 365-based mind mapping learning can be used as an alternative in creating a learning atmosphere that develops creative thinking skills because students have the authority to arrange concepts to be conveyed by choosing words that represent concepts, through colors and appropriate forms of symbols. with student creativity. Microsoft 365 has features that can facilitate interaction in class, as well as reach individual student needs through the personalized section in the one-note feature. Other features, such as Microsoft Sway, Microsoft Forms, and Microsoft PowerPoint 365 provide full support for classroom learning interactions with the mind mapping method