Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pelaksanaan kegiatan merdeka belajar-kampus merdeka (MBKM) kewirausahaan Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran Farida Nurlailatul Mahdiyyah; Tutik Susilowati; Winarno Winarno
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 4 (2024): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i4.83898

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) tujuan pelaksanaan kegiatan MBKM Kewirausahaan, (2) pelaksanaan kegiatan MBKM Kewirausahaan program studi Pendidikan Administrasi Perkantoran, (3) hambatan dalam melaksanakan MBKM Kewirausahaan, serta (4) upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan pelaksanaan . Jenis penelitian menggunakan deskripstif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengambilan sampel secara purposive dan snowball sampling. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Validitas data yang digunakan yakni, uji kredibilitas, dan dikonfirmasi dengan uji transferbilitas, dependabilitas dan konfirmabilitas. Analisis data penelitian ini menggunakan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tujuan pelaksanaan MBKM Kewirausahaan (a) menyiapkan profil lulusan agar mampu mengelola usaha secara mandiri, serta (b) meningkatkan kompetensi lulusan di bidang kewirausahaan baik soft skill maupun hard skill (2) pelaksanaan kegiatan MBKM Kewirausahaan meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi (3) hambatan dalam pelaksanaan: (a) hambatan yang dialami mahasiswa adalah kurang memahami teori mata kuliah rekognisi, kurang mampu mengelola waktu, kurangnya komunikasi dengan dosen pembimbing dan kesulitan memasarkan produk (b) hambatan yang dialami dosen pembimbing yaitu kurang dapat melakukan pembimbingan dan kurang mampu menilai mata kuliah rekognisi (4) upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan (a) upaya yang dilakukan mahasiswa adalah belajar mandiri, manajemen waktu, membentuk whatsapp group dan meningkatkan kegiatan promosi (b) upaya yang dilakukan dosen pembimbing adalah ketua tim kurikulum MBKM mengingatkan dosen pembimbing untuk melakukan pembimbingan dan membuat rubrik penilaian.Keyword : kendala; pembelajaran mandiri; pengakuan; pengusaha mandiri; upaya Abstract: This study aims to determine (1) the purpose of the implementation of MBKM Entrepreneurship activities, (2) the implementation of MBKM Entrepreneurship activities in the Office Administration Education study program, (3) constraints in the implementation of MBKM Entrepreneurship, and (4) efforts made in overcoming constraints. This type of research uses qualitative descriptive with a case study approach. The sampling technique was purposive and snowball sampling. Data collection using interviews, observation and documentation. The validity of the data used, namely, credibility test, and confirmed by transferability, dependability and confirmability tests. This research data analysis uses interactive analysis techniques. The results showed that: (1) the purpose of the implementation of MBKM Entrepreneurship (a) preparing the profile of graduates to be able to manage businesses independently, and (b) increasing the competence of graduates in the field of entrepreneurship both soft skills and hard skills (2) the implementation of MBKM Entrepreneurship activities includes planning, implementation, monitoring and evaluation stages (3) constraints in implementation: (a) the constraints experienced by students are less understanding of the theory of recognition courses, less able to manage time, Less communication with supervisors and have trouble marketing products (b) constraints experienced by supervisors, namely less able to provide guidance and less able to assess recognition courses (4) efforts made in overcoming obstacles (a) efforts made by students are self-study, time management, forming whatsapp groups and increasing promotional activities (b) efforts made by supervisors are the head of the MBKM curriculum team reminding supervisors to provide guidance and making assessment rubrics.    Keywords: constraints; efforts; entrepreneurship; MBKM; recognition
Implementasi program pengembangan keprofesian berkelanjutan pada guru di SMK Wikarya Karanganyar Adinda Nur Pratiwi; Cicilia Dyah Sulistyaningrum Indrawati; Winarno Winarno
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 4 (2024): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i4.77403

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi, hambatan dan upaya dalam implementasi program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) pada guru di SMK Wikarya Karanganyar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dari penelitian ini diperoleh dari informan dan analisis dokumen. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling., dengan analisis data model interaktif sebagai teknik analisis data. Analisis data model interaktif memuat 4 tahapan, yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian  data dan penarikan kesimpulan. Hasil dalam penelitian ini yaitu 1) pelaksanaan program PKB telah maksimal pada pengembangan diri, namun  kurang optimal pada publikasi ilmiah dan karya inovatif. 2) ditemukan adanya hambatan dalam pelaksanaan program PKB. Hambatan tersebut adalah fasilitas yang beroperasi kurang optimal, kesibukan seorang guru, pemahaman dan kemampuan yang terbatas. 3) terdapat upaya yang dilakukan oleh guru untuk menghadapi hambatan dalam implementasi PKB, upaya tersebut adalah dengan menggunakan perangkat cadangan, manajemen waktu, belajar mandiri dan berdiskusi dengan rekan kerja.Kata kunci : pengajar; hambatan; PKB; upayaAbstract: This study aims to determine the implementation, obstacles and efforts in implementing the Continuing Professional Development (CPD) program for teachers at SMK Wikarya Karanganyar. This study uses a descriptive research method with a qualitative approach. The data from this study were obtained from informants and document analysis. The sampling technique used is purposive sampling technique, with interactive model data analysis as a data analysis technique. Interactive model data analysis contains 4 stages, namely data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results in this study are 1) the implementation of the CPD program has been maximal in self-development, but less than optimal in scientific publications and innovative works. 2) there were obstacles found in the implementation of the CPD program. These obstacles are facilities that operate less than optimally, the busyness of a teacher, limited understanding and abilities. 3) there are efforts made by teachers to deal with obstacles in the implementation of CPD, these efforts are by using backup tools, time management, self-study and discussing with colleagues.Keywords: CPD; effort; obstacle; teacher
Prokrastinasi akademik dalam penyelesaian skripsi pada mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran FKIP UNS Galih Lestianti; Hery Sawiji; Winarno Winarno
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 7, No 4 (2023): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v7i4.64398

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) prokrastinasi akademik, 2) faktor, dan 3) upaya mengatasi prokrastinasi akademik dalam penyelesaian skripsi tahun 2016 dan PAP 2017. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif studi kasus. Sumber data penelitian dari informan (mahasiswa, Ketua PAP, dosen pembimbing skripsi, dan koordinator skripsi PAP), peristiwa (mahasiswa 2016 dan 2017 belum menyelesaikan skripsi), dan dokumen (riwayat status mahasiswa aktif, studi tambahan SIAKAD, dan konsultasi mahasiswa dengan dosen pembimbing). Sampelnya menggunakan teknik snowball dan purposive sampling—teknik pengumpulan data dengan wawancara dan dokumen. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Prokrastinasi akademik dalam menyelesaikan skripsi: a) keterlambatan memulai dan menyelesaikan tugas, b) keterlambatan tugas, c) kesenjangan waktu antara rencana aktual dan kinerja, dan d) melakukan aktivitas yang lebih menyenangkan. 2) faktor : a) internal : kondisi fisik (kelelahan), psikis (kurang motivasi dan rasa takut), b) eksternal : lingkungan keluarga. 3) dampak : a) bagi mahasiswa yang merasa tertekan, (b) bagi program studi menurunkan nilai AEE. 4) Upaya penanggulangan: a) upaya mahasiswa memotivasi diri, b) upaya program studi memotivasi, mengingatkan, menelpon, mengkomunikasikan terkait kendala, dan menawarkan solusi kepada mahasiswa.Kata Kunci: dampak; faktor; penundaan akademik; skripsi; usahaAbstract: The research aims to determine: 1) academic procrastination, 2) factors, and 3) efforts to overcome academic procrastination in completing thesis 2016 and 2017 PAP. This research uses case study qualitative research. Sources of research data from informants (students, Head of PAP, thesis supervisors, and thesis coordinators PAP), events (2016 and 2017 students haven’t completed their thesis), and documents (history of active student status, additional studies SIAKAD, and student consultations with supervisors). The sample uses snowball and purposive sampling techniques—data collection techniques with interviews and documents. Data validity using triangulation sources and techniques. The data analysis technique uses Miles & Huberman interactive model. The results showed: 1) Academic procrastination in completing the thesis: a) delay in initiating and completing tasks, b) delays in tasks, c) time gaps between actual plans and performance, and d) performing more enjoyable activities. 2) factors: a) internal: physical condition (fatigue), psychological (lack of motivation and fear), b) external: family environment. 3) the impact: a) for students who feel depressed, (b) for the study program reduces AEE value. 4) Efforts to overcome: a) efforts of students to motivate themselves, b) efforts of study programs to motivate, remind, call, communicate related to obstacles, and offer solutions to students.Keywords: academic delay; effort ; factor; impact; thesis
Tata ruang kantor pada komisi pemilihan umum Kota Surakarta Ruth Dian Putri Indriajati; Wiedy Murtini; Winarno Winarno
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 7, No 6 (2023): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v7i6.70796

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tata letak kantor di KPU Kota Surakarta dalam kaitannya dengan kinerja pegawai. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan metode. Analisis data kualitatif dilakukan secara interaktif dan berlangsung secara terus menerus sampai tuntas. Prosedur penelitian menggunakan identifikasi masalah, penentuan fokus penelitian, pengumpulan data, analisis data, dan laporan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata ruang kantor di Kantor Komisi Pemilihan Umum Kota Surakarta menggunakan tipe tata ruang kantor campuran. Tipe tata ruang kantor ini sudah sesuai dengan faktor-faktor yang mempengaruhi tata ruang kantor. Kinerja pegawai dengan tata ruang kantor tipe ini tetap stabil karena pegawai merasa nyaman dan menerima kondisi yang ada. Namun, mereka menyadari bahwa tata ruang kantor yang lebih baik pasti akan berdampak pada kinerja.Kata Kunci : kinerja pegawai; kualitatif; pegawaiAbstract: This study aimed to determine the layout of the office at KPU Kota Surakarta in relation to employee performance. This research is qualitative. Data collection techniques using interviews, observation, and documentation. Test the validity of the data using source and method triangulation. Qualitative data analysis was carried out interactively and continuously until completion. The research procedure uses problem identification, determination of research focus, data collection, data analysis, and research reports. The results showed that the office layout at the Surakarta City Election Commission Office used a mixed type of office layout. This type of office layout is in accordance with the factors that affect the office layout. Employee performance with this type of office layout remains stable because employees feel comfortable and accept existing conditions. Still, they realize that a better office layout will undoubtedly impact performance.Keywords: employee; performance; qualitative
Implementasi manajemen bursa kerja khusus (BKK) di SMK negeri 6 Surakarta Erinda Sari Dwi Astuti; Cicilia Dyah Sulistyaningrum Indrawati; Winarno Winarno
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 7, No 1 (2023): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v7i1.60988

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) pelaksanaan pengelolaan BKK di SMK N 6 Surakarta; 2) hambatan yang dialami dalam pelaksanaan pengelolaan BKK di SMK N 6 Surakarta; dan 3) upaya yang dilakukan BKK dalam menghadapi kendala dalam pelaksanaan pengelolaan BKK. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis studi kasus. Penelitian ini dilakukan di BKK yang dikelola oleh SMK N 6 Surakarta. Teknik pengumpulan data penelitian meliputi wawancara, dokumen, dan observasi. Teknik penentuan informan menggunakan purposive dan snowball sampling. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian sebagai berikut: 1) Pelaksanaan pengelolaan BKK terdiri dari a) perencanaan, b) pengorganisasian, c) pelaksanaan, dan d) Pengendalian. 2) Pengelola BKK mempunyai kendala antara lain a) menurunnya informasi lowongan kerja; b) rendahnya respon mahasiswa terhadap pencarian lulusan dan lowongan kerja; dan c) Masih adanya industri ilegal yang menyediakan lowongan kerja. 3) Upaya yang dilakukan BKK untuk mengatasi kendala, antara lain: a) Meningkatkan komunikasi dengan industri; b) Mewajibkan lulusan mengisi formulir tracer study dan meningkatkan komunikasi dengan lulusan; dan c) Meningkatkan pengawasan terhadap lowongan kerja penyedia industri.Kata Kunci: pemberlakuan BKK; industri; manajemen; kualitatifAbstract: The purpose of this research is to determine: 1) the implementation of BKK management in SMK N 6 Surakarta; 2) the barriers experienced in the implementation of BKK management at SMK N 6 Surakarta; and 3) the efforts made by BKK in the face of obstacles in the implementation of BKK management. The research approach used is a descriptive-qualitative approach with the type of case study. This research was conducted at BKK, which is managed by SMK N 6 Surakarta. Research data collection techniques include interviews, documents, and observations. The technique for determining the informant uses purposive and snowball sampling. The validity test of the data uses triangulation sources and methods. The results of this research are as follows: 1) The implementation of BKK management consists of a) planning, b) organizing, c) actuating, and d) Controlling. 2) BKK management has obstacles, including a) a decrease in job vacancy information; b) a low student response to graduate searches and job vacancies; and c) There are still illegal industries that provide job vacancies. 3) Efforts made by BKK to overcome obstacles, including: a) Improving communication with industry; b) Requiring graduates to fill out tracer study forms and improve communication with graduates; and c) Increasing supervision over industry providers’ job vacancies.Keywords: BKK implementation; industry;  management; qualitative
Pengaruh pembelajaran micro teaching dan efikasi diri terhadap minat menjadi guru mahasiswa FKIP UNS Ervin Yunanto; Hery Sawiji; Winarno Winarno
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 7, No 6 (2023): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v7i6.72353

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) pengaruh pembelajaran microteaching terhadap minat menjadi guru, (2) pengaruh efikasi diri secara bersama-sama terhadap minat menjadi guru, (3) pengaruh pembelajaran microteaching dan efikasi diri secara bersama-sama terhadap minat menjadi guru pada mahasiswa FKIP UNS. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa FKIP UNS yang berjumlah 233 mahasiswa. Sampel dalam penelitian ini menggunakan proportionate stratified random sampling. Hasil penelitian ini: (1) pembelajaran micro Teaching berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menjadi guru. Hal ini dibuktikan dengan nilai thitung lebih besar dari ttabel (6,277>1,976) dan nilai signifikansi sebesar (0,000<0,05). (2) Efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menjadi guru. Hal ini dibuktikan dengan nilai thitung lebih besar dari ttabel (4,207>1,976) dan nilai signifikansi sebesar (0,000<0,05). (3) Terdapat pengaruh dispositif dan signifikan pengajaran mikro dan efikasi diri terhadap minat menjadi guru. Hal ini dibuktikan dengan nilai thitung lebih besar dari ttabel (27,014>3,78) dan nilai signifikansi sebesar (0,000<0,05). Hasil analisis secara keseluruhan dalam penelitian ini mendukung hipotesis yang diasumsikan. Kata Kunci: guru; kuantitatif; minat menjadi guruAbstract: The purpose of this study was to determine (1) the effect of micro-teaching learning on the intention to become a teacher, (2) the effect of self-efficacy on the intention to become a teacher, (3) the effect of microteaching learning and self-efficacy simultaneously on the interest in becoming a teacher in FKIP UNS students. This research is quantitative research with a survey method. The population in this study were FKIP UNS students, totaling 233 students. The sample in this study used proportionate stratified random sampling. The results of this study: (1) micro Teaching-learning has a positive and significant effect on the interest in becoming a teacher. This is evidenced by the value of count greater than ttable (6.277>1.976) and the significance value of (0.000<0.05). (2) Self-efficacy positively and significantly affects the interest in becoming a teacher. This is evidenced by the value of tcount greater than ttable (4.207>1.976) and the significance value of (0.000 <0.05). (3) There are dispositive and significant effects of micro- teaching and self-efficacy on the interest in becoming a teacher. This is evidenced by the value of count greater than ftable (27.014>3.78) and a significance value of (0.000<0.05). The results of the overall analysis in this study support the assumed hypothesis.Keywords:interest in becoming a teacher; quantitative; teacher