Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

RANCANG BANGUN SISTEM HYDRAULIC RAM PUMP UNTUK PENGADAAN AIR BERSIH DESA SIRNAJAYA KECAMATAN GUNUNGHALU KABUPATEN BANDUNG BARAT Agus Setiawan; Aam Hamdani; Nisaudzakiah Utami; Nana Wartana
ABMAS Vol 24, No 1 (2024): Jurnal Abmas, Juni 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v24i1.52822

Abstract

Air merupakan sumber bagi kehidupan bagi mahluk hidup khususnya manusia. Manusia tidak dapat hidup tanpa air. Dusun Parakan Wayang Desa Sirnajaya Kecamatan Gunung Halu Kabupaten Bandung Barat merupakan salah satu daerah yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Berdasarkan survey yang dilakukan, aspek ekonomi, geografis, dan terpencilnya daerah tersebut membuat warga dusun sulit mendapatkan air bersih. Dengan memanfaatkan air sungai yang berada di Lembah Gunung, warga dusun bertahan hidup, berjalan menuruni dan menaiki gunung dengan membawa jerigen untuk memenuhi kebutuhan air bersih setiap harinya. Air sungai yang terus mengalir di daerah tersebut dapat berpotensial untuk dapat digunakan energinya. Berdasarkan kondisi tersebut, program pengabdian kepada masyarakat berbasis kepakaran bidang ilmu yang diusulkan ini bertujuan untuk mengadakan rancang bangun sistem hydraulic ram pump untuk memompa air dari sungai ke pemukiman warga dengan ketinggian 100 meter dengan menggunakan dua bak penampungan yang dipasang pada setiap 50 meter. Sistem ini akan menggunakan sistem pemanfaatan energi potensial air yang terus mengalir untuk memompa dan menyalurkan ke warga. Dengan sistem pompa air ini, diharapkan warga Dusun Parakan Wayang Desa Sirnajaya Kecamatan Gunung Halu Kabupaten Bandung Barat dapat memenuhi kebutuhan air bersih.
Mapping Teacher Competence in AI-Integrated School Education: A Bibliometric Study (2021–2025) Fadya Asmadina Aulia; Agus Setiawan; Rama Wijaya Abdul Rozak; Nandang Rusmana; Maulia Depriya Kembara
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 4 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i4.7875

Abstract

The rapid integration of Artificial Intelligence (AI) into education has redefined teacher competence, requiring not only technical proficiency but also pedagogical adaptability and ethical awareness. However, existing literature lacks a comprehensive synthesis connecting these dimensions within school-based education. This study employed a bibliometric analysis of 288 Scopus-indexed research articles published between 2021 and 2025. Data were retrieved via ScienceDirect and validated through Scopus. VOSviewer was used to conduct keyword co-occurrence analysis, applying full counting and LinLog/modularity clustering to identify dominant themes. Seventy-six high-frequency keywords were grouped into seven thematic clusters: (1) student outcomes and engagement, (2) teacher development and TPACK integration, (3) AI literacy and readiness, (4) pedagogical innovation and AI systems, (5) generative AI tools and trends, (6) curriculum design and early AI education, and (7) emotional intelligence and institutional support. Key frameworks included TPACK, UNESCO's AI Competency Framework, and self-efficacy models such as TAICS. Findings reveal a multidimensional structure connecting cognitive, affective, and institutional aspects of teacher competence. The study highlights the need for holistic teacher education programs that integrate AI literacy, ethical reasoning, emotional resilience, and contextual pedagogy. Implications are discussed for curriculum developers, policymakers, and professional development initiatives, particularly in emerging contexts like Indonesia.
A literature review and analysis of aviation training Heni Puspita; Ade Gaffar A; Agus Setiawan; Isma Widiaty; Ike Yuni Wulandari; Andriana Andriana
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 10 No. 3 (2024): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020243853

Abstract

Pelatihan penerbangan aspek yang sangat penting untuk memastikan keselamatan, efisiensi, dan kecakapan dalam industri penerbangan. Seiring dengan perkembangan industri penerbangan, program pelatihan akan terus memanfaatkan pendekatan inovatif untuk memastikan standar profesionalisme dan keselamatan tertinggi dalam operasi penerbangan. Pandangan komprehensif tentang pelatihan penerbangan melibatkan pemahaman mendalam tentang aspek-aspek kritis yang melibatkan persiapan individu untuk berbagai peran dalam industri penerbangan. Penelitian di bidang pelatihan penerbangan cenderung berfokus pada beberapa area kunci yang mempengaruhi keselamatan, efisiensi, dan kecakapan dalam operasi penerbangan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi penelitian-penelitian bidang Aviation Training dengan menggunakan metode bibliometrik dengan jumlah artikel yang dikumpulkan sebanyak 1.421 dokumen dalam periode 1943 hingga 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam 10 tahun terakhir jumlah publikasi tentang Aviation Training mengalami peningkatan secara signifikan. United States merupakan negara yang paling banyak melakukan penelitian tentang Aviation Training dengan jumlah 561 artikel (39.5%) dan China adalah negara asia menduduki urutan kedua dalam penelitian Aviation Training sebanyak 125 artikel (12.8%).
Need Analysis of Physics Laboratory Design to Enhance Student Creativity in Character Education Saiyidah Mahtari; Syihabuddin Syihabuddin; Agus Setiawan; Mustika Wati
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 12 (2024): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i12.9722

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of physics laboratory design in supporting the development of student creativity and character and identifying needs for improvement in the practicum context. Using a case study approach, the qualitative research method involved in-depth interviews and questionnaires with 100 Physics Education Study Programme students at Lambung Mangkurat University. The results showed that although the pre-lab activities and practicum guides received positive ratings, there were significant challenges in the relevance of the practicum to everyday life, practicum design that supports collaboration, and the development of creativity. Students felt the lab time and guidelines did not support creative and collaborative problem-solving. These findings indicate the need for a more open, problem-based laboratory design and better integration between technical aspects, creativity, and character education. This study recommends the development of laboratory modules that support problem-solving and collaborative approaches to improve students' skills holistically.
Development and Validation of a Self-directed Learning Scale for Pre-Service Science and Technology Teacher Wahyudi; Agus Setiawan; Andi Suhandi; Achmad Samsudin
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 2 (2025): February
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i2.10000

Abstract

The ability of prospective science and technology teachers to engage in Self-Directed Learning (S-DL) is essential for their professional growth in an evolving educational landscape. However, existing instruments to assess S-DL readiness often lack comprehensive validation. This study aims to develop and validate an instrument to measure S-DL readiness among prospective science and technology teachers. The research followed a structured process, including instrument design, expert validation, pilot testing, and psychometric evaluation. A sample of 100 students participated in the validation process, ensuring the instrument's reliability and validity. Content validation was conducted with expert judgment, while statistical analyses, including factor analysis, were used to assess construct validity. The final instrument consists of 42 items, demonstrating strong validity and reliability. These findings confirm that the developed S-DL instrument is an effective tool for measuring students' readiness for self-directed learning. The results provide valuable insights for improving teacher education programs by integrating self-directed learning strategies and supporting further research in this field.