Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pelatihan Sistem Informasi Geografi Dalam Bidang Infrastruktur Transportasi Ichsan Rauf; Nurmaiyasa Marsaoly; Abdul Gaus
Jurnal Pengabdian Khairun Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpk.v2i1.6861

Abstract

Penggunaan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG) dalam bidang transportasi telah mengubah cara kita memahami dan mengelola sistem transportasi modern. Dengan integrasi data geografis yang berkaitan dengan infrastruktur jalan, rute transportasi publik, titik kemacetan, dan banyak lagi, SIG memberikan wawasan yang mendalam bagi para praktisi transportasi. Namun, untuk memaksimalkan potensi SIG, diperlukan pemahaman yang kuat tentang konsep dasar SIG dan kemampuan praktis dalam mengoperasikan perangkat lunak SIG. Studi kasus ini berfokus pada pelatihan SIG yang diselenggarakan untuk para profesional, mahasiswa dan umum di Kota Ternate, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis peserta dalam menggunakan SIG. Metodologi pelatihan ini melibatkan serangkaian sesi kelas, latihan praktis, studi kasus, dan diskusi kelompok. Sesi teori memberikan landasan konseptual tentang Sistem Informasi Geografis, jenis data yang dapat diintegrasikan, dan perangkat lunak yang relevan. Studi kasus yang diberikan menggambarkan proyek pengembangan transportasi di wilayah kota tersebut. Peserta pelatihan diminta untuk menerapkan pengetahuan SIG yang telah diperoleh untuk mengidentifikasi rute alternatif, menghitung estimasi waktu perjalanan, dan mengoptimalkan infrastruktur transportasi berdasarkan data geografis yang ada. Hasil pelatihan ini menunjukkan peningkatan kompetensi peserta dalam menerapkan konsep-konsep SIG dalam konteks transportasi. Peserta melaporkan peningkatan pemahaman tentang penggunaan SIG dalam mengatasi tantangan transportasi modern. Dampaknya terlihat dalam kemampuan mereka untuk mengintegrasikan data geografis dengan data transportasi untuk mengembangkan solusi yang lebih baik dan berkelanjutan.Kata Kunci: Transportasi, SIG, Pelatihan.
Pelatihan Autocad Civil 3D Pada Masyarakat Jasa Konstruksi Kusnadi Kusnadi; Abdul Gaus; ichsan Rauf
Jurnal Pengabdian Khairun Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpk.v1i1.4448

Abstract

Pandemi Covid-19 dan penanggulangannya menyebabkan berkurangnyalapangan kerja di bidang jasa konstruksi. Berkurangnya lapangan kerja memicupersaingan kerja yang ketat dalam masyarakat penyedia jasa konstruksi. Agar dapatbertahan dalam persaingan yang ketat ini maka pelaku jasa konstruksi harus dibekalidengan keterampilan khusus dalam bentuk penguasaan perangkat lunak ketekniksipilan.Sehubungan dengan ini maka pelaku jasa konstruksi harus diberi pelatihan perangkatlunak autocad civil 3D agar pekerjaan disain bangunan sipil dapat dikerjakan lebih cepatdengan akurasi yang tinggi sehingga pelaku jasa konstruksi di Maluku Utara memilikidaya saing yang tinggi dalam pasar kerja konstruksi. Hasil pelatihan autocad civil 3Dpada menunjukkan peningkatan kemampuan penguasaan pengoperasian softwaredalam menyelesaikan disain jalan antara 25% sampai 42%.
Analisis Faktor Keterlambatan Dominan Pada Proyek Pemeliharaan Jalan (Studi Kasus: Jalan Seksi Sp. Dodinga – Sofifi – Akelamo – Payahe – Weda) Abdul Hamid Payapo; Nurmaiyasa Marsaoly; Abdul Gaus; Ichsan Rauf; Raudha Hakim
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5762

Abstract

Road maintenance work or road preservation is very important to be carried out as a government effort to maintain the functional sustainability of the road. The delay in the implementation of this activity will not only have an impact on accessibility between regions, but will also cause losses for the contractor and project owner. The factors causing delays in the implementation of road preservation work vary widely and are different in each region. Thus, an understanding of these factors will provide important information in the management of future projects. This study conducted to analyze the dominant factors that cause the delays of road preservation projects in North Maluku, where the case study is in the Sp. Dodinga – Sofifi – Akelamo – Payahe – Weda, this road has length of ± 141 km. Respondents in the study are people who are directly involved in the implementation of this work. A statistical approach was carried out in this study, where the independent variables used included: Finance (X1), Human Resources (X2), Materials (X3), Equipment (X4), Work Implementation Methods (X5), Design Changes (X6), and Work Environment (X7), while for the dependent variable is Time (Y1). The results of this study indicate that the dominant factors influencing the timely completion of road preservation work at the study location are Finance (X1), Human Resources (X2), Materials (X3), and Equipment (X4) with a percentage value of 43.89%.
Sosialisasi Bangunan Pendidikan Tahan Gempa Kelurahan Gambesi Kota Ternate ', Imran; Yuda Saputra, Muhammad Taufiq; Rauf, Ichsan; Hi Djen, Asril
Jurnal Pengabdian Khairun Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jepk.v3i2.9102

Abstract

Bangunan pendidikan di Kota Ternate sebagian terletak di kaki bukit Gunung Gamalama. Kemungkinan bangunan yang dibangun tidak sesuai dengan standar bangunan pendidikan tahan gempa, hal ini karena kurangnya pengetahuan dan sosialisasi terkait bangunan pendidikan tahan gempa pada pelaku konstruksi bangunan gedung sehingga akan berdampak pada kualitas dan syarat sebagai bangunan Pendidikan yang tahan terhadap beban gempa. Kegiatan yang dilakukan dalam bentuk Sosialisasi Bangunan Pendidikan Tahan Gempa Kelurahan Gambesi Kota Ternate, dengan objek adalah pelaku konstruksi bangunan Pendidikan di Kel. Gambesi Kota TernateKata Kunci: Bangunan, Pendidikan, Tahan, Gempa
Pemetaan Potensi Wisata Pulau Ma menggunakan Sistem Informasi Geografi Rauf, Ichsan; Conoras, Amrin; Kusnadi; Basri, Ardi; Amelia, Risky
Jurnal Spatial Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi Vol. 23 No. 1 (2023): Spatial : Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi
Publisher : Department Geography Education Faculty of Social Science - Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/spatial.231.03

Abstract

The government has established the tourism sector as the leading sector of the national economy. This means that the tourism sector is a motor thet can drive economic growth in a region. Maitara Island has considerable potential to be developed as a tourist village in North Maluku Province, especially since Maitara Island has long been known to the people of Indonesai through the 1000 rupiah denomination. Information related to tourist objects in an area is very important for tourists to visit, while for stakeholders this information is useful in developing the tourism. This research was conducted to inventory places on Maitara Island that have the potential to be developed as tourist destinations and to map these potentials based on geographic information systems. The object inventory method is carried out using GPS and camera devices as documentation, while the mapping of these objects is carried out using the ArcGIS application. The results of the inventory show that Maitra Island has natural and cultural landscapes that can be developed as maritime tourism, sports tourism, cultural tourism, and science tourism.
Evaluasi Kinerja Reklamasi Lahan Bekas Tambang Nikel PT. Trimegah Bangun Persada di Pulau Obi, Maluku Utara Kamarullah, Suryawan; Najamuddin, Najamuddin; Rauf, Ichsan; Sabaruddin, Sabaruddin; Sultan, Mufti Amir; Zamzam, Zulkifli; Gaus, Abdul
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 1 (2025): January 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.1.1-9

Abstract

Kegiatan reklamasi pascatambang wajib dilakukan terhadap bukaan lahan aktivitas pertambangan dalam upaya perlindungan lingkungan dan mengatasi masalah kerusakan lahan. Undang – undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang perubahan atas Undang – Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara mengamanatkan kewajiban pemegang IUP atau IUPK menyusun dan menyerahkan rencana reklamasi dan/atau rencana pascatambang. Tujuan penelitian adalah melakukan evaluasi kinerja reklamasi lahan bekas tambang nikel PT. Trimegah Bangun Persada periode tahun 2016-2020. Evaluasi kinerja keberhasilan reklamasi pascatambang dianalisis menggunakan Peraturan Menteri ESDM No. 1827K/30/MEM/2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan Yang Baik. Kriteria yang dianalisis meliputi penatagunaan lahan, revegetasi, dan penyelesaian akhir. Hasil penelitian diperoleh realisasi luas bukaan lahan tambang yang direklamasi sebesar 275,46 ha atau 66,33% dari luas lahan yang direncanakan 415,3 ha, realisasi lahan bekas tambang yang ditimbun kembali seluas 105,18 ha atau 38,18% dari luas lahan yang direncanakan 275,46 ha, dan realisasi luas area bekas lahan tambang yang ditata sebesar 51,2 ha atau 101,45% dari luas lahan yang direncanakan 50,47 ha. Realisasi penebaran top soil dan revegetasi masing-masing mencapai luas yang sama yaitu sebesar 48,76 ha atau sebesar 96% dari total yang direncanakan 50,47 ha, dan realisasi penanaman tanaman penutup mencapai 51,2 ha atau 101,45% dari rencana seluas 50,47 ha. Evaluasi kinerja tingkat keberhasilan reklamasi lahan bekas tambang nikel PT. Trimegah Bangun Persada mencapai 88,24% sehingga tergolong kategori baik.
Studi Nilai CBR Geokomposit Ringan (Tanah-EPS) Stabilisasi Limbah Aspal Buton Harianto, Tri; Nur, Sitti Hijraini; Rauf, Ichsan; Marfu'ah, Nurul
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2019: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (822.662 KB)

Abstract

Kerusakan jalan sebagian besar disebabkan oleh rendahnya kapasitas dukung dari lapisan pondasinya dalam menerima beban kendaraan yang melintas diatasnya. Hal ini tidak lepas dari sifat material timbunan yang digunakan, baik itu sirtu, kerikil, maupun tanah. Material timbunan yang baik adalah material yang mempunyai daya dukung tinggi namun tidak menjadi beban untuk lapisan dibawahnya. Material timbunan ringan merupakan solusi untuk mereduksi kerusakan jalan akibat lapis pondasi pada konstruksi jalan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan material timbunan geokomposit ringan dengan mengganti sebagian tanah lempung dengan expanded polysterene (EPS) yang distabilisasi dengan limbah aspal buton (LAB). Variasi limbah aspal buton yang digunakan sebesar 3%,5%,7% dan 9%, sementara variasi EPS yang diberikan sebesar 0,1% dan 0,2%. Pemeraman benda uji dilakukan selama 7 dan 28 hari. Hasil pengujian menunjukkan bahwa subtitusi tanah dengan EPS mampu mereduksi kepadatan sebesar 20% hingga 30%, adapun nilai CBR meningkat sebesar 7 kali pada EPS 0,15% dan 4 kali pada EPS 0,30%. Berdasarkan hasil tersebut, maka geokomposit ringan tanah-EPS stabilisasi LAB dapat dijadikan sebagai timbunan alternatif baik sebagai lapis pondasi bawah (LPB) pada jalan maupun backfill dibelakang dinding penahan tanah.
Pengaruh Pemeraman terhadap Nilai Kuat Tekan Bebas Tanah Lempung Stabilisasi Limbah Aspal Buton Rauf, Ichsan; Samang, Lawalenna; Harianto, Tri; Arsyad, Ardy
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2019: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (794.046 KB)

Abstract

Tanah lunak menjadi permasalahan utama dalam pelaksanaan konstruksi bangunan sipil karena memiliki daya dukung yang rendah, kuat geser yang rendah dan bersifat kompresibel. Upaya stabilisasi tanah bertujuan untuk meningkatkan nilai-nilai mekanis tersebut, sehingga dapat mendukung konstruksi yang ada diatasnya. Dari berbagai jenis material stabilisasi yang telah ada, seperti : kapur, semen, flyash, alkaline dll., penelitian ini mencoba memanfaatan limbah aspal buton (LAB) sebagai material stabiliasi pada tanah lempung. Pencampuran didasarkan pada berat tanah kering dengan persentase LAB sebesar 3,5,7 dan 9 pada kadar air optimum. Perilaku mekanis diamati melalui pengujian kuat tekan bebas dengan waktu pemeraman selama 7, 14 dan 28 hari. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai kuat tekan tanah lempung yang distabilisasi dengan LAB menunjukkan peningkatan sebesar 40 kali hingga 64 kali dibandingkan tanah tanpa stabilisasi. Secara umum, pada umur pemeraman 2 minggu merupakan masa peningkatan kekuatan yang kemudian diiukuti peningkatan bertahap dari sampel hingga 28 hari dari waktu yang diamati. Nilai kuat tekan pada pemeraman 7 hari, lebih besar 4 kali sebagai LPB dan 1,2 kali untuk LPA terhadap nilai yang disyaratkan dalam SNI, sementara untuk pemeraman 28 hari nilai kuat tekan lebih besar melampaui nilai minimal yang disyaratkan dalam FHWA.
Persepsi Masyarakat Terhadap Pengangkutan Sampah di Kota Ternate Amelia, Risky; Rauf, Ichsan; Gaus, Abdul; Sultan Amir, Mufti; Pasongli, Hernita
Jurnal Spatial Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi Vol. 22 No. 2 (2022): Spatial : Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi
Publisher : Department Geography Education Faculty of Social Science - Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/spatial.222.07

Abstract

The enviroment is something that is important for living things, especially humans. The enviroment is used by humans to meet the needs of life, if it does not take care of the enviroment properly it will cause enviromental problems. There are many environmental problems, one of which is the waste problem. The problem of waste is a problem that often occurs in urban areas, one of which is in the city of Ternate. The Ternate City Government needs tochoose the right solution to overcome the problems that occur due to waste, but before making a solution it is necessary to know how the public’s perception of waste transportation in Ternate City is. The research method is descriptive quantitative using a questionnaire distributed to respondents as a research instrument. The sampling technique used in this research is random sampling with a sample of 400 respondents in four districts in Ternate City. The sample of each sub-district amounted to 100 respondents. Data analysis using interpreted percentages. The results showed that the public’s perception of waste transportation in Ternate City was good.
Eksperimen Laboratorium Pengaruh Hidung Pilar Jembatan Terhadap Kedalaman Gerusan Lokal Setimbang Rauf, Ichsan; Gaus, Abdul; Imran, Imran; Jaelan, Salsabila
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 13 No. 2 (2023): Volume 13 Nomor 2, September 2023
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v13i2.872

Abstract

Abstrak Gerusan lokal yang terjadi disekitar pilar jembatan sangat mempengaruhi stabilitas struktur atas jembatan yang dapat menyebabkan kegagalan struktur jembatan. Salah satu modifikasi hidrolika aliran untuk mereduksi besaran gerusan lokal pada pilar jembatan dapat dilakukan dengan merubah geometri pilar jembatan. Penelitian ini difokuskan pada pengaruh hidung (nose) pada struktur pilar terhadap kedalaman gerusan lokal (scouring) setimbang yang terjadi. Eksperimen laboratorium dilakukan dengan menggunakan perangkat saluran terbuka (set circulating flume) dengan dimensi panjang 740 cm, lebar 28 cm, dan tinggi 40 cm. Asumsi aliran yang digunakan adalah aliran tetap (steady flow) dengan debit sebesar 0,0252 m3/det, sementara geometri pilar yang digunakan dalam penelitian ini berupa pilar dengan radius 1 cm; 1,5 cm; dan 2 cm. Pengukuran kedalaman gerusan dilakukan di sekitar pilar dengan interval waktu 30 menit hingga kedalaman scouring setimbang tercapai. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan semakin kecil nose pilar maka semakin kecil pula scouring yang terjadi, serta nose pilar juga mampu mereduksi waktu terjadinya scouring setimbang. Kata kunci: Gerusan lokal, modifikasi hidung pilar, kedalaman gerusan setimbang   Abstract Local scour that occurs around the bridge pillars affects significantly the stability of the bridge superstructure, where it will generate the bridge structure failure. Modifications the geometry of the bridge pillars is one of the effort inorder to reduce the depth of local scouring. This research conducted the effect of geometry pllars modification, particularly on nose pillar, against the the depth of local scouring at the equilibrium state. Laboratory experiments were carried out by using an open channel device/a set circulating flume, with dimensions of 740 cm in length, 28 cm in width and 40 cm in height. The flow assumption used is a steady flow with a discharge of 0.0252 m3/s, while the pillar geometry used in this study is a oblong pillar with a radius mayor at nose are 1 cm; 1.5cm; and 2 cm. Scouring depth measurements were carried out around the pillars at intervals of 30 minutes until an equilibrium scouring depth was reached. The results of this study indicate that the smaller of nose pillar, the smaller the scouring that occurs, and the nose pillar is also able to reduce the time of equilibrium local souring. Keywords: Local scouring, nose pillar modification, depth scouring equilibrium