Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Jurnal Keperawatan

Hubungan Pengetahuan, Sikap dengan Aktivitas Merokok Tenaga Kesehatan Laki-Laki Yusnaini Siagian; Irma Yuni; Syafrizal
Jurnal Keperawatan Vol 2 No 1 (2012): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merokok merupakan salah satu masalah yang sulit dipecahkan, apalagi sudah menjadi masalah nasional, dan bahkan internasional. Pada dasarnya setiap orang tahu akan bahaya merokok mengingat di setiap bungkus rokok terdapat peringatan pemerintah tentang bahaya merokok bagi kesehatan. Namun apakah pengetahuan tersebut mempengaruhi sikap seseorang dalam beraktivitas, termasuk tenaga kesehatan itu sendiri terhadap bahaya merokok. Rancangan penelitian yang digunakan adalah analisis korelasional dengan pendekatan cross sectional, populasinya adalah tenaga kesehatan lakilaki di Rumah Sakit Umum Daerah Tanjung Uban Provinsi Kepulauan Riau sejumlah 45 responden. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling, variabel independen dalam penelitian ini adalah pengetahuan dan sikap, sedangkan variabel dependennya adalah aktivitas merokok. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisa melalui uji Statistik Chi-Square dengan tingkat signifikan 95 % (α=5%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 38 orang (84%) mempunyai pengetahuan baik, sikap yang baik (favourable) sebanyak 31 orang (69%) dan aktivitas merokok yang baik sebanyak 25 orang (56%). Berarti ada hubungan antara pengetahuan dengan aktivitas merokok (nilai p = 0,034), dan ada hubungan antara sikap dengan aktivitas merokok tenaga kesehatan laki-laki di Rumah Sakit Umum Daerah Tanjung Uban (nilai p = 0,034).
Pengaruh Terapi Pernafasan Buteyko terhadap Penurunan Gejala Pasien Asma di RSUP Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang Yusnaini Siagian; Muhammad Firdaus; Nazirokh Kasturina Nasution
Jurnal Keperawatan Vol 3 No 2 (2013): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asma adalah penyakit jalan napas obstruktif intermiten, reversibel dimana trakea dan bronki berespons secara hiperaktif terhadap stimuli tertentu. Seseorang yang menderita asma mengalami gejala asma berupa batuk-batuk, sesak napas, bunyi saat bernapas (wheezing atau ngik..ngik..), rasa tertekan di dada dan gangguan tidur karena batuk atau sesak napas. Teknik pernapasan Buteyko digunakan sebagai teknik alami untuk menurunkan gejala asma dan keparahan asma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tehnik pernapasan Buteyko terhadap penurunan gejala asma pasien asma. Desain penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan non-random control group pretest-postest. Sampel penelitian berjumlah 20 orang (10 orang sebagai kelompok intervensi dan 10 orang sebagai kelompok kontrol) yang diambil secara quota sampling. Hasil penelitian adalah ada pengaruh kuat antara teknik pernapasan Buteyko terhadap penurunan gejala asma pada pasien asma (p value 0,00 dan nilai eta squared 0,93). Teknik pernapasan Buteyko dapat diterapkan bagi pelayanan keperawatan sebagai intervensi keperawatan komplementer dalam upaya menurunkan gejala asma. Bagi peneliti yang akan melakukan penelitian sejenis dimasa yang akan datang maka perlu membandingkan teknik pernapasan Buteyko dengan metode lain penurun gejala asma.
Pengaruh Batuk Efektif Terhadap Pengeluaran Sputum pada Pasien Tuberkulosis Linda Widiastuti; Yusnaini Siagian
Jurnal Keperawatan Vol 5 No 1 (2015): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Pemeriksaan sputum sangat penting karena dengan ditemukan kuman BTA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh batuk efektif terhadap pengeluaran sputum pada pasien TB di Puskesmas Kampung Bugis Kota Tanjungpinang. Penelitian ini merupakan pra eksperimen dengan jenis one-group pre-post test design. Populasi sejumlah 26 responden mencakup Semua pasien TB di Puskesmas Kampung Bugis. Sampel sejumlah 24 responden diambil menggunakan Accidental sampling. Variabel independen adalah batuk efektif dan Variabel dependen pengeluaran sputum. Analisa data dengan uji chi kuadrat dengan tingkat signifikan p ≤ 0,05. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden tidak dapat mengeluarkan sputum sebelum dilatih batuk efektif sebesar 13 responden (54,2%) dan hampir seluruh responden dapat mengeluarkan sputum sesudah dilatih batuk efektif sebesar 19 responden (79,2%) dan hasil uji statistik chi kuadrat 0,021 berarti < 0,05 maka Ha diterima. Berarti ada pengaruh batuk efektif terhadap pengeluaran sputum pada pasien TB di Puskesmas Kampung BugisKota Tanjungpinang.
Pengaruh Bermain Peran (Role Play) Terhadap Perkembangan Bahasa pada Anak Prasekolah di PAUD Ibnu Abas Tanjungpinang Umu Fadhilah; Yusnaini Siagian; Delvi Rosadi
Jurnal Keperawatan Vol 7 No 2 (2017): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan bahasa adalah perubahan sistem lambang bunyi yang berpengaruh terhadap kemampuan berbicara anak usia dini. Dengan kemampuan berbicara itu anak bisa mengidentifikasi dirinya, serta berinteraksi dan bekerja sama dengan orang lain. Dengan bahasa semua manusia dapat mengenal dirinya, sesama manusia, alam sekitar, ilmu pengetahuan dan nilai-nilai moral atau agama. Salah satu penanganan anak yang mengalami gangguan perkembangan bahasa adalah salah satunya bermain peran (role play). Role play merupakan suatu cara pengusaan materi belajar melaui pengembangan, imajinatif, daya ekspresi dan penghayatan dalam memerankan tokoh tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bermain peran (role play) terhadap perkembangan bahasa pada anak prasekolah di Paud Ibnu Abas Tanjungpinang 2017. Metode penelitian menggunakan desain penelitian quasi eksperimen, dengan rancangan pretest dan posttes without control, sampel dalam penelitian ini berjumlah 10 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling dan alat pengumpulan data digunakan berupa lembar observasi yang sudah baku dari DDST (Denver Developmental Test). Kemampuan perkembangan bahasa anak pre test sebelum perlakuan sebanyak 70%, kemampuan perkembangan bahasa anak post test sesudah perlakuan menjadi 100% normal. Data analisis dengan menggunakan uji Wilcoxon dengan derajat kemaknaan ɑ = 0,05. Hasil yang diperoleh uji Wilcoxon menjukkan ρ value = 0,011 (ρ value ≤ ɑ = 0,05) hasilnya adalah H0 ditolak. The result adalah ada pengaruh Bermain Peran (Role Play) Terhadap Perkembangan Bahasa Pada Anak Prasekolah Di Paud Ibnu Abas Tanjungpinang tahun 2017. Saran dalam penelitian ini agar institusi pendidikan Paud Ibnu Abas dan isntitusi pendidikan kesehatan dapat merekomendasikan hasil penelitian untuk diaplikasiakan pada prasekolah dengan Terapi Bermain Peran (Role Play) untuk meningkatkan kemampuan perkembangan bahasa.
Faktor Dominan yang Mempengaruhi Sibling Rivalry pada Anak Usia Toddler Liza Wati; Yusnaini Siagian; Denti Kurniasih
Jurnal Keperawatan Vol 10 No 1 (2020): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tahap anak usia Toddler, keberadaan saudara kandung menjadi pengalaman yang unik. Persaingan yang terjadi dengan keberadaan saudara kandung atau yang biasa di sebut dengan sibling rivalry, terkadang membuat anak merasa kehilangan perhatian dan kasih saying dari orang tua.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor dominan yang mempengaruhi sibling rivalry pada anak usia toddler di PAUD Senang Hati Tanjungpinang. Metode penelitian korelasi dengan jumlah sampel sebanyak 20 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, dilakukan uji validitas dan reliabiliras. Uji hipotesis dengan korelasi Rank Spearmen jika data tidak terdistribusi normal dan korelasi pearson jika data terdistribusi normal. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar (60 %) responden mempunyai anak perempuan, memiliki sebagian besar (65 %) jumlah saudara 1-2 orang, sebagian mempunyai anak urutan kelahiran anak sulung, memiliki sebagian besar ( 65 %) anak jarak usianya dekat, mayoritas ( 80 %) memiliki sikap anak mencari perhatian, lebih dari separuh ( 55%) tidak mengemaskan salah satu anak, lebih dari sepatuh ( 55 %) memiliki pengetahuan yang rendah, sebagian besar ( 75% ) menerapkan pola asuh permisif, dan mayoritas ( 80%) memiliki anak dengan sibling rivalry terhadap saudaranya. Terdapat korelasi antara urutan kelahiran ( p value = 0,00), sikap anak (p value =0,028), anak emas / anak kesayangan ( p value = 0,011) , pengetahuan ibu (p value = 0,039) dan pola asuh ibu ( p value = 0,021) dengan kejadian sibling rivalry. Rekomendasi penelitian adalah perlu peningkatan pengetahuan ibu tentang sibling rivarly agar tidak mengganggu perkembangan anak usia toddler.
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Pembatasan Asupan Cairan Pasien Hemodialisa Yusnaini Siagian; Dian Ning Alit; Suraidah
Jurnal Keperawatan Vol 10 No 1 (2020): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepatuhan merupakan salah satu permasalahan pasien hemodialisa (HD) terutama dalam pembatasan asupan cairan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah 184 pasien yang menjalani terapi hemodialisis di unit hemodialisa RSBK Batam. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 37 orang dengan teknik pengambilan sampel purposive sampleAnalisis yang digunakan adalah Pearson, Chi-square dan Spearman. Berdasarkan hasil penelitian faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pembatasan asupan cairan pasien hemodialisa adalah variabel lama menjalani HD (p value 0,012, dukungan keluarga (p value 0,00) dan yang tidak berhubungan adalah variabel usia (p value 0,749), jenis kelamin (p value 0,312), pendidikan (p value 0,652) dan pekerjaan (p value 0,956). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan ada hubungan kepatuhan dengan lama menjalani HD dan dukungan keluarga. Tidak ada hubungan kepatuhan dengan usia, jenis kelamin, pendidikan dan pekerjaan. Saran untuk pelayanan keperawatan khususnya unit HD memberikan health education secara simultan baik pada pasien HD maupun keluarga untuk meningkatkan pengetahuan dan menumbuhkan kesadaran pasien untuk patuh dalam pembatasan asupan cairan.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Gangguan Pendengaran pada Penyelam Tradisional yusnaini siagian; Meily Nirnasari; Liza Wati; Nur Adila
Jurnal Keperawatan Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59870/jurkep.v12i2.137

Abstract

Gangguan pendengaran dapat menyebabkan penderita mengalami kesulitan dalam mendengar percakapan. Dampak dari gangguan pendengaran adalah penurunan kualitas hidup, penarikan sosial dan gangguan komunikasi yang mempengaruhi hubungan dengan keluarga dan teman. Gangguan pendengaran dapat dikategorikan menjadi tuli konduktif, tuli sensorineural dan tuli campuran. Gangguan pendengaran merupakan penyebab utama keempat disabilitas di seluruh dunia. Pekerjaan sebagai nelayan penyelam memiliki tingkat risiko bahaya yang sangat tinggi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Kelurahan Senggarang,sebanyak 50,0% mengalami gangguan pendengaran dan sisanya 50,0% yang tidak mengalami gangguan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor risiko dengan gangguan pendengaran pada penyelam tradisional di Kelurahan Senggarang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penyelam tradisional Kelurahan Senggarang dengan jumlah sampel sebanyak 40 orang. Penentuan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling. Hasil analisis chi-square menunjukkan bahwa ada hubungan usia (p value=0,000),riwayat penyakit (p value=0,000),lama penyelaman (p value=0,744),frekuensi penyelaman (p value=0,006),dengan gangguan pendengaran.Faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian gangguan pendengaran pada penyelam di Kelurahan Senggarang adalah usia,riwayat penyakit,lama penyelaman dan frekuensi penyelaman. Para penyelam sebaiknya membatasi frekuensi penyelaman dalam sehari dan lama penyelaman.