Articles
PERAWATAN PAYUDARA MENINGKATKAN PRODUKSI ASI IBU NIFAS
Elza Wulandari Wulandari;
Violita Siska Mutiara;
Mika Oktarina;
Mimi Yosiyanti;
Buyung Keraman
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33024/jikk.v9i1.5373
Berdasarkan data World Health Organization (WHO) tahun 2016 angka pemberian ASI eksklusif di dunia berkisar 38 persen. Peningkatan dalam pemberian ASI eksklusif dapat dilakukan salah satunya dengan Perawatan payudara. Perawatan payudara bermanfaat melancarkan reflek pengeluaran ASI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh perawatan payudara terhadap produksi ASI ibu nifas di Puskesmas Lungkang Kule Kabupaten Kaur. Desain penelitian menggunakan metode pra eksperimental. Sampel pada penelitian ini adalah sebagian ibu nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Lungkang Kule Kabupaten Kaur. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 16 orang diambil dengan tekhnik purposive sampling. Analisis data menggunakan Paired Sample T-Test. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada rata-rata produksi ASI sesudah dilakukan perawatan payudara di Puskesmas Lungkang Kule Kabupaten Kaur yaitu 80,31. Rata-rata produksi ASI sebelum dilakukan perawatan payudara di Puskesmas Lungkang Kule Kabupaten Kaur yaitu 39,69. Ada pengaruh perawatan payudara terhadap produksi ASI ibu nifas di Puskesmas Lungkang Kule Kabupaten Kaur.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG COVID 19 DENGAN RENDAHNYA KUNJUNGAN BALITA DI POSYANDU DESA BERINGIN MAKMUR II
Choralina Eliagita;
Nuril Absari;
Mika Oktarina;
Suhita Tri Oklaini;
Fera Ornella
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33024/jikk.v9i1.5375
Pandemi COVID 19 sangat berdampak pada penurunan kunjungan balita ke posyandu dengan kunjungan terendah di Desa Beringin Makmur II sebanyak 395 orang (48,9%). Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang COVID 19 dengan rendahnya Kunjungan Balita di Posyandu Desa Beringin Makmur II Wilayah Kerja Puskesmas Bingin Teluk Kabupaten Muratara pada tahun 2021. Penelitian ini menggunakan deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu balita yang melakukan kunjungan ke Posyandu Desa Beringin Makmur II Wilayah Kerja Puskesmas Bingin Teluk Kabupaten Muratara pada tanggal 07 Juni-18 Juni tahun 2021 sebanyak 52 balita yang diambil secara total sampling. Pengumpulan data yaitu data primer dan sekunder. Teknik analisis menggunakan Univariat dan bivariat (Chi square). Hasil penelitian ini didapatkan: Dari 52 sampel sebanyak 24 responden yang kunjungan balita kurang baik dan 28 kunjungan balita Baik; Dari 52 sampel terdapat terdapat 24 responden berpengetahuan kurang, 12 responden berpengetahuan cukup dan 16 responden berpengetahuan baik; Ada hubungan antara pengetahuan dengan kunjungan balita di Posyandu Desa Beringin Makmur II Wilayah Kerja Puskesmas Bingin Teluk Kabupaten Muratara dengan kategori hubungan hubungan erat. Diharapkan hasil penelitian ini mampu menambah wawasan kepada ibu sehingga mampu meningkatkan pengetahuan mengenai pentingnya kesehatan balita dengan melakukan kunjungan balita.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL DENGAN PEMERIKSAAN HAEMOGLOBIN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PERAWATAN LUBUK DURIAN BENGKULU UTARA: The Relationship Of Knowledge Of Pregnant Women With Hemoglobin Examination In The Work Area Of Lubuk Durian Health Center North Bengkulu
Tria Nopi Herdiani;
Mika Oktarina;
Erly Widyastuti
Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH) Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (184.655 KB)
ABSTRAK Masih rendahnya gangguan pemeriksaan haemoglobin maka penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan pengetahuan ibu hamil dengan pemeriksaan haemoglobin di wilayah kerja Puskesmas Perawatan Lubuk Durian Bengkulu Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan survey analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil TM II dan TM III di wilayah kerja Puskesmas Perawatan Lubuk Durian Bengkulu Utara pada Tahun 2018 sebanyak 306 dengan accidental sampling diperoleh 36 sampel. Pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan data primer penyebaran kuesioner. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square (χ2) dan Uji Contingency Coefficient (C). Hasil penelitian didapatkan: Dari 36 sampel terdapat 27 orang tidak melakukan pemeriksaan haemoglobin dan 9 orang melakukan pemeriksaan haemoglobin; Dari 36 sampel terdapat 27 orang pengetahuan kurang, 5 orang pengetahuan cukup dan 4 orang pengetahuan baik dan Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan pemeriksaan haemoglobin di wilayah kerja Puskesmas Perawatan Lubuk Durian Bengkulu Utara, dengan kategori hubungan sedang. Diharapkan pada pihak puskesmas untuk dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan haemoglobin melalui promosi kesehatan dan edukasi setiap sebulan sekali yang dilakukan di Posnyandu dan Kelas Ibu Hamil dan dilakukan pembagian serta pemasangan stiker dan poster di setiap sasaran ibu hamil serta peningkatan program skrining ibu hamil sehingga dapat meningkatkan kesadaran ibu pentingnya melakukan deteksi dini kejadian anemia selama kehamilan.
UPAYA MENJAGA KESEHATAN IBU DAN ANAK DI MASA PANDEMI COVID 19 DI KELURAHAN MALABERO KOTA BENGKULU
Dwi Putri Sulistiya Ningsih;
Ida Rahmawati;
Rafidaini Sazarni;
Mika Oktarina;
Violita Siska Mutiara
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada Vol. 2 No. 2 (2020): Desember: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (559.49 KB)
|
DOI: 10.47859/wuj.v2i2.181
Latar Belakang: Pandemi Covid-19 memberikan dampak secara global pada perekonomian dan juga kesehatan, salah satunya masalah kesehatan ibu dan anak. Kehidupan masyarakat di Kelurahan Malabero Kota Bengkulu yang mayoritas bekerja sebagai nelayan dengan tingkat perekonomian menengah kebawah secara tidak langsung menjadi kelompok yang terdampak akibat pandemic Covid-19. Oleh karena itu, perlu adanya upaya dalam meminimalisir dampak dari Pandemi Covid-19 ini terhadap kesehatan ibu dan juga nutrisi anak. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pendampingan kepada masyarakat di Kelurahan Malabero untuk dapat meminimalisir dampak kesehatan akibat Covid-19 terhadap Ibu dan Anak. Metode: Metode yang digunakan yaitu pendampingan dengan penyuluhanmenggunakan leaflet dan brosur. Sasarannya adalah Ibu-Ibu yang tinggal di Kelurahan Malabero Kota Bengkulu. Hasil: Peran aktif ibu-ibu pada saat pelaksanaan kegiatan, tampak dari keaktifan ibu-ibu saat diskusi dan sesi tanya jawab. Simpulan: Harapannya dengan dilaksanakan kegiatan ini agar masalah kesehatan yang masih terjadi pada ibu dan anak-anak dapat diminimalisir seperti kasus kematian ibu, diare pada anak, stunting, dan lainnya.
HUBUNGAN SUMBER INFORMASI DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI TT PADA IBU HAMIL
Choralina Eliagita;
Mika Oktarina;
Nuril Absari;
Ira Yunita
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pahlawan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/prepotif.v5i2.2176
Rendahnya kesadaran ibu hamil untuk mengikuti penyuluhan saat petugas kesehatan menjelaskan tentang pemberian imuniasi TT. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan sumber informasi dengan pemberian imunisasi TT pada Ibu Hamil Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Karang Dapo Kabupaten Musi Rawas Utara. Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross setional. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan ibu hamil multipara TM III Di Puskesmas Karang Dapo Kabupaten Musi Rawas Utara 03 Juli-17 Juli tahun 2020 sebanyak 31 orang yang diambil secara total sampling,. Pengumpulan data yaitu data primer. Hasil penelitian ini yaitu (1) dari 31 responden terdapat 15 responden tidak sesuai jadwal dan 16 responden sesuai jadwal: (2) Dari 31 responden terdapat 14 tidak mendapatkan informasi dan 17 responden; (3) ada hubungan antara sumber informasi dengan pemberian imunisasi TT pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Karang Dapo Kabupaten Musi Rawas Utara, dengan kategori hubungan kuat, artinya faktor sumber informasi merupakan faktor dominan yang berhubungan dengan kelengkapan imunisasi TT pada ibu hamil TM III, akan tetapi masih terdapat faktor lain seperti, usia, pekerjaan, pendidikan dan paritas. Diharapkan puskesmas dapat menjadika sarana penambahan informasi dan melakukan kegiatan aktif penyuluhan kesehatan yang berhubungan dengan program imunisasi khususnya pemberian imunisasi TT sehingga menjadi prioritas dalam program kerja pihak peskesmas dalam pemberian imunisasi TT.
HUBUNGAN SENAM HAMIL DENGAN PROSES PERSALINAN KALA I DAN II PADA PRIMIGRAVIDA DI PMB WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIDOREJO
Metha Fahriani;
Rini Yuli Astini;
Mika Oktarina
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 6, No 2 (2019): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/ann.v6i2.2679
Lama persalinan dapat disebabkan oleh banyak faktor, antara lain kontraksi tidak adekuat, faktor janin dan faktor jalan lahir. Akibat dari kala I dan II yang memanjang adalah terjadinya infeksi yang merupakan salah satu faktor penyebab kematian ibu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari hubungan antara senam hamil dengan proses persalinan kala I dan II pada primigravida di PMB wilayah kerja Puskesmas Sidorejo Kota Lubuklinggau. Jenis penelitian ini merupakan penelitian Survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu primigravida yang bersalin di tiga PMB wilayah kerja Puskesmas Sidorejo Kota Lubuklinggau di bulan April sampai Mei 2019 sebanyak 30 orang. Sampel diambil menggunakan teknik Total Sampling. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square (2) dan uji Contingency Coefficient (C). Hasil penelitian didapatkan dari 30 ibu terdapat 19 (63,3%) orang dengan proses persalinan kala I dan II tidak lama, 16 (53,3) orang dengan senam hamil tidak teratur, ada hubungan yang signifikan antara senam hamil dengan proses persalinan kala I dan II pada primigravida dengan kategori hubungan kuat. Diharapkan pihak Puskesmas dapat meningkatkan penyuluhan tentang manfaat senam hamil, menambah jadwal pelaksanaan senam hamil, dan melakukan teknik jemput bola pada ibu hamil untuk melakukan senam hamil agar proses persalinan dapat berjalan dengan lancar.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Ibu Pramenopause dengan Kesiapan pada Masa Menopause
Suhita Tri Oklaini;
Metha Fahriani;
Rike Mirdayanti;
Mika Oktarina
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51851/jkb.v7i1.330
Menopause adalah tahap dalam kehidupan wanita ketika menstruasi berhenti, dengan demikian tahun-tahun melahirkan anak pun terhenti. Meskipun merupakan proses alami dan bukanlah penyakit, banyak wanita memahami menopause sebagai periode dimana mereka akan mengalami penderitaan mental dan fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Ibu Pramenopause Dengan Kesiapan Pada Masa Menopause Di Wilayah Kerja Puskesmas Kembang Mumpo Kabupaten Seluma. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan menggunakan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling yaitu sebanyak 60 orang ibu pramenopause usia 40-48 tahun. Pengumpulan data melalui data primer yang didapat langsung dari responden dengan mengisi kuesioner. Hasil penelitian yang didapat: Dari 60 responden terdapat 24 (40,0%) ibu yang berpengetahuan kurang di Wilayah Kerja Puskesmas Kembang Mumpo memiliki tingkat pengetahuan kurang, Dari 60 responden terdapat 33 (55,0%) ibu yang memiliki sikap positif di Wilayah Kerja Puskesmas Kembang Mumpo, Dari 60 responden terdapat 33 (55,0%) ibu yang tidak siap menghadapi menopause di Wilayah Kerja Puskesmas Kembang Mumpo; Terdapat hubungan antara Pengetahuan ibu pramenopause dengan kesiapan ibu pada masa menopause di Wilayah Kerja Puskesmas Kembang Mumpo dengan keeratan sedang, Terdapat hubungan antara sikap ibu pramenopause dengan kesiapan ibu pada masa menopause di Wilayah Kerja Puskesmas Kembang Mumpo dengan keeratan sedang. Diharapkan penelitian ini bisa menjadi masukan untuk puskesmas dan teman sejawat agar dapat meningkatkan promosi kesehatan dan pendampingan khususnya untuk ibu-ibu yang memasuki usia pramenopause agar siap menghadapi masa menopause.
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN HIPERTENSI PADA PESERTA PROLANIS MENOPAUSE
Ruri Maiseptya Sari;
Desi Fitriani;
Mika Oktarina;
Yulisa Yulisa
MIDWIFERY HEALTH JOURNAL Vol 6 No 1 (2021): Midwifery Health Journal
Publisher : STIKES Keluarga Bunda Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (612.594 KB)
|
DOI: 10.52524/midwiferyhealthjournal.v6i1.60
Kejadian hipertensi berdasarkan umur dan jenis kelamin Prevalensi tertinggi menurut jenis kelamin yaitu pada perempuan 36,9% dan berusia diatas 45 tahun sementara itu Prevalensi kejadian tertinggi menurut karakteristik pekerjaan adalah yang tidak bekerja sehingga kurang aktivitas fisik yaitu 39,7%. Tujuan penelitian ini yaitu Mempelajari adanya hubungan antara aktivitas fisik dengan hipertensi pada peserta prolanis menopause di Puskesmas Suka Merindu. Jenis Penelitian merupakan jenis penelitian analitik observasional dengan menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta prolanis menopause yang menderita hipertensi di wilayah kerja Puskemas Suka Merindu sebanyak 32 orang, Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling, analisis yang digunakan univariat dan bivariat dengan melakukan uji chi_square dan uji statistic contingency coefficient (C). Hasil penelitian didapatkan dari 32 orang responden terdapat 12 orang (37,5%) dengan aktifitas fisik sedang, terdapat 18 orang (56,3%) mengalami hipertensi tahap I. Ada hubungan yang signifikan antara Aktifitas fisik dengan hipertensi pada peserta prolanis lansia menopause di puskesmas suka merindu kabupaten seluma. Diharapkan meningkatkan pemberian konseling dan promosi kesehatan dan membantu lansia yang mengalami hipertensi melalui kegiatan yang lebih edukatif dan dilakukan secara rutin memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian Asi Bersamaan Makanan Tambahan Pada Bayi 0-6 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Manna Bengkulu Selatan
Nuril Absari;
Mika Oktarina;
Choralina Eliagita;
Nenda Puryanti;
Devi Hartanti
Jurnal Kesehatan Medika Udayana Vol. 8 No. 01 (2022): April: Jurnal Kesehatan Medika Udayana
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (257.266 KB)
|
DOI: 10.47859/jmu.v8i01.201
Background : The benefits of breast milk will increase if the baby is only given breast milk for the first six months of life. Purpose : This study aims to study the factors associated with breastfeeding along with supplementary feeding in infants 0-6 months in the Work Area of ??Manna City Health Center in South Bengkulu. This research approach uses descriptive with cross sectional design. Methods :The population in this study were all mothers who had infants aged> 6-12 months in the work area of ??Manna City Health Center as many as 112 people, obtained 50 samples using Accidental Sampling. The data used are primary virgin and secondary data. Data were analyzed using univariate and bivariate analysis with Chi-Square test (?2) and Contingency Coefficient Test (C). Results : The results of the study were obtained from 50 people, there were 33 people (66.0%) giving ASI together with additional meals, 22 people (44.0%) having secondary education, 22 people (44.0%) having less knowledge, 27 people (54.0 %) health workers support, Conclusion : there is a significant relationship between education and concurrent breastfeeding supplementary food in infants 0-6 months with a weak relationship category, there is a significant relationship between knowledge with concurrent breastfeeding supplementary food in infants 0-6 months with moderate relationship categories, there is a significant relationship between the support of health workers with breastfeeding together with additional food for infants 0-6 months with a weak relationship category. It is expected that health workers can increase counseling to increase the knowledge of pregnant and lactating mothers about the right time to provide additional food and the importance of conducting regular Classroom and Posyandu visits.
Analisis Faktor Penyebab Asfiksia Pada Bayi Baru Lahir Di Rsud Siti Aisyah Kota Lubuklinggau
Yulita Elvira Silviani;
Desi Fitriani;
Mika Oktarina;
Ovianis Danti;
Ida Rahmawati
Jurnal Kesehatan Medika Udayana Vol. 8 No. 01 (2022): April: Jurnal Kesehatan Medika Udayana
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (221.136 KB)
|
DOI: 10.47859/jmu.v8i01.202
Background : Asphyxia neonatorum is an emergency in infants caused by a lack of oxygen supply and an increase in carbon dioxide in the lungs which results in death. Good antenatal care and delivery assistance by health workers are highly recommended for early detection and treatment of obstetric complications that may occur in pregnant women and newborns. The purpose of this research is Studi analysis of the factors causing asphyxia in newborns at the Siti Aisyah Hospital. Methods: This study uses an analytical survey method with a case control approach.The sampling technique in this study used systematic random sampling, the samples in this study was 206 Respondens. Analysis data used univariate and bivariate analysis. statistical test using chi square. Results: The results of the study showed that there was a relationship between preeclampsia, premature delivery, post-term delivery, and the second (two) long stage with the incidence of asphyxia in newborns with a value of 0.000, this value < 0.05. Conclusion: Asphyxia neonatorum is serious and threatens the baby's life, so good knowledge is needed for mothers in routinely carrying out antenatal care and assisting health workers for pregnant women who check their wombs.