Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Determinan Kejadian ISPA pada Balita di Puskesmas Karang Dapo Kabupaten Musi Rawas Utara Dwi Putri Sulistiya Ningsih; Ida Rahmawati; Mika Oktarina; Violita Siska Mutiara Siska Mutiara; Nurmalasari
Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Katolik Musi Charitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32524/jksp.v6i1.806

Abstract

Acute Respiratory Infection (ARI) is an acute infection process lasting for 14 days, caused by microorganisms and attacks one part, and or more of the respiratory tract, from the nose (upper tract) to the alveoli (lower tract), including adnexal tissue , such as the sinuses, middle ear cavity and pleura. Acute Respiratory Infection (ARI) always rank as first couse of death in infants and toddlers in Indonesia. There are many factors that cause infants and toddlers to suffer from ARI. This study aims to know the determinant the incidence of ARI in toddlers at the Karang Dapo Health Center, Musi Rawas Utara Regency.Methods, this study used a cross sectional design. The population is all patients toddlers in the Karang Dapo Health Center, Musi Rawas Utara Regency during 2017 as many as 529 toddlers. Samples were taken using simple random sampling technique as many as 84 people. Data were analyzed by univariate and bivariate with Chi-Square test (X2) and Contingency Coefficient (C). The Results, there is a significant relationship between the presence of smokers at home with the incidence of ARI in toddlers (p= 0.027) with a moderate relationship category (C = 0.261), there is a significant relationship between the healthy home factor and the incidence of ARI in toddlers (p= 0.000) with a tight relationship category (C=0.622), there was a significant relationship between the factory distance factor from home (p=0.000) and the incidence of ARI in toddlers with a moderate relationship category (C = 0.414). This research can be used as input in determining the health program for the Health Office and Health Center. Can be used as a source of teaching materials in the health sector both at STIKES Tri Mandiri Sakti and for references to other researchers.
PENGARUH BIRTHING BALL TERHADAP LAMA PERSALINAN KALA I DEWI APRILIA NINGSIH I; SUHITA TRI OKLAINI; MIKA OKTARINA; PITRI SUBANI; RENI DIANA SARI
Journal Of Midwifery Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jm.v11i1.4176

Abstract

Persalinan lama menjadi salah satu penyebab meningkatnya mortalitas dan morbiditas pada ibu dan janin. Berbagai upaya fisiologis dilakukan untuk mencegah persalinan lama, diantaranya adalah birthing ball. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh birthing ball terhadap lama persalinan kala I pada ibu bersalin. Penelitian ini menggunakan desain Pra-Eksperimental Design dengan rancangan penelitian One Group Post Test with Control Design. Populasi adalah seluruh ibu yang akan bersalin periode Oktober-Desember 2021. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling, dengan jumlah sampel 36 responden terdiri dari 18 responden kelompok intervensi dan 18 responden kelompok kontrol. Pengumpulan data dengan cara mengobservasi lama kala I ibu inpartu fase aktif yang telah diberikan perlakuan birthing ball dan kontrol. Hasil penelitian terhadap 36 responden didapatkan dari 18 responden yang diberikan perlakuan birthing ball didapatkan hasil rata-rata lama persalinan kala I selama 5 jam 34 menit dan waktu paling cepat 4 jam 05 menit serta waktu paling lama selama 7 jam 10 menit. Dari 18 responden kelompok kontrol didapatkan hasil rata-rata lama persalinan kala I selama 6 jam 40 menit dan waktu paling cepat 4 jam 30 menit serta waktu paling lama selama 8 jam 15 menit. Ada pengaruh yang signifikan birthing ball terhadap lama persalinan kala I pada ibu. Diharapkan kepada Puskesmas terutama Bidan agar dapat menerapkan birthing ball, baik ketika kelas ibu hamil maupun persalinan agar membantu mempercepat dalam proses persalinan terutama pada kala I.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN SEPSIS NEONATORUM DI RUANG PERINATOLOGI RSUD BENGKULU Nuril Absari; Choralina Eliagita; Mika Oktarina; Sanisahhuri Sanisahhuri; Prasetiawati Prasetiawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.15460

Abstract

Kejadian sepsis neonatorum di Indonesia, di Divisi Perinatologi Departemen Ilmu Kesehatan Anak RS. Cipto Mangunkusumo, sebanyak 15,5% dari kelahiran hidup, dimana angka kematian mencapai 13,68% pada periode Januari-September 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian sepsis neonatorum di Ruang Perinatologi RSUD Dr. M. Yunus Bengkuiu Tahun 2018. Penelitian pendekatan Survey Analitik dengan rancangan case control. Populasi bayi yang dilahirkan di RSUD dr. M. Yunus Bengkuiu Tahun sebanyak 541 bayi dirawat terdiri kasus 83 (sepsis neonatorum) diambil secara total sampling dan variabel kontrol 83 (tidak sepsis neonatorum) diambil secara systematik random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini yaitumenggunakan data skunder dengan melihat data dokumentasi menggunakan cheklis. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square (X2), Uji Contingency Coefficient (C) dan Odd Ratio (OR). Hasil penelitian didapatkap: Ada hubungan yang signifikan antara KPD dengan kejadian sepsis neonatorum di Ruang Perinatologi RSUD dr. M. Yunus Bengkuiu, dengan kategori hubungan lemah; Ada hubungan yang signifikan antara asfiksia neonatorum dengan kejadian sepsis neonatorum di Ruang Perinatologi RSUD Bengkuiu, dengan kategori hubungan sedang dan, Ada hubungan yang signifikan antara partus prematur dengan kejadian sepsis neonatorum di Ruang Perinatologi RSUD Bengkuiu, dengan kategori hubungan lemah. Diharapkan kepada pihak rumah sakit untuk dapat melakukan skrining khsusunya pada ibu hamil yang berkunjung ke Poli kebidanan untuk melakukan deteksi dini kehamilan beresiko suapay dapat mengetahui lebih awal jika ibu mengalami komplikasi kehamilan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN KONSUMSI FE DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS SELANGIT KABUPATEN MUSI RAWAS Choralina Eliagita; Nuril Absari; Mika Oktarina; Heni Angraeni; Eka Rahma Winarti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.17047

Abstract

Anemia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat global yang serius terutama pada ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan konsumsi Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Selangit Kabupaten Musi Rawas. Penelitian ini menggunakan pendekatan Survey Analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi semua seluruh ibu hamil TM III akhir di wilayah kerja Puskesmas Selangit bulan Juli tahun 2022 sebanyak 32 orang. Sampel diambil secara total sampling. Pengumpulan data yaitu menggunakan data skunder dan primer. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square (x2) dan Uji Contingency Coefficient (C). Hasil penelitian didapatkan: dari 32 sampel terdapat 14 orang mengalami anemia dan 18 orang tidak mengalami anemia; 7 orang pengetahuan kurang, 11 orang pengetahuan cukup dan 14 orang pengetahuan baik; 11 orang konsumsi Fe < 90 tablet dan 21 orang konsumsi Fe? 90 tablet; terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kejadian anemia pada ibu hamil, dengan kategori hubungan sedang dan terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Selangit Kabupaten Musi Rawas, dengan kategori hubungan erat. Diharapkan pada puskesmas untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil melalui penyuluhan tentang penyebab dan dampak anemia selama kehamilan
FACTORS ASSOCIATED WITH THE USE OF IUD CONTRACEPTIVES AT THE PENDOPO EMPAT LAWANG PUBLIC HEALTH CENTER, INDONESIA Mika Oktarina; Heni Angraini; Nuril Absari; Choralina Eliagita; Cholika Wulandari
Proceeding B-ICON Vol. 1 No. 1 (2022): Proceeding of The 2nd Bengkulu International Conference on Health (B-ICON 2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/bicon.v1i1.47

Abstract

The limited knowledge of women about contraception so that very few choose the IUD contraception. This study aims to determine the factors associated with the use of IUD contraceptives at the Pendopo Public Health Center, Empat Lawang Regency. The research population of all active family planning users who are in the Work Area of the Pendopo Health Center is 801 people. The sample in this study used purposive sampling as many as 89 people. Research analysis using Chi Square. The results showed there is a relationship between the level of education, knowledge, husband's support and there is no relationship between information from health workers and the use of IUD contraceptives with a moderate relationship category. It is hoped that health workers, especially midwives at the puskesmas, are expected to be able to provide more detailed counseling about contraceptives and evenly to all prospective acceptors