Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Economic Improvement of Small and Medium Business through the Utilization of Waste Rahmawati Rahmawati; Ubaidillah Ubaidillah; Dwi Prasetyani; Ratna Endah Santoso; Rum Handayani; Siti Nurlela
Wiga : Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi Vol. 12 No. 4 (2022): December 2022
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30741/wiga.v12i4.912

Abstract

This research aims to downstream/commercialize integrating the management of export-scale wood products with the potential for waste wood chips and sawdust as an impact, so as to increase village potential and create an environmentally friendly village in Manggung village in order to increase village potential. This research was conducted as a leap in the field ofwood product management and processing of waste wood scraps and sawdust into handicrafts and accessories. Improved financial management and marketing of wood production in Manggung village through improving the quality of human resources as well as export-import training to help increase exports of wood products as well as handicrafts and accessories. By utilizing local potential and local wisdom and increasing the role of persons with disabilities and victims of layoffs through training to increase knowledge and skills by cooperating with the support of the Boyolali District Government. Institutional strengthening of BUMDes Maju Makmur in optimizing the management of wood and wood waste through mentoring, training and provision of supporting equipment as well as improving governance capabilities and establishing teaching factories that will be used to study undergraduate students.
Peningkatan Teknik Pounding Terinspirasi Happa-Zome dalam Kegiatan Pembuatan Tekstil Ramah Lingkungan di PPSA “Taruna Yodha” Sukoharjo Tiwi Bina Affanti Bina Affanti; Ratna Endah Santoso; Sarwono Sarwono; Adji Isworo Josef; Lira Anindita Utami
Abdi Seni Vol. 14 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/abdiseni.v14i1.4445

Abstract

This community service is carried out with the participation of PPSA (orphanage) Taruna Yodha in Sukoharjo, Central Java. By creating textile products, the activity that incorporates an eco-friendly production process inspired by the Japanese Happa-zome technique (manual leaf-printing decoration technique) is chosen and improved to motivate environmental awareness while strengthening the entrepreneurial capacity of the beneficiaries. The service program is conducted by (in)direct presentation and mentoring, a participatory and iterative process from the beginning to the end. Within the program, design survey activity in the form of exploring nature's potential involves introducing the surrounding natural environment while collecting leaf material. The results are; (1) Providing environmental awareness for beneficiaries through textile-making, (2) the Happa-zome technique for interior textile product development, (3) creating an Entrepreneurial program including story-making and online marketing strategy
Pengembangan Desain Produk Happa Zome dan Steam serta Sistem Pelayanan pada On-line Shop di PPSA Taruna Yodha Sukoharjo Ratna Endah Santoso; Lira Anindita Utami; Tiwi Bina Affanti; Sarwono Sarwono; Adji Isworo Josef
Abdi Seni Vol. 14 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/abdiseni.v14i2.4539

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di Panti Pelayanan Sosial Anak (PPSA) Taruna Yodha Sukoharjo meneruskan program kegiatan sebelumnya. Program ini bertujuan untuk mendukung keberhasilan  PPSA Taruna Yodha dalam mengembangkan keahlian pembuatan produk lain dengan teknik Happa Zome  dan steam serta sistem pelayanan on-line yang akan dijalankan untuk para siswa. Pengetahuan tentang desain pada produk  sangat  diperlukan guna  meningkatkan  pengetahuan dan sebagai bekal penerapan secara visual, sehingga dapat menghasilkan produk dengan teknik happa zome dan steam yang lebih baik. Sistem pelayanan on-line shop tidak kalah pentingnya dalam pengembangan ini. On-line shop yang mulai dijalankan oleh PPSA Taruna Yodha masih memerlukan sistem yang strategis dalam menawarkan produk yang dihasilkan. Program kegiatan pendampingan yang di berikan selain desain dan Teknik Happa Zome dan steam juga  tentang sistem pelayanan on-line shop yang mencakup pengetahuan produk yang berkualitas, product knowledge/story telling product, sistem kemasan pada produk.            Program kegiatan pengabdian ini dilaksanakan  dalam wujud pendampingan dan pelatihan kepada 20 orang penerima manfaat dan pemberian wawasan selama 7 kali pertemuan yakni diawali dengan pemberian wawasan dan praktek tentang desain serta bagaimana mulai membuat sebuah perancangan produk teknik happa zome dan steam secara sederhana, pemberian wawasan material atau bahan, sistem pelayanan secara on-line dengan pemberian wawasan tentang product knowledge, produk yang berkualitas, packaging untuk menyampaikan layanan komunikasi secara tepat.Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah melalui metode pendampingan, pelatihan  tentang pengembangan desain dengan teknik Happa zome dan steam serta system online shop untuk memasarkan produk yang telah dibuat oleh para siswa yang ada di PPSA Taruna Yodha. Hasil yang di capai dalam kegiatan ini adalah para siswa di PPSA Taruna Yodha mendapatkan wawasan dan tambahan keahlian dalam bidang olah tekstil teknik Happa Zome dan steam serta mempu mengenal produk yang baik,  memanange produksinya, serta memanage strategi sistem pelayanan online shop nya secara maksimal dan mandiri.  
Pemanfaatan Daun Ketapang sebagai Pewarna Alam Batik di IKM Batik Bayat Sarwono Sarwono; M. Rudianto; Tiwi Bina Affanti; Ratna Endah Santoso; Sujadi Rahmad Hidayat
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol 41, No 1 (2024): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v41i1.8292

Abstract

Usaha batik warna alam di Daerah Bayat Klaten terdapat terkendala terkait harga bahan baku, sehingga memengaruhi penetapan harga jual produk. Penelitian diharapkan dapat merekomendasikan alternatif bahan baku warna alam sebagai subtitusi pewarna batik. Tumbuhan yang umum dijumpai di daerah setempat adalah pohon ketapang (Terminalia catappa). Pohon ketapang dimanfaatkan sebagai tanaman penghias atau tanaman peneduh yang banyak tumbuh di negara-negara tropis. Penelitian bertujuan untuk memanfaatkan daun ketapang sebagai bahan pewarna alam ramah lingkungan untuk memperoleh alternatif bahan dan keterjangkauan harga. Menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan pada perajin batik warna alam di daerah Bayat Klaten. Sampel penelitian adalah daun ketapang secara random sampling yang terbagi menjadi dua jenis yaitu daun ketapang berwarna hijau dan daun ketapang berwarna kemerahan. Penelitian diterapkan pada proses produksi batik cap, dengan proses penelitian meliputi tahapan mordanting; pengecapan; ekstraksi warna; penguncian warna dengan tunjung, kapur dan tawas. Dilakukan pengujian ketahanan warna terhadap pencucian, yang hasilnya dapat direkomendasikan untuk proses produksi batik. Hasil ekstraksi daun ketapang yang diterapkan pada kain batik menghasilkan pewarna yang mengarah ke warna kecoklatan. Daun ketapang dapat menjadi alternatif warna alam berdasarkan penggunaan daun yang dipilih serta dipengaruhi oleh bahan pengunci yang digunakan.
Diversifikasi Produk Batik Motif Simplicity dengan Teknik Cap Kertas dan Pewarnaan Alami M. Rudianto; Sarwono Sarwono; Sujadi Rahmad Hidayat; Ratna Endah Santoso; Tiwi Bina Affanti
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v6i4.978

Abstract

Dewi Batik Boyolali merupakan UKM yang memproduksi berbagai jenis batik serta kain motif batik dengan proses handprint. Perusahaan tidak memproduksi karakter produk batik tertentu sebagai ciri khas, melainkan memproduksi berdasarkan pemesanan konsumen. Kendala yang dihadapi dengan konsep usaha seperti ini adalah diversifikasi produk yaitu kurangnya pilihan yang ditawarkan, keterbatasan stock produk, kurang beragam, dan kurangnya kemampuan menghasilkan produk baru. Berdasarkan permasalahan mitra, maka program pengabdian melakukan peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra. Dilaksanakan pengembangan produk batik cap kertas dan pewarna alami dengan penerapan batik motif simplicity yang merupakan motif batik sederhana. Pelaksanaan program bertujuan menambah diversifikasi atau pilihan produk pada mitra. Metode pelaksanaan meliputi: pelatihan teknis, pengembangan produk, dan evaluasi program. Program pelatihan teknis meliputi program pembuatan alat cap batik dengan material kertas dan proses pewarnaan batik dengan pewarna alami. Evaluasi melalui kegiatan FGD untuk mengevaluasi pelaksanaan dan hasil serta menyusun rekomendasi kelanjutannya. Hasil pelaksanaan kegiatan mitra memperoleh keterampilan dalam produksi batik cap kertas dan pewarna alami, penambahan produk mitra, desain motif yang didaftarkan HKI dan digunakan oleh mitra. Keterampilan yang diperoleh dapat dikembangkan untuk menambah diversifikasi produk.
FASHION PRODUCT DESIGN INNOVATION AND DIGITAL MARKETING ON IKAT WEAVING ARTISANS IN GROBOGAN M. Rudianto; Sarwono Sarwono; Noor Ismawati Binti Jaafar; Sujadi Rahmat Hidayat; Nisaul Hasanah A Rosyad; Rochmat Aldy Purnomo; Ratna Endah Santoso; Siti Arifah
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 9 No. 02 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The production of traditional ikat weaving in Lajer Village, Grobogan Regency, has produced woven fabrics as local creative products. There are issues related to limited design variety, production capacity, and marketing reach, which have resulted in market demand not being optimally met. This international community service program involves partners from the Syahadah Grobogan Cooperative Group (KUB), comprising young people and women from economically disadvantaged backgrounds. The program aims to improve product quality, expand the market, and increase revenue through training in innovative motif design, fashion product development, and digital marketing via e-commerce platforms. The implementation method includes presentations, hands-on practice, and ongoing mentoring. The results of the activities show an increase in technical skills and design creativity, understanding of modern production technology, and the use of digital media for promotion and sales. This program supports the achievement of the SDGs, particularly Goal 5 (Gender Equality), Goal 8 (Decent Work and Economic Growth), and Goal 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure), and aligns with the President of the Republic of Indonesia's Nawa Cita vision for building economic self-reliance based on local potential.
Vest Product Design Using Remaining Fabric Material As A Motif With Weaving Technique Annisa Rochmatul Karimah; Ratna Endah Santoso
Journal of Creative Industries and Vocational Innovation Vol. 1 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/visiora.v1i1.45910

Abstract

This design aims to process leftover fabric from home-made garment factories into a material for making vests using weaving techniques as a motif creation technique. The increase in textile waste is one of the problems that arise due to mass production. Leftover fabrics that are considered to have no value are reused to produce fashion products with aesthetic and functional value. This research focuses on designing a vest using weaving techniques as a motif creation technique that utilizes leftover fabric as a creative solution to reduce textile waste, especially in the home-made garment industry. The design method applied is based on the craft design approach, namely the three-stage, six-step design method by S.P. Gustami. The design method includes the stages of exploration, design, and realization or embodiment of the work. The design of the work produces a vest that combines denim and leftover fabric. This combination creates an attractive design that suits the trends and character of the young generation who are active, creative, and have concern for the environment.
Perancangan Jaket Daur Ulang Menggunakan Material Denim Bekas Dengan Teknik Motif Cetak Daun Dan Makrame Ega Rochimah; Ratna Endah Santoso
Corak Vol 14, No 2 (2025): Corak : Jurnal Seni Kriya
Publisher : Corak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/corak.v14i2.17265

Abstract

Jaket merupakan pakaian luar (outerwear) yang tidak hanya berfungsi melindungi tubuh dari kondisi cuaca, tetapi juga menjadi salah satu item penting dalam dunia fesyen, baik bagi pria maupun wanita. Saat ini, jaket dinilai bukan hanya dari sisi fungsinya, melainkan juga dari tampilan visual dan nilai estetikanya. Perancangan jaket recycle berbahan denim bekas merupakan salah satu upaya dalam mengatasi persoalan penumpukan pakaian bekas dengan cara memanfaatkan kembali denim yang sudah tidak terpakai sebagai material utama. Perancangan ini menggunakan metode SP. Gustami, yaitu “tiga tahap enam langkah penciptaan karya seni”. Tahap pertama adalah eksplorasi, yang meliputi pencarian sumber ide, pengamatan langsung, pengumpulan data, hingga penyusunan konsep. Tahap kedua yaitu perancangan, yang terdiri atas pengembangan ide menjadi enam alternatif desain visual. Tahap terakhir yaitu perwujudan, di mana tiga dari enam desain dipilih dan direalisasikan menjadi produk. Produk yang dihasilkan berupa jaket yang menerapkan teknik tekstil berupa cetak daun dan makrame untuk memberikan variasi visual, sehingga menghasilkan jaket bermotif yang memiliki daya tarik tersendiri. Perancangan ini membuktikan bahwa denim bekas masih dapat diolah kembali menjadi produk yang layak pakai. Modifikasi teknik yang digunakan menghadirkan kebaruan dalam proses kreatif, sekaligus membuka peluang untuk terus mengeksplorasi material bekas lainnya dengan pendekatan inovatif, guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengurangan limbah pada industri tekstil.  
Pengembangan Desain Produk Happa Zome dan Steam serta Sistem Pelayanan pada On-line Shop di PPSA Taruna Yodha Sukoharjo Ratna Endah Santoso; Lira Anindita Utami; Tiwi Bina Affanti; Sarwono Sarwono; Adji Isworo Josef
Abdi Seni Vol. 14 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/abdiseni.v14i2.4539

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di Panti Pelayanan Sosial Anak (PPSA) Taruna Yodha Sukoharjo meneruskan program kegiatan sebelumnya. Program ini bertujuan untuk mendukung keberhasilan  PPSA Taruna Yodha dalam mengembangkan keahlian pembuatan produk lain dengan teknik Happa Zome  dan steam serta sistem pelayanan on-line yang akan dijalankan untuk para siswa. Pengetahuan tentang desain pada produk  sangat  diperlukan guna  meningkatkan  pengetahuan dan sebagai bekal penerapan secara visual, sehingga dapat menghasilkan produk dengan teknik happa zome dan steam yang lebih baik. Sistem pelayanan on-line shop tidak kalah pentingnya dalam pengembangan ini. On-line shop yang mulai dijalankan oleh PPSA Taruna Yodha masih memerlukan sistem yang strategis dalam menawarkan produk yang dihasilkan. Program kegiatan pendampingan yang di berikan selain desain dan Teknik Happa Zome dan steam juga  tentang sistem pelayanan on-line shop yang mencakup pengetahuan produk yang berkualitas, product knowledge/story telling product, sistem kemasan pada produk.            Program kegiatan pengabdian ini dilaksanakan  dalam wujud pendampingan dan pelatihan kepada 20 orang penerima manfaat dan pemberian wawasan selama 7 kali pertemuan yakni diawali dengan pemberian wawasan dan praktek tentang desain serta bagaimana mulai membuat sebuah perancangan produk teknik happa zome dan steam secara sederhana, pemberian wawasan material atau bahan, sistem pelayanan secara on-line dengan pemberian wawasan tentang product knowledge, produk yang berkualitas, packaging untuk menyampaikan layanan komunikasi secara tepat.Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah melalui metode pendampingan, pelatihan  tentang pengembangan desain dengan teknik Happa zome dan steam serta system online shop untuk memasarkan produk yang telah dibuat oleh para siswa yang ada di PPSA Taruna Yodha. Hasil yang di capai dalam kegiatan ini adalah para siswa di PPSA Taruna Yodha mendapatkan wawasan dan tambahan keahlian dalam bidang olah tekstil teknik Happa Zome dan steam serta mempu mengenal produk yang baik,  memanange produksinya, serta memanage strategi sistem pelayanan online shop nya secara maksimal dan mandiri.  
Aplikasi Teknik Paper Stamp dan Pewarnaan Smock untuk Pengembangan Produk Batik Bonjer Magetan Sarwono Sarwono; Sujadi Rahmat Hidayat; Tiwi Bina Affanti; Ratna Endah Santoso; M Rudianto
Abdi Seni Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/abdiseni.v16i2.5597

Abstract

Batik Bonjer is a business group of low-income families engaged in batik production. The business has only been running for two years, and with members who have no background or experience in the field of batik, it is challenging to develop products. The ability to create products is often limited by initial training, which can result in underdeveloped products that are difficult to compete in the market. To overcome this problem, the PKM-UNS 2023 Team from RG Crafts and Innovation organized a program to enhance the capacity of Batik Bonjer's human resources in product development, utilizing paper stamp and smock coloring techniques. The activities carried out involve increasing human resource capacity and expanding and diversifying product offerings. This program successfully enhanced human resource capabilities in the production process, expanded product diversification, and increased sales. Keywords: batik, paper stamp, smock coloring, batik bonjer magetan