Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pelatihan dan Simulasi IELTS bagi Mahasiswa dan Dosen di Lingkungan Fakultas Pendidikan dan Keguruan Program Studi Bahasa Inggris Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda Rinda Fitriana; Dedi Rahman Nur; Arbain Arbain
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 1 No. 2 (2017): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v1i2.241

Abstract

IELTS (International English Language Testing System) merupakan tes kecakapan Bahasa Inggris terstandar yang menjadi prasyarat untuk melanjutkan studi atau berkerja di luar negeri. Penting bagi Mahasiswa dan Dosen FKIP Bahasa Inggris di Universitas Widya Gama Mahakam untuk mengetahui tes IELTS ini, mempertimbangkan kebutuhan mereka untuk melanjutkan studi dan atau berkerja di luar negeri. Hasil tes IELTS ini dapat diterima di hampir seluruh Negara. Namun, karena tingkat kesulitan tes ini cukup tinggi begitu pula dengan biaya mengikuti tes ini, maka diperlukan persiapan yang matang sebelum mengambil tes IELTS. Oleh karena itu, pelatihan ini dilaksanakan untuk merespon kebutuhan siswa dan dosen dalam perkenalan dan persiapan untuk mengambil tes IELTS.Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan cara menyelengarakan pelatihan dan simulasi yang terbagi dalam dua hari. Hari pertama, tanggal 13 Mei 2017, diperuntukkan bagi mahasiswa FKIP Pendidikan bahasa Inggris, dari jam 9.00 – 14.00. Sementara itu, pelatihan dan simulasi IELTS untuk Dosen FKIP Pendidikan Bahasa Inggris dilaksanakan tanggal 10 Juli 2017, dari jam 8.00 – 16.30. Kedua acara ini dilaksanakan di Ruang Laboratorium Bahasa Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda. Jl Wahid Hasyim. Mahasiswa yang terdaftar saat proses registrasi adalah 38 orang, namun yang hadir adalah 28 orang. Sementar itu, untuk peserta Dosen, yang diundang adalah 15 orang, dan yang hadir adalah 5 orang.Kegiatan ini berakhir di tanggal 10 Juli 2017. Adapun outcomes berdasarkan hasil simulasi IELTS, rata-rata mahasiswa memperoleh Band 4, sementara para Dosen memperoleh rata-rata Band 5,yang berarti kemampuan kecakapan berbahasa Inggris mahasiswa dan dosen masih memadai namun belum cukup untuk bertahan dalam mengikuti perkuliahan di luar negeri. Dari hasil tes essay, terlihat bahwa Dosen dan Mahasiswa masih memiliki kesulitan dalam membuat Essay akademik dalam waktu terbatas (60 menit). Sehingga, pelatihan khusus untuk memperbaiki keahlian menulis akademis diperlukan tindak lanjut.
Penggunaan Subtitle Film dan Aplikasi Kahoot dalam Pembelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Atas Arbain Arbain; Farhan Alfarizsy
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 7 No. 01 (2023): Abdimas Mahakam
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v7i01.1978

Abstract

Sebagai pemandu makna dalam memahami percakapan antar tokoh, subtitle menjadi bagian penting dalam penyampaian pesan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan subtittle film bahasa inggris serta strategi dalam memahami subtittle tersebut. Kemudian, untuk mengetahui pemahaman siswa terkait dengan subtittle bahasa inggris, pelaksana kegiatan menggunakan aplikasi kahoot sebagai assesmen. Dengan penggunaan aplikasi ini, proses assesmen diharapkan dapat berjalan dengan menyenangkan. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan pada 3 sekolah yaitu SMKN 5, SMAN 5 dan SMK Kesehatan Samarinda dengan fokus kepada siswa kelas X. Dalam kegiatan ini, pelaksana menggunakan subtitle film Stranger Things sebagai contoh penyampaian materi. Film ini diambil dengan pertimbangan sebagai film serial terlaris pada tahun 2022 di Netflix. Sebagai film dengan latar belakang horor, pelaksana menyajikan contoh berupa tuturan maupun ekspresi ketakutan dari para tokoh.
Peningkatan kemampuan tes berbahasa Inggris mahasiswa Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda Arbain Arbain
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 3 No. 2 (2019): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v3i2.2688

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini penting untuk dilaksanakan karena mahasiswa Indonesia wajib menguasai bahasa Inggris secara efektif. Mayoritas universitas di Indonesia mewajibkan mahasiswa mereka untuk lulus ujian bahasa Inggris dengan standar nilai tertentu, sebagai prasyarat kelulusan dan sebagai persiapan untuk menghadapi dunia kerja dan pendidikan tinggi. Berbagai jenis tes seperti IELTS, EAP, TAEP, TOEIC, dan TOEFL digunakan, dengan ciri khas dan tujuan yang berbeda-beda. Mengatasi masalah skor Tes Kemampuan bahasa Inggris (selanjutnya disebut TKBI) yang rendah di UWGM Samarinda, di mana sebagian besar mahasiswa berjuang dengan skor rata-rata 360 atau rendah, inisiatif ini bertujuan untuk menggalakkan ketertarikan dan pemahaman tentang TKBI. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemahiran bahasa Inggris mahasiswa, terutama dalam menghadapi TKBI. Pendekatan yang diambil melibatkan materi pendidikan tingkat dasar hingga menengah, serta penggunaan teknik kognitif dan metakognitif dalam belajar TOEFL. Harapan dari program ini adalah peningkatan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa, khususnya dalam mencapai nilai TOEFL yang lebih baik. Ini akan membantu mereka dalam menghadapi tantangan akademik dan profesional di masa depan. Hasilnya diharapkan bisa membentuk generasi mahasiswa yang lebih terampil dalam bahasa Inggris, memberikan keunggulan dalam peluang karir dan pendidikan lebih lanjut.
Pengenalan Jenis dan Fungsi Tindak Tutur Bahasa Inggris dan Indonesia kepada Siswa SMK Samarinda Arbain; Syarifah Nursya Fahsya Anggawi; Friedha Tiana
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 8 No. 02 (2024): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v8i02.3015

Abstract

Penguasaan keterampilan komunikasi, khususnya dalam memahami dan menggunakan tindak tutur, merupakan kompetensi penting bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) jurusan Teknik, terutama dalam mendukung kesiapan mereka untuk langsung bekerja setelah lulus. Artikel ini membahas kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan di SMK 6 Samarinda, bertujuan untuk mengenalkan jenis dan fungsi tindak tutur dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia kepada siswa jurusan operator pertambangan. Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini melibatkan 25 siswa dan merujuk pada teori tindak tutur Searle (1969), yang mencakup jenis direktif, asertif, komisif, ekspresif, dan deklaratif. Metode pelaksanaan PkM mencakup pre-test dan post-test untuk mengukur kemampuan pragmatik siswa, penyampaian materi melalui presentasi interaktif menggunakan aplikasi ClassPoint, serta diskusi dan sesi tanya jawab. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata nilai siswa dari 62 pada pre-test menjadi 68 pada post-test, dengan sebagian besar siswa memperoleh nilai di atas 60. Hasil ini mengindikasikan peningkatan pemahaman siswa terhadap jenis dan fungsi tindak tutur serta konteks yang melekat pada tuturan tersebut. Namun, beberapa siswa masih menghadapi kesulitan dalam memahami teks dalam bahasa Inggris. Kesimpulan dari kegiatan ini menegaskan pentingnya pengembangan keterampilan komunikasi sebagai bagian integral dari kurikulum SMK untuk mempersiapkan siswa menghadapi dunia kerja global. Disarankan agar program serupa dilakukan secara berkala dengan penekanan pada praktik dan simulasi serta peningkatan penggunaan teknologi interaktif.
Implementasi Diamond Open Access sebagai Solusi Inklusif dalam Diseminasi Publikasi Ilmiah di Indonesia Arbain; Dedi Rahman Nur; Sukaena; Farhan Alfarizsy; Ibtisam Fairusy Alsendia
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 9 No. 02 (2025): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v9i02.3618

Abstract

Jurnal sebagai wadah publikasi merupakan salah satu sarana bagi peneliti dan dosen untuk menyebarluaskan karyanya. Namun demikian, seringkali dosen harus mengeluarkan biaya yang besar untuk mempublikasikan naskahnya untuk terbit pada jurnal. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menyampaikan implementasi Diamond Open Access yang digagas oleh UNESCO di Indonesia. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literature serta basis data pemerintah seperti Arjuna dan SINTA. Penyampaian pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Cape Town, Afrika Selatan pada 8-15 Desember kepada berbagai organisasi terkait jurnal seperti Redalyc, science Europe. Hasil dari kegiatan ini berupa informasi pentingnya Diamond Open Access jurnal di Indonesia untuk penyebarluasan ilmu pengetahuan serta pembiayaan yang tidak memberatkan penulis. Pengabdian ini juga merekomendasikan pentingnya penerbit untuk menjaga kualitas jurnal yang dikelolanya serta berupaya untuk melakukan pembiayaan secara mandiri. Selain itu, pemerintah selaku pemangku kebijakan dapat menghibau dan menertibkan penerbit agar memberikan biaya yang wajar.
HUMOUR AND CULTURAL REFERENCES IN COMEDY FILM SUBTITLES: INDONESIAN-ENGLISH TRANSLATION Arbain Arbain; Dzul Rachman; Fahmi Gunawan; Saltanat A. Meiramova; Muhammad Yunus Anis; Handoko Handoko
Jurnal Gramatika Vol 12, No 1 (2026): Spring Issue (April-September)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/jg.2026.v12i1.10437

Abstract

Indonesian comedy films display humour not only as entertainment, but also as a potential for cultural identity that is difficult to capture in English subtitles, which must favour readability over cultural principles. While many studies have been conducted on humour translation in both Western and Asian contexts, Indonesian audio-visual translations are among the under-researched topics of this field of study that still require attention. This article aims to address this gap by analysing modes of humour, translation strategies and cultural references in two Indonesian comedy films entitled Kang Mak (a remake based on Pee Mak) and Modal Nekad that can be found on Netflix. The present study adopts a qualitative approach and adopts the framework of Long and Graesser (1988) humour taxonomy, Molina & Albir (2002, 2012) translation techniques and Davies strategies for cultural references (2003). It all resulted from the plethora of funny lines in Indonesian subtitles and English translations, which were later cross-checked with a focus group comprising linguists and translation experts. The findings show that the major types in both films are nonsense and offensive humour, while modulation, literal translation and adaptation are the main strategies used. This meant they negotiated the references, cultural or otherwise, that intersected with their founding and globalness, which reflected a balance between local distinctiveness and global oversight. Humour subtitling is presented as a form of cultural mediation, with pedagogical and professional implications for audiovisual translation that highlight the need for culturally-sensitive approaches in the practice of subtitling.