Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pembuatan pakan komplit (complete feed) batang pisang fermentasi di Desa Sumarrang, Kecamatan Campalagian, Polewali Mandar Masir, Ummul; Santi, Santi; Fausiah, Andi; Mahmud, Andi Tenri Bau Astuti
JatiRenov: Jurnal Aplikasi Teknologi Rekayasa dan Inovasi Vol 1 No 1 (2022): Edisi Mei
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/jatirenov.v1i1.427

Abstract

Satu siklus masa panen tanaman pisang dapat menghasilkan buah, daun, dan bunga, sedangkan hasil sampingan berupa batang pisang. Limbah ini dapat dijadikan sebagai pakan ternak melalui proses fermentasi dan dipadukan pakan basal menjadi pakan komplit. Metode ini menjadi potensial dilakukan karena mampu menaikkan nilai ekonomi dan menekan biaya pembelian pakan pada peternak. Kegiatan PkM dilaksanakan di Desa Sumarrang yang dihadiri oleh warga setempat terdiri dari peternak dan petani. Metode pelaksanaan melalui sosialisasi, praktik, dan pembagian kuesioner kepada peserta. Hasil pengisian kuesioner memperlihatkan pemahaman peserta kegiatan sosialiasai pakan komplit fermentasi. Sebelum kegiatan dimulai (pretest) terdapat 20% peserta belum memahami pakan komplit dan 80% sudah memahami sedikit (sedang). Setelah dilakukan sosialisasi diperoleh hasil sebanyak 40% berpemahaman sedang dan 60% memahami dengan baik. Melalui kegiatan PkM ini mampu memberikan peningkatan pengetahuan kepada peserta dalam pembuatan dan pengaplikasian pakan komplit batang pisang terfermentasi. Kegiatan sosialisasi pemanfaatan limbah pertanian sebaiknya dilaksanakan pada daerah-daerah yang memiliki potensi pertanian dan peternak yang tinggi supaya terjadi integrasi antara dua sektor.
PENYULUHAN DAN PELATIHAN BETERNAK KAMBING BERBASIS LINGKUNGAN DENGAN MEMANFAATKAN PAKAN FERMENTASI DAUN JATI DAN PEMBUATAN BIO URIN Mahmud, Andi Tenri Bau Astuti; Santi, Santi; Yamin Pagala, Muh. Arman; Ningsih, Sri
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2024): Sipissangngi Volume 4, Nomor 3, September 2024
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jurnal.v4i3.5799

Abstract

Ketersediaan hijauan pakan yang rendah pada musim kemarau sehingga menyebabkan rendahnya produktivitas kambing ikut rendah. Selain itu, pengelolaan limbah yang kurang menyebabkan terjadinya pencemaran lingkungan yang berdampak terhadap kesehatan ternak dan peternak.  Sedangkan produksi daun jati melimpah pada musim hujan, sehingga potensial digunakan sebagai bahan pakan dengan cara pengawetan. Program pengabdian mengenai pembuatan pakan fermentasi bertujuan sebagai pakan alternatif pada saat ketersediaan bahan pakan berkurang dengan mempertahankan kualitasnya. Sedangkan pembuatan bio urin sebagai salah satu pengelohan limbah urin ternak untuk mengurangi pencemaran. Adapun penyuluhan yang dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan menambah wawasan mengenai beternak kambing berbasis lingkungan dengan memanfaatkan pakan fermentasi daun jati dan pembuatan bio urin. Hasil dari yang diperoleh dari kegiatan ini yaitu kelompok tani terampil dalam membuat pakan fermentasi dan membuat bio urin. Selain itu, kegiatan ini mampu mengurangi pencemaran lingkungan dan meningkatkan kesehatan ternak dan petenak.    Kata kunci: Bio urin; Daun Jati; Kambing; Pakan Fermentasi
APLIKASI EKSTRAK BUAH NAGA (Hylocereus polyrhizus) TERHADAP KUALITAS DAN UJI ORGANOLEPTIK PADA ES KRIM Burhan, Hasniar; Astuti Mahmud, Andi Tenri Bau; Fadli, Fadli
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 1 (2024): AGROVITAL VOLUME 9, NOMOR 1, MEI 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v9i1.5054

Abstract

Es krim adalah salah satu dessert yang memiliki banyak macam inovasi rasa. Substitusi buah-buahan mampu memperbaiki citarasa dan tekstur es krim. Penggunaan buah naga (Hylocereus polyrhiruz) sebagai salah satu inovasi dalam pembuatan es krim dengan memanfaatkan warna dan rasa yang unik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penambahan buah naga dengan persentase berbeda terhadap kualitas organoleptik, dan daya leleh es keim. Parameter yang diukur pada penelitian ini adalah karakteristik organoleptik, overrun dan daya leleh. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan (0%, 10%, 15%, dan 20%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak buah naga pada es krim dapat meningkatkan karakteristik rasa, warna, aroma, kesukaan, dan daya leleh. Penambahan ekstrak buah naga berbeda menyebabkan tekstur es krim menurun, namun tidak mempengaruhi nilai kesukaan es krim. Penambahan ekstrak buah naga pada pembuatan es krim menghasilkan kualitas es krim pada uji leleh berpengaruh dan pada uji overrun tidak berpengaruh, secara keseluruhan nilai organoleptik yang paling baik ada pada konsentrasi P3 (20%).
Aplikasi Ekstrak Wortel (Daucus carota L) Terhadap nilai Overrun, Daya Leleh dan Uji Organoleptik pada Es Krim Burhan, Hasniar; Mahmud, Andi Tenri Bau Astuti; Yahya, Andi
Anoa: Journal of Animal Husbandry Vol 3 No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/anoa.v3i1.45967

Abstract

Ice cream with the addition of natural ingredients continues to develop. The natural pigments found in carrots can be used as natural coloring that is safe for making ice cream. The aim of this research is to determine the effect of adding carrots on the quality of ice cream, to determine the effect of adding carrots on the organoleptic value of ice cream. The parameters measured in this research are melting power, overrun and organoleptic test characteristics. The design used was a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 3 replications (0%, 10%, 15% and 20%). The research results show that carrot extract in ice cream can improve taste, color, aroma and preference characteristics. The melting test had a significant effect (0.05) while the Overrun test had a significant effect (0.00). The addition of different carrot extracts caused the texture and aroma of the ice cream to decrease but did not affect the liking value of the ice cream. The addition of carrot extract to P3 (20%) in making carrot ice cream produces the best quality ice cream
Aktivitas Senyawa Antioksidan Ekstrak Kulit Manggis Pada Sosis Baramula, Andi; Mahmud, Andi Tenri Bau Astuti; Burhan, Hasniar
Anoa: Journal of Animal Husbandry Vol 3 No 2 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/anoa.v3i2.48801

Abstract

The addition of natural ingredients to sausages improves their quality. Mangosteen rind which contains aromatic substances and antioxidants can be used as a supplement. The aim of this research was to determine the activity of antioxidant compounds from mangosteen peel extract in sausages. This research took place in April 2024 at the Animal Products Technology Laboratory, Hasanuddin University, Biringkanaya District, Makassar City, South Sulawesi, continued with Organoleptic and Antioxidant Tests. This research used a Completely Randomized Design (CRD) consisting of 4 treatments and 3 replications. The samples used in this Antioxidant Test were 4 types of sausages with the addition of mangosteen rind extract consisting of P0 (mangosteen rind extract), P1 (10% mangosteen rind extract), P2 (15% mangosteen rind extract), P3 (20% rind extract mangosteen). Data obtained from the laboratory will be analyzed using ANOVA, and if the results obtained are significant, it will be continued with the Duncan test. Based on the results of the variance analysis that has been carried out, based on the results, the research that has been carried out can be concluded that. Making sausages with the addition of mangosteen peel extract has a significant effect on the hedonic quality test of taste and antioxidants mangosteen peel extract, the higher the level of anti-oxidants it has. Antioxidant levels were found in P3 treatment (21.44).
Respon Pemberian Pakan Umbi Gandung Dengan Penambahan Pakan Komersial Terhadap Kualitas Telur Burung Puyuh Wafiq Fortuna Diani; Andi Tenri Bau Astuti Mahmud; Andi Fausiah
Jurnal Agroterpadu Vol 2, No 3 (2023): Jurnal Agroterpadu Volume 2, Nomor 3, Desember 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v2i3.4270

Abstract

Tujuan penelitian adalah mengetahui kualitas telur dan kandungan dari umbi gandung (Dioscorea hispidia dennst), dengan penambahan pakan komersial. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan, perbedaan dari tiap perlakuan untuk konsumsi pakan P0 (pakan komersial), P1 (umbi gandung 5% + pakan komersial), P2 (umbi gandung 10% + pakan komersial) dan P3 (umbi gandung 15% + pakan komersial). Berdasarkan hasil penelitian dapat meningkatkan nilai produksi telur dengan nilai rataan tertinggi pada perlakuan P3 (46 butir) dan nilai terendah pada perlakuan P2 (49 butir) serta memberikan pengaruh terhadap diameter telur. Nilai rataan yang tertinggi pada perlakuan P0 (24,28 mm) dan nilai terendah pada perlakuan P1 (23,01 mm). Kesimpulan penelitian ini adalah penambahan umbi gandung dapat dimanfaaatkan sebagai pakan alternatif yang dapat meningkatkan mutu kualitas telur burung puyuh
EFEK PEMBERIAN TEPUNG CANGKANG TELUR AYAM RAS PETELUR TERHADAP PRODUKTIVITAS AYAM RAS PEDAGING Patric Vicardo; Andi Tenri Bau Astuti Mahmud; Santi Santi
Jurnal Agroterpadu Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Agroterpadu Volume 1, Nomor 1, Agustus 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v1i1.2826

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian tepung cangkang telur ayam ras petelur terhadap produktivitas ayam ras pedaging. Peneletian dilaksanakan bulan Januari - Maret 2021 di kandang percobaan Program Studi Peternakan Fakultas Ilmu Pertanian Universitas Al Asyariah Mandar Sulawesi Barat. Rancangan penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan 4 perlakuan dengan 3 ulangan sehingga menghasilkan 12 kombinasi perlakuan. Masing-masing terbagi atas perlakuan P0 (pakan komersial), P2 (pakan komersial + tepung cangkang telur 2%), P3 (pakan komersial + tepung cangkang telur 4%) dan P3 (pakan komersial + tepung cangkang telur 6%). Hasil uji Duncan menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap produktivitas yang diantaranya konsumsi pakan, bobot badan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan, namun parameter lain tidak mengalami pengaruh yang signifikan seperti konsumsi air minum dan mortalitas. Penelitian ini menemukan bahwa perlakuan terbaik pada P3 (pakan komersial + 6% tepung cangkang telur) dengan nilai konsumsi pakan 666,81 (g/ekor/minggu), konsumsi air minum 290,51 (g/ekor/minggu), BB 2641,01 (g/ekor/minggu), PBB 736,79 (g/ekor/minggu) dan FCR 1,64 (g/ekor).
IDENTIFIKASI BAKTERI CAIRAN LENDIR VAGINA SAPI POTONG PADA PETERNAKAN RAKYAT: Identification of Vaginal Mucus Bacteria from Beef Cattle on Smallholder Farms Mori Maranata; Andi Tenri Bau Astuti Mahmud; Andi Fausia; Santi; Weny Dwi Ningtiyas
Wahana Peternakan Vol. 8 No. 3 (2024): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v8i3.1634

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis mikroba pada lendir vagina sapi potong pada peternakan rakyat yang sedang estrus. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April-Mei 2024 di laboratorium Universitas Sulawesi Barat. Pada penelitian ini analisis data yang digunakan yaitu secara deskriptif dengan menggunakan 13 isolat dari 5 sampel. Hasil identifikasi morfologi koloni dan morfologi sel pada pengamatan koloni bakteri cairan vagian sapi potong menunjukkan adanya jenis koloni bakteri dari Bacillus dan koloni bakteri Staphylococcus yang dilihat berdasarkan warna, bentuk, tepian, elevasi, warna gram dan bentuk sel. Kesimpulan, pada penelitian ini diketahui bahwa terdapat jenis koloni dari bakteri jenis Bacillus dan koloni bakteri dari jenis Staphylococcus.   Kata kunci: Identifikasi, Mikroba, Morfologi koloni, Morfologi sel
Perubahan Dimensi Tubuh Kambing Kacang yang Diberi Pakan Silase Tanaman Jagung Varietas Berbeda Novly, Novly; Purnomo, Nurul; Nugraha, Angga; Mahmud, Andi Tenri Bau Astuti
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 2 (2024): AGROVITAL VOLUME 9, NOMOR 2, NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v9i2.5545

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh mengetahui pengaruh pemberian pakan silase tanaman jagung terhadap perubahan dimensi tubuh dan estimasi berat badan kambing kacang Jantan dan pengaruh varietas tanaman jagung sebagai bahan silase terhadap pertambahan dimensi tubuh dan estimasi pertambahan berat badan kambing Kacang Jantan. Penelitian ini menggunakan 10 ekor kambing Kacang Jantan berumur 10-16 bulan. Bahan pakan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu silase tanaman jagung varietas Pioneer P32 (P1), silase tanaman jagung varietas Lamuru (P2), dedak, jagung giling, bungkil kedelai, bungkil sawit dan mineral mix. Kandungan nutrisi P1 yaitu Bahan Kering 59,40%, Protein Kasar 13,01%, Lemak Kasar 4,98%, Serat Kasar 18,95%, BETN 59,40% dan Abu 4,35%, dan kandungan nutrisi P2 Bahan Kering 59,91%, Protein Kasar 12,99%, Lemak Kasar 4,94%, Serat Kasar 21,32%, BETN 56,24% dan Abu 4,49%. Hasil penelitian menunjukkan tinggi badan awal penelitian 54,45 cm sedangkan pada akhir penelitian 57,10 cm, panjang badan awal penelitian 54,90 cm sedangkan pada akhir penelitian 58,55 cm, lingkar dada awal penelitian 58,65 cm sedangkan pada akhir penelitian 62,55 cm, dan setimasi berat badan awal penelitian 17,60 kg sedangkan pada akhir penelitian 21,42 kg. Hasil analisis statistik tinggi badan dan panjang badan awal dan akhir penelitian tidak berbeda nyata P>0,05), sedangkan lingkar dada dan estimasi berat badan berbeda nyata (P≤ 0,05). Hasil penelitian pengaruh varietas tanaman jagung sebagai bahan silase terhadap pertambahan dimensi tubuh dan estimasi pertambahan berat badan yaitu tinggi badan P1 3,0 cm sedangkan P2 2,7 cm, panjang badan P1 3,70 cm sedangkan P2 3,60 cm, lingkar dada P1 4,10 cm sedangkan P2 3,70 cm, estimasi pertambahan berat badan P1 3,80 kg sedangkan P2 3,85 kg, dan estimasi pertambahan berat badan harian P1 63 g/h sedangkan P2 64,22 g/h. Hasil analisis statistik menunjukkan varietas tanaman jagung sebagai bahan silase tidak berpengaruh terhadap pertambahan tinggi badan, panjang badan, lingkar dada, estimasi PBB dan estimasi PBB harian (P>0,05). Berdasarkan penelitian disimpulkan bahwa pemberian pakan silase tanaman jagung tidak berpengaruh nyata terhadap ukuran tinggi badan dan panjang badan, tetapi berpengaruh nyata terhadap lingkar dada dan estimasi berat badan kambing kacang jantan. Varietas tanaman jagung sebagai bahan silase tidak berpengaruh nyata terhadap pertambahan tinggi badan, panjang badan, lingkar dada, estimasi pertambahan berat badan dan estimasi pertambahan berat badan harian kambing kacang jantan.
Peningkatan Kapasitas Peternak Itik melalui Pelatihan Fermentasi Azolla dan Ampas Sagu untuk Inovasi Pakan Ramah Lingkungan Andi Tenri Bau Astuti Mahmud; Santi, Santi; Agustina; Muhammad Arman Yamin Pagala; Sri Nengsih
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i2.3218

Abstract

This community engagement program aimed to enhance the knowledge and technical skills of duck farmers in utilizing locally available resources such as Azolla pinnata and sago pulp as alternative fermented feed ingredients in Bakka-Bakka Village, Wonomulyo District, Polewali Mandar Regency. The activity was implemented using a participatory action research approach through four stages: socialization, theoretical and practical training on fermented feed production, field mentoring, and evaluation. The evaluation employed a pre-test and post-test design involving 25 duck farmers to assess their improvement in knowledge and practical skills related to local feed fermentation technology. The results indicated a significant increase in farmers’ knowledge, from 78% before the training to 96% after the training, categorized as very good. The fermented feed produced contained 15–18% crude protein and demonstrated improved biological relevance by enhancing feed efficiency and duck growth while reducing production costs compared to commercial feed. The program not only strengthened farmers’ technical competence but also fostered the establishment of independent farmer groups committed to implementing environmentally friendly feed innovations. Overall, this activity effectively supported the development of sustainable duck farming systems based on local resources and contributed to achieving food self-sufficiency and a circular rural economy.