Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL TALKING STICK MELALUI PEMBELAJARAN PPKN PADA KELAS IV SDN MELONG MANDIRI 2 Santi Risnawati; Linda Hania Fasha
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 4, No 3 (2021)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan pada penelitian ini adalah hasil belajar siswa dalam pembelajaran PPKN didalam kegiatan ulangan harian rata-rata siswa cenderung menerima nilai dibawah KKM, rata-rata siswa memandang pembelajaran PPKN membosankan dan kurang menyenangkan serta dan juga permasalahan di SD tersebut. Tujuan pada penelitian ini merupakan mengetahui imbas dan peningkatan hasil belajar siswa, dalam pembelajaran PPKN setelah diterapkan model talking stick serta mengetahui kelebihan dan kekurangan pada hasil belajar siswa melalui pembelajaran PPKN dengan menggunakan model talking stick. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dengan 2 siklus. Adapun subyek dalam penelitian tindakan kelas ini merupakan siswa IV SDN Melong Mandiri 2. Bedasarkan analisis data bisa disimpulkan bahwa dalam siklus 1 ketuntasan siswa dalam materi ini rata-rata siswa hanya mendapatkan 62,14 sedangkan dalam siklus 2 dengan menggunakan model talking stick semakin tinggi mendapatkan nilai rata-rata 82,32, hasil siswa juga meningkat.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN KEADAAN CUACA TEMA 5 DI KELAS III SD Siti Jaenab; Linda Hania Fasha
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 4, No 6 (2021)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan faktor utama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa yang akan datang, oleh karena itu upaya yang harus dilakukan dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah yaitu dengan terus  memperbaiki semua yang kurang dalam penerapan mutu pendidikan. Pendidikan sebagai sarana pembangunan sumber daya manusia yang produktif dan mempunyai kemampuan yang profesional dalam meningkatkan kehidupan manusia dalam berbangsa dan bernegara. Guru merupakan personel yang mempunyai peran penting dalam mengembangkan sumber daya manusia, , selain itu juga guru adalah sebagai pembimbing, serta dapat mengarahkan peserta didiknya sehingga menjadi manusia yang memiliki pengetahuan luas, baik pengetahuan agama, kecerdasan, kecakapan hidup, keterampilan, mempunyai kepribadian yang baik dan memiliki semangat untuk membangun bangsa ini.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui minat belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran discovery learning  pada materi cuaca. Alasan  saya  sebagai penulis mengambil judul ini oleh adanya kesulitan siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran cuaca di sekolah dasar. Hal ini disebabkan model pembelajaran yang digunakan hanya ceramah  sehingga mengakibatkan kurangnya minat siswa dalam mengikuti pembelajaran dikelas. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan beberapa istrumen yaitu, instrumen tes tulis, angket guru dan angket siswa. Subjek penelitian yaitu siswa kelas III SD Negeri di Bandung Barat  tahun ajaran 2019-2020. Hasil dari penelitian ini yaitu berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti pada siswa kelas III di salah satu SD Bandung Barat, tingkat kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal dengan menggunakan model pembelajaran discovery learning berada pada kategori baik dengan perolehan rata-rata siswa 76,12%. Berbeda dengan hasil yang sebelum menggunakan model pembelajaran discovery learning siswa hanya memperoleh rata-rata nilai 65%. Perbedaan antara tingkat kemampuan siswa sebelum menggunakan model pembelajaran discovery learning dengan sesudah menggunakan model pembelajaran discovery learning dapat peneliti buktikan dengan bertambahnya nilai rata-rata siswa sebesar 11,12%.
PEMBELAJARAN PEMAHAMAN IPA MATERI SUMBER DAYA ALAM MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY PADA SISWA KELAS IV SD Desi Indriasari; Linda Hania Fasha
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i1.5643

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan pemahaman dalam pembelajaran IPA pada siswa SDN 004 Cisaranten Kulon, sehingga diperlukan metode pembelajaran untuk mengatasi masalah tersebut. Alternatif metode yang diterapkan yaitu dengan Model pembelajaran Two Stay Two Stray. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Skenario dan Implementasi pembelajaran IPA pada siswa SDN 004 Cisaranten Kulon Kelas IV dengan menggunakan Model pembelajaran TSTS. Respon guru dan siswa SD Kelas IV terhadap pembelajaran IPA dengan menggunakan Model pembelajaran TSTS. Kesulitan siswa Kelas IV dalam menyelesaikan tugas IPA,yang bertujuan untuk menggambarkan upaya yang dilakukan oleh guru dalam memperbaiki kualitas pembelajaran IPA dengan model TSTS, pada awal dan akhir pembelajaran diberikan tes. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas IV SDN 004 Cisaranten Kulon yang berjumlah 16 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis menyimpulkan bahwa pemahaman siswa dalam mata pelajaran IPA materi sumber daya alam meningkat dari sebelumnya, siswa lebih dapat memahami pembelajaran, percaya diri, aktif, tanggung jawab dan mandiri. Selain itu, pembelajaran juga menjadi menyenangkan, dan efektif. Respon guru dan siswanya pun sangat baik.
PEMBELAJARAN DARING MATERI KPK DAN FPB MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KOGNITIF SISWA KELAS IV SD BERBANTUAN MEDIA WHATSAPP Milawati Dewi; Asep Samsudin; Linda Hania Fasha
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i2.11870

Abstract

Aspek pemahaman materi KPK dan FPB di sekolah dasar belum sepenuhnya dapat memahami siswa yang kurang memahami materi sehingga mengakibatkan kurang efektifnya pembelajaran yang dilaksanakan. Sedangkan siswa banyak mengalami kesulitan dalam pembelajaran berani yang dilakukan saat ini dimana siswa kurang konstensi dalam pembelajaran khususnya Matematika yang tidak mudah untuk dijelaskan kepada siswa yang mengakibatkan suasana pembelajaran menjadi kurang kondusif. Untuk mengatasi kesulitan pemahaman siswa inilah perlu adanya metode yang efektif. Penelitian ini dilakukan untuk melihat bagaimana metode Problem Based Learning (PBL) dapat melihat kesulitan siswa dalam memahami materi penjumlahan. Penelitian ini menggunakan kajian 5 literatur artikel nasional melalui pembelajaran berani.Dimana pembelajaran berani. Dari hasil penelitian pemahaman materi KPK dan FPB adalah 60%, respon pembelajaran Matematika KPK dan FPB sebanyak 70%, respon terhadap materi guru KPK dan FPB adalah 80%, dan respon penggunaan metode PBL berbantuan whatsapp adalah 85%. dimana terlihat dari respon siswa dalam pembelajaran dengan minat siswa.
Pembelajaran daring materi KPK dan FPB menggunakan model problem based learning untuk meningkatkan kognitif Siswa kelas IV SD berbantuan media whatsapp Milawati Dewi; Asep Samsudin; Linda Hania Fasha
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i2.11870

Abstract

Aspek pemahaman materi KPK dan FPB di sekolah dasar belum sepenuhnya dapat memahami siswa yang kurang memahami materi sehingga mengakibatkan kurang efektifnya pembelajaran yang dilaksanakan. Sedangkan siswa banyak mengalami kesulitan dalam pembelajaran berani yang dilakukan saat ini dimana siswa kurang konstensi dalam pembelajaran khususnya Matematika yang tidak mudah untuk dijelaskan kepada siswa yang mengakibatkan suasana pembelajaran menjadi kurang kondusif. Untuk mengatasi kesulitan pemahaman siswa inilah perlu adanya metode yang efektif. Penelitian ini dilakukan untuk melihat bagaimana metode Problem Based Learning (PBL) dapat melihat kesulitan siswa dalam memahami materi penjumlahan. Penelitian ini menggunakan kajian 5 literatur artikel nasional melalui pembelajaran berani.Dimana pembelajaran berani. Dari hasil penelitian pemahaman materi KPK dan FPB adalah 60%, respon pembelajaran Matematika KPK dan FPB sebanyak 70%, respon terhadap materi guru KPK dan FPB adalah 80%, dan respon penggunaan metode PBL berbantuan whatsapp adalah 85%. dimana terlihat dari respon siswa dalam pembelajaran dengan minat siswa.
Pembelajaran daring seni tari keterampilan gerak tari kreasi siswa SD kelas VI menggunakan media audiovisual Isti Nur Meisusanti; Ruli Setiyadi; Linda Hania Fasha
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 6 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i6.7231

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu guna menelaah pembelajaran daring seni tari pada keterampilan gerak tari kreasi siswa SD kelas VI menggunakan media audiovisual. Penelitian ini memakai metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah 1 orang pengajar dan 30 peserta didik kelas VI. Isnturmen yang dipergunakan yaitu bahan ajar berupa video, RPP, angket juga wawancara peserta didik dan guru. Hasil penelitian membuktikan bahwa skenario serta penerapan yang sudah dilakukan pengajar telah sesuai aktivitas pembelajaran, respon siswa dan guru terhadap pembelajaran menunjukan hal yang positif, kesulitan siswa dalam menyelesaikan tugas salah satunya sulit membangun penjiwaan serta ekspresi, kendala yang dihadapi guru terhadap pembelajaran daring salah satunya dari segi jaringan dan mengekmas materi agar menarik, RPP yang di gunakan sudah baik dan sesuai dengan pembelajaran daring serta media yang digunakan menarik bagi siswa dan bisa dipahami oleh siswa.This study aims to examine the online learning of dance movement skills created by grade VI elementary school students using audiovisual media. The research method used is descriptive qualitative. The subjects in study were 1 teacher and 30 grade VI students. The elements used were lesson plans, teaching materials in the form of videos, questionnaires and interviews with students and teachers. The results showed that the scenario and implementation that had been carried out by the teacher were in accordance with learning activities, the responses of students and teachers to learning showed positive things, the difficulties of students in completing tasks, one of which was difficult to build psychology and expression, the obstacles faced by teachers with online learning were one of them. In terms of networking and massaging the material to be interesting, the lesson plans used are good and in accordance with online learning and the media used are attractive to students and can be understood by students.