Claim Missing Document
Check
Articles

Knowledge Management Melalui Training UMKM di Yayasan Rumah Yatim dan Dhuafa Aulia Depok Arief Budi Santoso; Edy Krisyanto; Bachtiar Aripudin
SocServe: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2026): SocServe: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sapta Arga Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Knowledge management merupakan pendekatan penting dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya bagi pelaku UMKM dari kalangan yatim dan dhuafa yang masih memiliki keterbatasan dalam inovasi usaha, pemasaran, dan motivasi kewirausahaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Yayasan Rumah Yatim dan Dhuafa Aulia Depok ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan,. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan (workshop), pendampingan, serta praktik pemasaran digital dengan pendekatan Plan-Do-Check-Action (PDCA). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengembangkan ide usaha, memperluas jaringan pemasaran, serta munculnya motivasi baru untuk berwirausaha mandiri. Selain itu, kegiatan ini memperkuat kepedulian sosial dosen dan mahasiswa Universitas Pamulang terhadap anak yatim dan dhuafa.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN DISIPLIN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. J&T EXPRESS TANGERANG CABANG KELAPA DUA Arief Budi Santoso; Amanda Rismayanti
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 7 (2026): Juli
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v4i7.12306

Abstract

Perkembangan industri jasa logistik di Indonesia yang semakin kompetitif menuntut perusahaan untuk mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai faktor utama dalam menjaga keunggulan kompetitif. PT. J&T Express sebagai salah satu perusahaan jasa ekspedisi menghadapi tantangan dalam mempertahankan kinerja karyawan di tengah meningkatnya volume pengiriman, perubahan ekspektasi pelanggan, serta tuntutan penyelesaian pekerjaan secara cepat dan akurat. Dalam kondisi tersebut, gaya kepemimpinan dan disiplin kerja menjadi dua aspek yang diyakini memiliki peran penting dalam membentuk perilaku kerja serta meningkatkan kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana gaya kepemimpinan dan disiplin kerja memengaruhi kinerja karyawan pada PT. J&T Express Cabang Kelapa Dua, Tangerang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling yang melibatkan 12 informan yang terdiri atas seorang manajer cabang, dua supervisor, enam karyawan operasional, dan tiga staf administrasi. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, observasi langsung di lingkungan kerja, serta telaah dokumen perusahaan. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan thematic analysis Braun dan Clarke (2021) melalui tahapan familiarisasi data, pengkodean awal, pengembangan tema, peninjauan tema, pendefinisian tema, serta interpretasi hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan yang komunikatif, partisipatif, serta mampu memberikan arahan dan dukungan secara konsisten berkontribusi terhadap peningkatan motivasi dan tanggung jawab karyawan. Di sisi lain, disiplin kerja yang diterapkan secara adil dan konsisten mendorong peningkatan ketepatan waktu, kepatuhan terhadap prosedur operasional, dan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Temuan penelitian memberikan implikasi praktis bahwa organisasi perlu memperkuat kompetensi kepemimpinan serta membangun budaya disiplin yang berorientasi pada pembinaan untuk mendukung peningkatan kinerja karyawan secara berkelanjutan.    
Pengaruh Pandemic Covid-19 Terhadap Jumlah Wisatawan Ditinjau dari 4A (Attraction, Accesbilitas, Amenitas, Anchilary) Studi KasusMasyarakat Pulau Harapan Bachtiar Arifudin Husein; Arief Budi Santoso
Jurnal Manajemen & Pendidikan [JUMANDIK] Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Manajemen dan Pendidikan
Publisher : LAP4B

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58174/jmp.Volume:1.No:3.2023.28.Hal:219-226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pandemic Covid-19 terhadap jumlah wisatawan di tinjau dari 4A (Attraction, Accesbilitas, Amenitas, Anchilary) Studi Kasus masyarakat pulau harapan. Berdasarkan hasil penelitian didapat nilai Fhitung 8,534 dan nilai signifikasi sebesar 0,000 sehingga dapat disimpulkan antara Attraction (X1), Accesbilitas (X2), Amenitas (X3), Anchilery (X4) secara simultan berpengaruh positif dan signikfikan terhadap jumlah wisatawan (Y) pada Pulau Harapan, dibuktikan dengan nilai Fhitung 8,534 > 2,80 dan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05. Ini artinya variabel Attraction (X1), Accesbilitas (X2), Amenitas (X3), Anchilery (X4) secara simultan berpengaruh positif dan signikfikan terhadap jumlah wisatawan (Y) pada Pulau Harapan. Dan ini sekaligus menjawab hipotesis (H3) yang menyatakan secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan antara Attraction (X1), Accesbilitas (X2), Amenitas (X3), Anchilery (X4) secara simultan berpengaruh positif dan signikfikan terhadap jumlah wisatawan (Y) pada Pulau Harapan. Artinya terdapat pengaruh signifikan secara simultan antara Kompensasi dan Lingkungan Kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Karya Baja Sukses.
Analysis of Work-Life Balance in Improving Employee Productivity at Legok Community Health Center, Tangerang Regency Arief Budi Santoso; Listiawati Listiawati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11382

Abstract

This study analyzes the role of work-life balance in improving employee productivity at Legok Community Health Center, Tangerang Regency. The demanding nature of primary healthcare services requires employees to balance professional duties with personal and family responsibilities. Failure to maintain this balance may increase fatigue, stress, and burnout and may reduce service quality. The study used a qualitative descriptive design to obtain an in-depth understanding of employees' experiences. Data were collected through direct observation, Focus Group Discussion-based in-depth interviews, and documentation. Five informants were selected purposively, consisting of the Head of the Administration Sub-Section as the key informant and four supporting informants representing different professional roles. Data were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman through data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Source, method, time, and theoretical triangulation were applied to strengthen data credibility. The findings show that employees generally experience a satisfactory work-life balance across the dimensions of time balance, involvement balance, and satisfaction balance. Nevertheless, several challenges remain, including shift work, service-related communication outside regular working hours, program deadlines, and limitations in time management and internal coordination. Employee productivity is relatively high because it is supported by professional competence, work commitment, teamwork, and continuous training provided by the health center and local government. The study concludes that work-life balance supports employee productivity and service quality. Therefore, clearer communication boundaries, healthier work arrangements, improved scheduling, and stronger coordination are needed to sustain employee well-being and organizational performance.
Pengaruh Human Resource Competence dan Dukungan Manajemen terhadap Employee Engagement Arief Budi Santoso; Nista Zai
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11929

Abstract

Employee engagement merupakan salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan organisasi dalam meningkatkan produktivitas, loyalitas, dan kinerja karyawan secara berkelanjutan. Tingginya tingkat keterikatan karyawan mampu menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, meningkatkan motivasi, serta mendukung pencapaian tujuan organisasi. Oleh karena itu, perusahaan perlu memperhatikan faktor-faktor yang memengaruhi employee engagement, terutama Human Resource Competence dan Management Support. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Human Resource Competence dan Management Support terhadap Employee Engagement pada PT Kreasina Abadi Hidup Pratama di Tangerang Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Sampel penelitian berjumlah 70 karyawan bagian pemasaran yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert lima poin. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier sederhana, regresi linier berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, uji parsial (uji t), dan uji simultan (uji F) dengan bantuan IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen dinyatakan valid dan reliabel dengan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,909 untuk Human Resource Competence, 0,855 untuk Management Support, dan 0,864 untuk Employee Engagement. Secara parsial, kedua variabel berpengaruh positif terhadap Employee Engagement. Pada analisis regresi linier berganda, Management Support merupakan variabel yang paling dominan memengaruhi Employee Engagement. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan dengan nilai R Square sebesar 0,513, yang menunjukkan bahwa 51,3% variasi Employee Engagement dijelaskan oleh kedua variabel independen, sedangkan 48,7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.
Analisis Dinamika Kinerja dan Kesejahteraan Mitra Ojek Online (Studi Kasus Mitra di Wilayah Bogor) Tria Zuliyani; Arief Budi Santoso
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11931

Abstract

Perkembangan ekonomi digital telah mendorong pertumbuhan pekerjaan berbasis platform, termasuk kemitraan pengemudi ojek online yang menawarkan fleksibilitas waktu dan peluang memperoleh pendapatan. Namun, sistem kerja ini juga menghadirkan ketidakpastian pendapatan, perubahan insentif dan algoritma, persaingan antarmitra, tingginya biaya operasional, tekanan penilaian pelanggan, serta keterbatasan perlindungan sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika kinerja dan kesejahteraan mitra ojek online di wilayah Bogor berdasarkan pengalaman kerja mereka. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, wawancara terstruktur, dan Focus Group Discussion terhadap lima informan yang terdiri atas ketua komunitas, koordinator lapangan, dua mitra senior, dan satu mitra baru. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja mitra dipengaruhi oleh kedisiplinan, pengalaman kerja, penguasaan wilayah operasional, kemampuan menyesuaikan diri terhadap perubahan sistem platform, pemanfaatan jam sibuk, motivasi intrinsik, dan dukungan komunitas. Dari aspek kesejahteraan, pendapatan yang berfluktuasi, jam kerja panjang, biaya bahan bakar dan perawatan kendaraan, risiko perjalanan, serta tekanan psikologis masih menjadi kendala utama. Meskipun demikian, fleksibilitas kerja, tanggung jawab terhadap keluarga, solidaritas komunitas, dan strategi adaptasi membantu mitra mempertahankan produktivitas. Penelitian menyimpulkan bahwa kinerja dan kesejahteraan mitra saling berkaitan serta perlu dipahami secara multidimensional melalui aspek ekonomi, sosial, psikologis, keselamatan kerja, dan perlindungan sosial.
The Influence of Physical Work Environment, Intrinsic Motivation, and Work Discipline on Employee Performance at PT Xing Hao Technology, South Tangerang: A Qualitative Exploration Arief Budi Santoso; Koki Febriyan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12286

Abstract

The manufacturing sector in Indonesia is currently experiencing rapid transformation driven by technological advancement, increased production targets, and growing competitive pressures. Under these circumstances, organizations are required to maintain high employee performance while simultaneously creating supportive working conditions that encourage motivation and discipline. This study aims to explore how the physical work environment, intrinsic motivation, and work discipline influence employee performance at PT Xing Hao Technology, South Tangerang. A qualitative descriptive approach was employed to obtain a comprehensive understanding of employees’ experiences and perceptions regarding workplace conditions and performance outcomes. Data were collected through semi-structured interviews, Focus Group Discussions (FGDs), workplace observations, and organizational document reviews. The study involved twelve purposively selected participants consisting of two managers, three supervisors, five operational employees, and two administrative staff members. Data analysis followed Braun and Clarke's (2021) thematic analysis procedures, including familiarization, coding, theme development, review, definition, and interpretation. The trustworthiness of findings was ensured through credibility, transferability, dependability, and confirmability procedures. The findings indicate that a comfortable and safe physical work environment contributes positively to concentration and work efficiency. Intrinsic motivation encourages employees to demonstrate initiative, responsibility, and commitment toward organizational objectives. Furthermore, work discipline strengthens consistency in attendance, compliance with procedures, and timely completion of tasks. The interaction among these factors was found to significantly support employee performance improvement. The study recommends that manufacturing organizations prioritize workplace facilities, employee empowerment initiatives, and disciplinary systems to sustain organizational productivity and competitiveness