Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

HAK WARIS ANAK LAKI-LAKI TERTUA DALAM HUKUM ADAT LAMPUNG PEPADUN PERSPEKTIF GENDER (STUDI DI TEGINENENG KABUPATEN PESAWARAN) Habib Ismail; Hasyim Asy'ari; Agus Setiawan
Alhurriyah Vol 4, No 1 (2019): Januari-Juni 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.222 KB) | DOI: 10.30983/alhurriyah.v4i1.938

Abstract

The existing Lampung Indigenous Peoples Pepadun in Tigeneneng sub-district, Kab. Pesawaran, adheres to a patrilneal kinship system. This means that the oldest son is an absolute heir in the implementation and management of inheritance with the highest customary title, namely balancing. Whereas for the female heirs, they were not given the right of authority in management, because in the adat of Lampung Province the daughters were considered unable to manage inheritance and daughters when they were married, so they would change their customary titles and would follow their husbands. This type of research is a field using a qualitative approach by analyzing data inductively. The result of this research is that the system applied in the distribution of inheritance rights to the eldest child in the Lampung tribal community, is clearly very contrary to the principle of gender equality and justice. Juridically normative equality and gender justice have been regulated in Islamic Law and International Convention (CEDAW). Even though juridically, girls have the same rights as boys in managing inheritance left by both parents.
Pendampingan dan Pelatihan Fikih Mawaris Kepada Asatid Nahdlatul Ulama Se-Kecamatan Trimurjo Lampung Tengah Habib Ismail, Rakhmat, Ahmad Ibnu Majah
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 2, No 2, Agustus 2022
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v2i2.761

Abstract

Perhitungan waris di Indonesia cukup beragam, setidaknya ada tiga model pembagian waris. Pertama, pembagian waris secara Islam atau biasa disebut dengan faroidl. Kedua, pembagian waris dalam Kitab Undang-undang Hukum Perdata (KUHP) di Indonesia dan yang terakhir pembagian waris adat. Persoalan ini tidak sekedar perdebatan semata, namun lebih pada aspek sosial-budaya yang melingkupi eksistensi hukum itu sendiri. Pendampingan ini dilaksanakan dengan model Partisipation action Research (PAR) dengan menekankan pada aspek sosial yang mengitari tendensi hukum waris di kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah. Hasil yang diperoleh dalam pendampingan ini ada dua garis besar, pertama, Sebagian besar ustadz di kecamatan Trimurjo belum memahami konsep, dasar hukum dan tatacara pembagian Fikih Waris. Kedua,Setelah dilaksanakannya pendampingan sebagian besar ustadz di kecamatan Trimurjo kabupaten Lampung Tengah memahami fikih waris dan problematikanya walaupun masih lemah dalam pembagian fikih waris.
KONSEP BURDAH DALAM PERSPEKTIF JAMA'AH TABLIGH Dharmayani Dharmayani; Agus Hermanto; Imam Nur Hidayat; Habib Ismail; Iwannudin Iwannudin
Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol. 7 No. 1 (2022): Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jf.v7i1.2303

Abstract

Aurat is a part of the body that must be covered in Islamic teachings. The female genitalia are all parts of the body except the palms and the face. In the concept of Jama'ah Tablighi, burdah is a cloth to cover the face, like a veil. This study aims to examine in depth the concept of burdah which is an effort to cover the genitals in the perspective of the Tablighi Jama'ah. This research is a qualitative type in the form oflibrary research, with a historical-philosophical approach namely studying the concept of burdah historically and philosophically so as to find the correct meaning. The results of this study indicate that in the concept of Jama'ah Tablighi, burdah is an effort to cover the aurat for Muslim women, this is done because women are the ones who become the motivation for da'wah for their husbands, so that all things that are owned by the wife are only for her husband, including the beautiful face. is a source of slander if not guarded. Because the face is a source of slander, the face becomes aurat for women and must be protected by covering it.
Sistem Bisnis Multi Level Marketing Pada Member Imogen Perspektif Etika Bisnis Islam: Studi di Kota Metro Wiwik Damayanti Damayanti; Ahmad Kurdi Kurdi; Habib Ismail Ismail
Falah Journal of Sharia Economic Law Vol. 3 No. 2 (2022): Falah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah
Publisher : STAI Al-Ma'arif Way Kanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55510/fjhes.v3i2.143

Abstract

Dalam bisnis Multi Level Marketing, muncul suatu persoalan pada masyarakat terkait dengan praktik bisnis MLM, yaitu masyarakat yang menjadi korban praktik bisnis MLM yang tidak sehat. Praktik MLM yang berorientasi pada transaksi ilegal, transaksi yanag tidak rill, tidak fair dan didalamnya terdapat unsur penipuan, kebohongan dan investasi bodong. Adapun tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui sistem bisnis Multi Level Marketing (MLM) pada produk Imogen di Kota Metro dan untuk mengetahui sistem bisnis Multi Level Marketing (MLM) produk Imogen di Kota Metro berdasarkan Etika Bisnis Islam. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Risearch), dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Sumber data penelitian ini yaitu sumber data primer dan sekunder. Sedangan metode pengumpula data menggunakan observasi dan wawancara. Analisa data penelitian ini adalah pendekatan induktif. Sistem bisnis Multi Level Marketing (MLM) pada produk Imogen di Kota Metro yaitu dengan membeli salah satu jenis produk yang ada di perusahaan Imogen. Sistem bisnis yang dijalankan adalah bonus sponsor, bonus pasangan dan bonus reward. Dalam bisnis Imogen terdapat prinsip-prinsip beretika berdasarkan bisnis Islam. Dengan demikian, bisnis Imogen yang diterapkan di Kota Metro yaitu berdasarkan prinsip etika bisnis Islam yaitu Tauhid, keseimbangan, kehendak bebas, tanggung jawab, dan ihsan telah sesuai. Bisnis Imogen yang dijalankan membantu masyarakat yang membutuhkan baik dalam bidang kesehatan, kecantingkan dan keharmonisan rumah tangga. Selain itu juga dapat memberikan peluang bisnis.
Eco Enzyme Hasil Pengolahan Sampah Sayuran dan Buah-buahan Sebagai Produk Serbaguna Habib Ismail; Mufid Arsya; Sugiarto Sugiarto; Danu Ahmad Rifai; Rita Rahmawati
Al-Khidmah Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): OKTOBER
Publisher : Institute for Research and Community Service (LPPM) of the Islamic University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jak.v3i2.2308

Abstract

Sampah organik seperti sisa sayuran dan buah-buahan merupakan sampah rumah tangga yang hampir 60% dibuang pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang diolah dengan sistem open dumping. Kontribusi TPA dari sistem open dumping menyebabkan sebesar 3-4 % dihasilkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) global. Tujuan kegiatan pengabdian dilakukan untuk memberikan informasi, pelatihan dan pendampingan pembuatan produk eco enzyme dengan teknologi fermentasi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai produk harian rumah tangga. Metode yang digunakan oleh peneliti dalam pendampingan eco enzyme hasil pengolahan sampah sayuran dan buah-buahan sebagai produk serbaguna ini adalah menggunakan metode dalam Parcipatory Actiont Research (PAR). Metode ini dilakukan secara langsung kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Buana Sakti dan pendamping juga secara aktif mengikuti dan mempraktekkan Metode ini kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Buana Sakti. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini bertambahnya pengetahuan dan keterampilan mitra dalam mengolah sampah sayuran dan buah-buahan menjadi produk eco enzyme. Mitra telah memanfaatkan eco enzyme sebagai cairan pembersih seperti pembersihan lantai, kaca, kamar mandi, dan badan-badan air di rumah tangga sehingga dapat menekan penggunaan cairan pembersih komersial dan pengeluaran keluarga. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa produk eco enzyme dapat digunakan sebagai cairan pembersih multifungsi bagi masyarakat.
Sistem Bisnis Multi Level Marketing Pada Member Imogen Perspektif Etika Bisnis Islam: Studi di Kota Metro Wiwik Damayanti Damayanti; Ahmad Kurdi Kurdi; Habib Ismail Ismail
Falah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 2 (2022): Falah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah
Publisher : LPPM Institut Al-Ma'arif Way Kanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55510/fjhes.v3i2.143

Abstract

Dalam bisnis Multi Level Marketing, muncul suatu persoalan pada masyarakat terkait dengan praktik bisnis MLM, yaitu masyarakat yang menjadi korban praktik bisnis MLM yang tidak sehat. Praktik MLM yang berorientasi pada transaksi ilegal, transaksi yanag tidak rill, tidak fair dan didalamnya terdapat unsur penipuan, kebohongan dan investasi bodong. Adapun tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui sistem bisnis Multi Level Marketing (MLM) pada produk Imogen di Kota Metro dan untuk mengetahui sistem bisnis Multi Level Marketing (MLM) produk Imogen di Kota Metro berdasarkan Etika Bisnis Islam. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Risearch), dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Sumber data penelitian ini yaitu sumber data primer dan sekunder. Sedangan metode pengumpula data menggunakan observasi dan wawancara. Analisa data penelitian ini adalah pendekatan induktif. Sistem bisnis Multi Level Marketing (MLM) pada produk Imogen di Kota Metro yaitu dengan membeli salah satu jenis produk yang ada di perusahaan Imogen. Sistem bisnis yang dijalankan adalah bonus sponsor, bonus pasangan dan bonus reward. Dalam bisnis Imogen terdapat prinsip-prinsip beretika berdasarkan bisnis Islam. Dengan demikian, bisnis Imogen yang diterapkan di Kota Metro yaitu berdasarkan prinsip etika bisnis Islam yaitu Tauhid, keseimbangan, kehendak bebas, tanggung jawab, dan ihsan telah sesuai. Bisnis Imogen yang dijalankan membantu masyarakat yang membutuhkan baik dalam bidang kesehatan, kecantingkan dan keharmonisan rumah tangga. Selain itu juga dapat memberikan peluang bisnis.
Program Wakaf Tanaman Produktif perspektif Hukum Islam: Studi Program Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Rumbia Kabupaten Lampung Tengah Robberto Purnomo; Habib Ismail; Ahmad Mukhlishin; Mufid Arsyad; Ani Mardiantari
Falah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol. 4 No. 1 (2023): Falah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah
Publisher : LPPM Institut Al-Ma'arif Way Kanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55510/fjhes.v4i1.159

Abstract

Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rumbia membuat trobosan program inovasi yaitu wakaf tanaman produktif. Program wakaf tanaman produktif dapat membantu untuk mengurangi masalah-masalah lingkungan dan ekonomi yaitu dengan cara mewakafkan harta bendanya berupa tanaman produktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prespektif hukum Islam terhadap program wakaf tanaman yang diprogramkan oleh Penyuluh Agama Islam di Kecamatan Rumbia Kabupaten Lampung Tengah. Jenis penelitian menggunakan (field research) yang dilakukan di Kecamatan Rumbia Kabupaten Lampung Tengah dan dengan menggunakan pendekatan kualtatif yang bersifat deskriptif yaitu membuat gambaran mengenai situasi-situasi atau kejadian-kejadian mengenai permasalahan yang ada. Wakaf tanaman produktif ditinjau dari hukum Islam, wakaf tanaman produktif adalah sah asalkan peruntukkanya jelas untuk kepentingan umum dan sesuai dengan syariah dan tidak bertentangan dengan aturan. Saat ini Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Rumbia yang telah melakukan penanaman sebanyak 100 wakaf tanaman produktif, dan berlokasi di Kampung Bina Karya Buana dan Kampung Reno Basuki Kecamatan Rumbia, Kabupaten Lampung Tengah yang berupa pohon Alpukat, Nangka dan Mangga.
Peran Penyuluh (Da’i) Dalam Pembangunan Ekologi: Upaya Pengendalian Terhadap Kerusakan Lingkungan Hidup Habib Ismail; Ari Rohmawati
At-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah Vol 6 No 2 (2018): At-Tahdzib
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib, Ngoro, Jombang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Environmental damage is a national issue at a time of global issues that become a very urgent problem that needs to be resolved given that the environment is part of the sustainability of human life in advance. Environmental degradation has an impact which is very crucial, namely drought, landslides, floods, coastal erosion, seawater intrusion, the uncertain climate change and others. The impact of the above will greatly affect the living conditions of the communities, either on the region's economic, social and cultural. Then the State has responsibility for rational and ethical responsibility to save the environment for sustainability of public life, including through the development of the role of the da'i as construction of extension officers in an attempt to damage control of the environment. This type of research is qualitative research using normative approaches. Its object is the extension officers of development of religion (Da'i) and ecological development. The methods used in this study is the study of librarianship.
Pelatihan dan Pendampingan Penggunaan Fanspage Facebook Sebagai Sarana Penjualan Online pada Remaja Nahdlatul Ulama di Simbarwaringin Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah Rakhmat Rakhmat; Habib Ismail; Mufid Arsyad; M. Diki Maulana
Jurnal Insan Pengabdian Indonesia Vol. 1 No. 3 (2023): September: Jurnal Insan Pengabdian Indonesia
Publisher : PT. ALHAFI BERKAH INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62007/jouipi.v1i3.102

Abstract

This activity aims to provide direct education and training to the youth of the Simbarwaringin Nahdlatul Ulama, Trimurjo District, Central Lampung Regency in marketing their merchandise online via the Facebook fan page. Selling online is a type of business that is run via the internet or digitally. All types of sales activities are carried out online. The internet creates a business environment where time and distance are no longer important. Sellers have access to more information that can help in making decisions and consumers have access to a wider range of products. In the current era, selling online is a method that must be used, seeing the increasingly sophisticated development of the world of social media, making it easier to market all types of products that you want to offer online. The existence of selling online is a powerful marketing and communication tool, making it a very efficient platform with an environmentally friendly way of working and a symbol of professionalism that is much needed currently. The approach method used in this community service is the PAR (Participatory Action Research) method.
Pemanfaatan Kulit Buah Kakao Fermentasi Sebagai Alternatif Bahan Pakan Serta Manfaatnya Terhadap Pertumbuhan Ternak Kambing Mahmudin Bunyamin; Arif Fikri; Rudi Santoso; Mufid Arsyad; Habib Ismail; Eti Karini; Irhamudin Irhamudin
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v4i6.1003

Abstract

This community service aims to evaluate the impact of fermented cocoa fruit peel feed on the growth of Ettawa Crossbreed (PE) goats. The research was conducted using a completely randomized design involving 20 goats aged 6-12 months, divided into two groups: the first group was fed fermented cocoa fruit peel, while the control group received regular feed. During the experiment, weight gain, health quality, and feed intake of the goats were measured weekly. The results showed that goats fed with fermented cocoa fruit peel had an average weight gain of 119 g/day, significantly higher than the control group, which gained only 64 g/day. Health quality and feed intake also improved significantly. This study highlights that fermented cocoa fruit peel can serve as a nutritious and efficient feed alternative, benefiting goat growth and reducing waste from the cocoa industry. These findings are expected to support the development of sustainable agricultural practices.ABSTRAKPengabdian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pemberian pakan kulit buah kakao fermentasi terhadap pertumbuhan kambing peranakan Ettawa (PE). Pengabdian dilakukan dengan menggunakan rancangan acak lengkap yang melibatkan 20 ekor kambing umur 6-12 bulan, dibagi menjadi dua kelompok: kelompok pertama diberi pakan kulit buah kakao fermentasi, sedangkan kelompok kontrol diberi pakan biasa. Selama masa percobaan, pertambahan berat badan, kualitas kesehatan, dan asupan pakan kambing diukur setiap minggu. Hasil Pengabdian menunjukkan bahwa kambing yang diberi pakan kulit buah kakao fermentasi memiliki pertambahan berat badan rata-rata 119 g/hari, jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol yang hanya 64 g/hari. Kualitas kesehatan dan asupan pakan juga meningkat secara signifikan. Pengabdian ini menekankan bahwa pakan kulit buah kakao fermentasi dapat berfungsi sebagai alternatif pakan yang bergizi dan efisien, memberikan manfaat bagi pertumbuhan kambing dan mengurangi limbah dari industri kakao. Temuan ini diharapkan dapat mendukung pengembangan praktik pertanian berkelanjutan.