Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Komik Digital Reyog Sebagai Upaya Membangun Karakter Religius Anak Happy Susanto; M. Zainal Arif; Anip Dwi Saputro; Sigit Dwi Laksana; Moh. Tajab; Ja'far Arifin
MUADDIB Jurnal Kependidikan dan Keislaman Vol 12, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/muaddib.v12i2.6171

Abstract

Digital comics are interesting learning media for students. With the existence of digital comics, it makes learning more fun and has its own characteristics. If cultural arts are taught with learning media, especially the art of Reyog Ponorogo, students are more familiar with cultural values and their development.In order to build religious character in students, digital comic learning media is an effort to grow Islamic values. In digital comics there are interesting pictures so that students are more enthusiastic in learning.This study uses a literature study method using primary and secondary data sources for primary data reviewing previous research, secondary data researchers are directly in the field.It is hoped that with the Reyog digital comic learning media in addition to introducing and preserving it, students can form religious characters so that they prioritize cultural and religious aspects.
Strategi pengasuh dalam meningkatkan kemandirian anak asuh di Panti Asuhan Zulfa Nafida Zain; Sigit Dwi Laksana; Aldo Redho Syam
Journal of Islamic Education and Innovation Vol 3, No. 2: June - December 2022
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jiei.v3i2.6719

Abstract

Penelitian ini berawal dari ketertarikan peneliti tentang strategi pengasuh dalam peningkatan kemandirian anak asuh di Panti Asuhan Yatim Piatu dan Dhu’afa Al-Hikmah cabang Muhammadiyah Siman Ponorogo. Sedangkan tujuan dari penelitian ini diantaranya yaitu untuk mengetahui strategi pengasuh dalam peningkatan kemandirian anak asuh di panti asuhan yatim piatu dan dhu’afa Al-Hikmah cabang Muhammadiyah Ponorogo. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian ini menggunakan sebuah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah wawancara, observasi,  dokumentasi, dan catatan lapangan. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Temuan penelitian ini adalah (1) strategi pengasuh dalam meningkatkan kemandirian anak asuh telah menerapkan beberapa aspek yakni keyaninan akan kemampuan diri, optimis, obyektif, bertanggung jawab dan rasional. (2) hasil dari strategi pengasuh adalah melalui kegiatan Muhadhoroh, seperti kultum, public speaking, orasi yang diberikan secara bergilir, dan kegiatan ekstrakurikuler seperti Tapak Suci, menjadi bukti efektifitas strategi pengasuh dalam membina kemandirian anak asuh. (3) faktor pendukungnya yaitu kepribadian anak yang semangat dalam kehidupan panti asuhan, anak asuh mempunyai keinginan untuk dibimbing. Dan untuk faktor penghambatnya adalah latar belakang anak asuh yang tidak mampu dan yang di tinggalkan orang tua sejak kecil, sehingga belum ada pembentukan sifat kemandirian dari kecil.
PENGARUH LITERASI BUDAYA DAN KEWARGANEGARAAN MELALUI METODE BERCERITA TERHADAP NASIONALISME ANAK BURUH MIGRAN Siti Tazqiyatul Hasanah; Sigit Dwi Laksana; Ayu Wulansari
JURNAL ILMU PERPUSTAKAAN (JIPER) Vol. 7, No. 2 (2025): September
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jiper.v7i2.32287

Abstract

Tantangan dalam menanamkan nasionalisme pada anak-anak buruh migran Indonesia di luar negeri meningkat seiring dengan keterbatasan akses pendidikan dan pengaruh budaya asing. Literasi budaya dan kewarganegaraan menjadi indikator penting dalam membangun identitas kebangsaan sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi budaya dan literasi kewarganegaraan melalui metode bercerita terhadap peningkatan nasionalisme anak buruh migran di Sanggar Bimbingan Al-Ikhlas, Kuala Lumpur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier berganda. Subjek penelitian berjumlah 26 siswa kelas 1–6 SD dan 1 SMP. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner skala Likert 1–4 yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, literasi budaya berpengaruh signifikan terhadap nasionalisme, sedangkan literasi kewarganegaraan tidak. Namun, secara simultan, keduanya berpengaruh signifikan terhadap peningkatan nasionalisme. Metode bercerita terbukti efektif membangun keterikatan emosional siswa terhadap nilai-nilai kebangsaan. Penelitian ini merekomendasikan metode bercerita sebagai strategi pembelajaran literasi budaya dan kewarganegaraan dalam pendidikan informal anak migran.Kata Kunci: Anak Buruh Migran; Literasi Budaya; Literasi Kewarganegaraan; Metode Bercerita; dan Nasionalisme