Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pengembangan Media Interaktif Berbasis Android Berbantuan Ispring dan Website 2 APK Builder pada Materi Aritmatika Sosial Dede Vika Tsania Safira; Dinda Sintia Marliani; Dida Durotun Nasihah; Novita Nurmaulidiyah; Jajat Fajril Mubarok; Nani Ratnaningsih
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v5i2.5817

Abstract

Salah satu bagian penting dalam pembelajaran adalah penggunaan media pembelajaran. Pemahaman ide oleh siswa dapat ditingkatkan melalui penggunaan media interaktif yang tepat. Karena portabel dan lebih mudah digunakan, Android menjadi alat pembelajaran yang baik. Dengan menggunakan I-Spring dan APK Builder, penelitian ini mempunyai tujuan untuk membuat bahan ajar interaktif berbasis Android untuk materi aritmatika sosial kelas VII. Eksplorasi ini merupakan penelitian dengan menggunakan teknik pengembangan model Borg and Gall Procedural yang dimodifikasi dengan tahapan analisis kebutuhan, desain, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk dan produk akhir. SMP Negeri SATAP 3 Sodonghilir menjadi tempat penelitian ini. Temuan penelitian menunjukkan bahwa media interaktif yang dihasilkan dapat digunakan untuk mengajarkan materi Aritmatika Sosial.
PHP web-based mathematics learning application: An analysis of student responses Muhammad Harun; Nani Ratnaningsih; Supratman Supratman
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9 No 1 (2023): Januari - April 2023
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/math.v9i1.2098

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan respon peserta didik terhadap aplikasi pembelajaran matematika berbasis web PHP. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian adalah 63 orang peserta didik kelas X SMK Al-Ihya Selajambe, Kuningan Jawa Barat. Instrumen penelitian menggunakan angket respon untuk peserta didik. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dalam bentuk persentase. Hasil data berbentuk persentase dideskripsikan menggunakan kriteria interpretasi respon. Berdasarkan hasil penelitian, aplikasi pembelajaran matematika berbasis web PHP mendapatkan persentase respon 87,04 % untuk aspek layout berada pada kriteria interpretasi respon sangat baik, 85,71 % untuk aspek tampilan berada pada kriteria interpretasi respon sangat baik, dan 88,94 % untuk aspek fitur berada pada kriteria interpretasi respon sangat baik. Secara keseluruhan, aplikasi pembelajaran matematika berbasis web PHP mendapatkan persentase respon 87,70% dengan kriteria interpretasi respon sangat baik. Dapat disimpulkan bahwa aplikasi pembelajaran matematika berbasis web PHP mendapatkan respon yang sangat baik dari peserta didik untuk digunakan dalam pembelajaran.
ATURAN PENJUMLAHAN DAN PERKALIAN DALAM KAIDAH PENCACAHAN: BAGAIMANAKAH DESAIN HYPOTHETICAL LEARNING TRAJECTORY BERBASIS RME? Laela Nur Rokhmawati; Nani Ratnaningsih; Khomsatun Ni'mah
JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) Vol 6, No 3 (2023): Mei
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/jpmi.v6i3.17321

Abstract

This study aims to design HLT addition and multiplication rules in the RME-based enumeration rules and implement the HLT design in learning activities. The research method used in this research is design research. This research was conducted at SMA Negeri 2 Banjar in the even semester of the 2022-2023 school year, the research subjects in the teaching experiment were 35 students of class XII.IPA4 and then in the pilot experiment there were 36 students of class XII.IPA1. Data collection techniques in the form of observation, interviews, and video recording. In this study the designed HLT was compared with actualization in the learning process. This research produced a learning trajectory for addition and multiplication rules in the enumeration rules which were obtained through learning activities using the Realistic Mathematical Education (RME) approach.
ATURAN PENJUMLAHAN DAN PERKALIAN DALAM KAIDAH PENCACAHAN: BAGAIMANAKAH DESAIN HYPOTHETICAL LEARNING TRAJECTORY BERBASIS RME? Laela Nur Rokhmawati; Nani Ratnaningsih; Khomsatun Ni'mah
JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) Vol 6, No 3 (2023): Mei
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/jpmi.v6i3.17321

Abstract

This study aims to design HLT addition and multiplication rules in the RME-based enumeration rules and implement the HLT design in learning activities. The research method used in this research is design research. This research was conducted at SMA Negeri 2 Banjar in the even semester of the 2022-2023 school year, the research subjects in the teaching experiment were 35 students of class XII.IPA4 and then in the pilot experiment there were 36 students of class XII.IPA1. Data collection techniques in the form of observation, interviews, and video recording. In this study the designed HLT was compared with actualization in the learning process. This research produced a learning trajectory for addition and multiplication rules in the enumeration rules which were obtained through learning activities using the Realistic Mathematical Education (RME) approach.
Hypothetical Learning Trajectory (HLT) terhadap Kemampuan Literasi Numerasi pada Materi Lingkaran Muhammad Haris Hajriyanto; Mega Nur Prabawati; Nani Ratnaningsih
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 4 No. 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/ptk.v4i2.400

Abstract

This study is being conducted to identify the learning disabilities in math literacy at SMPN 3 Kalipucang kelas VIII during the second semester of the 2023–2024 school year. The method that is used is a qualitative approach called Didactical Design Research. Study focus is on three study subjects: students with weak mathematical skills (S1), students with strong mathematical skills (S2), and students with weak mathematical skills (S3). The results of the study indicate that students in S1 experience difficulties learning epistemological obstacles, students in S2 experience difficulties learning both didactic and epistemological obstacles, and students in S3 experience difficulties learning ontogenic, didactic, and epistemological obstacles. In order to overcome this obstacle, researchers have developed learning materials that are oriented toward numerical literacy with the goal of raising student achievement standards Researchers used Learning Obstacle Identification as a basis to create a Hypothetical Learning Trajectory (HLT) that focuses on literacy numeration of material circles.
PELATIHAN PEMBUATAN BAHAN AJAR DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN SAINTIFIK Nani Ratnaningsih; Edi Hidayat; Witri Nur Anisa
Jurnal Pengabdian Siliwangi Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : LPPM Univeristas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jsppm.v4i1.425

Abstract

AbstrakTujuan dari kegiatan Ipteks Tepat Guna bagi Masyarakat (ITGbM) ini untuk meningkatkan pemahaman guru tentang bahan ajar, melatih keterampilan membuat bahan ajar berbasis pendekatan saintifik, guru memiliki bahan ajar yang sifatnya menemukan untuk meningkatnya prestasi belajar siswa, serta membantu program pemerintah dalam melaksanakan Kurikulum Tahun 2013. Pengabdian ini dilaksanakan pada guru-guru SMP dan SMA Plus Nashrul Haq Al Islamy Tasikmalaya. Metode yang digunakan yaitu survey, wawancara, dan pelatihan. Survey yaitu mengadakan koordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti dengan yayasan, Kepala Sekolah, dan guru-guru SMP dan SMA Plus Nashrul Haq Al Islamy Tasikmalaya, kemudian awancara, serta pelatihan dan pendampingan pembuatan bahan ajar berbasis pendekatan saintifik kepada guru-guru. Luaran yang akan dicapai dari kegiatan ITGbM ini yaitu peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam menyusun bahan ajar, draft buku ajar (kumpulan dari bahan ajar), dan publikasi ilmiah pada jurnal nasional. Pelaksanaan kegiatan ITGbM meliputi: pemberian materi tentang media pembelajaran, pendekatan Saintifik, bahan ajar; pelatihan dan pendampingan pembuatan bahan ajar dengan menggunakan pendekatan Saintifik; praktek implementasi bahan ajar. Pada akhir kegiatan diberikan kuesioner kepada guru-guru untuk memperoleh respon, saran, dan masukan terhadap kegiatan yang telah dilakukan. Berdasarkan hasil pengamatan dan kuesioner diperoleh simpulan bahwa guru antusias mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir, guru memiliki kemampuan membuat bahan ajar berbasis pendekatan Saintifik dan mengimplementasikannya,  kegiatan seperti ini belum pernah dilakukan, oleh karena itu perlu adanya pembinaan rutin bagi guru-guru dalam berbagai faktor kompetensi guru. Selain itu, memberikan motivasi kepada guru-guru untuk mempersiapkan media pembelajaran seperti bahan ajar dengan menggunakan Pendekatan Saintifik.Kata Kunci: Bahan Ajar, Pendekatan Saintifik.AbstractThe objectives of Ipteks Tepat Guna bagi Masyarakat (ITGbM) activity are to improve teachers 'understanding of teaching materials, to practice the skills of making teaching materials based on scientific approach. Teachers have teaching materials that are found to improve students' learning achievement, and to assist government programs in implementing 2013 Curriculum. This devotion is performed on teachers of SMP and SMA Plus Nasrul Haq Al Islamy Tasikmalaya. The methods used are survey, interview, and training. Survey is to coordinate with related parties such as foundations, principals, and teachers of SMP and SMA Plus Nashrul Haq Al Islamy Tasikmalaya, then interview as well as training and mentoring of teaching materials based on scientific approach to teachers. The outcomes to be achieved from this ITGbM activity are improving teachers' understanding and skills in composing teaching materials, draft textbooks (collection of teaching materials), and scientific publications in national journals. Implementation of ITGbM activities include: the provision of materials on instructional media, scientific approach, teaching materials; training and mentoring of teaching materials using scientific approach; the implementation practice of teaching materials. At the end of the activity is given a questionnaire to the teachers to obtain responses, suggestions, and feedback on activities that have been done. Based on the results of observations and questionnaires obtained the conclusion that the teachers enthusiastically follow the activities from beginning to end, teachers have the ability to create teaching materials based on scientific approach and implement it, such activities have never been done, therefore the need for regular coaching for teachers in various factors teacher competence. In addition, it provides motivation for teachers to prepare instructional media such as teaching materials by using the Scientific Approach.Keywords: Teaching Materials, Scientific Approach  
Analisis Problematika Guru Matematika dalam Melaksanakan Pembelajaran Student Centered Learning pada Masa Pandemi Covid-19 Ivan Sovian; Nani Ratnaningsih
Jurnal Pendidikan Matematika VOLUME 9 NOMOR 1 JUNI 2022
Publisher : UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jpm.v1i1.5668

Abstract

Pandemi Covid-19 membuat umat manusia di seluruh dunia mesti beradaptasi dengan situasi yang baru salah satunya di dunia pendidikan. Sekolah mulai menerapkan pembelajaran jarak jauh hal ini mungkin hal yang tidak biasa dilakukan oleh peserta didik, guru dan orang tua. Pembelajaran jarak jauh ini tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi pendidik dalam melaksanakan pembelajaran student  centered  learning  (SCL). Untuk itu maka perlu adanya analisis problematika guru matematika dalam melaksanakan pembelajaran student centered learning. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan problematika guru matematika dalam melaksanakan pembelajaran student centered learning dimasa pandemic covid-19. Penelitian ini menggunakan analisis kualitatif deskriptif. Problematika guru matematika diukur dengan angket dan wawancara. Kesimpulan dari hasil penelitian ini guru memiliki permasalahan dalam pelaksanaan pembelajaran student centered learning dimasa pandemic covid 19 dilihat dari hasil rata-rata terhadap indikator pelaksanaan pembelajaran student centered learning hanya mencapai skala cukup serta rata rata hasil wawancara guru matematika memiliki kendala.
Pembelajaran Berdiferensiasi Proses untuk Mengatasi Kesalahan Siswa dalam Materi Bentuk Aljabar Melalui Newman's Error Analysis Novi Mandasari; Nani Ratnaningsih
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Vol 5 No 3 (2024): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jips.v5i3.2310

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi proses dengan memanfaatkan NEA sebagai alat untuk mengidentifikasi dan mengatasi kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal bentuk aljabar. Lima jenis kesalahan dalam NEA adalah kesalahan membaca, memahami, transformasi, keterampilan proses, dan jawaban akhir. Jenis penelitian adalah kualitatif deskriptif. Penelitian dilaksanakan pada siswa kelas VIII-E di SMP Negeri 1 Sadananya tahun ajaran 2024-2025. Metode pengumpulan data adalah tes, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi proses terbukti efektif dalam mengatasi kesalahan siswa dalam materi bentuk aljabar. Dari hasil analisis menggunakan NEA, ditemukan bahwa: (1) secara keseluruhan, terdapat penurunan setiap jenis kesalahan siswa, yaitu kesalahan pada tahap: membaca dari 41% menjadi 20%, pemahaman dari 48% menjadi 28%, transformasi dari 59% menjadi 33%, keterampilan proses dari 66% menjadi 41%, dan jawaban akhir dari 70% menjadi 48% (2) dalam setiap kelompok kesiapan belajar siswa, terjadi penurunan kesalahan untuk kelompok kesiapan belajar tinggi dari 18% menjadi 5%, sedang dari 36% menjadi 18%, dan rendah dari 84% menjadi 55%. Faktor-faktor penyebab kesalahan tersebut yaitu siswa kurang memahami konsep materi dan soal, kurang teliti dalam perhitungan, tidak mengecek kembali jawabannya, dan tidak menuliskan kesimpulan.