Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PENYULUHAN BAHAYA GADGET BAGI KESEHATAN MATA TERHADAP ANAK-ANAK DI SD N 2 LANGKAPURA Nurul Aryastuti; Rohman Daka; Nuke Indrawati; Desy Fatmawaty; Fadilah Amanda Sari; Yolandha Adinda Pratiwi; Nova Muhani; Dina Dwi Nuryani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i2.586-596

Abstract

Kesehatan mata sangat penting karena pengelihatan tidak dapat digantikan dengan apapun. Di Indonesia prevalensi gangguan kesehatan mata terus mengalami peningkatan sebanyak 1,5% dan tertinggi jika dibandingkan dengan negara di Asia. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan  edukasi  tentang  bahaya penggunaan gadget terhadap kesehatan mata pada anak-anak. Metode yang digunakan dalam pengabdian adalah pre-test, presentasi, diskusi, tanya jawab, dan post-test. Kelompok sasarannya yaitu siswa sekolah dasar. Berdasarkan hasil uji Independent Sample T Test didapatkan hasil nilai thitung dan ttabelsikap (0,594 2,018) disimpulkan bahwa HO diterima dan Ha ditolak. Sehingga tidak ada perbedaan rata-rata antara sikap pre test dengan post test. Pada nilai t hitung pengetahuan yaitu (3,090 2,018) disimpulkan bahwa HO ditolak dan Ha diterima. Sehingga terdapat perbedaan rata-rata antara pengetahuan pre test dengan post test yang artinya ada pengaruh pnyuluhan bahaya gadget bagi anak-anak terhadap kesehatan mata. Pengetahuan merupakan faktor predisposing yang dapat mempengaruhi perilaku seseorang. Dengan adanya pengetahuan yang baik, diharapkan ada perubahan perilaku yang positif seperti mampu mengelola waktu ketika bermain gadget dan membatasi durasi penggunaan gadget.
Edukasi Pencegahan hipertensi melalui media poster dengan metode think pair share terhadap pengetahuan dan sikap Happy Aprilia Belkis; Nova Muhani; Dhiny Easter Yanti; Lolita Sary
JOURNAL OF Community Health Issues Vol. 3 No. 2 (2026): April Edition 2026
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Ikatan Perawat Kesehatan Komunitas Indonesia (IPKKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/chi.v3i2.1240

Abstract

Background: Hypertension is now a health problem that is not only experienced by the elderly, but also by adolescents who are at risk of experiencing high blood pressure due to bad habits and unhealthy lifestyles. The prevalnce of hypertension in Lampung Province is 15,10 % of the 6,216,638 population aged 15 years and over. The high cases of hypertension in adolescensts today are caused by one of the low knowledge and attitudes about the risk factors for hypertension. It is necessary to in increase adolescent knowledge and attitudes thourgh poster media with the think pair share method, which is not yet known how effective this method is in increasing knowledge and attitudes in adolescent student. Purpose: To determine the differences in knowledge and attitudes towards preventing hypertension in adolescents through poster media with the think pair share method. Method: The sampling technique wa proposional simple random sampling. Data collection techniques through questionnaire sheets. Data analysis used unvariate (frequency distribution) and bivariate (wilcoxon. Results: There is a difference in knowledge (p-value = 0.001) and attitude (p-value = 0.001) with poster media and the think pair method. Conclusion: There are differences in knowledge and attitudes towards preventing hypertension in adolescents through poster media with the think pair share method.   Keywords: Adolescents; Attitude; Hypertension Prevention; Knowledge.   Pendahuluan: Hipertensi kini menjadi masalah kesehatan yang tidak hanya dialami oleh lansia, tetapi juga oleh remaja yang berisiko mengalami tekanan darah tinggi akibat kebiasaan buruk dan gaya hidup tidak sehat. Prevaleni hipertensi di Provinsi Lampung sebesar 15,10% dari 6.216.638 penduduk berusia 15 tahun ke atas. Tingginya kasus hipertensi pada remaja saat ini disebabkan salah satunya pengetahuan dan sikap yang rendah tentang faktor risiko kejadian hipertensi. Perlu meningkatkan pengetahuan remaja dan sikap melalui media poster dengan metode think pair share yang belum diketahui bagaimana efektifitas metode ini dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap pada siswa remaja. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan pengetahuan dan sikap terhadap pencegahan hipertensi pada remaja melalui media poster dengan metode think pair share. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi ekperimen. Populasi dari penelitian dari kelas 10 dan 11, yakni sebanyak 185 siswa. Teknik pengambilan sampel proposional simple random sampling. Teknik pengumpulan data melalui lembar kuesioner. Analisis data menggunakan unvariat (distribusi frekuensi) dan bivariat (wilcoxon). Hasil: Ada perbedaan pengetahuan (p-value = 0,001) dan Sikap (p-value = 0.001) dengan media poster dan metode think pair. Simpulan: Ada perbedaan pengetahuan dan sikap terhadap pencegahan hipertensi pada remaja melalui media poster dengan metode think pair share.   Kata Kunci: Pencegahan Hipertensi; Pengetahuan; Remaja; Sikap.
Analisa Faktor Kepuasan Pasien Poli Rawat Jalan Rsia Prima Qonita Kabupaten Ogan Komering Ulu Provinsi Sumatera Selatan Govindha Putri; Dina Dwi Nuryani; Nova Muhani; Samino Samino; Fitri Ekasari
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 9 (2024): Volume 6 Nomor 9 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i9.13566

Abstract

ABSTRACT Nowadays healthcare industry has moved towards continuous quality improvement. Thus, health care managers must include patient-centered care activities as a major component. For this reason, patient satisfaction is a quality improvement tool for the overall performance of health facility organizations. Hospitals as health facilities must be able to realize good quality, but there is still patient dissatisfaction with hospital services, including the Prima Qonita Mother and Child Hospital (RSIA), Ogan Komering Ulu Regency, South Sumatra Province. Therefore, researchers want to focus on analyzing the hospital's outpatient satisfaction factors. Analyzing patient satisfaction factors at the RSIA Prima Qonita outpatient clinic, Ogan Komering Ulu Regency, South Sumatra Province. The method used is quantitative with a cross sectional design. The samples taken were 388 with accidental sampling techniques. The independent variables assessed were physical evidence (tangible), reliability (reliability), responsiveness (responsiveness), and assurance (assurance) and  empathy (empathy). Bivariate test using spearman correlation test and multivariate using linear regression test. Based on the results of the Spearman Correlation test, the physical evidence factor (r= 0.340), the empathy factor (r= 0.398), the reliability factor (r= 0.409), the responsiveness factor (r= 0.447), and the assurance factor (r= 0.434) were obtained. The results of the multiple linear regression test obtained a p value of 0.000 and a coefficient B value of 1.19 for the empathy variable. Each factor of physical evidence, empathy, reliability, responsiveness and assurance statistically influences patient satisfaction with health services in outpatient clinics. The most dominant factor is the empathy factor. Keywords: Hospital, Quality of Service, Patient Satisfaction, Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, and Empathy  ABSTRAK Industri pelayanan kesehatan saat ini telah bergerak menuju peningkatan kualitas yang berkelanjutan. Manajer pelayanan kesehatan harus memasukan kegiatan perawatan yang berpusat pada pasien sebagai komponen utamanya. Kepuasaan pasien menjadi alat peningkatan kualitas untuk kinerja organisasi sarana kesehatan secara keseluruhan. Rumah sakit sebagai sarana kesehatan harus mampu mewujudkan kualitas yang baik, namun masih ditemukan ketidakpuasan pasien terhadap pelayanan rumah sakit termasuk Rumah Sakit Ibu dan Anak Prima Qonita Kabupaten Ogan Komering Ulu Provinsi Sumatera Selatan. Menganalisis faktor kepuasan pasien poli rawat jalan RSIA Prima Qonita Kabupaten Ogan Komering Ulu Provinsi Sumatera Selatan. Metode yang digunakan berupa kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Sample yang diambil sebanyak 388 dengan teknik accidental sampling. Variabel yang dinilai yaitu bukti fisik (tangible), kehandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), dan jaminan (assurance) dan empati (empathy). Uji bivariat menggunakan uji korelasi spearman dan multivariat menggunakan uji regresi linear. Berdasarkan hasil uji Korelasi Spearman didapatkan faktor bukti fisik (r= 0,340), faktor empati (r= 0,398), faktor kehandalan (r= 0,409), faktor daya tanggap (r= 0,447), dan faktor jaminan (r= 0,434). Hasil uji regresi linier berganda diperoleh hasil nilai p value sebesar 0,000 dan diperoleh nilai koefisien B sebesar 1,19 pada variabel empati. Masing-masing faktor bukti fisik, empati, kehandalan, daya tanggap dan jaminan secara statistik berpengaruh terhadap kepuasan pasien pelayanan kesehatan di poli rawat jalan. Faktor yang paling dominan adalah faktor empati. Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, Kepuasan Pasien, Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, Dan Empathy
Analisa Faktor Kepuasan Pasien di Rawat Inap RSIA Prima Qonita Kabupaten Ogan Komering Ulu Provinsi Sumatera Selatan Rahmat Fikri; Christin Angelina Febriani; Nova Muhani; Samino Samino; Fitri Ekasari
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i12.14408

Abstract

ABSTRACT Nowadays healthcare industry has moved towards continuous quality improvement. Thus, health care managers must include patient-centered care activities as a major component. For this reason, patient satisfaction is a quality improvement tool for the overall performance of health facility organizations. Hospitals as health facilities must be able to realize good quality, but there is still patient dissatisfaction with hospital services, including the Prima Qonita Mother and Child Hospital (RSIA), Ogan Komering Ulu Regency, South Sumatra Province. Therefore, researchers want to focus on analyzing the hospital's outpatient satisfaction factors. Analyzing patient satisfaction factors at the RSIA Prima Qonita outpatient clinic, Ogan Komering Ulu Regency, South Sumatra Province. The method used is quantitative with a cross sectional design. The samples taken were 100 with accidental sampling techniques. The independent variables assessed were physical evidence (tangible), reliability (reliability), responsiveness (responsiveness), and assurance (assurance) and  empathy (empathy). Bivariate test using Pearson correlation test and multivariate using linear regression test. Based on the results of the Pearson Correlation test, the physical evidence factor (r= 0.193), the empathy factor (r= 0.000), the reliability factor (r= 0.318), the responsiveness factor (r= 0.000), and the assurance factor (r= 0.000) were obtained. The results of the multiple linear regression test obtained a p value of 0.249 and a coefficient B value of 57.1 for the responsiveness variable.  Each factor of empathy, responsiveness and assurance statistically influences patient satisfaction with health services at RSIA Prima Qonita inpatients. The physical evidence and reliability factors statistically have no effect on patient satisfaction with health services at the RSIA Prima Qonita inpatient facility. The most dominant factor is the responsiveness factor. Keywords: Hospital, Quality of Service, Patient Satisfaction, Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, and Empathy ABSTRAK Industri pelayanan kesehatan saat ini telah bergerak menuju peningkatan kualitas yang berkelanjutan. Manajer pelayanan kesehatan harus memasukan kegiatan perawatan yang berpusat pada pasien sebagai komponen utamanya. Kepuasaan pasien menjadi alat peningkatan kualitas untuk kinerja organisasi sarana kesehatan secara keseluruhan. Rumah sakit sebagai sarana kesehatan harus mampu mewujudkan kualitas yang baik, namun masih ditemukan ketidakpuasan pasien terhadap pelayanan rumah sakit termasuk Rumah Sakit Ibu dan Anak Prima Qonita Kabupaten Ogan Komering Ulu Provinsi Sumatera Selatan.  Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor kepuasan pasien poli rawat jalan RSIA Prima Qonita Kabupaten Ogan Komering Ulu Provinsi Sumatera Selatan. Metode yang digunakan berupa kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Sample yang diambil sebanyak 100 dengan teknik accidental sampling. Variabel yang dinilai yaitu bukti fisik (tangible), kehandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), dan jaminan (assurance) dan empati (empathy). Uji bivariat menggunakan uji korelasi Pearson dan multivariat menggunakan uji regresi linearBerdasarkan hasil uji Korelasi Pearson didapatkan faktor bukti fisik (r= 0,193), faktor empati (r= 0,000), faktor kehandalan (r= 0,318), faktor daya tanggap (r= 0,000), dan faktor jaminan (r= 0,000). Hasil uji regresi linier berganda diperoleh hasil nilai p value sebesar 0,249 dan diperoleh nilai koefisien B sebesar 57,1 pada variabel daya tanggap. Masing-masing faktor empati, daya tanggap dan jaminan secara statistik berpengaruh terhadap kepuasan pasien pelayanan kesehatan di rawat inap RSIA Prima Qonita. Untuk faktor bukti fisik dan kehandalan secara statistik tidak berpengaruh terhadap kepuasan pasien pelayanan kesehatan di rawat inap RSIA Prima Qonita. Faktor yang paling dominan adalah faktor daya tanggap. Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, Kepuasan Pasien, Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, Dan Empathy
Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Hipertensi pada Tenaga Kesehatan di Lampung Selatan Rizka Rahmawati; Achmad Farich; Nurhalina Sari; Nova Muhani; Agung Pradana Putra
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i2.17502

Abstract

ABSTRACT Until now, hypertension is still a global health problem because it is a silent killer disease. Health workers are figures who have an important role in providing examples of healthy living behavior but are often neglected in health checks, therefore research is needed in South Lampung to find out what risk factors are related to hypertension in health workers in South Lampung. This study aims to analyze factors related to the incidence of hypertension among health workers in South Lampung. This type of research uses observational analytics with a cross-sectional approach. Based on the results of the study, the frequency distribution of the prevalence of respondents based on female gender was 113 people (92.6%), most respondents were in the adult category (26-45 years), based on the results of blood pressure measurements, there were 66 people (54.1%) who did not experience hypertension, did not smoke as many as 117 people (95.9%), lacked fruit consumption as many as 119 people (97.5%), lacked vegetable consumption as many as 102 people (83.6%) and sufficient physical activity as many as 104 people (83.6%). There was no significant relationship between smoking, fruit consumption, vegetable consumption, physical activity, gender, age with the incidence of hypertension. There was no most dominant factor in the incidence of hypertension in health workers in South Lampung, but the variables smoking, physical activity, age and gender were confounding variables. There is no significant relationship between smoking, fruit consumption, vegetable consumption and physical activity on the incidence of hypertension in health workers.  Keywords: Risk Factors For Hypertension, Incident Of Hypertension, Health Workers  ABSTRAK Hingga saat ini hipertensi masih menjadi masalah kesehatan dunia karena merupakan penyakit the silent killer. Tenaga kesehatan merupakan sosok yang memiliki peran penting dalam memberikan contoh perilaku hidup sehat namun sering abai dalam pemeriksaan kesehatan, oleh karenanya perlu dilakukan penelitian di Lampung Selatan untuk mengetahui faktor risiko apa yang berhubungan dengan hipertensi pada tenaga kesehatan di Lampung Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalasis faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada kalangan tenaga kesehatan di Lampung Selatan. Jenis penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional.  Berdasarkan hasil penelitian didapatkan distribusi frekuensi prevalensi responden berdasarkan jenis kelamin perempuan sebanyak 113 orang (92,6%), sebagian besar responden masuk kedalam kategori dewasa (26-45 tahun), berdasarkan hasil pengukuran tekanan darah yang dilakukan terdapat 66 orang (54,1%) tidak mengalami hipertensi, tidak merokok sebanyak 117 orang (95,9%), kurang konsumsi buah sebanyak 119 orang (97,5%), kurang konsumsi sayur sebanyak 102 orang (83,6%) dan cukup aktivitas fisik sebanyak 104 orang (83,6%). Tidak terdapat hubungan signifikan antara merokok, konsumsi buah, konsumsi sayur, aktivitas fisik, jenis kelamin, usia dengan kejadian hipertensi. Tidak terdapat faktor paling dominan kejadian hipertensi pada tenaga kesehatan di Lampung Selatan, namun variabel merokok, aktivitas fisik usia dan jenis kelamin merupankan variabel confounding. Tidak ada hubungan yang signifikan antara merokok, konsumsi buah, konsumsi sayur, aktivitas fisik, jenis kelamin dan usia terhadap keadian hipertensi pada tenaga kesehatan. Kata Kunci: Faktor Risiko Hipertensi, Kejadian Hipertensi, Tenaga Kesehatan