Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pendampingan Masyarakat Dalam Pemanfaatan Teknologi Ramah Lingkungan Geotekstil Untuk Penanggulangan Bencana Abrasi Pantai Berbasis Nagari Sungai Nyalo Mudiak Aie Kecamatan Koto XI Tarusan Kab. Pesisir Selatan Osronita Osronita; Lenny Hasan
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v1i2.67

Abstract

Bencana abrasi pantai selalu terjadi didaerah pesisir pantai, yang merupakan bentuk pengikisan pantai oleh air laut. Di beberapa wilayah yang mengalami bencana abrasi memberikan dampak terhadap masyarakat baik fisik maupun sosial. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk melakukan pendampingan kepada masyarakat dalam upaya menanggulangi bencana abrasi pantai dengan pemanfaatan material ramah lingkungan yaitu Geotekstil yang dilakukan secara swadaya. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini ini adalah sosialisasi dan praktek langsung yang dilaksanakan dalam dua tahap, Tahap pertama dengan melakukan pemdampingan melalui edukasi dan sosialisasi, tahap kedua adalah melakukan langsung bagaimana cara penanggulangan abrasi pantai dengan menggunakan teknologi ramah lingkungan (Geotekstil). Hasil dari kegiatan ini adalah masyarakat mampu melakukan penanggulangan bencana abrasi pantai dengan teknologi ramah lingkungan secara swadaya dan dapat mencegah dampak dari abrasi pantai. Kata Kunci : Penanggulangan, Abrasi, Geotekstil 
Pemanfaatan Jerami Padi untuk Meningkatkan Perekonomian Petani di Korong Sungai Pinang Lenny Hasan; Osronita Osronita
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v2i1.143

Abstract

Kelangkaan pupuk serta harga pupuk yang semakin mahal, serta dampak yang kurang baik dari pupuk kimia membuat petani mencari alternatif pupuk lain dalam kegiatan pertanian, yaitu pupuk organik atau kompos. Pupuk organik atau kompos dapat diproduksi secara mandiri oleh petani. Bahan pupuk organic atau kompos yang ada disekitar lingkungan pertanian petani seperti jerami padi. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini, membuat kemandirian petani dalam menyediakan pupuk untuk kegiatan pertaniannya. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode partisipatif, dimana metode ini melibatkan kelompok tani secara langsung untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani. Metode pelaksanaan yang digunakan yaitu: (1). Penyuluhan, (2). Pelatihan, (3). Demontrasi. Sehingga petani dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan pertanian yang ramah lingkungan, manfaat limbah dari hasil pertanian (jerami padi) yang dapat  dijadikan sebagai alternatif penganti pupuk kimia, mendapatkan alternatif dalam meningkatkan perekonomian mereka dan meningkatnya pengetahuan dan keterampilan petani secara mandiri dalam memenuhi kebutuhan akan pupuk organic atau kompos. Kata Kunci : Jerami Padi, Petani, Sungai Pinang
Community Capacity Building in Flood Disaster Mitigation Efforts in Limapuluh Kota Regency Eri Barlian; Iswandi Umar; Indang Dewata; Yunhendri Danhas; Osronita Osronita; Mira Hasti Hasmira; Linda Handayuni; Aprizon Putra; Serly Mutia Sari
Science and Environmental Journal for Postgraduate Vol 4 No 1 (2021): Science and Environmental Journals for Postgraduate (SENJOp)
Publisher : Pascasarjana, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/senjop.v4i1.119

Abstract

Disaster mitigation is an effort and or action to reduce disaster risk. Community capacity building in dealing with disasters is an effort to reduce disaster risk. Limapuluh Kota Regency is one of the areas that have a high level of vulnerability to flood disasters. The target of this activity is to increase community capacity in dealing with flood disasters. The efforts made can be divided into five forms, namely 1) strengthening disaster management institutions; 2) early warning of disaster risk; 3) disaster education; 4) reducing risk factors; and 4) development of preparedness in all lines. In the first year, there will be institutional formation and a study of disaster-prone zoning. In the second year, prepare a model for disaster education and study efforts to reduce disaster risk factors. In the third year building preparedness on all lines in the face of disasters. This activity has the output of national and international scientific publications in modeling community capacity building in dealing with flood disasters.
DAYA DUKUNG LAHAN PERKOTAAN BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KOTA PADANG Rengga Permana Putra; Osronita Osronita; Dedy Fitriawan
Jurnal Azimut Vol 4 No 1 (2022): Volume 4, No.1
Publisher : Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.546 KB) | DOI: 10.31317/jaz.v4i1.761

Abstract

Kota Padang memiliki tingkat kepadatan penduduk tinggi, dengan jumlah penduduk 973.152 jiwa pada tahun 2020 dan tingkat Kepadatan 1.400 Jiwa/Km2. Tidak semua kawasan dapat diperuntukan untuk permukiman. Beberapa wilayah yang memiliki kepekaan lingkungan tinggi terhadap perubahan atau peralihan fungsi lahan. Penelitian ini difokuskan terhadap daya dukung lahan perkotaan yang berbasis kepekaan terhadap lingkungan. Faktor yang menjadi penentu adalah, ketinggian, kelerangan, jarak dari area permukiman, jarak dari jalan utama, kepadatan penduduk, kawasan lindung, cagar budaya serta kawasan resiko bencana. Metode digunakan adalah GWR yang dapat mencari hubungan antar variabel serta pembobotan untuk sumbangan variabel dalam mempengaruhi tutupan lahan. Perbandingan Fhitung dan Ftabel dari pengujian regresi membuktikan bahwasanya untuk daya dukung lahan model GWR lebih baik dari model regresi biasa. Dari hasil overlay setiap variabel didapatkan hasil area tidak sensitif seluas 6%, Sensitif Ringan 19%, Cukup Sensitif 22%, dan Sangat Sensitif 54% dari total keseluruhan luas Kota Padang 692 Km2.
ANALISIS KAWASAN SARIBU RUMAH GADANG SEBAGAI (CULTURE-HERITAGE GEOPARK) SUMATERA BARAT KABUPATEN SOLOK SELATAN Hary Febrianto; Osronita Osronita; Fela Yulita; Nina Ismayani
Jurnal Azimut Vol 4 No 1 (2022): Volume 4, No.1
Publisher : Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.083 KB) | DOI: 10.31317/jaz.v4i1.796

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Geopark Kawasan Saribu Rumah Gadang pada Kawasan Saribu Rumah Gadang di Nagari Koto Baru Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok-Selatan. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif terhadap Culturediversity dan Culture heritage yang ada di Kawasan Seribu Gadang Kabupaten Solok Selatan Provinsi Sumatera Barat. Hasil penelitian menunjukan terdapat potensi pariwisata di Kawasan Saribu Rumah Gadang Kabupaten Solok Selatan, yaitu ; a. potensi culturediversity (keragaman budaya) terbagi juga dalam 2 jenis Culturediversity Tangible dan Culturediversity Intangible. Culturediversity Tangible yang terdapat di Kawasan Seribu Rumah Gadang Kabupaten Solok Selatan berupa : alat rumah tangga, kerajinan, kuliner tradisional berwujud rumah tangga, alat rumah tangga, kerajinan; Culturediversity Intangible (budaya tidak berwujud) ; tradisi memasak, kesenian, tradisi syukuran dan tradisi bertani. b. Potensi culture heritage (warisan budaya) berupa ; tarian adat dan makanan tradisional.
ANALISIS PERENCANAAN PENGELOLAAN GEOPARK (TAMAN BUMI) GOA BATU KAPAL KECAMATAN SANGIR KABUPATEN SOLOK SELATAN Osronita Osronita; Novelisa Suryani; Hary Febrianto; Fajri Fajri
Jurnal Azimut Vol 5 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/jaz.v5i2.976

Abstract

The karst area is one of the important potentials in terms of socio-economic and scientific, even has a hydrological function (water system) which is very important in supporting the survival of living things on it. Karst is a landscape that is very vulnerable to natural and human pressures. Batu Kapal Cave is a unique karst that is designated as one of the Geoheritage of West Sumatra. This study aims to analyze the management planning of Goa Batu Kapal Geopark, Sangir District, South Solok Regency. The type of research used is exploratory descriptive with the Grounded theory method, which is a research methodology where field data is the source of theory formulation. The development and management of Batu Kapal Cave Karst Area can be used for geotourism. Various activities carried out include Caving Campgrounds, Rock Climbing, Playgrounds, Hammock Camping, Museums, Honey Bee Farming, location of Research and Education. The concept of management with community-based tourism and the use of selected local natural materials for the development of supporting facilities.
PENENTUAN KERAWANAN BENCANA LONGSOR BERBASIS GIS DI KABUPATEN PESISIR SELATAN Resti Islami Putri; Novelisa Suryani; Osronita Osronita
Jurnal Azimut Vol 5 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/jaz.v5i2.850

Abstract

The purpose of this study was to determine the distribution of landslide-prone areas and evaluate the suitability of spatial patterns based on landslide vulnerability in Pesisir Selatan Regency. The method is quantitative and descriptive using score classification and parameter weighting used, based on the Puslittanak method (2004). To evaluate the suitability of an area's spatial pattern for landslide hazard using a GIS-based overlay method (ArcGIS 10.3 software). Based on the results of the study, it can be concluded that the Pesisir Selatan region has a low landslide vulnerability of 125788,3 ha (21%), a moderate landslide vulnerability of 455685,8 ha (76%), covering 15 sub-districts, and a high. prone to landslides covering an area of 20293 ha (3%) covering 14 districts. The landslide susceptibility map shows 67% suitable and 33% not suitable. Suitable are advised not to carry out new developments or expansion of land use, and areas that are not suitable need to revise regional spatial patterns, especially in areas prone to high landslides.
PERBANDINGAN KUALITAS UDARA SEBELUM DAN SELAMA PSBB COVID-19 DI KOTA PADANG BERBASIS PENGINDERAAN JAUH Ririn Subara Putra; Heny Mariati; Osronita Osronita
Jurnal Azimut Vol 5 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/jaz.v5i2.975

Abstract

This research was conducted in the city of Padang, which is a center of mobility for the people of West Sumatra. This research is aimed at (1) Calculating the average air quality before and during the COVID-19 PSBB in Padang City (2) Classifying air quality before and during PSBB in Padang City (3) Knowing the increase in COVID-19 based on air quality in the City Padang. In this study using a descriptive method with a quantitative approach, namely correcting air quality in the city of Padang using Landsat 8 satellite image data processed with Arc Gis 10.7.1 following the air quality algorithm. The reference for this research is based on the Air Pollution Standard Index (ISPU), which is then tested differently using the Linear Regression method. The results of this study can be used as data and information for the community and government, especially for use in research on air quality during the COVID-19 pandemic. From this research, it can be seen that the air quality in Padang City, before and during the PSBB, had improved, where the air quality during the PSBB had decreased levels of PM10, SO2, and NOx.
POTRET GEOGRAFIS KEMISKINAN DI PROVINSI BENGKULU: KOMPARATIF KEMISKINAN WILAYAH UTARA DAN SELATAN Rihan Ifebri; Reflis Reflis; Ellys Yuliarti; Sriyoto Sriyoto; Osronita Osronita
Jurnal Azimut Vol 5 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/jaz.v5i2.953

Abstract

Multidimensional poverty research was carried out in districts/cities located in the coastal area of ??Bengkulu Province. This research aims to identify the intensity of poverty, identify multidimensional poverty, and identify the level of poverty deprivation in districts/cities in the coastal areas of Bengkulu Province. This research uses secondary data from the Central Statistics Agency (BPS) of Bengkulu Province in the form of microstatistical data, namely National Socio-Economic Survey (SUSENAS) pooled cross-section data with a survey wave period of 2022. The method used is the Multidimensional Poverty Index (MPI) method. modified from Alkire and Foster. The results of the research show that the intensity of multidimensional poverty in the northern region, namely the Muko-Muko district (15.28%) is lower than in the southern region, namely the Kaur district (37.16%). The Multidimensional poverty rate (M) in the Northern region of Bengkulu Province, namely Muko-Muko Regency, is smaller (6.16%) compared to the Southern region of Bengkulu Province, namely Kaur Regency (16.98%). Household deprivation status according to multidimensional poverty indicators, namely the number of years of schooling, potable water, and then the indicators of household calorie consumption and household protein consumption which contribute a lot to multidimensional poverty in the Northern region of Bengkulu Province, namely Muko-Muko Regency and the Southern Region of Bengkulu Province, namely Kaur District.
Kajian Potensi Geowisata Nagari Silokek sebagai Penunjang Geopark Silokek di Kabupaten Sijunjung Febrianto, Hary; Osronita, Osronita; Regina, Regina; Pratama, M. Iqbal Liayong
Geosfera: Jurnal Penelitian Geografi Vol 1, No 1 (2022): Geosfera: Jurnal Penelitian Geografi
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.203 KB) | DOI: 10.34312/geojpg.v1i1.14378

Abstract

Kawasan Geopark Silokek memiliki potensi wisata dengan keunikan tersendiri yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat atau daerah di Kabupaten Sijunjung.  Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi potensi fisik di kawasan Geopark (2) menganalisis potensi geowisata Nagari Silokek. Pada penelitian berdasarkan klasifikasi yang disusun untuk kegiatan geowisata menggunakan metode skoring yang meliputi nilai ilmiah dan intrinsik, nilai edukasi, nilai ekonomis, nilai konservasi serta nilai tambahan lainnya. Kawasan geopark ini secara geologi sangat menarik karena Geopark ini telah melewati 3 (tiga) era dalam skala waktu geologi. Batuan tertua (Paleozoikum) yang diwakili oleh Formasi Kuantan (sebagian telah mengalami proses metaforfosa). Batuan era pertengahan (Mesozoikum) diwakili oleh intrusi magma yang berkomposisi granitic yang membentuk granit. Terkahir batuan muda (Kenozoikum) yang diwakili oleh batuan dari Formasi Ombilin.  Berdasarkan kondisi geologi yang seperti ini pada kawasan Geopark Silokek memperlihatkan topografi yang bervariasi yaitu terbentuknya kawasan eksokarst dan endokarst.